NovelToon NovelToon
Kehidupan Ke 2 Legenda Raja Pembunuh

Kehidupan Ke 2 Legenda Raja Pembunuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:893
Nilai: 5
Nama Author: Iqbal Pertha

black hole yang menjadi legenda pembunuhan di masanya kini sedang berbaring lemah menahan rasa sakit karena penyakit yang menggerogoti tubuhnya.

" dalam hidup ini aku sudah banyak melakukan dosa, dan sudah tidak terhitung berapa nyawa yang aku hilangkan."

" jika sakit ini menjadi menjadi penebus atas dosaku, maka aku bersumpah di kehidupan keduaku aku akan menjadi seorang yang lebih baik dan tidak akan menghilangkan nya orang lagi kecuali itu terpaksa. "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iqbal Pertha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

negosiasi

" ah apakan tuan dan nona ini adalah tuan Wira nona ayu." ucap seorang paruh baya berjenis kelamin laki-laki.

" benar......" jawab Wira bersalaman, karena Wira tidak akan mengizinkan siapapun menyentuh ayu istrinya.

" perkenalkan nama saya aji, saya pemilik dari gedung ini." ujar seorang yang menyebut namanya sebagai aji.

" tuan aji jika saya boleh tau mengapa gedung ini mau di jual." tanya Wira.

" oh itu, karena aku memiliki banyak properti seperti ini, di kota M ini aku masih ada 10 unit lagi, nah jika tuan dan nona tidak cocok dengan gedung yang ini kita bisa melihat gedung yang lainnya, juga sebelumnya gedung ini di sewa untuk toko busana hanya saja ntah masalah apa kabarnya bangkrut." jelas aji.

" baik biarkan kami melihat dulu....." jawab ayu.

" silahkan kan silahkan....." jawab aji.

" jika boleh tau nona ini akan membuka bisnis apa." ucap aji melanjutkan obrolan kemudian bertanya.

" aku hanya ingin menyalurkan hobi, yaitu desainer perhiasan, dan aku ingin memiliki sebuah toko kecil. " Ucap ayu tidak menutupi.

" ah ini bisnis yang cukup cemerlang, walau di sini ada beberapa toko perhiasan, tapi ini hanya masalah siapa yang paling beruntung."

" jika nona optimis dengan keinginan nona muda pasti berhasil, di seberang jalan ada hotel bintang lima di mana biasanya banyak turis dan wisatawan yang akan singgah untuk beristirahat atau mengisi tas mereka dengan sedikit berbelanja di toko sekitar."

" jadi aku rasa tempat ini sangat cocok." ujar aji yang begitu fasih.Ayu dan Wira mendengarkan hanya mengangguk saja sebagai tanggapan.

" masukan tuan aji memang masuk akal, dan aku juga suka dengan gedung ini, ayo kita bicara harga." ujar ayu.

" hahahaha. Aku tau nona memiliki penilaian yang bagus dan tajam pandai memanfaatkan kesempatan sekecil apa pun."

" ayo ayo...." ujar Aji.

Mereka pun mulai bernegosiasi masalah harga gedung itu tak lupa juga memeriksa keaslian dokumen.

" jadi bagai mana nona 150 juta merupakan harga yang sangat wajar menurutku." ucap aji.

" maaf tuan aji, harga itu terlalu tinggi untuk gedung ini, bagai mana jika 75 juta." ujar ayu.

" harga nona ini terlalu mencekik ku, jika bangunan ini berada di pinggir kota itu menjadi mungkin seperti harga yang nona tentukan. Begini saja kita di tengah tengah saja, 120 juta sudah cukup rendah." ujar aji.

" tuan aji begitu berpengetahuan, begini saja 85 juta aku akan tanda tangan."

" tambah 20 lagi nona aku yakin nona akan puas." ujar aji.

" kemampuan ku hanya Samapi di sana tuan aku pemula di sini tidak bisa di bandingkan dengan tuan aji." ujar ayu.

" 100 kita itu akhir." ujar aji.

" Karena tuan aji begitu tulus 90 aku transfer sekarang." ujar ayu.

" hm baik lah kita sepakati di sana saja...." ujar aji.

" baik, tuan aji ini sungguh dermawan...." puji ayu.

" mengapa aku seperti diperdaya ya...." pikir aji.

" ini dokumen bukti pembelian, silahkan nona tanda tangan." ucap aji menyerahkan selembaran kertas.

" baik." jawab ayu menerimanya, ayu memeriksa dokumen itu sebentar, setelah di rasa tidak ada masalah ayu pun tanda tangan.

" baik sudah selesai semua, untuk dokumen lainnya akan di serahkan 3 hari lagi setelah proses pengalihan nama selesai." ujar aji.

" senang bekerja sama dengan tuan aji." ucap ayu.

" baik lah jika tidak ada hal lain aku permisi dulu." ucap ayu.

" baik silahkan, kami akan mengantar sampai disini." ucap ayu, Wira dan ayu pun melihat kepergian aji.

" sekarang kita kemana ay." ucap Wira.

" kita membutuhkan jasa konstruksi untuk merenovasi gedung ini agar sesuai dengan yang aku inginkan." ucap ayu.

" boleh... Ayo kita cari yang terbaik di kota M." ucap Wira.

" um...." jawab ayu.

...****************...

...****************...

" selamat datang di tempat kami, tuan dan nona...." sambut hangat ramah, resepsionis.

" iya...." jawab ayu.

" ada yang nona butuhkan atau nona ingin konsultasi masalah konsep bangunan." ujar resepsionis.

" aku ingin merenovasi sebuah gedung." ujar ayu.

" oh baik lah mari saya antar kepada ahli yang kami miliki." jawab resepsionis.

" um...." jawab ayu.

" pelayanan di sini sangat baik...." ujar Wira.

" ya aku merasa begitu juga...." ujar ayu menanggapi.

" memang orang hebat seperti firman banyak mengenal orang hebat." ujar Wira.

" suami tenang saja di masa depan istrimu juga akan menjadi hebat dan nanti akan di kenal dan mengenal orang hebat pula." ujar ayu.

" aku tau itu karena mau Deri segi apapun istriku sangat hebat." ujar Wira memuji dengan manis.

" aldi di sini ada tamu tolong kamu layani mereka dengan baik." ucap resepsionis.

" baik .... Jawab Aldi.

" tuan nona..., ini ahli kami walau masih muda tapi dia sudah masuk jajaran terbaik di perusahaan kami jadi sampaikan saja semua padanya." ucap resepsionis.

" baik terimakasih." ujar ayu.

" jika begitu saya permisi dulu." ucap resepsionis.

" um..." angguk ayu.

" silahkan duduk tuan dan nona." ramah Aldi.

" terimakasih." jawab Wira.

" jika boleh tau apa yang akan nona renovasi." tanya Aldi.

" sebuah gedung lantai dua, aku ingin menjadikannya sebagai toko perhiasan." jawab ayu.

" oh... Tuan dan nona sudah datang ketempat yang tepat, kami sudah sering menerima pekerjaan seperti ini, di sini beberapa hasil pekerjaan kami." Aldi menyerahkan album.

Wira menerima album itu dan mulai melihat isinya membiarkan ayu untuk mengobrol.

" apa nona memiliki konsep untuk bangunan yang ingin di renovasi, atau nona ingin melihat buku kami sebagai inspirasi." ujar Aldi.

" aku sudah ada konsep, tapi melihat beberapa gambar untuk inspirasi juga boleh." ujar ayu.

" nona sungguh rendah hati. Silahkan silahkan." ucap Aldi.

Setelah beberapa menit ayu melihat semua yang ada di dalam buku tidak ada yang membuat ayu tercerahkan.

" bagai mana nona." ucap Aldi.

" semua konsep di buku ini bagus, hanya saja tidak ada yang seperti aku mau...." ucap ayu.

" ah jika begitu coba nona jelaskan bagaiman konsep yang nona inginkan dan sesuai, biar aku bantu." ujar Aldi.

" baik tolong ya." ujar ayu.

Aldi mulai menyiapkan laptop dan proyektor, setelah siap Aldi mulai menggambar konsep yang ayu inginkan sesuai dengan pemikiran ayu sendiri, Aldi yang jenius bisa menangkap semuanya dan dengan lihai menuangkan isi kepala ayu ke dalam laptop nya.

Wira juga melihat hasil pemikiran istrinya, dan Wira mengakui bahwa ayu sungguh luar biasa jika urusan desain, semuanya tampak hidup dan sedap di pandangan.

bahkan Aldi yang merasa dirinya sudah banyak menerima pujian karena kehebatannya untuk membuat suatu konsep pada bangunan, masih kalah jauh dengan ayu.

Setelah semua jadi Aldi tidak henti hentinya takjub dan merasa luar biasa dengan hasil karya di depannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!