NovelToon NovelToon
Sekte Nomor Satu Di Alam Semesta

Sekte Nomor Satu Di Alam Semesta

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Epik Petualangan / Reinkarnasi
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Lin Chen, seorang pemuda modern, bertransmigrasi ke Benua Langit Bela Diri. Sialnya, ia terbangun di dalam tubuh Master Sekte "Puncak Awan" yang sedang sekarat. Sekte tersebut dulunya berjaya, namun kini hanya menyisakan gunung tandus, bangunan hancur, dan Lin Chen sebagai satu-satunya anggota yang tersisa. Saat sekte musuh datang untuk mengambil alih tanah tersebut, Lin Chen membangkitkan Sistem Pembangunan Sekte Terkuat. Mulai dari merekrut murid jenius yang dibuang, membangun fasilitas ajaib, hingga menaklukkan surga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7: Gadis Buta Pembawa Sial

​Di langit yang membentang di atas Wilayah Selatan, sebuah bayangan putih melesat membelah awan dengan kecepatan yang meninggalkan suara ledakan sonik ringan.

​Itu adalah Lin Chen, menggunakan Qi dari ranah Pembangunan Yayasan-nya untuk terbang menginjak udara, sambil membawa Ye Fan dengan satu tangan. Di mata Lin Chen, sebuah panah penunjuk arah transparan berwarna emas berkedip-kedip, menuntunnya ke lokasi target Misi Sistem.

​"Guru, kita akan pergi ke mana?" tanya Ye Fan, menahan terpaan angin kencang yang memukul wajahnya.

​"Menjemput adik seperguruanmu," jawab Lin Chen santai. "Sekte kita membutuhkan lebih banyak pilar. Bakatnya tidak kalah monster darimu."

​Mendengar kata "monster", darah Ye Fan berdesir. Ia tahu persis seberapa tinggi standar gurunya. Jika gurunya menyebut orang itu monster, maka orang itu pasti memiliki bakat yang mengguncang surga!

​Setelah terbang sejauh empat ratus mil ke arah barat daya, panah emas Sistem mengarah tajam ke bawah, menuju sebuah desa kecil yang terletak di dasar sebuah lembah yang suram. Desa Lembah Hitam.

​Namun, pemandangan di bawah sana sama sekali tidak damai.

​Bau darah dan aura jahat yang pekat mengepul ke udara. Lin Chen dan Ye Fan berhenti di udara, menyembunyikan hawa keberadaan mereka di balik awan, dan menatap ke alun-alun desa.

​Di sana, ratusan penduduk desa berlutut di tanah liat sambil menangis dan memohon ampun. Di depan mereka, belasan pria berjubah merah darah dengan aura membunuh yang kental berdiri memegang golok. Mereka adalah kultivator iblis dari Sekte Darah Besi, sekte aliran sesat yang sering menjarah desa-desa terpencil.

​Di tengah alun-alun, sebuah tiang kayu pancang didirikan. Diikat pada tiang itu adalah seorang gadis kecil berusia sekitar empat belas tahun. Pakaiannya compang-camping, tubuhnya kurus kering dipenuhi luka memar. Sebuah kain putih kotor melilit menutupi kedua matanya.

​"Tuanku! Kami sudah menyerahkan 'Gadis Pembawa Sial' itu kepada Anda!" teriak Kepala Desa, seorang pria tua yang bersujud hingga dahinya berdarah. "Sejak dia lahir dengan mata abu-abu itu, desa kami terus dilanda kekeringan! Matanya adalah kutukan iblis! Bawa dia, jadikan dia tumbal Anda, tapi tolong ampuni nyawa kami!"

​Gadis buta itu, Su Yue, tidak menangis. Ia hanya menggigit bibir bawahnya hingga berdarah. Dunianya selalu gelap gulita, namun kegelapan di hati manusia di sekitarnya jauh lebih mengerikan. Dibuang oleh orang tuanya, dibenci oleh desanya, dan kini diserahkan sebagai tumbal daging kepada kultivator iblis.

​Di depan Su Yue, berdiri seorang pria paruh baya pucat dengan jubah merah yang dihiasi tengkorak kecil. Ia adalah Tetua Sekte Darah Besi, wajahnya menyeringai menjijikkan.

​"Hehehe... Penduduk desa bodoh," kekeh sang Tetua Iblis sambil membelai dagunya. "Kalian menyebutnya kutukan, tapi di mataku, tubuh gadis ini memancarkan energi Yin yang luar biasa murni! Menggunakan darah dan matanya sebagai bahan dasar Pil Penempa Darah pasti akan membantuku menembus tahap Pembangunan Yayasan Lapis Menengah!"

​Tetua Iblis itu mengangkat cakar tangannya yang memancarkan Qi berwarna merah beracun, bersiap untuk merobek kain penutup mata Su Yue dan mencongkel matanya hidup-hidup.

​Su Yue menundukkan kepalanya, bersiap menyambut kematian yang mungkin akan menjadi pelepas penderitaannya.

​Sring!

​Tiba-tiba, suara siulan tajam membelah udara.

​Sebuah gelombang energi pedang hitam legam jatuh dari langit layaknya meteor, menghantam tanah tepat di antara Su Yue dan sang Tetua Iblis.

​BOOM!

​Tanah meledak. Asap dan debu mengepul tebal. Tetua Iblis itu terpental mundur beberapa langkah, menatap tajam ke dalam debu dengan ekspresi terkejut.

​"Siapa yang berani mencampuri urusan Sekte Darah Besi?!" raungnya marah.

​Saat debu menipis, sosok seorang pemuda berpakaian rapi dengan pedang hitam usang di tangannya berdiri kokoh melindungi gadis buta itu. Itu adalah Ye Fan.

​"Kau tidak pantas mengetahui nama sekte kami, sampah iblis," ucap Ye Fan dingin. Energi kultivasi Kondensasi Qi Lapis ke-5 miliknya bergolak, berpadu dengan Niat Pedang dari Pedang Pemutus Surga, membuat auranya setara dengan Lapis ke-8.

​Tetua Iblis itu awalnya waspada, namun saat ia menyadari kultivasi Ye Fan, tawanya meledak.

​"Hahaha! Hanya seorang bocah ingusan di Lapis ke-5 berani berlagak menjadi pahlawan? Murid-murid, cincang dia!"

​Belasan kultivator iblis tingkat rendah (Lapis ke-2 hingga ke-4) langsung menerjang Ye Fan dari segala arah bagaikan kawanan serigala lapar.

​Ye Fan memejamkan matanya sejenak. Ia mengingat ajaran gurunya malam sebelumnya. Pedang bukan sekadar senjata, pedang adalah penaklukan.

​Ia membuka matanya yang kini memancarkan cahaya perak.

​"Tebasan Badai Pemutus Surga!"

​Ye Fan memutar tubuhnya, mengayunkan pedang hitam itu dalam satu lingkaran penuh. Gelombang Qi berbentuk bulan sabit hitam menyapu ke segala arah dengan kecepatan kilat.

​CRAT! CRAT! CRAT!

​Jeritan kematian bergema berturut-turut. Belasan kultivator iblis itu bahkan tak sempat menyentuh ujung baju Ye Fan. Tubuh mereka terpotong menjadi dua dengan rapi, darah menghujani alun-alun desa. Hanya butuh satu tarikan napas untuk memusnahkan semuanya.

​Kepala Desa dan penduduk yang melihat itu nyaris pingsan karena ketakutan.

​Tetua Iblis membelalakkan matanya. Amarah memuncak di ubun-ubunnya. "Bocah sialan! Senjata di tanganmu itu... itu pasti Harta Karun Spiritual! Serahkan padaku dan aku akan mengampuni mayatmu!"

​BOOM!

​Tetua Iblis melepaskan seluruh auranya. Udara di desa itu seketika menjadi berat dan mencekik. Ini adalah penindasan absolut dari ranah Pembangunan Yayasan Lapis Awal!

​Ye Fan mengerang pelan, tubuhnya sedikit gemetar menahan tekanan yang melampaui batas kultivasinya. Perbedaan ranah besar antara Kondensasi Qi dan Pembangunan Yayasan bagaikan langit dan bumi.

​Sang Tetua melesat maju, cakarnya berubah menjadi ilusi cakar hantu merah raksasa yang siap meremukkan kepala Ye Fan.

​"Mati!"

​Namun, Ye Fan tidak mundur, ia juga tidak panik. Ia hanya mendongak ke langit dan tersenyum sinis. "Guru, giliran Anda."

​Swosh.

​Bagaikan teleportasi, sesosok pria berjubah putih tiba-tiba sudah berdiri di depan Ye Fan. Tidak ada fluktuasi Qi yang buas, tidak ada suara ledakan. Pria itu hanya berdiri di sana dengan santai, mengulurkan dua jarinya, dan menyentuh ilusi cakar hantu merah yang sedang menerjang.

​Krak... PRANG!

​Cakar iblis yang menakutkan itu hancur berkeping-keping layaknya kaca tipis yang disentuh palu godam.

​Tetua Iblis terhenti di jalurnya seolah menabrak tembok baja tak kasat mata. Ia mendongak, dan menatap sepasang mata terdalam dan terdingin yang pernah ia lihat seumur hidupnya.

​"P-Pembangunan Yayasan?! Siapa kau sebenarnya?!" suara Tetua Iblis bergetar, merasakan hawa kematian yang pekat merayap di tengkuknya.

​Lin Chen mengibaskan debu imajiner dari lengan bajunya. Mata Evaluasi-nya memindai Tetua Iblis itu dengan bosan.

​[Target: Tetua Sekte Darah Besi]

[Kultivasi: Pembangunan Yayasan Lapis 1]

[Status: Mengemis Kematian]

​"Kau mengatakan matanya adalah sebuah kutukan?" Suara Lin Chen pelan, namun terdengar jelas di telinga semua orang, termasuk gadis buta yang masih terikat di tiang.

​"Kau... Teman, aku adalah Tetua dari Sekte Darah Besi! Master Sekteku adalah ahli Pembangunan Yayasan Lapis Puncak! Jika kau membunuhku demi gadis cacat ini, kau akan memicu perang—"

​"Tebasan Awan Kesunyian."

​Lin Chen bahkan tidak membiarkannya menyelesaikan kalimatnya. Ia mengayunkan tangannya ringan. Sebuah benang cahaya perak setipis rambut melintas menembus leher sang Tetua Iblis.

​Keheningan kembali menyelimuti desa.

​Satu detik. Dua detik.

​Kepala Tetua Iblis itu perlahan-lahan bergeser dari lehernya, lalu jatuh menggelinding ke tanah. Darah menyembur seperti air mancur. Seorang ahli Pembangunan Yayasan mati tanpa perlawanan layaknya memotong rumput!

​Lin Chen berbalik mengabaikan mayat itu. Ia berjalan mendekati Su Yue yang gemetar. Dengan jentikan jarinya, tali yang mengikat gadis itu hancur menjadi debu.

​Su Yue kehilangan keseimbangan dan hampir jatuh, namun Lin Chen menangkap bahunya dengan Qi yang lembut.

​Gadis itu mendongak, meski matanya tertutup kain kotor, ia bisa merasakan kehangatan dan kekuatan mutlak dari pria di depannya. "A-apakah Anda seorang dewa? Apakah Anda datang untuk mengambil nyawaku yang terkutuk ini?" bisiknya gemetar.

​Lin Chen tersenyum lembut. Ia melepaskan kain kotor yang menutupi mata Su Yue.

​Terlihatlah sepasang mata berwarna abu-abu perak yang kosong, namun di kedalamannya, tersembunyi kilauan cahaya bintang yang seolah menyimpan ketajaman sejuta pedang.

​"Dunia ini yang buta, bukan kau," ucap Lin Chen dengan nada penuh otoritas. "Mulai hari ini, kau bukan lagi gadis pembawa sial. Kau adalah Su Yue, Murid Kedua dari Sekte Puncak Awan. Ikutlah denganku, dan Gurumu ini akan mengajarimu cara menggunakan 'kutukan' itu untuk menebas surga."

​Mendengar kata-kata itu, air mata yang selama bertahun-tahun ia tahan akhirnya tumpah dari mata abu-abunya. Su Yue menjatuhkan diri ke tanah dan bersujud dalam-dalam.

​"Su Yue... menyapa Guru!"

​Di dalam benak Lin Chen, melodi kemenangan Sistem berdentang keras bak lonceng surgawi.

​[Ding!]

[Misi Utama Kedua Selesai!]

[Berhasil merekrut Murid Bintang 5: Su Yue (Fisik Mata Pedang Bintang Jatuh).]

[Loyalitas Murid: 100% (Mati Setia)]

[Hadiah Misi Dibagikan: Bangunan 'Kolam Pencerahan Yin-Yang' & PENINGKATAN KULTIVASI KE TAHAP PEMBENTUKAN INTI (CORE FORMATION)!]

​Lin Chen mengambil napas dalam-dalam. Di dalam Dantian-nya, lautan Qi Pembangunan Yayasan-nya mulai berputar liar, memadat, dan mengkristal dengan kecepatan yang mengerikan, bersiap untuk melahirkan sebuah Inti Emas!

1
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Ress
Kurang ajar memang🤣/Sob/
Deevy Tresiyana
💪Thor karya mu sangat kereeen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!