NovelToon NovelToon
Jalan Keabadian Penuh Darah

Jalan Keabadian Penuh Darah

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Budidaya dan Peningkatan / Mengubah Takdir
Popularitas:13.1k
Nilai: 5
Nama Author: YUKARO

Sepupu menghina, anggota klan memandang rendah, tiga tahun tanpa kemajuan. Lin Han tahu rasa pahit berada di dasar. Namun ia tidak pernah membenci jalan keabadian. Sebaliknya, ia justru semakin keras mengejarnya. Dunia Hunyuan perlahan membuka topengnya. Di balik kemuliaan keabadian tersimpan kenyataan bahwa para pendekar bisa berubah menjadi binatang, sekte suci bisa menjadi sarang ular. Lin Han pun menyadari bahwa satu satunya jalan untuk selamat adalah menjadi lebih kejam daripada mereka. Ia memutuskan untuk tidak lagi mencari pengakuan, melainkan kekuatan absolut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YUKARO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembalikan Liu Mei!

Suara itu kemudian meminta Lin Han menerima kehadirannya sepenuhnya, agar penggabungan tidak mengalami penolakan. Penolakan bisa membuat jiwa dan tubuh Lin Han hancur total.

Lin Han mengangguk. "Aku menerimamu, Senior."

"Bagus bocah."

Tiba tiba cahaya putih terang muncul dari dalam tubuhnya sendiri. Cahaya itu begitu menyilaukan, menerangi seluruh Tebing Hampa. Lalu cahaya itu bergerak, mengalir seperti air, dan masuk ke kening Lin Han.

Detik berikutnya, aura Lin Han meledak. Aura putih menyebar ke berbagai arah, menciptakan gelombang kejut yang meratakan semak semak di sekitarnya. Api unggun langsung padam, tanah di bawahnya retak.

Beberapa saat kemudian, aura itu menyusut. Tidak lagi liar, tapi terpusat dan padat.

Core Formation Akhir.

Lin Han mengepalkan tangannya. Kekuatan yang ia rasakan sekarang sangat berbeda. Seperti lautan Qi yang tak berujung, setiap sel di tubuhnya dipenuhi energi. Wajahnya berubah menjadi dingin, lebih dingin dari sebelumnya.

"Senior, bisa kita pergi sekarang?"

"Panggil aku Senior Hao."

"Baik, Senior Hao." Jawab Lin Han.

Senior Hao berbicara di dalam kesadarannya. Suaranya sekarang terdengar lebih jelas, lebih dekat, seperti seseorang yang berbisik tepat di samping telinganya.

"Sekarang pergi lurus saja. Besok pagi hari kita akan sampai di Kota Donglin. Sekte Yanguo berjarak empat kilometer dari kota itu. Jadi... jangan buang buang waktu lagi."

Lin Han mengangguk. Lalu tubuhnya seperti bergerak sendiri, kakinya mendorong tanah, dan ia melesat ke langit malam. Tubuhnya menembus awan, meninggalkan Tebing Hampa jauh di bawah.

Lin Han terbang dengan kecepatan terbaik yang bisa dihasilkan oleh kultivasi Core Formation Akhir. Angin menderu di telinganya, dinginnya udara di ketinggian tidak ia rasakan.

Yang ada di pikirannya hanya satu.

Sima Yanzhen.

Suara Lin Han keluar serak dan berat, seperti geraman binatang yang terluka.

"Sima Yanzhen! Aku akan menghancurkan sekte Yanguo dan membunuhmu! Tunggu saja kedatangan ku!"

Wush!

Lin Han terbang semakin cepat. Tubuhnya seperti anak panah yang ditembakkan dari busur raksasa. Di bawahnya, hutan dan pegunungan berlalu seperti bayangan tak jelas.

---

Waktu berlalu.

Pagi hari di Sekte Yanguo.

Sima Yanzhen baru saja keluar dari ruangan gurunya, Zhu Ming. Ia sudah berada di ruangan itu sejak kemarin pagi, menjelaskan tentang misi penyegelan retakan dimensi di Gunung Jati. Tentu saja ia tidak menceritakan bagian di mana ia memerintahkan anak buahnya menculik Liu Mei. Ia hanya bercerita tentang betapa mudahnya ia menutup retakan, betapa lemahnya iblis iblis itu, dan betapa tidak kompetennya para kultivator lokal.

Zhu Ming hanya terkekeh mendengar cerita murid kesayangannya itu, tapi tidak bertanya lebih jauh. Bukan urusannya apa yang dilakukan muridnya di luar sekte, selama tidak merugikan nama Yanguo.

Sima Yanzhen merenggangkan tubuhnya. Udara pagi yang segar memenuhi paru parunya. Ia tersenyum sendiri.

"Ini sudah waktunya. Aku ingin melihat wajah calon istriku."

Ia membayangkan wajah Liu Mei, wajah dingin dan cantik itu. Tatapan hampa yang menyimpan misteri, tubuh ramping di balik jubah biru mudanya. Senyum Sima Yanzhen semakin lebar.

Ia berjalan melewati lapangan latihan. Puluhan murid Yanguo sedang berlatih teknik pedang dan formasi. Begitu melihatnya lewat, semua murid menghentikan latihan dan memberikan hormat. Menangkupkan tangan, membungkuk. Sima Yanzhen hanya mengangguk kecil tanpa melihat mereka.

Ia terus berjalan hingga tiba di kediamannya sendiri. Sebuah bangunan terpisah yang disediakan khusus untuk murid inti. Halamannya luas, dengan kolam ikan kecil dan pohon pinus yang tertata rapi.

Dua murid Foundation Establishment yang menjadi bawahannya langsung menyambut di depan pintu. "Kakak Senior, wanita itu sudah di dalam, dan sudah sadar. Dia cukup tenang, dan tidak memberontak."

Sima Yanzhen terkekeh puas. "Itu karena dia tahu... bersama pria kuat sepertiku adalah pilihan yang tepat."

Kedua bawahannya itu tertawa menjilat. "Silakan, Senior. Kami akan berjaga di luar."

Sima Yanzhen terkekeh lagi. "Kalian memang yang paling perhatian."

Ia masuk ke dalam dan menutup pintu. Kedua murid itu langsung mendekatkan telinga mereka ke celah pintu. Wajah mereka penuh antisipasi, ingin mendengar desahan cinta dari wanita cantik yang diinginkan senior mereka.

Di dalam, Sima Yanzhen langsung masuk ke kamarnya. Liu Mei duduk di pinggir ranjang, tangannya tidak terikat, tapi ada segel di pergelangan kakinya yang mencegahnya menggunakan Qi. Wajahnya dingin seperti biasa, tapi matanya menatap Sima Yanzhen dengan kebencian yang tidak disembunyikan.

Sima Yanzhen berbicara dengan nada lembut, seperti kekasih yang menyapa.

"Nona Liu Mei. Apakah tidurmu nyenyak?"

Liu Mei menatapnya tajam. "Aku sudah menduga kau adalah pelakunya, Sima Yanzhen! Kau akan menyesal karena menculikku."

Sima Yanzhen tertawa. "Hahahaa! Menyesal? Apa yang bisa membuatku menyesal?"

Ia duduk di dekat Liu Mei, cukup dekat hingga lutut mereka hampir bersentuhan.

"Klanmu hanya klan kecil, begitu juga dengan Klan Lin. Suamimu...?" Sima Yanzhen menggelengkan kepalanya. "Sulit untuk diharapkan."

"Kau...!" Pekik Liu Mei kesal.

Sima Yanzhen terkekeh lembut. "Maaf, Nona. Jangan marah marah."

Ia berdiri dan mulai melepaskan jubah luarnya. "Sebelum menikahimu, aku ingin merasakan keindahan berlabuh di puncak cinta bersamamu. Kuharap kita bisa nikmati ini bersama sama."

Liu Mei ingin berdiri dan berteriak, tapi tubuhnya tidak bisa bergerak. Segel di pergelangan kakinya juga melumpuhkan gerakan tubuhnya.

"Ehmkkk... Ehmkkk!" Liu Mei berusaha berteriak, tapi suaranya tercekat.

Sima melepaskan jubah atasnya dan meletakkannya di kursi. Ia mendekati Liu Mei, membungkuk, dan menghirup aroma rambutnya dalam dalam.

Huufft!

"Ini sangat harum, Nona Liu Mei. Anda adalah harta paling istimewa di dunia ini."

Liu Mei merasakan dilecehkan, air matanya. mulai mengalir. Ketakutan yang selama ini tidak pernah ia rasakan, sekarang membanjiri seluruh tubuhnya. Ia tidak bisa bergerak, tidak bisa berteriak, dan hanya bisa menerima begitu saja tanpa daya.

Sima Yanzhen ingin menghirup aroma leher Liu Mei. Tangannya mulai terangkat untuk menyentuh bahu wanita itu.

DUAR!

Getaran besar terjadi di seluruh sekte. Sima Yanzhen hampir kehilangan keseimbangan. Dari luar, terdengar teriakan panik puluhan murid.

"Formasi pelindung retak!"

"Serangan dari luar!"

"Musuh! Ada musuh!"

Sima Yanzhen langsung berdiri tegak. Wajahnya berubah serius. Ia segera memakai kembali jubahnya.

"Tunggu sebentar. Aku akan kembali setelah melihat sumber masalah."

Ia berjalan keluar dengan langkah cepat, meninggalkan Liu Mei sendirian di kamar. Air mata Liu Mei masih mengalir, tapi di balik ketakutannya, ada secercah harapan. Seseorang menyerang sekte ini.

Di atas Sekte Yanguo, seorang pria turun dari langit. Wajahnya sangat dingin, seperti es yang tidak akan pernah mencair. Matanya bersinar redup dengan cahaya yang tidak wajar. Tubuhnya dikelilingi aura putih yang berputar pelan.

Semua orang yang melihatnya terkejut. Formasi pelindung Sekte Yanguo yang terkenal kokoh, yang konon bisa menahan serangan Core Formation Puncak, sekarang retak seperti kaca yang dipukul palu.

Itulah Lin Han.

Lin Han berdiri di atas formasi pelindung yang retak. Suaranya menggelegar ke seluruh penjuru sekte, diperkuat oleh Qi Core Formation Akhir yang mengalir di tubuhnya.

"KALIAN ORANG ORANG SEKTE YANGUO..."

"...KEMBALIKAN LIU MEI."

Suara itu seperti guntur di siang bolong. Getarannya merambat ke setiap sudut sekte. Kaca kaca jendela bergetar. Beberapa murid yang kultivasinya rendah langsung jatuh terduduk.

Di depan gerbang utama sekte, Sima Yanzhen baru saja keluar. Matanya langsung menatap ke atas, ke arah sumber suara. Ia melihat sosok yang berdiri di atas formasi pelindungnya.

Wajah Sima Yanzhen berubah. Bukan karena takut, tapi karena tidak percaya.

"Lin Han?"

1
Sarip Hidayat
waah
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Fajar Fathur rizky
thor nanti linhan ketemu liumei pas ranah nascent soul
yos helmi
👍👍👍👍👍💪💪💪💪
Adriel Benedict
Tim yang solid dan keren 👍
YAKARO: Betul kak/Determined//Determined/
total 1 replies
Adriel Benedict
🥹🥹🥹🥹🥹
Dragon🐉 gate🐉
Author crazy Up nya bnr" crazy .. ugal-ugalan... gw suka gaya Lo... thanks Thor.. ngopi ☕ dulu biar ttp semangat 👍🏻
YAKARO: Oke, terimakasih bro🙏
Ini bakal ugal-ugalan sampai 150k kata. NIAT NYA LOH YA. Kadang udah niat, kondisi di rl meleset🤣
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
Thor ..kenapa jd Lun Ham, Ham apakah ini ... Ham ster,Ham burger atau Ham burhamburan😁😁🤣
Dragon🐉 gate🐉: siippp 👍🏻
total 2 replies
Dragon🐉 gate🐉
tigaaa.... empaaaattt.... liiiiiiiiiMA!!🤣
Dragon🐉 gate🐉: meletus kabeh🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Adriel Benedict
seruu dan menegangkan 😁
YAKARO: Hehe mantap/Determined//Determined/
total 1 replies
Adriel Benedict
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Adriel Benedict
strategi aneh 🤣🤣
YAKARO: Aneh tapi berhasil🤣
total 1 replies
Luthfi Afifzaidan
up
Dragon🐉 gate🐉
moga aja murid" yg lain (kl masih ada yg selamat) selain mereka gak merebut "jalan" saat mereka pingsan
YAKARO: Aman aman saja/Determined//Determined/
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
aaawww ... waduh /Gosh/
YAKARO: /Cry//Cry//Cry/
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
gw mulai suka sm Mu Wan,... move on dari ayang Minlie 😁
Dragon🐉 gate🐉: gw suka sikap & cara berfikir dia Thor.. dia bijaksana, kl soal kepribadian & karakter gw ttp Love sm ayang Minlie...
awal muncul Mu Wan gw jg gak terlalu suka soalnya dia kyk Jaim, tp ternyata emang bawaannya 😁
total 2 replies
Fajar Fathur rizky
thor bikin mcnya mendapatkan teknik klon kaya xuhao thor bikin nanti yang ketemu liumei tubuh klone
Fajar Fathur rizky
thor bikin sifat linhan dingin
YAKARO: Masih lemah kalau terlalu dingin... pembaca benci bro🤣
total 1 replies
Adriel Benedict
wkwkwkwkwk rebutan permen 🤣🤣
YAKARO: Wkwkkw🤣
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
🤣🤣🤣 benar-benar kekacauan ...
tp gw seneng sm murid sekte, mereka rebutan tp ttp rasional, mereka gak ada niat membunuh( sejauh ini) ..
YAKARO: Hhehehe iya bro. SEJAUH INI😆
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!