#Ruang Ajaib # fantasi wanita # romansa pedesaan
Song Xinglan tidak sengaja menemukan batu Giok Permata Rubi, dia tidak menyangka batu tersebut yang membawanya pindah ke zaman lain yang tidak ada dalam sejarah, zaman yang serba kekurangan dan miskin dengan sumber makanan, dan dia menjadi putri bungsu di keluarga Song.
•
•
•
•
"Hah... banyak sekali kekayaan di sini, apakah masyarakat disini tidak mengetahuinya!" Gumam Song Xinglan sambil melihat sekelilingnya dengan mata berbinar...!!!
"Ini bukan daerah miskin tapi daerah kaya dengan sumber daya! Karena aku sudah disini, keluarga song akan jaya di tanganku!." Gumamnya lagi.
Ya sekarang Song Xinglang berada di pegunungan, tadinya dia ingin mencari peruntungan untuk mengisi perutnya yang lapar, setelah tiba di pegunungan mata sangat berbinar melihat tumbuhan begitu banyak disana yang bisa di makan..
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25. perubahan sumur air spiritual
Mendengar penjelasannya Baihu ia tidak lagi cemas lalu setuju saran Baihu, ia memang berniat menanam padi di zaman ini, supaya keluarganya tidak kelaparan lagi.
"Tidak masalah asalkan ada cetak birunya ( gambar desain ), soalnya itu bukan ke ahlianku aku tidak bisa menggambar cetak birunya sendiri, jika ada cetak biru aku bisa membawanya ke tukang." Ucap Song Xinglan setuju membuat lesung menumbuk padi secara manual, disini tidak ada mesin.
"Ada tuan, semua ada di dalam rumah dengan lengkap!." Ucap Baihu lagi, lalu ia membawa Song Xinglan ke arah air Spiritual.
"Tuan sumur air spiritual juga ada perubahan, silahkan lihat sendiri tuan." Ucap Baihu lagi.
"Wah, airnya tambah banyak dan bentuk ukuran sumur juga tambah besar, apakah kasiatnya juga bertambah kuat?." Tanya song Xinglan juga penasaran dengan kasiatnya.
"Sepertinya iya tuan, aku juga kurang tahu, tuan coba saja sendiri." Ucap Baihu meminta Song Xinglan mencoba sendiri air spiritual.
"Jika kasiatnya bertambah, pasti air ini bisa menyembuhkan luka dengan cepat, kalau begitu akau coba dengan lukaku sendiri!." Ucap Song Xinglan ia mencoba mengambil air spiritual lalu ia meminum air itu, setelah itu membasuh lukanya.
Luka yang dimiliki song Xinglan tidak terlalu parah jadi air suci menyembuhkan luka itu dengan cepat, berapa jam kemudian (waktu di ruang) lukanya sembuh, hanya tinggal keropengnya saja.
Song xinglan membersihkan keropeng lukanya dengan air spiritual, tak lama setelah itu kulitnya kembali utuh tanpa bekas luka.
"Sungguh ajaib, air ini pasti menguncang dunia jika ada yang mengetahuinya, aku harus esktra hati-hati menggunakannya." Ucap Song Xinglan.
"Jika kasiat air ini bertambah lagi, aku bisa menggunakannya untuk mengobati luka di kaki Wei Jingtian tanpa obat, apa benar seperti itu Baihu?." Ucap Song Xinglan lagi.
"Benar tuan! Tapi sekarang tuan belum bisa menggunakannya untuk Wei Jingtian, karena lukanya sudah bertahun-tahun tulangnya juga telah rusak itulah penyebab dia lumpuh, dokter di zaman ini tidak bisa lagi menyembuhkannya." Balas Baihu menjelaskan tentang air spiritual dan juga penyakit Wei Jingtian.
"Jika tuan menggunakan sekarang juga bisa, tetapi proses penyembuhannya sangat lambat."
" tapi itu juga baik untuknya tuan! kakinya tidak akan busuk lagi hanya daging baru yang tumbuh dalam prosesnya yang lambat, ." Ucap Baihu lagi.
"Tidak masalah lambat Baihu itu juga bagus! Awalnya aku berencana membasuh lukanya dengan air spiritual untuk menghambat proses pembusukkan pada kaki dan punggungnya"
"Aku tidak menyangka ternyata menggunakan air ini bukan menghambat pembusukan tapi tidak akan busuk lagi, justru menyembuhkan, ini kabar luar biasa Baihu! Aku sangat senang mendengarnya." Ucap Song Xinglan bahagia, lalu ia mengangkat Baihu tinggi-tinggi setelah ia cium.
Cup!
"Tuan aku ini lelaki, jangan sembarang menciumku!." Marah Baihu ia malu karena dicium oleh Song Xinglan, jika ia manusia pasti pipi nya dan telinganya memerah.
Song xinglan mengabaikan kemarahan Baihu, ia senang ia tidak perlu lagi mencari obat untuk Wei Jing Tian, cukup memberikan air suci saja, setelah kasiat air sucinya naik tingkat Wei jingtian pasti sembuh dari lumpuhnya.
Jadi misinya sekarang mencari tanaman mengandung aura spiritual untuk meningkatkan ruang dan obat Wei Jingjing yaitu Lili Salju tanaman ini hanya bisa tumbuh di tempat yang dingin.
di gunung Fulu 'lili salju' mungkin saja tidak ada disana, song Xinglan berniat mencari tempat lain.
Baihu yang mengetahui pikiran tuannya, ia mencoba menberikan penadapat.
"Tuan, mungkin saja di gunug fulu bagian paling dalam ada tanaman seperti itu, coba kita periksa bagian sana dulu tuan, jika memang tidak ada baru kita mencarinya tempat lain." Ucap Baihu entah kenapa ia yakin tanaman Lili Salju ada di gunung Fulu.
"Baiklah kita cari saja disana besok! setelah pulang dari kota menjual daging ular." Ucap Song Xinglan menerima pendapat Baihu, ia percaya dengan insting Baihu.
"Dimana tempat pembeli daging seperti ini kira-kira ya, rumah makan, atau tukang jagal daging." Ucap Song Xinglan bingung mau di jual dimana ular yang dia tangkap tadi siang.
"Biasanya hanya rumah makan besar yang membeli dari orang luar, tuan!." Balas Baihu lagi, lalu ia teringat sesuatu...
"Tuan, bagaimana kamu minta bantuan pada wei Jingguo saja ia pasti tahu dimana tempat menjual daging hewan seperti ini." Ucap Baihu lagi.
"Wei jingguo, tidak bisa! kamu kan tahu aku memiliki dendam kepadanya." Ucap Song Xinglan tidak terima jika minta bantuan Wei Jingguo.
"Tuan, itu bukan dendam kamu hanya kesal saja karena dia belum juga minta maaf padamu!." Ucap Baihu santai, siapa yang tidak tahu apa yang ada dipikiran tuannya, ia adalah hewan kontraknya sehidup semati.
"Hh.. kamu sok tahu, besok saja aku pikirkan, aku mau tidur bangunin aku jika sudah pagi didunia luar." Ucapnya lagi lalu ia pergi kerumah kayu yang ada dalam ruang.
"Baihu mengapa rumah ini tidak ada perubahan sedikitpun, apa tidak pengaruh oleh energi spiritual disini." Ucap Song Xinglan karena rumah itu tidak ada perubahan sama sekali, masih saja jelek, menurut song xinglan ya,
Padahal rumahnya masih ada tempat tidur lebih bagus dari pada di rumah song, rumahnya masih bagus dan kokoh, hanya song Xinglan saja berpikir ini jelek.
"Tidak tuan, rumah ini tuanku terdahulu yang membuatnya." Ucap Baihu apa adanya, berarti jika mau rumah bagus silahkan buat sendiri.
Song Xinglan tidak lagi bertanya soal rumah, ia kehabisan kata-kata, jika buat rumah ia tidak bisa,
perkerjaannya dulu hanya menjadi dokter spesialis sekarang keahliannya tidak berguna disini kecuali ilmu kedokteran tradisional.
ia hanya menggunakannya ilmu dokter tradisional disini, untuk menjaga kesehatan orang terdekatnya, ia tidak berniat jadi dokter lagi di zaman ini, ilmu ini ia simpan untuk berjaga-jaga saja, jika keadaan darurat.
Tujuannya sekarang mencari uang untuk menjadi orang kaya dan membahagiakan orang yang ia cintai dan tujuannya lagi memakmurkan desa Daihe, desa dimana keluarga nya hidup. Setelah semua tujuan tercapai ia bisa bertualang, karena dizaman ini dunia ini luas.
Masa depan tidak ada yang tahu, ia hanya menjalankan kehidupan pada tujuan paling dekat,
yaitu memakmurkan desa Daihe dan menjadi orang kaya, ia ansur sedikit demi sedikit, lama kelamaan pasti menjadi bukit kekayaannya,
dua tujuannya ini ia jalankan beriringan, saat memakmurkan desa ia juga memperkaya dirinya.
°°°°
Bersambung...!!!
°
°
°
《Mohon dukungan dan sarannya ya teman-teman!!! Jangan lupa like, komen dan vote karena satu komentar dari teman-teman adalah dukungan yang sangat berarti untuk author juga untuk penyemangat author!!》
♡Terimakasih😊
pasti auto kabur.....😁