NovelToon NovelToon
Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Transmigrasi / Mengubah Takdir
Popularitas:14.8k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Selama enam tahun, Kinara hidup sebagai istri dari Zergan Airlangga, seorang direktur sekaligus CEO muda yang dikenal dingin, tegas, dan sulit didekati. Pernikahan mereka bukanlah kisah cinta yang indah, melainkan hasil perjodohan dua keluarga besar.
Sejak awal, Kinara mencintai Zergan seorang diri. Ia bertahan dengan harapan bahwa suatu hari hati suaminya akan luluh. Namun, harapan itu tak pernah menjadi kenyataan. Bagi Zergan, hatinya telah terkubur bersama wanita yang pernah ia cintai dan telah meninggal dunia. Kehilangan itu mengubahnya menjadi pria yang dingin, acuh, dan tak pernah benar-benar melihat keberadaan Kinara sebagai istrinya.
Hingga sebuah kejadian tak terduga mengakhiri segalanya.
Saat membuka mata, Kinara mendapati dirinya kembali ke masa lalu saat usianya baru dua puluh tahun dan masih duduk di bangku kuliah. Ia kembali ke waktu sebelum perjodohan itu terjadi, sebelum enam tahun penuh luka dan penantian.
Kali ini, Kinara bertekad mengubah takdirnya. Ia tidak

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25

Mobil mewah Zergan perlahan memasuki pelataran luas kediaman megah keluarga Airlangga. Begitu mesin mobil dimatikan, keheningan sempat kembali merayap. Zergan melirik tas kertas berisi minuman herbal di pangkuan Kinara, lalu beralih menatap gadis itu.

​"Turunlah," ucap Zergan pendek.

​Kinara mengangguk tenang. Ia merapikan pakaian kasualnya—sebuah kemeja tunik putih bersih berpotongan simpel yang dipadukan dengan celana kain hitam longgar. Rambutnya yang hitam legam diikat rapi ke belakang, menyisakan beberapa helai poni yang membingkai wajah cantiknya tanpa riasan berlebih. Penampilannya sangat bersahaja, memancarkan aura keanggunan yang alami dan sopan.

​Mereka berdua melangkah masuk ke dalam ruang tamu utama yang bernuansa klasik Eropa mewah. Di sana, di atas kursi sofa kayu jati berukir, duduk sosok Oma Gayatri yang sedang membaca beberapa dokumen perusahaan. Wanita lansia itu masih tampak begitu berwibawa dengan tatapan matanya yang setajam elang.

​"Zergan, kamu sudah pulang?" suara Oma Gayatri menginterupsi keheningan, sebelum matanya beralih menatap sosok gadis yang berdiri di samping cucunya.

​Oma Gayatri tertegun sejenak. Dahinya berkerut samar, menatap Kinara dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan pandangan heran yang mendalam. Sebagai wanita tua yang sudah kenyang makan asam garam kehidupan dan sering bertemu dengan berbagai macam wanita kelas atas yang penuh kepalsuan, pandangan Oma Gayatri terhadap Kinara kali ini terasa berbeda.

​Dari penampilannya, Kinara terlihat seperti orang yang sangat baik, tulus, dan memiliki tata krama yang tinggi. Tidak ada kesan sensual yang dipaksakan atau keangkuhan materialistis. Sorot mata Kinara yang tenang dan teduh justru memancarkan kedewasaan yang matang, membuat Oma Gayatri entah mengapa merasa nyaman melihatnya.

​"Siapa gadis ini, Zergan? Kenapa kamu membawanya ke rumah?" tanya Oma Gayatri, suaranya melunak namun tetap penuh selidik.

​Sebelum Zergan sempat menjawab, Kinara melangkah maju satu langkah dengan anggun. Ia membungkukkan tubuhnya sedikit sebagai tanda hormat, lalu mengulas senyuman yang sangat sopan.

​"Selamat sore, Oma Gayatri. Perkenalkan, nama saya Kinara," sapa Kinara dengan nada suara yang lembut dan penuh tata krama. "Mohon maaf jika kedatangan saya yang tiba-tiba ini mengganggu waktu Oma. Saya adalah teman kuliah Zergan, dan saya juga berteman baik dengan Haura."

​Mendengar nama Haura disebut, kilat tidak suka sempat melintas di mata Oma Gayatri, namun tertutupi oleh rasa penasarannya terhadap Kinara. Oma Gayatri meletakkan dokumennya ke atas meja, lalu berdiri.

​"Kinara... nama yang indah," ucap Oma Gayatri datar, namun matanya terus mengamati gerak-gerik Kinara. Wanita tua itu kemudian menoleh pada Zergan. "Zergan, berikan tas yang kamu bawa itu ke pelayan, lalu masuklah ke ruang kerjamu. Oma ingin bicara berdua saja dengan temanmu ini di ruang teh belakang."

​Zergan sempat menegang. Ia menatap Kinara dengan pandangan penuh peringatan, seolah menyuruh gadis itu untuk berhati-hati. Namun, Kinara hanya memberikan anggukan kecil yang menenangkan. "Baik, Oma," jawab Kinara patuh.

​Beberapa menit kemudian, di ruang teh belakang yang asri dengan pemandangan taman hidroponik, pelayan menyajikan teh camomile hangat. Oma Gayatri duduk berhadapan dengan Kinara. Suasana di ruangan itu terasa begitu tenang, ditemani semilir angin sore.

​Oma Gayatri menyesap tehnya sedikit, lalu menatap lurus ke dalam manik mata Kinara. "Oma sengaja mengajakmu bicara berdua, Kinara. Karena kamu bilang kamu adalah teman Zergan sekaligus teman Haura."

​Wanita tua itu menjeda kalimatnya, meletakkan cangkir teh dengan ketukan pelan. "Jujur saja, Oma tidak menyukai gadis bernama Haura itu. Di mata Oma, dia terlalu kekanak-kanakan, manja, dan tidak cocok berdampingan dengan penerus Airlangga. Tapi, melihat kamu yang begitu sopan dan terlihat sebagai anak baik-baik, Oma ingin mendengar pendapatmu. Bagaimana sosok Haura yang sebenarnya di matamu? Katakan yang sejujurnya pada Oma."

​Kinara menarik napas dalam-dalam. Ini adalah momen krusial yang sudah ia rancang. Di kehidupan lalu, ia selalu memburuk-burukkan Haura karena cemburu, yang justru membuat Zergan semakin membencinya. Kali ini, ia akan membalikkan segalanya demi kedamaian hidup Zergan.

​Kinara tersenyum tulus, menatap Oma Gayatri tanpa ada keraguan sedikit pun. "Oma, saya tahu Haura mungkin terlihat manja atau ekspresif di luar. Tapi di balik itu semua, Haura adalah gadis yang sangat tulus dan memiliki hati yang bersih," mulanya dengan tenang.

​"Di kampus, Haura adalah sosok yang ceria dan selalu membawa energi positif untuk orang-orang di sekitarnya, termasuk untuk Zergan. Dia sangat memedulikan Zergan dengan caranya sendiri. Sifat manja Haura sebenarnya adalah bentuk kejujurannya—dia tidak suka berpura-pura menjadi orang lain hanya untuk disukai. Di dunia yang penuh dengan kepalsuan ini, ketulusan dan kesetiaan seperti yang dimiliki Haura adalah hal yang sangat langka, Oma. Dan saya rasa, sifat hangat Haura adalah penyeimbang yang paling sempurna untuk sifat Zergan yang cenderung kaku dan dingin."

​Kinara memberikan pembelaan dan pujian yang begitu detail dan tertata rapi untuk Haura. Oma Gayatri terdiam mendengarnya, bersandar pada kursinya sambil meresapi setiap untaian kalimat yang keluar dari bibir Kinara, mencoba mempertimbangkan kembali sudut pandang baru yang belum pernah terpikirkan olehnya selama ini.

1
si mesteri
semoga kau hidup bahagia kedepan nya kinara oh iya thor ini yg terbagus dalam ending sad bikin haru dan mau aku baca berkali-kali tapi radak nyesek sama endingnya semoga thor nya juga sehat selalu dadah /Smile//Sob/
Uthie
Lagiiii dong 😍
heyyykau
crazy up kak🫰
Dwi Agustina
Allah pasti trlah menyiapkan takdir yg lbh indah utkmu Nara😥💪
heyyykau
crazy up kak, gk sabar liat kinara menghilang dri kehidupan zergan trs kinara jadi sukses sm ada seseorang mencintai kinara dengan tulus dan juga sebaliknyaa🫰😭
Dedi Dahlia
nanti setelah kinara pergi,zergan ingat kembali massa lalu kehidupan pertama, dan menyadari sipat Haura tak seperti yang diharapkan,baru lah sadar hanya kinara gadis yang tulus dan mengerti tapi,sayang terlambat baru menyadarinya,sip di tunggu momennya thorr itu terjadi🙂🙂
Uthie
Saya sihhh paling gak sabar nunggu pas moment Kinara pergi dari Zergan, dan ia baru menyadari siapa yg paling tulus pada nya nanti 😏😏

kayanya Haura ada main di belakangnya, dengan Arsen pula!
Dwi Agustina
Sesakit ini y Nara nyampe kesini😥🤣😂😂
putmelyana
bodoh bukannya menjauh malah masuk kedalam masalahnya bodoh bnget lu kinara
Devi..
harusnya Kinara memastikan dulu gmna hub Haura dg Arsen.. terlalu buru" klo lngsung menghadap Oma..😌
heyyykau
crazy upp kak gk sabar kinara pergi jauh, sukses dan punya pasangan yang menerima dia apa adanya dan yg terpenting mencintai diaa🫰
aku
kenapa nara smpe segitunya sih. bukannya udh ckup smpe haura batal diculik ja? kesannya jd ikut campur bgt. agk kurang respect 🙏 mf cm berpendapat 🙏
Uthie
Sepertinya Kinara malah membuat masalah baru nantinya untuk Zergan... bahwa Haura sebenarnya tidak sebaik yg terlihat!!
ada pengkhianatan sebenarnya...
Uthie
Kalau menurut aku, berubah nya Takdir ini adalah saat Haura batal di culik, dan tidak jadi meninggal tragis...
Namun sesudahnya sebenarnya terkuak hubungan rahasia Haura dan Arsen....
dan itu belum di ketahui oleh Ze 👍

dan...bisa jadi di takdir kedua ini, sebenarnya menghubungkan antara 2 tokoh utamanya 👍😁
Dwi Agustina
Nyesek bngt jd Kinara😥
Uthie
Lagiiii dongggg 😍🙏🙏
Lippe
Kinara malah bikin Zergan jadi tambah beban pikiran 🤣
Uthie
Bagussss... keren tuhhhh pembalasan nya 👍👍😍😍😍
aku
🌹 ayo tor biar semangat 🙏
Yuyun Suprapti
masih kurang kk...
besok² crazy up dong kk thor💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!