NovelToon NovelToon
Tumbal Pengantin

Tumbal Pengantin

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:66.7k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Aldo pulang merantau dari kota karena mendengar kabar bahwa sebentar lagi Airin akan segera menikah, Kakak kesayangannya itu akan menikah sehingga dia harus segera pulang.

tanpa dia tahu bahwa sesuatu telah terjadi dan Aldo sama sekali tidak mendengar kabar tentang hal itu, bahkan hal yang begitu buruk akan segera menghampiri dia karena kedatangan dia ke desa ini hanya akan mengungkap apa yang telah terjadi kepada Airin yang telah lama menghilang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6. Wajah hancur

Senina mengusap air mata yang sejak tadi meluncur membasahi pipi dia ketika bercerita tentang Airin, Aldo masih dengan sabar menunggu dan dia juga bingung dengan cerita yang sudah keluar dari mulut gadis ini tentang kepergian sang kakak yang secara mendadak itu, apakah memang ada sesuatu atau mungkin Airin memang menghindari pernikahan tersebut.

Ini masih menjadi teka-teki tidak terkendali karena banyak simpang siur yang mengatakan bahwa itu bisa saja terjadi, bahkan yang lebih parah justru para warga menduga bahwa Airin yang telah meninggal dunia dan arwah gentayangan yang ada di kebun sawit ini adalah arwah Airin itu sendiri karena ingin meminta keadilan.

Ini Senina malah mengatakan kepada Aldo bahwa malam sebelum Airin menghilang maka mereka saat itu sedang pergi berdua, Airin mengatakan kepada Senina bahwa sebenarnya dia belum siap untuk menikah dengan Fitra sehingga memutuskan untuk menjauh saja terlebih dahulu sehingga nanti setelah mendapat ketenangan baru dia akan pergi kembali menemui sang calon suami.

Kalau mendengar cerita dari versi Senina maka bisa saja saat ini Airin masih hidup dan kemungkinan dia hanya menghindar dari pernikahan itu, tapi untuk apa Airin menghindari pernikahan yang selama ini sangat dia impikan. Airin begitu mencintai Fitra dan dia tidak akan pernah mau pergi begitu saja tanpa alasan yang jelas, bahkan berulang kali para teman mengatakan bahwa Fitra adalah pria yang tidak baik karena suka bermain barang haram namun tetap saja Airin ngeyel.

Jadi semua tampak jelas bahwa Airin sudah buta dengan cinta dan akan menerima apa saja di dalam diri Fitra itu, jadi mau sejelas apa pun bukti buruk yang ada di dalam diri pemuda tersebut maka dia akan terus berusaha menerima dan bahkan dengan ngeyel masuk ke dalam jenjang pernikahan.

Lalu apa yang membuat dia mendadak saja berubah pikiran dan tidak ingin melanjutkan pernikahan ini, Aldo sungguh pusing dan dia belum bisa mencerna satu persatu tentang kabar Airin yang menghilang dari desa, gaun pengantin berdarah dan lagi Fitra yang mengatakan tidak tahu ke mana Airin pergi serta sekarang malah datang sahabat Airin yang mengatakan bahwa Irene tidak ingin menikah.

"Jadi menurutmu Airin ini pergi karena tidak ingin menikah dengan Fitra?" Aldo menoleh kepada gadis itu.

"Ya, karena dia sendiri yang mengatakan dan sekarang dia menghilang entah kemana." Senina mengangguk kecil.

"Tapi kita semua selama ini tahu bahwa dia sangat mencintai pria itu." Aldo berkata lirih.

"Siapa yang akan tahu bila suatu saat cinta itu bisa saja pudar, logika wanita bila sudah bermain maka semua akan kalah." ujar Senina.

"Astaga, semua masih abu-abu seperti ini dan tidak ada bukti sama sekali." Aldo mengeluh.

"Ya memang tidak ada yang tahu secara pasti karena saat itu aku juga langsung pulang dan Airin memilih untuk pulang juga, tapi siapa sangka bahwa malam itu adalah malam terakhir aku bertemu dengan dia." Senina berkata dengan hati yang begitu perih.

"Baik lah, kalau begitu aku pergi dulu karena harus mencari info tentang Airin." Aldo segera bangkit berdiri.

"Nanti bila ada sesuatu hubungi saja aku karena aku pasti akan membantu." Senina tersenyum manis.

"Terimakasih." Aldo juga tersenyum karena menghargai ketulusan gadis itu.

Meski sedikit menjaga jarak juga karena Aldo tahu bahwa gadis itu menyukai dirinya dari dulu hingga sampai saat ini, dia tidak ingin terlalu dekat karena nanti justru Senina akan semakin merasa nyaman dan berharap bahwa Aldo akan bisa mencintai dia seperti dirinya mencintai pemuda itu, jadi lebih baik Aldo yang tahu batasan saja.

Motor Aldo segera meninggalkan kawasan itu dan juga meninggalkan Senina yang berdiri seorang diri, tatapan matanya begitu jauh kepada punggung Aldo yang semakin menghilang, mengusap dada yang terasa begitu sesak karena dia tahu sampai saat ini Aldo tidak pernah bisa menerima dirinya untuk menjadi seorang kekasih.

"Kau berharap apa dari dia?" Fitra muncul sambil membawa jaket yang ada di atas pundak.

"Apa pun harapan yang aku berikan kepada Aldo itu semua bukan urusan dirimu." Senina menjawab dengan ketus.

"Hahaaaaa... sekarang kau bisa dengan angkuh seperti itu ya." Fitra tertawa sambil mendekati gadis cantik bertubuh mungil.

"Kita sudah tidak memiliki urusan lagi dan aku tidak ingin berhubungan dengan dirimu." tegas Senina.

"Bagaimana bila aku menolak dan tetap ingin berhubungan dengan dirimu?" tantang Fitra.

"Mimpi saja kau, dasar pria tidak berguna yang hanya bisa bermain sabu." geram Senina dan segera pergi dari hadapan Fitra karena dia tidak ingin terus berbicara banyak.

Fitra sendiri hanya tertawa dan dia menatap kepergian gadis itu seorang diri, memang bila dilihat oleh mata orang lain maka tidak ada beban kesedihan di dalam diri pemuda ini. padahal mereka semua tahu bahwa Fitra gagal menikah setelah Airin menghilang, namun Kenapa dia tetap santai seperti itu.

"Aku menyesal sekali pernah memiliki urusan dengan dia." kesal Senina sambil terus berjalan pergi.

"Hihihiiii...

"Hah!" Senina menoleh ketika tadi telinga dia menangkap suara orang yang sedang tertawa.

Kebun sawit terlihat sepi dan tidak ada orang sama sekali karena hari ini tidak ada orang yang sedang panen, lalu kenapa tadi dia mendengar suara orang yang tertawa dan suara itu terdengar begitu dekat sekali dengan dirinya, Senina menatap ke sana kemari untuk memastikan terlebih dahulu.

"Siapa di sana?" teriak Senina ketika dia melihat sesuatu dibalik pohon sawit itu.

"Hiks, Hiks."

"Apa ini? tidak mungkin ada setan siang hari seperti ini kan." batin Senina.

Sebenarnya Senina merasa takut bukan main namun apa mau dikata Karena rasa penasaran itu jauh lebih besar, jadi dengan perasaan yang berdebar kencang maka kaki gadis ini melangkah mendekati pohon sawit itu, padahal hati dia sudah menolak karena tahu ini ada yang tidak beres dan siapa juga yang sedang menangis di tengah kebun sawit seperti ini.

"Permisi, apa ada yang bisa saya bantu?" tanya Senina lembut.

"Hiks, hiks kenapa mereka tega pada ku?" isak suara itu.

"Mbak, kenapa kok menangis dan siapa yang sudah menyakiti kamu?" tanya Senina.

Jreeeeeng.

"Aaaahkkkk!" Senina menjerit keras setelah melihat wajah hancur itu.

Wajah yang berlumuran dengan darah dan bahkan bola mata itu seolah mau keluar dari rongga, seluruh wajah hancur berantakan sehingga siapa saja yang melihat pasti akan merasa ngeri walau saat ini adalah siang hari, Senina saja tidak bisa bergerak karena rasa takut yang timbul di dalam hati ini dan dia hanya bisa terpaku.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komentar kalian semua ya.

1
Nurr Tika
kau tunggu gilaranmu mil
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Aditya hp/ bunda Lia
biarin ajah Ga si Jamil mah bentar dia juga bakalan mati sama Airin
ρυтяσ kang'typo✨
takut kan Yoga😏😏mana teman'y sudah metong 1
ρυтяσ kang'typo✨
mereka kan ka" beradik g ada yang waras Nit, kalo beneran lagi waras mah emang tenang🤣🤣🤣
ρυтяσ kang'typo✨
👍👍👍👍cakeeeep... terus teror mereka 1/1 Airin
Ela Jutek
gak caya kau Mil, paling ntar kau target selanjutnya
Ayuk Witanto
apa kau masih mau bungkam yoga...liatlah temanmu sudah mati
Ayuk Witanto
karna Judit sudah ketemu malaikat maut
Raffaza Direzky87
makhlum kakak nya ratu ular, adiknya aja kadang² juga gila apalagi kakaknya 😁
Eli Rahma
ngomong Ga..sebelum didatangi Airin lg
Nuralipah Alipah
sore mak, udah yoga cepet ngomong dari pada keburu dibunuh airin
Eli Rahma
Rani nya lg mode bijak Nit..😆
Nurr Tika
yoga mending km ngomong ke aldo
Nurr Tika
iya bner ran awasi trs airin tkutnya membunuh orang yg ga bersalah
Nurr Tika
jangan sampe meninggal rin biar merasakan pa yang kmu rasakan
Nurr Tika
💪 ya do semoga tulangnya ketemu semua
Nurr Tika
lanjut
Laila Amalia
lanjut Thor..
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah iya si Fitra kan lagi ngerasain di bunuh perlahan2 sama Airin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!