NovelToon NovelToon
Gadis SMA Milik Sang Duda

Gadis SMA Milik Sang Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Romansa Fantasi / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Vava olive

Seorang gadis sma yang berpura-pura sudah kuliah dan mengajar les kini terjebak dalam sebuah hubungan yang membuat hidupnya berubah menjadi nyonya besar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vava olive, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Ting "kamu dimana"

Ting "aku di dekat sekolah,aku tunggu kamu pulang sekolah!"

Ting "nad"

Ting "(foto)"

Bruk..

Saga memukul setir mobilnya dengan kedua tangannya sedikit keras,

cukup lama dia menunggu nadia keluar sekolah tapi tidak muncul-muncul juga.

Panggilan-panggilan masuk dari mira,sarah soal pekerjaannya pun membuatnya bertambah pusing.

Dan membuatnya harus kembali ke kantor secepatnya.

Saga kini memasuki ruang kerjanya,dimeja kerjanya memang sudah banyak sekali kerjaan yang harus ia cek dan beberapa perlu di tanda tangani.

Saga menatap ponselnya yang kini layarnya sedikit retak karna sengaja dia banting.

"Kemana anak ini!"

"Kenapa tadi aku ga kerumahnya aja!"

"Apakah dia pulang! Atau jalan sama mikayla! Atau dia bertemu pria yang waktu itu lagi!"

"Ah sial!"

"Sudah berani dia membuatku goyah.."

Sementara itu,kini vino dan nadia telah sampai dihalaman kampus kakanya.

"Cepat sekali..siapa ini?" Tanya sang kaka.

"Ah ini vino kak.."

"Vino kak.." ucap vino ikut memperkenalkan namanya dan bersalaman dengan kaka nadia.

"Emmm.."

"Gausah berdahem..ini temen kok.." ucap nadia yang mengetahui isi kepala sang kaka.

"Hahaha yasudah-yasudah.."

"Mau jalan sekarang!"

"Vino ikut?"

"Ah engga kak,sore ini aku ada main basket sama anak-anak yang lain.."

"Wih pantes..badannya bagus.." kaka nadia kini menepuk-nepuk baha vino yang membuat keduanya terlihat akrab meskipun baru pertama kali ketemu.

Setelah kepergian vino,nadia pun sempat diajak untuk menemui beberapa teman kakanya.

"Bagaimana jadwal mengajarmu?"

"Apa mengganggu proses belajar?"

"Ingat! Harus tahun ini masuk,kalau engga..bisa abis sama mama.." ucap sang kaka begitu keduanya berada di dalam mobil yang tengah melaju dijalanan yang mulai padat.

"Sejauh ini aman.."

"Aku cuma perlu memgajar sampai bisa masuk kuliah saja,karna mama kemarin berkata kalau sudah bisa masuk aku gausah mikirin biaya.."

"Benarkah?"

"Iyaa..aku bilang kalau mulai sekarang aku sedang berhemat,biaya masuk kuliahnya mahal.."

"Jadi aku terpaksa harus mencari uang tambahan kak?"

"Yaudah ayok masuk dulu.." ucap sang kaka begitu mobil berhenti tepat di depan lobby mall.

Sang kaka menyerahkan kunci mobilnya kepada penyedia parkir vvip,lalu menuntun sang adik berjalan kedalam.

"Mau makan apa?"

"Emm.."

"Apa yaa yang enak,mungkin ramen!"

"Bebas..kaka beli kopi dulu.."

Nadia pun membuntuti sang kaka yang tengah lebih dulu memasuki coffeeshop,

Ia berjalan dengan melirik ke seisi ruangan yang penuh dengan pengunjung.

"Wahh edisi terbaru.." ucapnya begitu melihat rak-rak berisi berbagai botol minum hingga gelas dengan design yang beraneka ragam.

"Kamu mau?"

"Boleh ambil.." terdengar suara sang kaka yang lumayan cukup jauh dari tempatnya berdiri.

Nadia pun segera memberikan satu botol minum yang menurutnya sangat bagus,

Lalu ia melihat-lihat kembali ke rak-rak tersebut.

"Ciihh.."

Nadia terbengong setelah mendengar suara yang sepertinya mengarah kepadanya.

Ia pun berdiri tegap dan segera melirik kearah pemilik suara tersebut.

"Saga.." bathinnya.

Belum sempat nadia mengeluarkan suaranya,sang kaka sudah terlebih dahulu datang dan merangkul pundaknya.

"Ayo kita duduk disana sembari menunggu kopinya.."

Nadia hanya menuruti ucapan sang kaka dengan sesekali melirik ke arah saga yang duduk bersama beberapa orang yang nampaknya orang-orang penting di meja panjanh di seberangnya.

"Pak saga mau pesan ice atau hot?"

Ucap seorang perempuan dengan dandanan yang sangat mencolok namun terlihat cantik,dan memakai kemeja beserta rok pendek berwarna cream.

"Tidak,kamu tunggu disini saja,biar aku yang pesan.." terdengar suara saga yang sangat cool.

"Waaaahhh.."

"Ada apa nih.." sahut beberapa rekan lainnya.

Nadia hanya menunduk mendengarkan obrolan di meja seberang.

"Dari penampilannya aja dia seperti penggoda.." bathin nadia.

"Huuuhhh.."

"Kenapa kok begitu.."

"Ga lama kan? Itu udah siap punya kita.."

"Ahh engga..yaudah yuk.."

Nadia pun berjalan tepat di belakang saga yang tengah mengantri,

Kedua nya pun berlagak seperti sama-sama tidak mengenal.

"Tunggu.." teriak nadia yang langsung berlari kecil mengejar sang kaka yang tengah membukakan pintu.

Nadia merangkul tangan sang kaka lalu berjalan bersama.

"Tadi kesal,sekarang happy.."

"Hahaha kesal karna kopinya lama banget,happy karna udah lama juga kita ga ke mall bersama.." ucap nadia.

Nadia dan sang kaka pun berjalan-jalan bersama dan membeli sesuatu untuk dibawanya pulang.

Setelah sampai rumah dan bertemu kedua orang tuanya,nadia menaiki tangga dengan rasa harap-harap cemas,

Ia mengingat kembali notif terakhir di ponselnya.

"Foto.."

"Aku sudah tau pasti itu adalah fotoku.."

"Tapi dia juga terlihat sangat ramah dengan semua perempuan.."

"Aku tidak peduli lagi dengan pesan-pesan ancaman yang dikirimnya.."

"Aku akan bekerja dengan sesuai perjanjian"

"Aku hanya akan mengambil bayaran dari mengajar aldo..".

Sementara saga,kini yang tengah berada di dalam coffeeshop bersama para rekan bisnisnya menjadi tidak fokus karna melihat nadia bersama pria yang ia tidak ketahui itu siapa.

Rahangnya mengeras menyesap es kopi hitam di depannya.

Pikirannya sudah sangat kacau,dirinya tidaj bisa berhenti membayangkan betapa nadia sangat terlihat senang,

Memikirkan bagaimana dengannya saja belum mau menggandeng mesra tapi dengan pria lain ia rela di rangkul dan nadia pun dengan senang hati merangkul tangan pria itu.

Saga pun meraih ponselnya dan melihat bahwa pesan yang ia kirim pun belum dibalas oleh nadia.

"Kali ini aku tidak akan melepaskanmu.."

"Tidak akan nadia," bathin saga sembari mengetuk-ngetukkan ponselnya di bibir meja depannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!