Karena di sukai oleh kakak ipar nya membuat Aulia hidup dalam kegelisahan.
Aulia yang masih berstatus anak kuliahan bingung dengan kehidupan nya saat ini,dia ingin pergi dari rumah kakak nya tapi dia tak memiliki tempat tinggal bahkan uang sepeser pun selama ini kakak ipar nya lah yang membiayai hidup Aulia hingga membuat kakak ipar nya semena-mena pada diri nya.
Aulia memutuskan untuk mengajak Rendy sang kekasih menikah tapi saat mendatangi apartemen kekasih nya ini justru dia melihat perselingkuhan Rendy dengan teman kampusnya sendiri membuat Aulia kecewa berat.
Bagaimana kisah hidup Aulia selanjutnya akan kah dia bisa lari dari kejaran kakak ipar brengseknya itu atau dia justru menjadi madu untuk kakak kandungnya sendiri?
Yuuk baca kisah nya hanya di Nt🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Masuk kerja
"Hufs...... akhirnya kelar juga" keluh Tania sembari merenggang kan otot-otot tangan nya yang sudah terasa kaku akibat mengetik terlalu lama.
"Akhirnya ya Pak Rizal selesai juga,besok kita bisa launching semoga semua nya berjalan dengan lancar" lanjut Tania dan diangguki Pak Rizal setuju.
"Jangan sampai ada kesalahan lagi pak Arya saya tidak mau lembur seperti ini lagi"ujar Tania memasang wajah cemberutnya pada Arya.
"Seperti nya semua akan berjalan sesuai dengan keinginan perusahaan Bu Tania,anda sudah bekerja keras jadi tidak akan sia-sia"sahut Arya
"Sudah waktunya kita pulang,besok harus datang lebih pagi lagi ke kantornya" ucap Pak Rizal sambil melirik jam di pergelangan tangan nya.
"Kalau begitu aku duluan semua sudah capek banget" pamit Tania dan diangguki Rizal beserta yang lain nya.
"Saya juga pulang dulu pak Arya sudah larut malam kasihan istri menunggu di rumah"
"Iya pak Rizal" sahut Arya pelan.
Arya merapikan semua berkas-berkas nya dan segera keluar menuju parkiran.
"Minggu ini aku akan menjemput mu Aulia,kita akan tinggal satu rumah lagi sayang" batin Arya sambil tersenyum manis,bukan memikirkan sang istri Arya justru terus memikirkan ipar nya itu.
****
"Kenapa kamu sudah masuk Aulia?" tanya Mas Ridwan melihat Aulia sudah berada di meja resepsionis.
"Aku sudah katakan mas tapi Aulia tetap ngeyel ingin masuk hari ini" potong Vina
"Nggak papa mas,luka bakar nya nggak terlalu parah mungkin efek obat nya bagus jadi sudah mendingan" sahut Aulia sopan
"Tapi kamu tetap butuh istirahat Lia,pak Arlan memberikan mu waktu libur satu Minggu"
"Satu Minggu,lama sekali mas,satu haris aja d mes sudah membuat ku bosan apalagi satu minggu,aku sudah tidak kenapa-kenapa mas jadi aman kok, tenang saja" ujar Aulia sambil tersenyum manis.
"Yakin? Aku tidak mau sampai pak Arlan marah karena hal ini ya"
"Iya mas,aku yang tanggung jawab mas tenang saja" sahut Aulia sembari mengangguk kecil lalu mas Ridwan segera pergi.
"Lia pak Arlan kenapa perhatian sekali sama kamu?" tanya Vina berbisik.
"Aku rasa itu hal yang wajar di lakukan oleh atasan Vin, siapapun yang mengalami nya pasti pak Arlan akan memperlakukan serupa" jelas Aulia tapi di balas tatapan menggoda dari Vina.
"Vin jangan berpikir aneh-aneh ya, nanti jadi gosip loh" ingat Aulia tapi Vina hanya terkekeh kecil.
"Ada yang salting" goda Vina membuat Aulia memukul kecil teman kerjanya ini.
"Awww.......Lia,sakit" rintih Vina sambil tersenyum.
"Kalau iya juga nggak papa Lia aku orang pertama yang dukung kalian"lanjut Vina
"Ngaco kamu" ucap Aulia melotot kan mata nya.
"Ada apa?" tanya Mbak Yuni yang melihat keseruan bawahan nya ini.
"Nggak apa-apa mbak tuh Vina ngomong nya ngelantur" jawab Aulia cepat.
"Gini mbak-"
"Vina!" potong Aulia cepat membuat Vina terkekeh kecil.
"Sudah jam kerja bukan saat nya untuk bercanda!" tegas pak Ferdy yang sengaja lewat di depan Aulia dan Vina membuat mereka terdiam.
"Bu Yuni biasakan mereka untuk disiplin dalam bekerja,di sini bukan club yang seenaknya terkekeh" tegur pak Ferdy
"Baik pak" sahut mbak Yuni sopan
"Hufs......sok tegas" umpat Vina setelah kepergian pak Ferdy,Bu Yuni dan Aulia tau mengapa pak Ferdy menegur mereka karena ada rasa kesal pada Aulia atas kejadian kemarin tapi bu Yuni tidak mau ambil pusing dengan permasalahan itu.
"Yuuk kerja jangan bercanda mulu" ucap mbak Yuni dan diangguki Aulia patuh.
"Kamu sih Vin,rapihin meja kamu tuh berantakan banget,aku mau cek aplikasi online dulu" ujar Aulia pada Vina dan kegiatan pagi mereka segera di mulai.