NovelToon NovelToon
Rahasia Zevanya: Benih Sang Mahendra

Rahasia Zevanya: Benih Sang Mahendra

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Single Mom / Perjodohan
Popularitas:24.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nia Rmdhn

Satu malam karena pengaruh alkohol, Arkananta Mahendra merenggut segalanya dari Zevanya Adistira, seorang pelayan hotel Arkan pergi tanpa tahu wajah wanita itu, meninggalkan Zevanya dengan janin yang tumbuh di rahimnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nia Rmdhn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dunia Kecil Arsen

Waktu bergulir begitu cepat.

Satu tahun telah berlalu sejak malam yang mengubah hidup Zevanya selamanya.

Di sebuah sudut kota yang tenang, jauh dari gedung Mahendra,

Zevanya telah membangun dunianya sendiri yang kecil namun penuh kehangatan.

Arsen Adistra kini telah genap berusia satu tahun.

 Ia tumbuh menjadi anak yang sangat tampan,

 dengan binar mata yang cerdas dan garis rahang yang sangat mirip dengan pria malam di hotel itu.

 Berkat didikan Zevanya yang penuh kasih, Arsen menjadi anak yang tenang dan jarang rewel.

Di kios kecilnya yang kini dikenal banyak orang,

 Zevanya sibuk membolak-balik daging burger di atas panggangan.

 Aroma gurih daging menyatu dengan saus racikannya yang khas,

"Mama tidak pernah merasa lelah selama kamu terus ada di samping Mama, Sayang,"

 bisik Zevanya, sambil melirik Arsen yang sibuk dengan mainannya.

Usaha burger Zevanya laku keras.

Selain melayani pembeli yang datang langsung ke kios,

 ia juga aktif mempromosikan dagangannya melalui aplikasi GoodFood.

Kegigihannya membuahkan hasil,

 kini Zevanya tidak lagi merasa kekurangan.

 Ia bahkan sanggup mempekerjakan seorang karyawan untuk membantunya melayani pesanan.

Namun, di balik kesuksesan itu,

 hati Zevanya tetap terkunci.

 Mengingat Banyak tetangga dan pelanggan yang mencoba menjodohkannya,

 menyarankannya mencari pendamping untuk membantunya membesarkan Arsen.

"Aku tidak punya rasa lagi untuk mencintai siapa pun," batin zevanya.

Ingatannya masih terpaku pada sosok Mahendra,

 pria yang ia yakini adalah ayah biologis Arsen,

meski ia tak punya bukti apa pun selain intuisi dan memori malam yang kelam itu.

Zevanya menghela napas panjang, menatap Arsen.

 "Mama hanya meyakini pria itu adalah ayahmu, Sayang... tapi Mama tidak tahu kebenarannya.

 Kamu memang lahir karena sebuah kesalahan malam itu,

 tapi sekarang kamu adalah satu-satunya alasan Mama untuk tetap hidup."

Zevanya juga menyadari bahwa ia tidak boleh merasa cukup puas.

Kios yang masih berstatus sewa,

dan penghasilannya,

 meskipun cukup untuk biaya hidup, gaji karyawan, dan sewa tempat,

Tapi belum bisa menjamin masa depan Arsen yang lebih besar.

"Nanti, setelah Arsen sedikit lebih besar dan sudah sekolah, mungkin aku akan kembali ke dunia kerja profesional,"

batin Zevanya.

"Untuk sekarang, aku akan fokus menjalankan bisnis ini sambil mengurus Arsen.

 Aku ingin saat aku meninggalkannya untuk bekerja nanti,

 dia sudah cukup mandiri dan aku bisa lebih tenang meninggalkannya."

Zevanya kembali tersenyum saat Arsen tertawa kecil melihat seekor burung yang hinggap di depan kios.

Baginya,

 setiap tetesan keringat di dapur yang panas adalah investasi untuk kebahagiaan arsen adistira.

Zevanya menatap kalender di dinding kiosnya,

jemarinya perlahan mengusap angka-angka yang menandakan berjalannya waktu.

Zevanya menarik napas panjang,

menghirup aroma roti burger yang sedang dipanggang.

Pikirannya melayang jauh ke masa depan,

 mempersiapkan rencana demi kesejahteraan putra kecilnya.

Bagi Zevanya, bisnis hamburger ini adalah penyelamat hidupnya,

namun ia sadar ia tidak boleh berhenti di sini.

 Ia mulai menghitung kembali rencana keuangannya.

"Jika aku kembali bekerja secara profesional, penghasilan dari kios ini bisa menjadi tabungan bersih,"

batin Zevanya.

"Dengan bekerja, aku bisa memastikan biaya sekolah Arsen terjamin.

 Sementara itu, keuntungan dari usaha kuliner ini akan kusisihkan sepenuhnya untuk satu tujuan,

membeli rumah sendiri untukku dan arsen atau mungkin aku bisa membeli kios ini."

 batin zevanya.

Zevanya tidak ingin selamanya berpindah-pindah.

 Ia ingin Arsen memiliki tempat tinggal yang tetap,

sebuah istana kecil di mana tidak ada yang bisa mengusir mereka.

Sebuah rumah yang menjadi bukti bahwa ia mampu membesarkan "arsen" tanpa sosok ayah.

Zevanya menoleh ke arah Arsen, senyum tipis terukir di bibirnya.

 "Ibu akan menabung sekuat tenaga, Sayang. Ibu ingin kita punya rumah sendiri, tempat kamu bisa tumbuh besar dengan tenang."

"Setidaknya saat usiamu enam tahun nanti, kamu sudah lebih mengerti,

Ibu bisa bekerja dengan tenang bisnis ini akan terus berjalan dan kamu sekolah dengan baik,"

bisik Zevanya penuh tekad.

Zevanya kembali ke meja kasirnya,

mencatat pesanan yang masuk lewat aplikasi online dengan semangat.

 Setiap lembar rupiah yang ia kumpulkan adalah rumah masa depan mereka.

 Ia tidak tahu bahwa di belahan kota lain,

 Arkananta masih sering menatap jendela kantornya,

merindukan aroma bunga yang hilang,

Di kediaman megah Mahendra,

suasana masih terasa kaku meski waktu terus berjalan.

 Baskara Mahendra tidak pernah benar-benar melepaskan pandangannya dari putra tunggalnya.

Baginya, Arkananta adalah aset sekaligus harga dirinya,

arkan tidak boleh jatuh ke tangan wanita sembarangan,

Baskara berdiri di balik jendela rumah besar ruang kerjanya,

memperhatikan mobil Arkan yang baru saja meninggalkan halaman rumah.

Di tangannya, ia memegang ponsel dan memerintahkan anak buahnya.

"Pastikan tidak ada satu pun wanita yang mendekatinya, baik di kantor maupun di luar,"

 perintah Baskara,

 "Dan jika dia terlihat dekat dengan wanita manapun... hentikan segera."

"Aku melakukan ini demi kebaikanmu, Arkan. Kamu harus menikah dengan seseorang yang setara,

 bukan dengan wanita yang hanya akan memanfaatkan kekayaanmu," batin Baskara.

Karna Tekanan dari keluarga Wijaya yang semakin memuncak,

membuat Baskara Mahendra merasa terpojok di sudut ruang kerjanya sendiri.

Ia tahu bahwa Hendra Wijaya bukanlah orang yang penyabar,

bersamaan dengan tuntutan Clarissa yang datang setiap hari.

Baskara duduk dan melamun di kursi kebesarannya,

menatap taman belakang rumahnya yang sunyi.

Di tengah keheningan itu, ponselnya bergetar,

Nama Clarissa Wijaya muncul di layar.

Baskara menghela napas panjang sebelum mengangkatnya.

"Halo, Clarissa?" ucap baskara

dengan suara yang terdengar berat.

"Bagaimana, Om? Apa Arkan sudah berubah pikiran?"

tanya Clarissa, tanpa basa-basi.

"Apa dia sudah mau melanjutkan perjodohan ini dan menentukan tanggal pernikahan kita?"

Baskara terdiam sejenak,

"Om masih terus mengawasi Arkan, Clarissa. Om sudah memastikan tidak ada wanita mana pun yang bisa mendekatinya. Dia sedang fokus pada pekerjaan sekarang."

Clarissa mendengus sinis di seberang telepon.

"Fokus pada pekerjaan atau fokus menghindariku, Om? Ayah sudah menunggu terlalu lama.

Keluarga kami merasa dipermainkan jika pernikahan ini terus mengambang tanpa kejelasan.

Aku tidak mau namaku jadi bahan pembicaraan di lingkungan sosial karena pernikahan yang tidak kunjung terlaksana."

"Om mengerti, Clarissa. Om sedang berusaha keras membujuknya secara perlahan,"

jawab Baskara,.

Setelah telepon ditutup, Baskara melempar ponselnya ke atas meja.

Baskara menyandarkan punggungnya di kursi besarnya,

namun rasa pening di kepalanya tak kunjung reda.

Ia memijat pelipisnya perlahan,

mencoba mengusir bayangan kemarahan Hendra Wijaya dan rengekan Clarissa yang terus terngiang di telinganya.

Di usianya yang semakin senja,

Baskara sebenarnya memiliki satu keinginan sederhana hanya untuk segera punya cucu,

Ia seringkali melamun,

membayangkan ada suara tawa anak kecil yang berlarian di rumah mewah Mahendra yang selama ini terasa sunyi.

1
kaylla salsabella
mungkin yang buang su Zavenya bayi itu art nya bu Siska
Niarmdhn: WKWKK udh taker ya key🤣
total 1 replies
Suanti
kenapa hendra ngak tes DNA sm zevanya 🤣
Niarmdhn: biar sklian yak🤣
total 1 replies
kaylla salsabella
boleh jahat gak thor aku berharap calissa kecelakaan terus koit🤭🤭🤭
Niarmdhn: wkwkwkw mau d bantu amin tp gaenak🤣
total 1 replies
kaylla salsabella
wuhaaaaaa langsung jadi🤣🤣🤭🤭
Niarmdhn: gacor kan main nya bg arkan🤣
total 1 replies
Nesya
hayoloh pak hendra cepat cari tau semoga semua segera terungkap sebelum clarissa semakin nekat dan pada akhirnya kalian akan nyesel karna sudah pelihara ular selama ini
Niarmdhn: bismilah yak🤣
total 1 replies
azzura faradiva
please kakak author...,sudahi semua kejahatannya manusia berhati iblis(Clarissa).sudah waktunya dia hancur lebur tak bersisa
Niarmdhn: iblis bgt itu Clarissa yak🤣
total 1 replies
azzura faradiva
kapan sih manusia jahat bin bengis(Clarissa) dpt karma🤔😡
Niarmdhn: kapan krkr 🤣
total 1 replies
Suanti
Clarissa sambil nyetir sambil marah emosi mudah2an aja sekalian kecelakaan 🤭🤣
Niarmdhn: WKWKWKWK parah suanti🤣
total 1 replies
Suanti
Clarissa dan siska bakal jantungan dengar kabar posisi zevanya sebagai ceo 🤭
semoga aja zevanya dpt ank kembar sepasang 🤣🤣🤣
Niarmdhn: KWKW sepertinya Clarissa harus narik napas dari sekarang🤣
total 1 replies
Nesya
wah tocker juga si cebong arkan premium udah mulai bersemi menampakan gejala nya alias zevanya lagi hamil twins lagi horeeeeeee
Niarmdhn: KWWKWK TOKCER LANGSUNG DPT DUA YAK🤣
total 1 replies
Suanti
jgn sampai hsl tes DNA ulang ketahuan sm siska dan Clarissa di buat negatif pula karna sogok ke dr atau ancaman 🤭
Niarmdhn: wkkwk
total 3 replies
Daffanka
Updated teruss torr
Niarmdhn: maaciw loh bintangnya😍
total 1 replies
Daffanka
gamau jujur Ama baskara pasti malu ya karna Zevanya hamil Ama Arkan berawal daril gaa kenal🤣
Niarmdhn: jgn di kasih tau baskara plis🤣
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut 😘😘😘
Niarmdhn: tungguin mitaaaaa😍
total 1 replies
Suanti
beri kejutan ke Clarissa dan siska biar sekalian jantungan bila perlu langsung ke alam lain 🤭🤣🤣🤣
Niarmdhn: jahat kamu suanti🤣
total 1 replies
kaylla salsabella
yeeee akhirnya😚😚😚
Niarmdhn: tepukk tangannnnn yang meriah🤣
total 1 replies
tia
lanjut thor
Niarmdhn: gassin ini
total 1 replies
Nurdin Hamzah
setiap hari aku selalu menunggu kisah zevanya😍
Nurdin Hamzah
ZEVANYA BISA MENGAMUK YA 🤣
kaylla salsabella
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!