NovelToon NovelToon
System Toko Sepuluh Ribu Alam

System Toko Sepuluh Ribu Alam

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Ruang Ajaib
Popularitas:34.6k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Hao Qi hanyalah seorang mahasiswa yatim piatu miskin yang tercekik hutang rentenir dan selalu dipandang sebelah mata oleh orang-orang di sekitarnya.

Namun, nasibnya berubah drastis ketika ia tanpa sengaja mengaktifkan Sistem Toko Sepuluh Ribu Alam di ponsel bututnya. Melalui sistem rahasia ini, Hao Qi bisa menjual barang-barang murah sehari-hari seperti mi instan dan korek api gas ke berbagai dimensi lain dengan bayaran selangit berupa koin sistem, emas batangan, pil penempa tubuh, hingga teknik bela diri kuno.

Sambil menyembunyikan identitas dan kekuatan barunya, Hao Qi mulai melunasi hutangnya, menyadari keberadaan energi Qi di dunia modern, dan melangkah naik untuk menghancurkan para orang sombong yang dulu meremehkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Dia menarik keluar benda-benda dari sakunya dan meletakkannya di atas meja putih yang tiba-tiba muncul di hadapannya.

Sebuah kunci kamar kos.

Uang receh dua Yuan.

Sebungkus permen mint setengah habis.

Dan sebuah korek api gas plastik murahan berwarna merah yang ujungnya sudah sedikit meleleh.

"Sialan, barang rongsokan begini mana ada yang mau beli?!"

Hao Qi mengusap wajahnya yang tidak terlihat.

"Pelanggan pertama telah tiba. Memulai sesi transaksi."

"Swosh!"

Di seberang meja putih, cahaya berkumpul dan membentuk sosok siluet putih lain. Bedanya dengan Hao Qi, siluet ini terlihat mengenakan jubah panjang yang berkibar, lengkap dengan rambut panjang yang diikat ke atas dan pedang bersarung yang menggantung di pinggangnya. Aura yang dipancarkan sosok ini terasa sangat menekan dan berat, membuat napas Hao Qi sedikit sesak.

"Di mana tempat ini? Apakah ini ilusi dari Iblis Hati saat aku mencoba menerobos ranah Foundation Establishment?"

Suara pelanggan itu terdengar berat, kuno, dan penuh kewaspadaan. Ia meraba gagang pedangnya.

"Uh... halo?"

Hao Qi memaksakan diri untuk berbicara. Jantungnya berdebar kencang. Ia belum pernah menghadapi situasi seperti ini seumur hidupnya.

Siluet pembeli itu menatap ke arah Hao Qi.

"Siapa kau, Siluet Putih? Apakah kau yang membawaku ke sini? Aku, Li Jian dari Sekte Pedang Awan Surgawi, tidak akan mudah tunduk pada ilusi seperti ini!"

"Aku... aku adalah Pemilik Toko ini. Ini bukan ilusi, Tuan Li. Ini adalah tempat di mana Anda bisa mendapatkan apa yang Anda butuhkan... selama Anda bisa membayarnya."

Hao Qi mencoba meniru gaya bicara para pedagang antik di pasar loak Jiangjing. Dia harus tenang. Entah orang di depannya ini orang gila atau benar-benar dari dunia lain, Hao Qi harus memanfaatkannya.

"Sebuah Toko?"

Li Jian mendengus pelan. Ia melepaskan tangannya dari gagang pedang, perlahan mulai percaya karena tidak merasakan niat membunuh di ruangan ini.

"Kebetulan sekali. Aku sedang berada di Makam Kuno Lembah Api. Udaranya sangat dingin dan beracun. Semua jimat apiku basah terkena air rawa. Aku tidak bisa menyalakan obor. Aku butuh benda yang bisa menghasilkan api sejati, benda pusaka yang tidak takut air rawa! Apa kau memilikinya, Tuan?"

Hao Qi terdiam. Matanya langsung tertuju pada korek api gas plastik seharga satu Yuan di atas meja.

"Pusaka yang menghasilkan api sejati?"

Hao Qi membatin. Dia ragu-ragu sejenak. Jika dia menawarkan korek ini dan pembeli itu marah, apakah nyawanya akan melayang? Tapi dia tidak punya pilihan lain. Dia butuh keajaiban malam ini.

Hao Qi mengambil korek api merah itu dan menyembunyikannya di telapak tangannya.

"Tentu saja aku punya, Tuan Li. Ini adalah artefak kuno dari duniaku... Artefak Naga Merah Pemantik Surga."

"Artefak Naga Merah? Coba tunjukkan padaku kehebatannya!" nada suara Li Jian terdengar tidak sabar namun penuh harap.

Hao Qi menarik napas panjang. Dia mengangkat korek api itu ke udara, memastikan Li Jian bisa melihatnya dengan jelas di atas meja putih.

"Cetak!"

Ibu jari Hao Qi menekan tuas gas dan memutar roda pemantiknya.

Seketika, nyala api kecil berwarna oranye kemerahan muncul dari ujung korek plastik tersebut. Api itu menyala stabil dan terang, membakar tanpa menggunakan kayu, batu api, ataupun jimat. Murni dari gas yang tersimpan di dalamnya.

Li Jian tersentak mundur satu langkah. Mulut siluetnya sedikit terbuka.

"A-apa?! Tidak ada fluktuasi Qi sama sekali! Benda sekecil itu bisa menampung esensi api tanpa butuh segel atau mantra?! Dan apinya... stabil sekali! Luar biasa! Ini benar-benar Artefak Pusaka tingkat tinggi!"

Hao Qi menelan ludah. Dia harus menahan tawa dan keterkejutannya sendiri. Orang ini benar-benar menganggap korek api satu Yuan sebagai pusaka sakti!

"Ehem."

Hao Qi berdehem, mencoba menutupi kegugupannya.

"Tentu saja. Artefak ini sangat langka. Berapa Anda berani membayarnya, Tuan Li?"

Li Jian tampak ragu-ragu. Ia merogoh lengan jubahnya.

"Aku... aku tidak membawa banyak batu roh tingkat tinggi. Aku hanya memiliki sepotong Emas Murni seberat 50 gram, dan sebuah botol berisi tiga butir Pil Penempa Tubuh tingkat rendah. Pil ini bisa menyembuhkan luka luar dan memperkuat otot bagi manusia biasa. Apakah ini cukup untuk menukar Artefak Naga Merah milikmu?"

Mata Hao Qi terbelalak lebar meski tidak terlihat di balik siluetnya. Emas murni?! Pil penyembuh?!

"Gila! Harga emas per gram sekarang di pasaran sekitar lima ratus Yuan! Lima puluh gram berarti... dua puluh lima ribu Yuan?! Hutang Wang Lei bisa lunas malam ini juga!"

Darah Hao Qi mendidih karena kegirangan. Namun ia dengan cepat mengatur napasnya agar suaranya terdengar datar dan berwibawa.

"Nilainya agak kurang untuk Artefak sehebat ini... Tapi karena Anda adalah pelanggan pertama saya, saya akan berbaik hati. Saya terima tawarannya."

Hao Qi menggeser korek api itu ke tengah meja.

Li Jian meletakkan sebuah kantong kecil berisi batangan emas kecil dan sebuah botol porselen kecil di atas meja. Seketika, sistem memunculkan cahaya yang memindai barang tersebut.

"Transaksi berhasil."

"Korek Api Gas (Artefak Naga Merah) ditukar dengan 50 Gram Emas Murni dan 1 Botol Pil Penempa Tubuh Tingkat Rendah."

Barang-barang itu berpindah tempat. Korek api lenyap dan muncul di tangan Li Jian. Sementara kantong emas dan botol pil muncul di depan Hao Qi.

"Terima kasih, Penjual! Dengan Artefak ini, aku pasti bisa melewati Makam Kuno!"

Li Jian menangkupkan kedua tangannya memberi hormat dengan penuh semangat.

"Swosh!"

Siluet Li Jian menghilang kembali menjadi serpihan cahaya. Transaksi pertama telah selesai.

"Host Hao Qi mendapat ulasan bintang 5 dari Pelanggan Li Jian. Mendapatkan bonus 10 Koin Saldo Sistem. Sesi ruang transaksi ditutup. Mengembalikan Host ke dunia asal."

Sebelum Hao Qi bisa memegang emas itu, pusaran cahaya kembali menelannya.

"Hah..."

Hao Qi membuka matanya. Rintik hujan kembali membasahi wajahnya. Bau sampah di gang minimarket kembali menusuk hidungnya. Suara klakson mobil di jalan raya terdengar samar.

Dia masih duduk bersandar di dinding bata yang sama. Ponselnya yang layarnya retak tergeletak di pangkuannya.

"Barusan itu... Apakah cuma mimpi?"

Hao Qi tersenyum pahit. Tentu saja itu mimpi. Mana mungkin ada keajaiban seperti itu di dunia nyata.

Namun, ketika dia mencoba menopang tubuhnya untuk berdiri, tangannya menyentuh sesuatu yang keras dan dingin di dalam saku jaketnya. Sesuatu yang sebelumnya tidak ada di sana.

Hao Qi merogoh sakunya dengan tangan gemetar. Ia menarik keluar sebuah kantong kain kecil yang berat, dan sebuah botol porselen kecil bersumbat kain merah.

Ia membuka kantong kain itu. Di bawah cahaya lampu jalan yang remang-remang, kilauan kuning keemasan memantulkan cahaya tepat ke matanya.

Sebuah batangan emas murni.

"Ini... ini nyata."

Hao Qi menggenggam emas itu erat-erat. Jantungnya bergemuruh hebat seolah mau melompat keluar dari dadanya. Luka memar di sekujur tubuhnya seakan terlupakan. Ujung bibirnya perlahan tertarik ke atas, membentuk senyuman lebar yang belum pernah ia tunjukkan selama bertahun-tahun.

"Wang Lei... Ah Kun... Kalian tunggu saja. Pembalasanku baru saja dimulai."

1
Dell AliNka
lah pake beli vila kok masih sisa 5 jt
Hadi Hadi
sikat
Pecinta Gratisan
mantap💞 thor
Pecinta Gratisan
bantai thor
Pecinta Gratisan
mantap thor⚡🔨 cerita nya💞
Riyanganz
👍👍
Riyanganz
ceritanya menarik,semoga aja kedepannya ga monoton ceritanya
Orimura Ichika
nggak bisa nabung 🗿
Orimura Ichika: penasaran Thor sama lanjutannya🤭
total 2 replies
Gege
lucuan versi bogelnya jiuer ...🤣🤣
Aoooo: cute sekali /Drool/
total 1 replies
Aisyah Suyuti
good
Sebut Saja Chikal
yaah nunggu lg 😅
Hadi Hadi
up up up up up 😍😍😍
Gege
mantabbb...selalu apik dan epic updetannya
Orimura Ichika
oke juga
Manusia Biasa
nah itu berarti bakal ada kemungkinan perkembangan plot ke orang dunia lain, apa mc dapat Heroine dari dunia lain kayaknya lucu wkwk😂
Manusia Biasa
wkwkw nama saya adalah pemilik toko😭😭
Manusia Biasa
dan kalian gak tahu yang dihadapi itu MC🗿
Manusia Biasa
Menarik kak. karya ini punya potensi sih, semangat terus nulisnya
Manusia Biasa
itu senter mbak😂
Manusia Biasa
kalau ini dari dunia Isekai pasti🗿
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!