NovelToon NovelToon
HASRAT SANG TUAN MUDA

HASRAT SANG TUAN MUDA

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Romansa / Pembantu / Tamat
Popularitas:33.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Mae_jer

Follow My IG : @mae_jer23

Geyara, gadis kampung berusia dua puluh tahun yang bekerja sebagai pembantu di rumah keluarga Cullen. Salah satu keluarga terkaya di kota.

Pada suatu malam, ia harus rela keperawanannya di renggut oleh anak dari sang majikan.

"Tuan muda, jangan begini. Saya mohon, ahh ..."

"Kau sudah kupilih sebagai pelayan ranjangku, tidak boleh menolak." laki-laki itu terus menggerakkan jarinya sesuka hati di tempat yang dia inginkan.

Tiga bulan setelah hari itu Geyara hamil. Masalah makin besar ketika mama Darren mengetahui sang pembantu di hamili oleh sang anak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamar dokter Arka

Ketika Yara membuka matanya, ia menyadari dirinya sedang berada di sebuah tempat yang asing.

Kamar siapa ini?

Ruangan kamar ini besar sekali. Sedikit lebih besar dari kamar tuan mudanya, namun sama-sama mewah. Hampir keseluruhan kamar itu berwarna abu-abu khas laki-laki. Aroma mint pun tercium begitu kuat.

Yara berpikir keras. Sebenarnya dia dimana? Seingat dia tadi dirinya sedang berada di taman, menangisi nasibnya yang seorang anak pungut, lalu ... Yara tidak ingat lagi setelah itu.

"Kau sudah bangun?" suara bariton seorang pria mengagetkan Yara. Wanita itu menoleh ke arah pintu kamar yang terbuka, dan menampilkan laki-laki tinggi yang masuk membawa nampan. Entah apa yang ada di atas nampan itu, Yara tidak mau tahu.

Sekarang dia lebih bersikap waspada. Pengalaman dirinya yang telah dilecehkan oleh majikannya sendiri membuat lebih waspada kepada yang namanya laki-laki. Walaupun dia akui ia mulai menikmati apa yang dilakukan tuan mudanya terhadap dirinya, tetap saja sikap waspada terhadap laki-laki lain itu selalu ada. Apalagi dalam keadaan sendirian di dalam kamar kosong begini.

Yara menggeser tubuhnya hingga bersandar di kepala tempat tidur. Kasur yang sangat besar dan nyaman menurutnya. Kalau mahal sih pasti beda rasanya.

"A ... Anda siapa?" Yara belum melihat benar wajah pria itu.

"Kau lupa? Aku sudah menyelamatkanmu dua kali." Arka membalas pertanyaan Yara.

Mendengar itu Yara mengangkat wajahnya menatapi pria itu dengan saksama.

Ah, dokternya papa.

Entah kenapa perasaan takutnya berubah, seolah-olah dia tahu dengan pasti bahwa laki-laki itu tidak akan pernah menyakitinya.

"Do ... Dokter yang waktu itu?" sampai sekarang Yara lupa namanya.

"Namaku Arka, bukan dokter yang waktu itu." Yara tersenyum canggung.

Ia melihat laki-laki itu menaruh nampan di atas meja. Ada segelas susu di atasnya. Wanita itu masih berpikir keras bagaimana sampai dia bisa berada di tempat ini. Pasti kamar ini adalah kamar milik pria itu.

"Ke_ kenapa aku bisa," ucapan Yara berhenti tiba-tiba pada saat ia menyadari sesuatu. Pakaian yang dia pakai sekarang bukanlah pakaian yang ia kenakan tadi.

"Dokter yang ganti pakaianku?!" Serunya panik. Arka terkekeh melihat kepanikan di wajah Yara.

"Jangan khawatir aku bukan pria yang akan melakukan sesuatu seperti itu pada wanita yang bukan istriku, kecuali kau adalah istriku." ucapannya membuat Yara bernafas lega sekaligus malu.

Ya ampun, dia bertingkah seperti seorang perawan yang masih polos sekali. Padahal ..."

"Kau ingat tadi kau menabrakku di jalan?"

Benar, Yara baru ingat.

"Aku lihat kau tidak sedang baik-baik saja. Jadi aku mengikutimu, melihatmu menangis dan tertidur. Apa kau selalu seperti itu?"

Yara menatapi dokter bernama Arka itu bingung.

Maksudnya seperti itu?

"Apa kau selalu ketiduran seperti mayat di sembarang tempat? Kau tahu itu tidak aman untuk perempuan lemah seperti dirimu kan?"

Lelaki ini mengomelinya?

"Saat aku mendekatimu tiba-tiba turun hujan. Dan karena kau tidur seperti mayat, aku tidak punya pilihan lain selain membawamu ke rumahku."

Ini pertama kalinya lagi Arka berbicara panjang lebar pada perempuan. Mungkin karena wanita ini sangat mirip dengan bubble-nya.

"A ... Maaf kalau saya merepotkan anda." kata Yara merasa tidak enak.

"Minum susu dulu. Kau baru habis kehujanan. Kalau tidak mengkonsumsi yang sehat-sehat kau bisa jatuh sakit." lalu pria itu mengambil susu di atas nakas dan memberikannya ke Yara.

"Minumlah." awalnya Yara sempat ragu karena belum ada yang memperlakukannya selembut ini sebelumnya. Namun karena pria itu terus menatapnya, ia pun mengambil susu tersebut dari tangan Arka dan meminumnya.

"Terimakasih." ucap Yara sungkan.

"Tidak perlu sungkan. Di luar sana masih hujan deras, aku akan mengantarmu setelah hujannya berhenti. Tidak apa-apa kan?" Yara mengangguk.

"Arka, dia sudah bangun?"

Seorang wanita berusia sekitar lima puluhan muncul di depan mereka. Wajahnya begitu enak dipandang. Dan entah kenapa ada perasaan aneh di hati Yara saat ia melihat wanita itu. Yara tidak bisa menjelaskan perasaan itu, namun wanita paruh baya itu terasa familiar di matanya. Apakah mereka pernah bertemu sebelumnya?

"Hei, kamu sudah bangun sayang?" wanita itu mendekat dan duduk di tepi ranjang. Ia berbicara pada Yara penuh dengan kelembutan. Mamanya tidak pernah berbicara selembut ini padanya.

Yara melirik Arka.

"Perkenalkan, mamaku." ucap Arka.

"Nama kamu siapa sayang?"

"Yara tante,"

"Panggil bunda aja ya, tante lebih senang kamu panggil bunda." wanita itu menggenggam lembut tangan Yara.

Yara langsung merasa akrab dengan mama dari dokter tampan tersebut. Ternyata masih ada orang kaya yang baik hati seperti mereka.

"Ayo makan dulu. Bunda udah masak khusus buat temannya Arka yang cantik ini."

Teman?

Yara menatap Arka lagi. Kali ini pria itu tidak balas menatapnya. Entah memang tidak peka atau hanya pura-pura.

"Nggak tante,"

"Kok tante, bunda sayang."

"Bu_bunda. Nggak usah bunda. Aku nggak lapar kok."

"Kamu harus makan sayang. Arka bawa kamu ke sini udah dari siang, sekarang sudah hampir jam tujuh malam, masa kamu nggak lapar sih. Pokoknya kamu harus makan. Arka, bawa Yara turun." wanita itu berdiri lalu keluar dari kamar Arka setelah mengatakan kalimat tadi.

"Baik bun," Arka pun berdiri dan mengulurkan tangannya ke Yara.

"Ayo," ucapnya.

"Tapi," Yara merasa tidak enak. Namun akhirnya dia turun juga dari ranjang besar Arka.

Rumah ini besar sekali. Seperti istana. Entah dokter Arka ini lebih kaya dari majikannya atau majikannya yang lebih kaya, yang pasti rumah laki-laki ini lebih besar dan megah. Pelayan di rumah ini pun jauh lebih banyak, mungkin lebih dari lima puluh.

Yara jadi merasa insecure makan di meja makan orang kaya raya.

"Duduk di sini." Arka menggeser kursi untuk Yara duduk. Ada orang lain di meja makan selain bundanya dokter Arka. Seorang laki-laki seumuran si bunda. Laki-laki tua itu menatap Yara lama. Dari tampangnya ia terlihat berwibawa.

"Yara, kamu panggil papa ke suaminya bunda ya."

Okey. Yara tidak terbiasa. Ini terasa aneh baginya. Dan ia merasa canggung.

"Ikuti saja, mamaku kalau sudah menyukai seorang gadis, dia akan memperlakukannya seperti putrinya sendiri. Sepertinya dia sangat menyukaimu." Arka berbisik pelan di telinga Yara.

"Ayo makan-makan. Yara, kamu harus cobain kacang merah buatan bunda. Kalo kamu suka nanti bunda bikinin lagi khusus buat kamu."

"Makasih bun."

Mereka pun makan dengan tenang.

"Umur kamu berapa?" pertanyaan itu keluar dari laki-laki yang duduk di kepala meja.

"Saya dua puluh tahun om," saat melihat tatapan tajam mamanya dokter Arka, Yara cepat-cepat mengubah panggilannya.

"Pa_pa." sungguh aneh. Tapi rasanya familiar. Orang-orang ini, beserta rumah besar ini. Seperti dia pernah berada di sini sebelumnya.

1
Riska Baelah
tinggal zidan yg tersisa buat kmu ratna,, tp klu kmu jhat sma kayla udh the end kau 🤭
Ipehmom Rianrafa
lnjuut💪💪💪
Hanima
👍👍
Werkudara Milenial
sumpah bab ini ngelawak banget 😂😂😂😂
༄༅⃟𝐐Loeyeolly𝐙⃝🦜
keras kepala banget kamu Ratna, dimana ada suami yg rela berthan dng kondisi spt mu,,,,,, bahkan suami mu sndri mau kamu atur,,,, lelaki mana yg mau di atur sama permpuan yg egois spt mu, , , , bukannya merenungkan kesalahan, malah lagi" kamu melemparkan keslahan ke org lain
tris tanto
dl pas zora disakitin anakmu,situ od kmn yaak
......bunga
❤️
ollyooliver🍌🥒🍆
betul..ketenangan yg dibutuhkan bukan seperti cara surya..yg selalu mengusik istrinya ttng semua hal mengenai zia.
ollyooliver🍌🥒🍆
kata" ini adalah bukti bahwa ratna bukan tdk mau menerima keadaan,tapi dia benar" belum sembuh bahkan tdk pernah disembuhkan..yg dilakukan surya hanya ttng zia. bukan istrinya.
ollyooliver🍌🥒🍆
bukan jalan terbaik sih menerut gw. setelah ini, mungkin ratna merenungkan, tapi dia akan ttp menyalahkan zia..dan zia pasti akan menyalahkan dirinya sendiri. kalau pd akhirnya ratna menerima zia setlah bercerai..sangat disayangkan bukan, keluarga ini sdh gk utuh..maksudnya zidane menjadi anak broken home atas keputusan ayahnya dan disitu justru menunjukkan bahwa surya mmng gagal sebagai suami, dan menunjukkan bahwa mmng cara dia salah selama dia menjadi suami ratna..buktinya ratna pd akhirnya menerima zia setelah menjanda. karna terlepas dari kebohongan surya yg mencoba menenangkan ratna. intinya ,surya selalu mencoba melakukan yg terbaik, tapi langkah yg dia ambil selalu salah. termasuk perceraian ini.
nur aini: klu gc slah sya bca, Ratna mmng sudah dibwa ke psikiater, cmn dy nya aja yg msh membelenggu drinya dr msa lalu
total 3 replies
ollyooliver🍌🥒🍆
pertanyann sebelum zia dtng, semua baik" saja kan? gw gak menyalahkan zia. tapi mereka mengatakan hal seolah semuanya salah ratna. harusnya.mereka merenungkan bahwa SEANDAINYA.....
karna ratna semakin tak terkontrol karena mereka juga
ollyooliver🍌🥒🍆
dari tahun sebelumnya dah gagal..tapi hw akui usaha lo, tapi semakin dipaksa juga gk baik untuk semuanya..dan kalau zia tau, dianyg akan selalu.menyalahkan dirinya. dan ratna kembali menyalahkan zia..maksud surya selalu baik, tapi cara dia selalu salah.
ollyooliver🍌🥒🍆
cinta itu bukannya kuat ya? lagian bukan demi zidane tapi yg dilakukan selalu adalah demi zia...dia tau sampai sekarang istrinya tdk menerima zia tapi dia selaku menyangkutpautkan ttng zia. harusnya surya mengalah kalau posisi istrinyagk bisa menerima zia..sdh bertahun" loh pdhl ..gk ada kemajuan. gw tau maksud surya baik.membawa zia. tapi waktu itu isyrinya dlm keadaan tdk baik.okelah kalau harus bertahan dan menunggu ratna menerima zia dlm waktu satu atau dua thn..lah ini ratna semakin menjadi" ..karna ratna tdk pernah dibawa oleh psikiater. harusnyanyg utama itu lalu perlahan bawa zianya kalau gk ada kemajuan...jagan semakin dimasukin dan pd akhirnya ratna semakin tdk terkontrol. dan alasan surya.menyerah..lagi" karna zia. logikanya, zia sdh ada yg bertanggungbjawab, harusnya ratna ditenangkan dengan cara bahwa suami dan anaknya sdh tdk punya hak untuk menafkaahi atau mengurus zia lagi..buat ratna tdk sendiri ..karna yg gw tangkapp ratna seperti itu untuk mempertahankan kepemilikannya karna rasa trauma beratnya yg mensugesti dirrinya bahwa gk akan ada yg mau orng yg menjijikan seperti dia..jadi dia selalu memastikan suami dan anaknya memihaknya sebagai salah satu cara membuatnya merasa diterima setelah kejadian itu.
ollyooliver🍌🥒🍆
yg seharusnya merasa pedih itu kan zia, yg membuat istrinya sampai dititik ini kan surya..
ollyooliver🍌🥒🍆
katanya masih cinta...istrinya dlm keadaan semakin menjadi"..malah ditinggalkan. bukan masalah kesabaran, atau lelah tapi dititik ini seharusnya surya berpikir bahwa kalau tdk membawa zia kerumah ini ..ratna gk akan seperti ini. jika ratna sampai sekarang tdk menerima zia..surya tdk seharusnya lengah. boleh bertemu dengan zia, tapi jangan pernah mengatakannttng zia pd ratna. sdh bertahun" ratna gk bisa menerima zia..jika ratna diposisi ini, itu karna lebohongan surya terbongkar oleh ratna..surya tau, sampai saat ini ratna tdk menerima zia. tapi dia selalu saja memicu kemarahan istrinya. istrinya sdh tdk.menaruh kepercayaan pd surya mauoun zidane.
itu karna ratna takut sendiri, dan menganggap mereka sebenarnya jijik pdnya, itu trauma loh..makanya saat tau surya dan zidane memihak zia..ratna seolah merasa jijik dan sendiri..coba ke chapter awal"..disitu zidane tdk memihak zia, ibunya baik" saja..karna dia tau ibunya bakal tdk terkintrol jika tdk ada yg memihaknya tapi surya, dia malah semakin membuat istrinya tdk terkontrol..pdhl dia tau, dan harusnya dia semakin tau setelah sekian lama. tapi inilah akhirnya. tdk ada cinta yg menyakiti dan meninggalkan..dia akan bertahan sampai akhir dlm keadaan rumit sekalipun. bukan menyerah pd keadaan yg sebenarnya semakin tdk baik" saja😌
ollyooliver🍌🥒🍆
nahkan semakin tdk terkontrol. lagian, ratna baru saja menghancurkan segala hal dirumah, eh malah dtng dengan perceraian...nih ratna bakal berakhir di rs. jiwa. gk masuk akal kalau gk deh , kalau sdh diperhatiam. seperti ini.
ollyooliver🍌🥒🍆
bagaimana mau menerima..kalau semua lu sangkutkan dengan zia. menenagkan orng yg trauma berat itu dengan ahlinya..selama gw baca nih cerita gk ada tuh ratna dibawa kesana.
ollyooliver🍌🥒🍆
hanya pada zia...seharusnya posisinya lu ambil kesimpulan yg baik dengan melihat keadaan ratna..jika sekarang dia diposisi ini. bukan hanya karna kebencian. tapi dia merasa takut sendiri dlm keadan yg tdk baik" tapi semua orng memihak pd kehancurannya. zia gk salah, anak gk pernah meminta lahir dimana. tapi sepetinyg gw katakan usaha" bertahun" jika ratna tdk bisa..maka jangan paksa. yg seharusnya dilakukan adalah menenangkan ratna dengan cara jangan menyangkutpautkan segala hal ttg zia. yg paling penting, bawa dia keahli psikolog. bukan malah mengatakan cerai🤦‍♀️
ollyooliver🍌🥒🍆
knp ceritanya malah ditambahin dengan sikap buruk ratna yg tiba" ada..selama ini kan hanya ttng zia, dia bersikap buruk. lagian kalau mmng dri dlu ratna gila harta dan kedudukan..knp surya kecintaan banget, bahkan ada kalimat mengatakan, tdk seperti ratna yg dia kenal dan dia cintai. dan disitu gw tangkap ratna dlm hal baik..disini tiba" banget dikasih bumbu yg jelek, seolah" itu alasan paling pas buat menceraikan ratna..bukan hanya soal zia.🙂
ollyooliver🍌🥒🍆
gw gk memihak ratna tapi setiap keputusan yg diambil surya itu disaat yg tdk tepat..dlu dia mengambil zia..emng niatnya baik, tapi mencoba satu dua thn buat ratna menerima zia sdh cukup..jika ratna tdk bisa..maka jngan paksa. tapi sdh bertahun"..hasilnya gk pernah baik. harusnya surya tdk semakin membuat ratna membenci zia. sekarang, keputusan bercerai bukanlah solusi..disaat ratna sdh menjadi"..keadaan akan semakin rumit terutama zia..dia akan merasa paling bersalah.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!