NovelToon NovelToon
TIRAKAT 3

TIRAKAT 3

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Mata Batin
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: DENI TINT

Sebagian besar cerita berdasarkan kisah nyata
.
.
.
SERIES KE TIGA DARI UNIVERSE NOVEL "TIRAKAT"

Pondok pesantren Ustadz Furqon di Kediri, Jawa Timur, menjadi lembaran baru hidupku. Aku meninggalkan rumah dan Bapakku untuk mengemban tugas dari Sang Ustadz sebagai pembina asrama putri di sana.

Waktu akan menjadi saksi bisu segala perjalananku selanjutnya...

DISCLAIMER!
Jika terdapat kesamaan detail nama tokoh, latar tempat, seni, budaya, agama, dan jenis laku tirakat tertentu dengan para pembaca, bukan karena unsur kesengajaan penulis. Harap dimaklumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DENI TINT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23 "TOLOOONG... SELAMATKAN ANAK-ANAKKU..."

Saat aku masih berdiri, merasakan keheningan yang menjalar di sekitarku, dengan pemandangan seluruh area yang sudah rata dengan tanah itu...

Terdengar sayup-sayup suara seorang perempuan mengerang kesakitan...

Aku melangkah dari tempatku berdiri. Mencoba mencari arah suara erangan itu...

"Eeennnggghhh... Tolooong..."

Suaranya terdengar amat pedih, amat tersiksa, amat parau...

Lalu, di ujung sana, tepat di sebuah bangunan rumah yang hampir seluruhnya hangus rata dengan tanah...

Aku melihat sepasang kaki yang terjebak di antara puing-puing yang hangus...

"Hah?! Masih ada yang hidup?!" kataku.

Sontak, aku berlari mendekat, melangkahi beberapa mayat dengan kondisi yang mengenaskan di atas tanah.

Dan dengan jelas saat sudah dekat, seluruh tubuh wanita itu tertimpa puing bangunan yang hangus terbakar. Hanya terlihat sepasang kakinya yang dipenuhi oleh darah. Bercampur debu.

Tanpa pikir panjang, aku segera mencoba menyingkirkan puing demi puing yang menimpa tubuh wanita itu. Dengan susah payah aku menyingkirkan semuanya.

Saat tersisa satu batang kayu yang cukup besar, aku tak mampu untuk menyingkirkannya dari tubuh wanita tersebut.

"Haaahhh?! Bu...?! Ibu...?! Bertahanlah Bu!! Saya akan selamatkan Ibu!!" kataku.

Namun, tiba-tiba salah satu tangannya yang hampir melepuh hangus seluruhnya itu menyentuh tanganku...

"A-a-anak-anakku..." suaranya parau tertahan...

"Ya Buuu?! Anak-anak Ibu?! Di mana?!" tanyaku spontan.

"To-to-tolonglah... Anak... Anakku... Uhukk uhukk!!!" suara wanita itu, terbatuk sambil mengeluarkan darah segar dari mulutnya.

Aku bersimpuh di sampingnya, tak tau ingin bicara apa, hanya bisa menatap tubuhnya yang sudah amat mengenaskan kondisinya.

Dan... Sedetik kemudian...

Wanita itu...

Mati...

.....

.....

.....

.....

.....

Tiba-tiba, semuanya berubah seketika...

Tak ada lagi pemandangan sosok wanita yang mati itu di depanku...

Tak ada lagi pemandangan sebuah wilayah yang hancur total dalam kondisi hangus terbakar...

Tak ada lagi semua pemandangan mengerikan itu...

Kini, aku berpindah tempat. Tempat yang benar-benar sangat mirip di dalam sebuah bangunan di sebuah kerajaan. Seluruh dindingnya terbuat dari batu bata merah, dengan ciri khas kerajaan yang kental.

Aku memperhatikan sekeliling. Ruangan ini begitu kosong. Dan sepi. Hanya ada beberapa lampu obor di setiap sudut dan tiangnya.

Lalu... Tiba-tiba... Terdengar suara dari arah luar ruangan...

"HAHAHAHA... PASTI SANG RAJA AKAN SANGAT SENANG!!!"

"HAHAHAHA... PASTI... DAN KITA BERDUA AKAN NAIK PANGKAT!!! HAHAHA..."

Lalu, terdengar pula suara perempuan...

"LEPASKAN!!! LEPASKAN KAMI!!! AAAKKKHHH!!!

"SINGKIRKAN TANGAN KOTOR KALIAN, DASAR BAJINGAN!!!"

Sontak, mendengar itu, aku langsung bersembunyi di balik salah satu tiang di sudut ruangan.

Dan tak lama kemudian...

"BRAKKK!!!" pintu ruangan ini dibuka dengan keras.

Dan masuklah dua orang lelaki yang kekar, berpakaian selayaknya dua prajurit yang gagah, sambil menjambak rambut dua orang wanita ikut masuk ke dalam.

"HAHAHAHA... KITA PASTI AKAN DIPANDANG OLEH SANG RAJA!!!" kata salah satu lelaki itu.

"LEPASKAN!!! DASAR BAJINGAN!!!" teriak salah satu wanita yang dijambak itu.

Lalu... Dihempaskan begitu saja dua tubuh wanita itu ke lantai...

"AAAKKKHHH!!!"

Setelah itu, dua lelaki itu keluar dan mengunci rapat dua wanita tersebut di dalam, salah satunya berdiri, berlari menuju pintu, dan menggedor dengan sisa-sisa tenaganya.

"KELUARKAN KAMI!!! BEBASKAN KAMI!!! KAMI MOHOOON!!!" teriaknya sambil terus menggedor pintu itu.

Aku yang masih bersembunyi di balik tiang di sudut ruangan ini, hanya bisa diam memperhatikan. Secara samar bisa ku lihat sedikit wajah dua wanita itu. Namun aku tak bisa memastikan seperti apa atau siapa dua wanita itu.

Terbersit dalam pikiranku...

"Apakah... Mereka adalah anak-anak sang Ibu barusan?!" gumamku dalam hati.

Saat aku mencoba memikirkan itu, tiba-tiba...

"Krieeeeeetttt..."

Pintu ruangan itu dibuka...

Dan kini... Masuklah seseorang...

Lelaki yang gagah, berpakaian seorang raja, dengan mahkota di atas kepalanya...

"Hahahaha... Akhirnya... Aku mendapatkan hadiah dari kemenanganku... Hahahaha..." ucapnya.

Tampak dua wanita itu mundur perlahan, saling berpelukan, dan aku bisa merasakan aura ketakutan luar biasa dari mereka berdua.

Kemudian... Dengan jiwa penuh nafsu, dan kebiadabannya, lelaki itu mendekati mereka berdua...

Dan... Mereka berdua disiksa...

Di pukul...

Di tampar...

Bahkan salah satunya di tendang kuat-kuat sampai pingsan...

Dan... Laki-laki itu memperkosa mereka berdua dengan biadab... Bergantian...

Aku hanya bisa menyaksikan kejadian itu dengan menutup mulutku sendiri. Tak mampu melakukan apapun...

Sungguh, kebiadaban seorang raja yang tega memperkosa dua orang wanita tanpa perlawanan berarti...

1
Yeni Yeni
penasaran aku mbak🤭
SecretS
Lanjut kak👍👍👍😊😊
SecretS
👍👍👍lanjut kak, berarti sekar mayang bisa liat masa depan kayak Dayang Putri ah, menurut ku sekar mayang terlalu jahil ngak seperti Dayang Putri 😁
SecretS
Lanjut kak, 👍👍👍😁😁😁 ternyata wanita dekat toilet itu sekar mayang toh aku kira kuntilanak penunggu 😅
SecretS
Ooh, jadi ya buat tiket Nisa hilang itu sekar mayang toh. Buat yang punya kebingungan nyari tiket nya untung tuanya mau mbalikin dan kejadian nya sebelum Dayang Putri datang kalau ngak.... 😅😅 buat tuanya malu aja sekar mayang, pasti karena sekar mayang Zaki bayarin makanan nisa😁sedikit merasa bersalah akibat perewangannya. Lanjut kak 👍👍👍👍
Yeni Yeni: kodam zaki usil
total 1 replies
SecretS
Cover nya kok buat yang baca merinding ya kak 😅😅, tapi lanjutanya bagus 👍👍👍semangat 😀
Deni Komarullah: Hehehe... Terima kasih Kak atas dukungan dan komentarnya... 😍😍😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!