NovelToon NovelToon
Orang Malas? Tidak Saya Adalah Immortal

Orang Malas? Tidak Saya Adalah Immortal

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Xianxia / Mengubah Takdir
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Pencari Dao Sejati

​"Kultivasi energiku memang kembali jadi kecoa, tapi dengan fisik dewa ini... jika ada master yang mencoba meninjuku, tangannya sendiri yang akan patah menjadi tebu!"
​Seratus tahun disiksa dan dibuang ke kolam darah Gunung Ming akibat konspirasi kejam di masa lalunya, Lin Ling akhirnya berhasil bangkit. Melalui ritual terlarang yang membakar habis basis kultivasi Nascent Soul-nya, ia melebur esensi Ular Purba Mahayana dan Kristal Dao Agung untuk menciptakan sebilah wadah kedewaan baru.
​Namun, takdir bercanda dengannya. Tubuh barunya menjelma menjadi monster dengan kekuatan fisik murni ranah Mahayana Lapisan 1, tetapi dantian spiritualnya kosong melompati segala bentuk Qi. Karena bakatnya terkunci di Akar Spiritual Kelas Menengah, Lin Ling terpaksa harus merangkak kembali dari dasar bumi—ranah Body Tempering lapisan pertama.
​Trauma masa lalu? Dendam yang meledak-ledak? Tidak ada waktu untuk itu! Lin Ling yang baru telah menjelma menjadi sosok Immortal yang bebas, konyol, super santai

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pencari Dao Sejati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harapan Berdarah dan Watak Baru Seorang Immortal

BOOOM!

​Petir kesengsaraan terakhir hancur menjadi serpihan cahaya perak di langit Gunung Ming. Awan hitam perlahan menyingkir, menyisakan Lin Ling yang berdiri tegak di atas hamparan salju dengan tubuh yang kembali muda, bersih, dan memancarkan aura maut ranah Nascent Soul tahap awal yang luar biasa padat.

​Seratus tahun penderitaan, tuntas hari ini.

​Lin Ling mengabaikan fakta bahwa dia saat ini sedang telanjang bulat di tengah badai salju. Dia menunduk, menepuk-nepuk perutnya yang kini kencang dan mulus seperti giok.

​"Wah, kulitku jadi lebih mulus dari pantat bayi. Kalau aku kembali ke Kota Luo sekarang, para gadis klan pasti akan mengantre memintaku membocorkan tips perawatan kulit," gumam Lin Ling, lalu terkekeh sendiri.

​Trauma masa kecilnya sebagai anak buangan yang tersiksa telah menguap total, terkikis oleh kesunyian satu abad. Jiwa lamanya yang penuh dendam telah mati, berganti dengan watak bebas seorang Immortal sejati: santai, melakukan segala hal sesuka hati, dan sedikit konyol.

​Dia menjentikkan jari, menarik jubah merah tua baru dari cincin penyimpanannya. Tapi alih-alih memakainya dengan rapi, dia hanya menyampirkannya longgar-longgar di bahu, memperlihatkan dadanya dengan gaya acak-acakan. "Nah, begini baru modis."

​ROAAAAARRRRRR!

​Gua Setan Darah mendadak meledak. Ular Purba ranah Mahayana melesat keluar dengan amarah yang mengguncang bumi. Sisik emasnya berdiri tegak, sepasang mata vertikalnya menatap tajam ke arah Lin Ling—"hama" yang selama seratus tahun ini berani mandi di kolam darahnya tanpa bayar sepeser pun.

​Melihat monster raksasa yang sanggup meratakan satu kerajaan itu mendekat, Lin Ling justru melambaikan tangannya dengan ceria.

​"Halo, Tetangga! Seratus tahun tidur bersama, kamu bahkan tidak pernah mengucapkan selamat pagi padaku. Sungguh ular yang tidak punya sopan santun," seru Lin Ling sambil berkacak pinggang.

​Ular Purba itu tentu tidak paham sarkasme manusia. Merasa terhina, makhluk itu membuka rahang raksasanya, memuntahkan hukum es Mahayana yang langsung membekukan ruang di sekitar Lin Ling.

​Ketika kesulitan datang dan jalan mati membentang, serahkan hatimu pada harapan. Dan hari ini, seluruh harapan dari sisa-sisa kejayaan Laut Darah purba itu bertumpu pada pundak kecil Lin Ling.

​Lin Ling menarik napas dalam-dalam. Dia tidak menarik senjata apa pun dari cincin penyimpanannya. Dia hanya berdiri tegak di atas salju, lalu perlahan mengangkat tangan kanannya tinggi-tinggi ke udara, mengepalkan jemarinya dengan begitu erat hingga urat-urat di lengannya menegang.

​Pedang Lima Harapan!

​WUUUSH—!

​Seketika itu juga, teknik terlarang itu aktif, langsung membakar basis kultivasi Nascent Soul yang baru saja dia capai dengan susah payah selama seratus tahun sebagai bahan bakar murni. Energi kultivasinya di dalam dantian terkuras habis secara brutal, namun sebagai gantinya, tekanan spiritual dari kepalan tangannya melonjak hebat menembus batas alam fana, menyentuh ranah Quasi-Mahayana.

​Langit Gunung Ming mendadak berubah menjadi merah pekat. Di atas kepalan tangan Lin Ling, kabut darah setinggi ribuan meter memadat, membentuk bayangan sebilah pedang konseptual raksasa yang terbuat dari manifestasi murni pembakaran jiwanya. Energi yang dihasilkan berwarna merah darah pekat yang luar biasa pekat.

​Lin Ling tahu, kristal putih Fragmen Dao Agung Es di dahi ular itu adalah bahan utama untuk penyempurnaan tubuh barunya nanti. Kristal itu tidak boleh cacat sedikit pun. Oleh karena itu, target tebasannya bergeser.

​"Potong!" perintah Lin Ling pendek sambil mengayunkan kepalan tangannya ke bawah.

​BLAAASZZZZ!

​Pedang konseptual merah darah pekat itu membelah langit, melesat melewati dahi ular dan menghantam tepat di area persendian leher raksasa sang monster. Tebasan harapan berdarah itu memotong dengan presisi yang mengerikan, memutuskan kepala ular purba tersebut dari tubuh masifnya dalam sekali tebas.

​BRUAAAK!

​Tubuh dan kepala ular ranah Mahayana itu ambruk secara terpisah ke atas salju, melepaskan kabut energi purba yang pekat.

​"Ugh... Uhuk!"

​Lin Ling berlutut di atas salju, memuntahkan seteguk darah hitam. Rasa lemas yang luar biasa menghantam jiwanya. Begitu teknik selesai, efek samping pengorbanan itu langsung menuntut bayaran yang kejam. Jiwa Nascent Soul di dalam dantiannya langsung retak, menyusut, lalu hancur kembali menjadi ketiadaan. Energi spiritual di tubuhnya menguap total.

​Dalam hitungan detik, kultivasinya merosot drastis melompati berbagai ranah besar, jatuh bebas hingga menyentuh dasar paling bawah: Ranah Pemurnian Tubuh (Body Tempering).

​Lin Ling kembali menjadi seorang kultivator tingkat dasar yang bahkan tidak memiliki Qi di dalam tubuhnya. Beruntung, fondasi fisik barunya yang setingkat logam magis kuno hasil tempaan seratus tahun masih utuh, menjaganya agar tidak mati akibat serangan balik teknik tersebut.

​Lin Ling menyeka darah di sudut bibirnya, lalu menatap dantiannya yang kosong. Bukannya panik, dia malah tertawa terpingkal-pingkal sampai memegangi perutnya.

​"Gila! Dari dewa langsung jadi kecoa dalam satu detik! Teknik ini benar-benar tidak punya otak, untung saja aku sangat tampan," ejek Lin Ling pada dirinya sendiri dengan watak santainya yang baru. Kehilangan kultivasi tidak membuatnya trauma lagi; baginya, ini hanya seperti mengulang permainan dari awal dengan modal yang jauh lebih mewah.

​Sambil menahan rasa lemas di sekujur sarafnya, Lin Ling bergerak taktis. Dia merangkak mendekati kepala ular, menggunakan sisa kekuatan fisiknya untuk merapalkan mantra segel kuno guna mengunci sisa-sisa energi kehidupan dan membekukan darah Mahayana agar tidak menguap sia-sia.

​Setelah segel terpasang kuat, pemuda berbaju merah tua itu mencengkeram ekor raksasa ular tersebut dengan satu tangan.

​"Sial, berat sekali! Untung otot-otot Body Tempering-ku ini hasil modifikasi Kolam Darah," keluh Lin Ling sambil mendengus geli.

​Dengan kekuatan otot murninya, Lin Ling membalikkan tubuh, lalu mulai menyeret bangkai ular raksasa beserta kepalanya yang terputus itu masuk kembali ke dalam kegelapan Gua Setan Darah. Jejak darah pekat terseret di atas salju, menandai akhir dari penguasa Gunung Ming dan awal dari proyek penyempurnaan tubuh baru sang Immortal yang akan mengguncang dunia dari titik nol.

1
Boqin Changing
mantap
Alia Chans
keren thor
Arena Breakout1
lanjut
Arena Breakout1
mantap ceritanya lebih enak di baca dan alurnya mulai menari👍👍👍
Pencari Dao Sejati
Sekali lagi saya ingatkan untuk membaca ulang buat yang belum baca
Jiwa Kuno
lanjutttttttttt
yayat
lanjut lah kapan terungksp kebenarn lin ling
Jiwa Kuno
Jangan lama lama upnya
Arena Breakout1
lanjut thorrr
Arena Breakout1
bagus juga
Arena Breakout1
oke 👍
Jiwa Kuno
Cepetin upnya thor bikin penasaran
Wu Xin
up lagii🙏🙏
Wu Xin
lanjutt thorr penasaran
yayat
kapan jd kuatnya lin ling
Pencari Dao Sejati: entar di bab 17-20
total 1 replies
yayat
biasa itu konspirasi untuk mengulingkan pimpinan klan
yayat
ok alus alurnya mudah dipahami moga ga mengecewakan para pecinta fantim
Wu Xin
peakkk/Scream/
Jiwa Kuno
bro~~~~~~
Wu Xin
haha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!