NovelToon NovelToon
Dinikahi Tuan Muda Dingin: Rahasia Sang Istri Pengganti

Dinikahi Tuan Muda Dingin: Rahasia Sang Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: Orang_Cuman_Cerita

Araya Lin dipaksa menjadi pengantin

pengganti bagi kakak tirinya. la dinikahkan dengan Arkanza Aditama, seorang CEO miliarder yang dirumorkan kejam, dingin, dan cacat akibat sebuah kecelakaan tragis. Keluarga Araya tertawa, mengira mereka telah membuang anak tak berguna ke dalam 'neraka'.

Namun, di malam pertama pernikahan mereka, Araya terkejut saat melihat pria jangkung dengan tatapan setajam elang berdiri sempurna di hadapannya-tidak cacat sedikit pun. Di sisi lain, Arkanza mengira ia hanya menikahi gadis udik yang bisa ia kendalikan. la tidak tahu bahwa istri kecilnya yang terlihat lugu ini adalah "Z", seorang peretas jenius misterius yang selama ini dicari-cari oleh perusahaannya sendiri.

Ketika dua pembohong ulung terjebak dalam satu atap, akankah pernikahan kontrak ini berakhir dengan pertumpahan darah, atau justru memicu romansa yang tak terhentikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Orang_Cuman_Cerita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22: Titik Nol

Hujan badai masih merobek langit Jakarta saat SUV hitam anti-peluru itu melaju membelah jalanan pesisir yang sepi. Di dalam kabin, hanya terdengar deru mesin dan suara napas mereka yang mulai teratur. Araya menatap ke luar jendela, melihat lampu-lampu kota yang kini terasa seperti sarang musuh yang siap menerkam mereka kapan saja.

​Pandangannya kemudian beralih ke arah Arkanza yang sedang fokus mengemudi. Tiba-tiba, mata Araya terpaku pada setir mobil. Ada cairan kental berwarna merah tua yang menetes dari lengan kiri pria itu, menodai kemeja putihnya yang sudah kotor oleh debu mesiu.

​"Arkanza, kau tertembak!" seru Araya panik, tangannya refleks terulur menyentuh bahu pria itu.

​Arkanza sedikit meringis, namun wajahnya tetap sedingin es. "Hanya terserempet peluru pantulan saat di tangga tadi. Jangan panik. Sebentar lagi kita sampai."

​Mobil berbelok keluar dari jalan aspal, memasuki area pelabuhan kargo tua yang sudah puluhan tahun terbengkalai. Arkanza mengemudikan mobilnya menembus tumpukan kontainer berkarat, hingga berhenti di depan sebuah gudang usang yang terkunci rapat.

​Alih-alih turun, Arkanza menekan serangkaian tombol di dasbor mobil. Tiba-tiba, tanah di bawah mereka bergetar. Lantai beton di depan mobil perlahan terbuka, menyingkap sebuah ramp rahasia yang mengarah ke bungker bawah tanah.

​Mobil meluncur turun, dan pintu beton di atas mereka kembali menutup rapat, menelan mereka dalam kegelapan sebelum lampu-lampu neon menyala otomatis. Tempat itu adalah sebuah fasilitas modern mini, lengkap dengan ruang medis, server komputer berpendingin cairan, dan rak senjata.

​"Di mana kita?" Araya turun dari mobil dengan tatapan takjub.

​"Titik Nol," jawab Arkanza sambil berjalan gontai menuju ruang medis. "Aku membangun fasilitas ini lima tahun lalu dengan nama samaran. Bahkan kakekku atau Leon sekalipun tidak tahu tempat ini ada. Ini adalah rencana cadanganku jika suatu saat Aditama Group jatuh."

​Araya segera menyusulnya, membuka kotak P3K besar di atas meja stainless steel. "Buka kemejamu. Aku harus membersihkan lukamu sebelum infeksi."

​Arkanza menuruti perintah itu dengan susah payah. Saat kemeja itu terlepas, Araya menahan napas. Tubuh atletis Arkanza dipenuhi oleh beberapa bekas luka lama yang tidak pernah Araya sadari sebelumnya. Pria ini telah hidup dalam medan perang sejak lama.

​Dengan tangan yang berusaha agar tidak bergetar, Araya mulai membersihkan luka tembak di lengan Arkanza menggunakan alkohol dan kapas. Rasa perih itu pasti luar biasa, namun Arkanza hanya memejamkan mata, rahangnya mengeras.

​"Kau berdarah demi aku," bisik Araya lirih, matanya mulai berkaca-kaca. "Jika kau tidak menemuiku di ruang bawah tanah itu, kau masih duduk nyaman di kursi CEO-mu sekarang."

​Arkanza membuka matanya. Ia mengangkat tangan kanannya yang tidak terluka, menangkup sebelah pipi Araya dan mengusap air mata yang menggenang di sana dengan ibu jarinya.

​"Dan membiarkan mereka mengambilmu?" suara Arkanza terdengar sangat berat, menggema di ruangan yang sunyi itu. "Tahtaku di Aditama Group tidak ada artinya jika aku harus kembali ke rumah yang kosong. Luka ini bukan apa-apa, Araya. Kehilanganmu adalah satu-satunya hal yang bisa membunuhku."

​Araya terpaku. Kata-kata itu meluncur begitu saja, menghancurkan sisa-sisa tembok pertahanan di hatinya. Di tengah pelarian dan ancaman kematian, Araya menyadari bahwa monster dingin yang selama ini ia curigai, ternyata adalah perisai paling kokoh yang pernah ia miliki.

​Setelah selesai membalut luka Arkanza, Araya berjalan menuju meja server raksasa di sudut ruangan. Ia menghubungkan ponsel hitamnya ke terminal utama yang sepenuhnya luring (offline).

​"Waktunya kita melihat monster apa yang sebenarnya disembunyikan ayahku dan kakekmu," ucap Araya.

​Layar monitor raksasa menyala, menampilkan antarmuka Project Phoenix. Deretan kode kompleks berjalan dengan sangat cepat. Saat dekripsi mencapai seratus persen, bukan data keuangan yang muncul, melainkan sebuah peta satelit real-time dengan ribuan titik merah yang tersebar di seluruh Asia Tenggara.

​Araya membelalakkan matanya, mundur selangkah karena syok.

​"Arkanza..." suara Araya bergetar hebat. "Ini bukan data pencucian uang. Project Phoenix adalah program backdoor militer. Siapa pun yang memegang kunci ini... bisa meretas dan mematikan sistem pertahanan udara negara mana pun hanya dengan satu klik."

​Arkanza, yang baru saja mengenakan kaus hitam bersih, mendekat dengan wajah tegang. "Pantas saja Keluarga Lin menyewa tentara bayaran elit untuk memburumu. Mereka tidak bekerja sendiri. Mereka mencoba menjual senjata ini kepada sindikat global."

​Sekarang mereka tahu kebenarannya. Ini bukan lagi soal balas dendam keluarga. Ini adalah perlumbaan waktu untuk mencegah perang dunia.

1
Anonim
Ceritanya Bagus! /Heart/
Susilawati 1978
serru, lanjut
Anonim
Lanjut
Anonim
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!