NovelToon NovelToon
Diagnosis: Ghost!

Diagnosis: Ghost!

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter / Misteri / Mata Batin / Tunangan Sejak Bayi
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

"Salah klik jurusan saat kuliah adalah bencana, tapi bangun dari koma dan bisa melihat hantu adalah petaka!"
Arini, dokter forensik yang aslinya clumsy dan penakut, harus menerima kenyataan pahit: ia terbangun dari koma dengan "bonus" mata batin terbuka. Kini, ruang otopsinya jadi ramai! Ia harus membedah mayat sambil mendengarkan curhat para arwah yang menuntut keadilan (dan permintaan konyol lainnya).
Untungnya, ada Mika—hantu gadis Tionghoa yang centil dan bar-bar—yang setia membantu Arini mengungkap fakta medis lewat "jalur gaib".
Masalahnya satu: Tunangan Arini, Baskara, adalah Jaksa kaku yang skeptis dan hanya percaya logika. Baskara memang bucin parah, tapi bagaimana jadinya jika sang Jaksa tahu bahwa bukti-bukti kemenangan kasusnya berasal dari bisikan makhluk halus?
Di tengah konspirasi maut yang mengancam nyawa, Arini harus memilih: Tetap waras di antara para hantu, atau terjebak dalam pelukan posesif sang Jaksa yang benci takhayul?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11: Obsesi dari Masa Lalu

Suasana di lorong lantai dua yang menuju ruang kerja Tuan Adhitama mendadak terasa mencekam. Lampu-lampu kristal yang menempel di dinding berkedip tidak stabil, menciptakan bayangan panjang yang seolah menari-nari mengikuti langkah kaki Baskara dan Arini.

Baskara memegang tangan Arini dengan sangat erat. "Tetap di belakangku, Arini. Jika suasananya semakin aneh, kita kembali ke kamar."

Arini tidak menjawab. Matanya tertuju pada sosok Sari yang kini berdiri di depan pintu kayu jati ruang kerja Ayah Baskara. Namun, ada yang berbeda. Sari tidak lagi tampak sedih. Wajahnya yang manis kini terlihat kaku dengan seringai yang aneh. Mata Sari terus menatap Baskara dengan tatapan penuh pemujaan yang tidak sehat.

"Bas... Sari tidak ingin kita membongkar rahasia. Dia ingin hal lain," bisik Arini ngeri.

"Maksudmu?"

Tiba-tiba, Mika muncul dengan kilatan cahaya perak. Wajah Mika tampak sangat waspada, ia merentangkan tangannya di depan Arini, menjadi pembatas antara Arini dan arwah Sari.

"Rin! Jangan mendekat! Dia bukan cuma mau namanya bersih. Dia mau hidup lagi lewat kamu!" teriak Mika.

Sari yang mendengar teriakan Mika langsung berubah drastis. Wajahnya yang pucat memerah penuh amarah. Benang-benang hitam mulai keluar dari jemarinya.

"Mika... hantu pengganggu! Pergi dari sini!" pekik Sari dengan suara melengking yang hanya bisa didengar Arini. "Dulu aku gagal memiliki Baskara karena aku hanya anak pembantu. Tapi sekarang, ada tubuh Dokter ini. Kalau aku bisa masuk ke tubuhnya, aku bisa menjadi istri Baskara selamanya!"

Sari melesat maju, mencoba menabrak Arini untuk merasuki tubuhnya. Namun, dengan sigap Mika menghadang. Keduanya berbenturan di udara, menciptakan gelombang dingin yang membuat Arini menggigil hebat.

"MIMPI KAMU, SARI! Arini itu sahabatku, dan dia istri sah Baskara! Kamu itu cuma obsesi masa lalu yang sudah basi!" balas Mika sambil melepaskan energi pelindungnya.

Arini terhuyung ke belakang. Baskara yang tidak bisa melihat pertarungan gaib itu langsung menangkap tubuh istrinya. Ia panik melihat Arini yang tiba-tiba pucat dan berkeringat dingin.

"Arini! Apa yang terjadi? Siapa yang kamu lihat?" Baskara memeluk Arini sangat erat, menyembunyikan wajah Arini di dadanya. "Sebut namanya, Arini! Siapa yang mengganggumu?!"

"Sari, Bas... Sari membenci Mika karena Mika melindungiku. Sari ingin... dia ingin bersamamu lewat tubuhku," Arini terisak dalam pelukan Baskara.

Mendengar hal itu, kemarahan Baskara memuncak. Meskipun ia tidak bisa melihat Sari, ia menatap lurus ke arah udara kosong di depannya dengan tatapan yang sangat tajam dan penuh wibawa. Tatapan seorang Jaksa yang tidak mengenal ampun.

"Sari! Jika kamu memang ada di sini, dengarkan aku!" suara Baskara menggelegar di sepanjang lorong. "Aku tidak pernah mencintaimu, dulu maupun sekarang. Perasaanmu itu bukan cinta, tapi obsesi yang menjijikkan! Pergi dari rumah ini dan jangan pernah berani menyentuh istriku seujung kuku pun, atau aku sendiri yang akan memastikan arwahmu tidak akan pernah tenang!"

Aura keberanian Baskara yang begitu kuat seolah menjadi tameng bagi Arini. Sari yang tadinya beringas, mendadak terpaku. Kalimat Baskara yang dingin dan menolak secara telak itu jauh lebih menyakitkan bagi Sari daripada serangan gaib Mika.

Sari menjerit histeris, menangis pilu karena penolakan itu. Sosoknya mulai memudar, namun sebelum benar-benar hilang, ia menunjuk ke arah pintu ruang kerja Tuan Adhitama yang tiba-tiba terbuka sendiri.

"Lihatlah... lihat apa yang dilakukan ayahmu padaku! Kamu akan membencinya sama seperti kamu membenciku!" raung Sari sebelum akhirnya lenyap menjadi asap hitam.

Mika jatuh terduduk di lantai, napas gaibnya terengah-engah. "Hampir saja, Rin. Dia kuat banget karena didorong rasa iri. Dia benci banget sama aku karena aku selalu menghalanginya."

Baskara tidak memedulikan pintu yang terbuka. Ia justru memutar tubuh Arini, menangkup wajah istrinya, dan mencium bibirnya dengan sangat posesif dan mendalam. Sebuah ciuman untuk menegaskan kepemilikan dan mengusir sisa-sisa pengaruh Sari dari pikiran Arini.

"Kamu milikku, Arini. Hanya milikku. Tidak akan ada satu arwah pun yang boleh meminjam tubuhmu untuk mencintaiku," bisik Baskara tepat di depan bibir Arini.

Arini mengangguk lemas, memeluk leher Baskara erat-erat. Di tengah romansa posesif itu, mata Arini melirik ke dalam ruang kerja yang terbuka. Di sana, di atas meja kerja Tuan Adhitama, ada sebuah foto lama yang memperlihatkan Sari sedang menangis saat diseret oleh seseorang.

Misteri Sari baru saja dimulai, dan kali ini, itu melibatkan orang tua Baskara sendiri.

1
Zee
ternyata orang bertato doyan makan seblak juga/Facepalm/
Cerry Beta
di tunggu lanjutannya 🤩
Ariska Kamisa: oke siap, terimakasih banyak kak... 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Heni Mulyani
lanjut😍
Ariska Kamisa: oke deh /Good//Good//Good//Good//Good/
total 1 replies
Heni Mulyani
lanjut
Neneng
seruuu..
lanjut thorr
Ariska Kamisa: gaskeun....
total 1 replies
Ariska Kamisa
mikacu... ♥️♥️♥️♥️
umie chaby_ba
min.. aku ga sabar mau tahu lanjutannya
umie chaby_ba
mika lu polos banget sumpah... ga bisa apa kamu cari tahu masalalu mu? atau jangan-jangan hantu juga bisa lupa ingatan???
Ariska Kamisa: mungkin saja... mika kejedot dialam hantu🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
mika??? waduh jangan-jangan ada sangkut pautnya nih.. kenapa mika ngintil mulu🫣
Ariska Kamisa: tenang kal nanti terungkap kok,
jangan lupa ikuti yaaa
total 1 replies
umie chaby_ba
ikut merinding sih aku... 🫣
Ariska Kamisa: /Shhh//Shhh//Shhh//Shhh//Shhh/
total 1 replies
umie chaby_ba
tuh kan.... 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
lagian botol parfum taro diluar dulu deh rin kalo mau bikin anak. hantu lu resek🤭🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: eehh.. nanti di curi orang 🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
waduh... mika denger ga yaaa🤭
umie chaby_ba
mika bisa ga lu diem .. dia lagi bulan madu woyy
Ariska Kamisa: maafkan mika ya kak🙏🙏🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
pen banget diakui 🤣🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: begitulah mika🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
hantu apaan lu banyak mau🤣🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: hantu pick me🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
seblaknya keluar lagi nih🤣🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: aduh.. ketahuan 🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
🤣🤣🤣🤣🤣
umie chaby_ba
mika .. 🤣🤣🤣🤣
umie chaby_ba
pesen apa nih? 🫣
Ariska Kamisa: pesan siomay🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!