NovelToon NovelToon
SURAT DARI BATAVIA

SURAT DARI BATAVIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Seiring Waktu / Fantasi
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: tanty rahayu bahari

Melalui surat-surat yang melintasi waktu 94 tahun, cinta tumbuh di antara dua orang yang tidak mungkin bersatu. Alina jatuh cinta pada keberanian Arya, dan Arya jatuh cinta pada harapan yang dibawa Alina.
​Namun, sejarah mencatat bahwa Arya dijadwalkan untuk dieksekusi mati dalam waktu tiga bulan. Alina bertekad mengubah takdir itu. Dengan pengetahuan sejarahnya, ia mencoba menuntun Arya menghindari maut. Tetapi, setiap huruf yang ia ketik untuk mengubah masa lalu, mulai mengacaukan realitas masa kini.
​Di tengah ancaman marsose Belanda di tahun 1930 dan memudarnya ingatan sejarah di tahun 2024, Alina dan Arya harus memilih: Menyelamatkan nyawa satu sama lain, atau menyelamatkan kemerdekaan bangsa yang mereka cintai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tanty rahayu bahari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Rencana Rawa Ancol

Di kamar kos Gang Kenari, pertahanan Arya runtuh seketika.

Melihat pengakuan sejujur itu, kemarahannya menguap tak berbekas. Dia merasa bodoh. Dia terlalu fokus pada perasaannya sendiri—merasa dibohongi—sampai lupa bahwa beban Alina jauh lebih berat. Alina harus hidup dengan pengetahuan tentang kematian orang yang dicintainya setiap detik.

Arya melihat pistol di mejanya. Benda itu terlihat dingin dan jahat.

Lalu dia melihat mesin tik itu. Benda itu terlihat hangat.

Arya menyingkirkan pistolnya. Dia menarik kursi mendekat.

> Alina...

>

Satu kata itu membuat Alina mengangkat kepalanya di tahun 2024.

> Jangan menangis, Nona.

> Maafkan saya.

> Saya yang egois. Saya lupa bahwa kau menanggung beban sejarah sendirian di pundakmu.

> Kau benar. Tawanya hilang beberapa hari ini. Tapi bukan karena tanggal kematian itu. Tawanya hilang karena saya menjauhimu.

>

Alina tersenyum di sela isakannya.

> Kau masih marah?

>

> Tidak. Sudah tidak. Mana bisa saya marah pada tunangan yang takut jadi janda?

> Alina, dengarkan saya.

> Saya baru saja membeli pistol. FN Browning. Mahal sekali.

> Saya berniat melawan Si Mata Satu. Saya berniat menembak kepalanya sebelum dia menembak saya.

>

Alina terbelalak.

> Pistol?! Arya, kau gila! Mata Satu itu pembunuh bayaran profesional! Dia membunuh orang sambil merem! Kau cuma penulis!

> Kau tidak akan menang adu tembak dengannya!

>

> Saya tahu. Tangan saya masih gemetar memegangnya.

> Tapi apa pilihan saya? Lari? Dia akan mengejar sampai ke lubang semut. Van Heutz tidak akan berhenti.

> Kecuali...

>

Arya berhenti mengetik. Sebuah ide melintas di kepalanya. Ide yang muncul karena kata-kata Alina tadi: "Menjadi wanita yang mengenang pria yang jasadnya tak pernah ditemukan."

Jasad tak ditemukan.

Hilang.

Operasi Senyap.

Arya mengetik lagi, kali ini dengan tempo lambat, berpikir keras.

> Alina, kau bilang sejarah mencatat saya "hilang" dan "diduga mati" di Rawa Ancol pada 31 Desember, kan?

>

> Iya. Mayatmu tidak pernah ditemukan. Itu sebabnya Hendrik bilang kau mati.

>

> Bagaimana kalau sejarah itu benar... tapi interpretasinya salah?

>

Alina mengernyit. Maksudnya?

> Bagaimana kalau saya memang "hilang" di Ancol... tapi bukan karena mati?

> Van Heutz ingin saya mati. Mata Satu ingin bayaran.

> Jika mereka melihat saya mati... atau jika mereka yakin saya mati... pengejaran berhenti, kan?

>

Mata Alina berbinar. Otaknya yang cerdas langsung menangkap arah pembicaraan ini.

> Kamu mau memalsukan kematianmu?

>

> Tepat.

> Kita berikan Van Heutz apa yang dia mau. Mayat. Atau setidaknya, bukti kematian yang tak terbantahkan.

> Kita tipu sejarah, Alina. Kita biarkan buku sejarah mencatat "Raden Mas Arya tewas", supaya Raden Mas Arya yang asli bisa hidup bebas.

>

Alina bangkit dari kursinya, mondar-mandir penuh semangat.

> Itu berisiko tinggi, Arya. Tapi itu satu-satunya cara.

> Tapi bagaimana? Mata Satu bukan orang bodoh. Dia butuh bukti fisik untuk lapor ke Van Heutz.

> Dan Ancol itu rawa-rawa. Kalau kau cuma menghilang, mereka akan mencarimu.

>

> Kecuali kalau saya "tenggelam" di rawa hisap. Atau dimakan buaya.

> Alina, kau punya akses peta Ancol tahun 1930 dan 2024 kan?

> Bantu saya mencari lokasi yang tepat. Tempat di mana arus lautnya deras, atau lumpurnya dalam.

>

Alina segera membuka laptopnya. Dia membuka peta hidrologi pesisir Jakarta Utara.

> Ada satu titik. Muara Kali Ancol.

> Di tahun 1930, itu adalah pertemuan arus sungai dan laut. Sangat berbahaya saat pasang naik.

> Dan tanggal 31 Desember nanti...

>

Alina mengecek data fase bulan tahun 1930.

> ...adalah Bulan Purnama. Air pasang tertinggi.

> Kalau kau jatuh ke muara saat pasang naik di malam tahun baru... tidak ada yang akan berani menyelam mencarimu. Arusnya akan menyeret apa saja ke laut lepas.

>

> Sempurna.

> Jadi skenarionya: Saya dikejar Mata Satu. Saya terpojok di dermaga tua muara. Saya tertembak (atau pura-pura tertembak), lalu jatuh ke air yang sedang pasang gila.

> Mata Satu akan melihat saya jatuh. Dia akan lapor saya mati hanyut.

> Van Heutz puas.

> Dan saya... saya akan berenang ke sisi lain.

>

> Tapi kau bisa benar-benar mati tenggelam, Arya! Arus pasang purnama itu kuat!

>

> Saya perenang yang baik, Alina. Saya anak sungai. Dulu kecil saya sering berenang di Bengawan Solo.

> Yang saya butuhkan adalah alat bantu napas. Sesuatu yang bisa membuat saya bertahan di bawah air atau di balik akar bakau sampai Mata Satu pergi.

>

Alina berpikir cepat.

> Batang bambu kecil? Untuk snorkel darurat?

>

> Bisa. Atau kantong udara dari kulit kambing.

> Dan saya butuh darah. Banyak darah. Supaya airnya merah.

> Mata Satu harus melihat darah itu.

>

> Darah ayam? Darah sapi?

>

> Saya akan siapkan. Saya akan masukkan ke dalam kantong di balik baju saya.

>

Rencana gila itu mulai tersusun rapi. Sebuah teater kematian di malam pergantian tahun.

Alina merasa ngeri sekaligus takjub. Pria ini... tunangannya ini... punya nyali yang luar biasa.

> Satu hal lagi, Arya.

> Kalau rencana ini berhasil... kau akan dianggap mati oleh semua orang.

> Ibumu. Teman-temanmu. Yamin. Amir. Sarsinah.

> Kau akan kehilangan segalanya. Namamu, identitasmu, hidupmu.

> Kau akan jadi hantu sungguhan. Tidak bisa muncul lagi di pergerakan.

> Siapkah kau?

>

Arya terdiam lama di kamarnya.

Menjadi hantu. Kehilangan kesempatan melihat Indonesia merdeka sebagai "Arya". Kehilangan kehormatan sebagai pejuang yang dikenal.

Tapi alternatifnya adalah mati sungguhan.

Arya menatap cincin perak ibunya yang kini tidak ada di jarinya (karena ada di jari Alina). Dia sudah melepaskan masa lalunya.

> Saya siap, Alina.

> Biarlah nama Raden Mas Arya mati di tahun 1930 sebagai martir.

> Saya akan lahir baru di tahun 1931 sebagai orang biasa.

> Yang penting saya masih bisa bicara denganmu. Selama mesin tik ini ada, saya hidup.

>

Alina tersenyum haru.

> Baiklah.

> Kita punya waktu 27 hari untuk menyempurnakan sandiwara ini.

> Kita akan jadikan kematianmu sebagai pertunjukan sulap terbesar abad ini.

>

Malam itu, tidak ada lagi air mata kesedihan. Yang ada adalah air mata nekat. Dua kekasih lintas dimensi itu kembali bersatu, diikat oleh rahasia yang lebih besar dari sekadar rindu.

Mereka akan melawan takdir dengan cara menipunya.

Dan di luar sana, di markas rahasia Van Heutz, Si Mata Satu sedang mengasah pisau belatinya, tidak menyadari bahwa targetnya sedang menyusun naskah kematiannya sendiri.

...****************...

...Bersambung... ...

...Terima kasih telah membaca📖 ...

...Jangan lupa bantu like komen dan share❣️...

...****************...

1
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
Semoga sesuai perkiraan polisi tidak "curiga"
mau marah ke orang yang sedang kasmaran itu kog yo ndak tega😄.
cinta kadang membuat orang bodoh dan ahh ...sudahlah.
Sarsinah, terimakasih berkat kenekatanmu mesin itu kembali bertemu pemiliknya.

Bagaimana rasanya jika nanti kamu ikut membaca semua kata cinta Arya untuk Alina?
mungkin nanti ini jalan keluar terbaik, meski harus babak belur hatimu Sarsinah.
Lanjutkan sejarah bahwa kau bahagia dengan Sudiro, punya putra putri dan cucu.
Yakinlah kebahagiaan itu di ciptakan sarsinah ,bukan datang sendiri.
doktrin dirimu, doktrin otakmu bahwa kau akan bahagia meski awal berlayar akan banyak ombaknya
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
Masa lalu yang berontak terhadap masa depan.
masa lalu yang tua tak mau mengalah begitu saja.
masa depan yang muda ngotot mempertahankan sesuatu yang ghoib.
Cinta memang suatu kekuatan maha dahsyat.
Beruntungnya Arya di cintai dua wanita cerdas di masanya.
Atas dasar cinta ,tindakan kecil menimbulkan kecerobohan.
kecurigaan dan rasa yang masih membara mencoba mencari jawaban.
Semoga perang rasa ini ,tidak membunuh ketiganya dalam kehampaan .
kehancuran dan terbongkarnya kedok "mati" ala Arya dan di sutradarai Alina🤣
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
bagus, buat kalian yang suka baca buku ini rekomendasi bagus.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
gantian sarsinah yg cemburu
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
Waduh pertarungan versi 1931 dan masa depan... disini kayak Alina bisa merubah yang terjadi di tahun itu atau antisipasi mungkin dari catatan masa depannya.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
Sedikit saya udah bisa menangkap alur ini cerita Arya Alina ini. saya penasaran jadi lanjut lgi ya kak👍
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
Wahh, ....sarsinah auto terlonjak kaget,takut dan rasa tak percaya🤭.

hayooo kira2 dengan cara apa supaya alur sejarah tidak berubah drastis dan masih berjalan di rel yang benar.



kerinduan yang terasa hendak berkarat.
naluri perempuan yang kadang terkesan hebat.
Yang tercinta ,susah payah menyembunyikan identitas.
Yang mencinta kalang kabut mencari cara untuk bisa berkomunikasi.
Bertemu dengan beban yang mencuat
rindu yang terpaksa di padam kan ,demi sebuah hati yang lain.
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
Oohhhoooiii ....ingin membolak balik sejarah ,namun semua berjalan tak sesuai keinginan.
kerumitan baru segera muncul ,apakah alina rela memberitahu sarsinah bahwa arya masih hidup??
menunggu kelanjutannya thor
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
aduh rumit rumit wes kna Remington 😁
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
padahal nggak nyata tapi sakitnya kayak nyata ya Alina.
Ai Emy Ningrum
bagus bnget ceritanya..breath taking story..
Ai Emy Ningrum: /Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
total 2 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
apakah akan see Arya again😁
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
perempuan itu sungguh kuat ,teguh dan berani, meski terluka dan butuh waktu untuk membalut nya ,tapi hidupnya akan selalu baik2 saja.
hidup berjalan sesuai realita, menikah ,punya anak cucu dan bahagia di usia senja adalah impian semua makhluk hidup, termasuk Arya sekalipun mungkin tak dapat bersama .
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
semakin menarik next kaka
tanty rahayu: siap ka 😍😍😍
total 1 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
lanjut kaTant
tanty rahayu: tencuhh loh ka mampir lagi
total 1 replies
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
menjemput kematian rancangan sendiri....
bagaimana jadinya kalau ,si mata satu tidak membunuh dengan menembak? tapi menikam dengan belati tajam dan berkarat? terjadi tetanus justru akan efektif mencabut nyawa ...
Meski rumit tapi semangat lah mengobrak abrik takdir yang coba kalian lawan. ..
semoga takdir mau berbaik hati ,membelokkan sekian detik nasib Raden mas Arya ...
dan jalinan lintas dimensi ini ikut abadi di abad beda
tanty rahayu: iya juga ya... 🤭
total 1 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
di saat dua orang cerdas bersatu walaupun berbeda tahun
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
sejatinya cinta
rasa takut kehilangan itu wajar adanya
hari2 kosong ,tiba-tiba terisi dan ketika akan habis masa nya ,maka hati lah yang bicara
tak peduli logika diantara ada dan tiada tapi kau terasa nyata.
salah kah jika ada harapan untuk bisa bersama, walau itu mustahil
Semua memenuhi rongga dada ,hingga sesak mendera
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
atas nama cinta tidak ada yg salah klo harus mengakui nya Alina 🥲
Lintang Edgar
memang sehot itu lelaki jawa 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!