Novelette
Di tengah keputusasaan, harapan datang dari masa yang belum terjadi.
Iris Astridewi, seorang siswi sekolah menengah atas yang hidup dalam keterbatasan di Makassar, harus menelan pil pahit kehidupan.
Di usianya yang baru menginjak 17 tahun, takdir memaksanya menjadi sebatang kara setelah sang ayah meninggal dunia, meninggalkan beban hidup dan hutang yang mengancam masa depannya.
Seorang pria tampan dengan penampilan yang tidak wajar bernama Kim, tiba-tiba muncul di hadapan Iris.
Ia mengaku sebagai Humandroid tipe RK800, ciptaan tahun 2109 yang dikirim melintasi dimensi waktu.
Kim membawa pesan yang sulit dipercaya
Di masa depan, dunia akan hancur oleh tangan Iris sendiri. Bisakah Iris merubah masa depan ataukah hancur di tangan nya sendiri.
Ini kisah Iris bersama Humanoid bernama Kim
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon [ Fx ] Ryz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 03 | Kisah Kelam Masa Depan
...■▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎■...
Keesokan harinya, Iris pergi ke sekolah seperti biasa namun, pada pagi itu dia tidak melihat Kim di rumah nya.
Tanpa mempedulikan nya, Iris berangkat ke sekolah dan sepanjang jalan, dia tidak berhenti memikirkan Kim dan kisah yang di katakan nya.
Sebuah robot masa depan?
Misi penyelamatan dunia?
Semua itu seperti plot film Sci Fi murahan akan tetapi, Iris tidak bisa menyangkal nya apalagi sesaat melihat pembuktian bahwa Kim robot.
Yang mana, Kim membuka nadi nya yang memiliki beberapa slot USB dan card reader serta Kim membuka tubuh nya yang berisikan mesin yang sama sekali tidak dikenali serta cairan biru nya.
Hal itu membuktikan kalau Kim bukanlah manusia.
Setibanya di sekolah, Iris langsung di sambut beberapa murid yang berduka untuk diri nya dan Iris pun menjawab nya dengan ramah termasuk teman kecilnya, Bayu.
"Selamat pagi, Ris!" sapa Bayu.
"Pagi juga Bay," jawab Iris.
"Lho, kok kamu sudah masuk? Kenapa tidak istirahat saja?" tanya Bayu.
"Oi, Bay. Yang benar saja, hari ini kan ada ujian. Jadi, aku tidak boleh meninggalkan nya."
Bayu tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"Oh, iya. Benar juga. Oiya, jika butuh contekan. Aku siap membantu."
"Ah?! Yang benar saja aku menyontek pada murid yang memiliki peringkat paling bawah," jawab Iris dengan tawa kecil.
"Hihi~" tawa Bayu yang menanggapi perkataan Iris.
Lalu, Iris pun menjalani sekolah nya seperti biasa dengan tetap merahasiakan kehadiran Kim.
......................
Di lain pihak, Kim yang sudah mendapatkan persetujuan dari Iris. Kini, dia bisa mengunakan semua aset nya maka dari itu, dia pun pergi ke Mall.
Pakaian nya yang aneh membuat perhatian orang tertuju kepada nya. Kim pun tidak mempedulikannya dan terus melangkah lalu, berhenti di toko baju. Dia teringat akan perintah Nona nya.
"Paman Kim, beli lah pakaian dan jangan memakai baju norak seperti itu!"
Dengan perintah itu, Kim masuk ke toko baju dan membuat beberapa pegawai disana terkejut. Walau begitu, ada salah satu karyawati yang berani menghampiri nya.
"Selamat datang, pak! Ada yang bisa saya bantu?"
"Tolong berikan saya beberapa stel baju terbaik disini!"
"Baik, Pak!" jawab karyawati.
Setelah itu, Kim diberikan beberapa pakaian dan salah satu stel nya dipakai oleh Kim dan sesaat melihat cermin, dia melihat poster model yang mengenakan pakaian dari toko tersebut. Lalu, dia pun memperhatikan rambut model dan langsung merubah rambut nya seperti di poster melalui fitur nya dan dia pun keluar dari fitting room.
Tatapan para karyawati yang awalnya menatap aneh kini menjadi terpesona kepada Kim.

Meski begitu, Kim dengan tanpa ekspresi melangkah ke kasir.
"Berapa semua nya?" tanya Kim.
"10 Juta Rupiah. Bapak ingin membayar dengan apa?" tanya kasir.
"Gunakan Qris!" jawab Kim.
"Silahkan di scan, Pak!" seru kasir seraya meminta kode Qris kepada Kim.
Kim pun mengambil kartu dari fitur penyimpanan nya yang kasir itu tidak ketahui dan melakukan scan pada kartu itu. Lalu, pembayaran berhasil di lakukan.
"Terimakasih, pak! Silahkan datang kembali!"
Tanpa menjawab, Kim mengambil kartu dan keluar dari toko. Lalu, perhatian semua orang kembali ke tertuju kepada Kim seakan-akan mereka melihat seorang selebriti. Meski begitu, Kim tidak mempedulikan.
Setelah itu, Kim mengunjungi dealer mobil dan membeli mobil yang menurut nya bagus.

Mengunakan mobil yang baru dibelinya, Kim membeli unit apartemen di Milenium Tower yang terkenal memiliki keamanan yang tinggi dan memiliki tinggi 40 lantai dan Kim membeli nya di lantai teratas.
Itulah aktifitas Kim sesaat Iris sekolah.
................
Waktu berlalu dengan cepat dan senja pun terbit. Iris yang baru pulang dari sekolah langsung disambut oleh Kim yang sedang menunggu nya didepan gerbang.
Tidak hanya itu, semua murid yang melewati Kim menatap nya dengan senyuman lantaran mereka terpesona kecuali Iris.
"Kenapa dia datang ke sini?" gumam Iris dengan mengerutkan keningnya.
Iris pun menyadari perubahan drastis dari Kim hingga membuat nya tersenyum, "Dan, seperti nya dia mendengar perkataan ku."
Menyadari, Iris terus menatap pria tampan di depan gerbang, Bayu mempertanyakan nya.
"Iris, kamu kenal pria itu."
Iris menganggukkan kepalanya, "Dia paman ku yang berasal dari negeri yang sangat jauh," jawab Iris.
Disaat yang bersamaan, Kim menghampiri Iris dan menyapa nya.
"Iris, kamu sudah pulang. Mari saya antarkan!"
Iris tersenyum kecil dan menganggukkan kepalanya. Setelah itu, Iris pun pergi bersama Kim dengan mengunakan mobil barunya.
Selama perjalanan, Iris celingukan melihat sekeliling mobil.
"Mobil ini masih bau toko. Paman baru membeli nya ya?" tanya Iris.
"Iya. Iris. Saya baru membeli nya untuk kegiatan saya dan mengantar anda," jawab Kim.
"Oh~ Apa itu tidak pemborosan? Memang paman mengunakan uang apa?"
"Virtual Account, debit dan sebagainya. Meski nominal itu berasal dari masa depan namun, uang nya masih tetap bisa digunakan meski ada dimasa lalu."
"Wow! Keren. Jadi begitu ya sistem keuangan di tahun 2100 -an."
Lalu, Iris yang penasaran dengan sesuatu. Dia pun mempertanyakan nya.
"Paman, sebenarnya siapa yang menciptakan Cybernite dan bagaimana itu bisa terjadi?"
"Cybernite itu ..."
Kim pun menceritakan pada tahun 2099, ada sekelompok organisasi besar yang disebut Tiga Kerajaan yang menguasai dunia.
Tiga Kerajaan ini telah menguasai semua aspek manusia;
Bisnis ekonomi;
Politik;
Dan, kemiliteran.
Kehadiran mereka tidak semua orang menerima nya sehingga muncul kelompok Pembelot yang menentang tiga kerajaan tersebut.
Hari demi hari, tahun demi tahun berlalu. Kelompok Pembelot terus bersikukuh untuk menurunkan hirarki Tiga Kerajaan sampai memuncak pada tahun 2101.
Kekacauan, penjarahan, prkosaan dan kriminal lain nya terjadi dimana-mana hingga tidak terkendali. Lalu, saat itulah Terminator datang untuk pertama kali nya.
Robot berbentuk tengkorak dengan membawa senjata berat membunuh para pembelot tanpa belas kasih baik wanita, orang tua dan anak-anak.
Tindakan dari Tiga Kerajaan itu membuat situasi semakin kacau dan menimbulkan kemarahan bagi para pembelot. Lalu, peperangan untuk pertama kali nya terjadi.
Perang itu pun terjadi bertahun-tahun hingga tahun 2111 yang mana seluruh keturunan Iris dibantai atas tuduhan penciptaan robot untuk para pembelot termasuk RX-800 itu sendiri.
"Hmm~ Jadi, begitu. Mendengar semua itu, aku seperti menyaksikan film Terminator yang terbaru. Lalu, bagaimana bisa Putra ku menciptakan robot baru?"
"Code Iris."
Mendengar itu, Iris sontak terkejut lantaran dia sangat mengenal dengan istilah itu yang mana merujuk pada program ilegal guna mencurangi game online dan bot sistem.
"Eh?!"
...■▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎■...