NovelToon NovelToon
Princess Anna

Princess Anna

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Anak Yatim Piatu / Spiritual / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:372
Nilai: 5
Nama Author: Diyah_ell

Namanya Anna.. Dia anak yang polos namun tangguh, berjiwa bebas dan baik hati.. ia terlahir di sebuah gubuk sederhana di dalam hutan yang jauh dari pemukiman warga, meski hidup sederhana, ia merasa hari harinya selalu dipenuhi kebahagiaan.
Hingga sampai suatu waktu, tragedi menimpa keluarga kecilnya dengan tragis.. Ternyata ayahnya adalah seorang putra mahkota, dan Anna pun tiba tiba menjadi seorang Putri.
bisakah Anna beradaptasi di kehidupan barunya??
Lika liku percintaannya dimulai..inilah kisah Princess Anna..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diyah_ell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nicholas Hayden Maximilian

"Aku tidak mengatakannya karena aku tahu kau akan bereaksi seperti ini! Tenanglah.." bujuk Helena.

"Hahhhh! jadi apa maumu? Kamu mau aku diam saja mendengar anak dan istriku dihina oleh orang orang?"

"Hanya ini kan yang bisa kita lakukan.. Kita hanyalah rakyat jelata yang hidup menyendiri di pinggir hutan.. Kamu kira apa lagi yang bisa dilakukan orang seperti kita ini?"

Luk menggenggam kedua tangan Helena "Helena.. Katakan padaku, apa yang benar benar kamu inginkan? Aku bisa mengabulkan segalanya"

"Kenapa? Kenapa kamu bisa mengabulkan segalanya?" Helena menatap tajam suaminya.

"Karena aku bisa melakukan apapun untukmu dan putri kita!"

"Siapa kamu sebenarnya sayang?" ucap Helena dengan lembut namun sorot matanya semakin tajam.

"Helena.. Kita kan sudah membahas ini.." jawab Luk ragu ragu.

"Kamu bilang kamu hanyalah seorang putra dari bangsawan yang bangkrut, mana mungkin putra dari bangsawan yang bangkrut mampu membeli semua barang barang mahal di rumah ini, pakaian yang kau kenakan saat pertama kali aku menemukanmu, terlebih lagi gaun yg baru saja kau berikan kepada Anna! Aku bukan orang bodoh sayang! Katakan padaku semuanya tentang dirimu yang belum kuketahui, jangan menghindar atau jangan mengatakan kebohongan lagi karena aku tahu kapan kamu berkata bohong dan jujur!" tegasnya.

Luk terdiam menunduk sementara Helena masih menggenggam tangannya agar Luk tak bisa lagi menghindar seperti yang sudah sudah.. Ia sudah merasa terpojok, ia keliru karena tak memikirkan apapun selain anak dan istrinya hidup layak dan berkecukupan meski tinggal di pinggir hutan.

Ahhh.. Apakah sudah waktunya? Haruskah aku mengatakan yang sejujurnya saja dan memboyong mereka ke istana?

"Baiklah Helena, namaku adalah.. Nicholas Hayden Maximilian"

Begitu mendengar nama panjang suaminya seketika tubuh Helena gemetar.

"Nicholas Hayden Maximilian? Maximilian??" gumam Helena, yang masih tak percaya.

Semua orang di kekaisaran Brivantyum ini pasti tahu siapa orang yang bisa memakai nama belakang Maximilian, George Hayden Maximilian adalah raja kekaisaran Brivantyum saat ini, raja memiliki seorang putra dan seorang putri.

Putri raja bernama Maria Rebecca Hayden Maximilian sedangkan putra mahkota adalah.. Nicholas Hayden Maximilian.

Helena menepis tangan Luk dengan kasar

"Jadii.. Anda adalah yang mulia putra mahkota..? Jadii..siapa Luk? Siapa suamiku yang Mulia? " ucap Helena dengan suara bergetar.

"Helena.. Jangan bicara begitu, aku adalah Luk mu, aku adalah suamimu! Jangan memanggilku seperti itu" kekeh Luk meyakinkan Helena yang sedang syok.

"Tidak Yang Mulia.. Aku..ahh.. saya harus memperlakukan keluarga kerajaan dengan hormat"

"Helena.. Inilah yang ku khawatirkan, ini sebabnya aku tak bisa mengatakan semuanya.. Maafkan aku Helena"

"Tidak Yang Mulia, ahhh.. Sekarang semuanya menjadi masuk akal.. Maaf Yang Mulia, sepertinya saat ini saya harus menata pikiran saya sendiri dulu.." Helena masuk ke kamar dan mengunci pintunya.

Luk terdiam mematung sendirian menatap pintu kamar dan membiarkan Helena sendiri dulu karena ia tampak sangat syok sekaligus kecewa karenanya

Luk merasa keputusannya berkata jujur adalah kesalahan besar, Helena tidak bisa lagi memperlakukannya seperti biasa dan caranya bicara dan melihat Luk pun menjadi begitu asing.

.

Malampun berlalu dengan dingin begitu saja.

Pagi itu Helena terbangun dengan kondisi mata yang sedikit bengkak karena terus menangis hingga akhirnya ketiduran.

Ia enggan bertemu Suaminya karena ia masih bingung bagaimana baiknya memperlakukan suaminya yang adalah seorang putra mahkota raja, sedangkan logikanya belum mampu menerima kenyataan ini.

Meski tak mau akhirnya Helena keluar dari kamarnya, ia melihat kursi panjang dengan bantal di atasnya.

Bagaimana ini..aku membiarkan seorang putra mahkota tidur di atas kursi yang keras semalaman..

Helena membuka kamar Anna, putrinya masih tertidur pulas sambil memeluk boneka beruang yang dibelikan ayahnya.

Helena mencari keberadaan suaminya yang tidak kelihatan, saat hendak membuka pintu belakang rumah Helena mendengar suara kuda.

Ia membuka sedikit pintu dan disana terlihat punggung suaminya dari kejauhan bersama dengan seorang pria dengan penampilan seperti seorang ksatria istana. Helena memang sering mendengar suara kuda dari kejauhan tapi ia tak begitu menghiraukannya.

Ternyata selama ini suamiku menjalani dua kehidupan yang amat bertolak belakang.

Tiba tiba Helena terpikirkan sesuatu sampai dahinya mengerut. Tak lama kemudian Luk masuk melalui pintu depan, di sana ia menemukan Helena yang duduk terdiam.

Luk mendekati perlahan dan hati hati, ia bertekad memperlakukan istrinya seperti biasa seolah tak ada apapun yang terjadi.

"Kamu sudah bangun sayang.." ucap Luk seraya duduk di samping Helena.

"Suamiku.." ucap Helena dengan lembut.

Luk tersenyum karena mengira Istrinya pun memikirkan hal yang sama dengannya.

"Iya sayang.." jawab Luk.

"Aku sudah memikirkannya semalaman.. Dan kesimpulannya.. Aku ingin kau meninggalkan tempat ini secepatnya" ucap Helena dengan tenang.

"Aku setuju istriku.. Ayo kita tinggalkan tempat ini, kau dan Anna akan ikut aku tinggal di istana putra mahkota"

"Tidak! Aku dan Anna akan tetap berada di posisi kami yang semestinya!"

"Tidak bisa! Kalian ikutlah denganku jika tidak aku tak mau meninggalkan tempat ini!" tegasnya.

"Pergilah tinggalkan kami jika anda benar-benar peduli dengan kami! Istana yang megah tidak cocok untuk ku dan anakku! Aku mengerti garis besarnya karena aku juga pernah menjadi setengah bangsawan"

"Jangan bicara begitu Helena.. Ikutlah denganku, aku akan melindungi kalian lebih dari nyawaku sendiri, jadi.. Tak ada yang perlu kau khawatirkan.. Aku akan menjadikanmu putri mahkota, calon ratu masa depan"

Helena tersenyum hambar.

"Tidak ada sejarahnya ratu yang berasal dari anak haram seorang pelayan dan kepala keluarga Marquess!!"

"Percayalah padaku Helena, itu bukan masalah.. Aku akan memastikan kau mendapatkan posisi disampingku!"

"Tidak!.."

Luk memotong perkataan Helena seraya beranjak dari tempat duduknya.

"Keputusanku sudah bulat Helena! Demi kebaikanmu dan Anna aku akan melakukan apapun yang menurutku benar, dan inilah keharusannya, mau tak mau kau harus melakukan itu! Bersiaplah.. Aku sudah terlalu banyak membuang buang waktu, saat ini posisiku sedang tidak bagus, kalian akan berangkat ke istana besok pagi pagi sekali.. Kau tak perlu membawa apapun dari tempat ini, kenakan pakaian yang kemarin kubawa pada putri kita, besok akan ada kereta kuda yang menjemput kalian.. Sekarang aku harus kembali ke istana karena harus mengurus banyak hal, ayoo bertemu di istana besok pagi Istriku..tolong mengertilah sekali ini saja"

Luk pergi setelah mengatakan yang diinginkannya tanpa memperdulikan pendapat Helena.

Disisi lain, Helena tak pernah membayangkan ia akan tinggal di istana raja, ia juga tak pernah mengharapkannya. Sempat terlintas di fikirannya untuk kabur bersama putrinya saja, namun mengingat ekspresi Luk saat sebelum pergi tadi membuat hatinya goyah.

Haruskah aku mencoba percaya kepadanya untuk terakhir kalinya?

Disaat Helena sedang sibuk dengan isi kepalanya sendiri Anna menghampiriya.

"Ibu.."

"Putriku sudah bangun?"

"Iya.. Dimana Ayah Bu?"

Bersambung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!