NovelToon NovelToon
Benih Cinta Sang Dokter

Benih Cinta Sang Dokter

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Raisa dan Adit keduanya sudah menikah selama 2 tahun, namun sampai saat ini keduanya belum dikaruniai seorang anak.

Hingga Raisa pun mendatangi seorang dokter untuk program kehamilan, namun tanpa disangka dokter itu adalah mantan kekasihnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3 ( Bersikap Manis )

Setelah semalam tidak pulang kerumah, malam ini Adit pulang lebih awal dibandingkan biasanya.

Adit sudah menyiapkan makan malam, Raisa pun merasa aneh dengan sikap Adit.

" Kamu kenapa semalam ga pulang Mas ? "

" Maaf ya Mas ga ngabarin kamu, Mas ketiduran di kantor sayang "

" Emang banyak banget ya kerjaan kamu ? "

" Iyah banyak banget sayang "

" Oiya Mas, Sabtu nanti aku mau ke tempat yang mamah kamu suruh. Kamu bisa temenin aku kan Mas ? "

" Mas kayaknya ga bisa temenin kamu Sa, maaf ya tapi nanti kalau ada apa apa kamu hubungi Mas aja ya "

" Yaudah Mas nanti aku sendiri aja kalau gitu "

" Yaudah sekarang kamu mandi, habis itu kita makan bareng ya. Mas udah siapin makan untuk kita makan malam "

" Iya Mas "

Raisa pun langsung segera mandi, ia merasa senang dengan sikap Adit malam ini.

Terlebih terakhir Adit dan dirinya tak baik baik saja, Raisa pun berniat untuk melakukan hal baik kepada Adit.

Setelah selesai mandi Raisa menghampiri Adit, disana Adit sudah menunggu dirinya untuk makan malam bersama.

" Kamu cantik sekali malam ini sayang "

" Berarti kemarin kemarin aku ga cantik dong Mas ? "

" Cantik, tapi malam ini lebih cantik aja "

" Gombal deh Mas "

Adit mulai meraba tubuh Raisa, ia memberikan kecupan singkat pada leher Raisa.

" Mas.. "

" Kenapa sayang ? "

" Mas mau sekarang ? "

" Iyah Sa "

Raisa tersenyum, ia pun lebih dulu mencium bibir Adit.

Namun sebuah panggilan telpon berdering dari ponsel milik Raisa, keduanya pun terhenti.

" Bentar ya Mas dari kantor "

" Jangan lama lama ya "

" Iyah "

Adit dengan sabar menunggu Raisa, sambil menunggu ia pun mencoba menghubungkan kekasihnya itu.

Adit harus bersikap normal, ia tak mau jika Raisa curiga atau sampai tau masalah ini.

Raisa masuk kedalam kamar, namun bukannya menghampiri Adit ia justru membuka laptop miliknya.

Raisa masih berbicara dengan orang diseberang sana, Adit masih menunggu Raisa dengan sabar.

Namun semakin lama Adit mulai mengantuk, hingga akhirnya tanpa sadar Adit pun tertidur.

Usai dengan panggilan nya Raisa menghampiri Adit, namun sayangnya Adit sudah tertidur dengan pulas.

Namun karena hormonnya yang sedang tinggi, Raisa dengan terpaksa memuaskan sendiri hasratnya.

***

Keesokan pagi Adit masih bersikap manis, biasanya Adit akan marah kepada Raisa jika dirinya gagal terpuaskan.

" Malam ini aku lembur ya sayang "

" Lembur lagi Mas ? Padahal aku pengen lanjutin yang semalam Mas "

" Maaf ya sayang "

" Hm yaudah deh Mas "

" Yaudah Mas berangkat dulu ya, kamu hati hati nanti "

Segera Adit berangkat ke kantor, Raisa hanya tersenyum melepas Adit.

.....

Raisa merasa akhir akhir ini Adit lebih banyak menghabiskan dirinya untuk bekerja, bahkan rasanya sudah lama ia dan Adit tidak bermesraan

" Sa.. " panggil Putri

" Hmm " gumam Raisa

" Pinjem duit dong Sa, hehehe "

" Tumben lo minjem duit ke gue "

" Iya laki gue bonusnya bulan ini kecil banget, terus anak gue nyusunya lagi banyak banget Sa "

" Yaudah nanti gue kirim ya "

" Makasih banyak ya Sa "

" Iya Iyah, yaudah sama kerja lagi "

Raisa meraih ponselnya, ia mengirim uang kepada sahabatnya itu.

...

Hari hari Raisa mulai merasakan kesepian, Adit yang sering lembur membuat dirinya dan Adit jarang bertemu.

Bahkan Raisa lupa kapan terakhir ia dan Adit berhubungan, Raisa merindukan sentuhan Adit saat ini.

Raisa mencoba menghubungi Adit menanyakan kapan Adit akan pulang, tapi sayangnya Adit tak mengangkat panggilan dari Raisa.

Raisa menunggu Adit, namun matanya mulai terasa berat hingga akhirnya Raisa tertidur di atas sofa.

.

Malam hari Raisa terbangun karena merasa haus, pukul 12 malam Adit belum juga pulang kerumah.

Raisa mencoba menghubungi Adit, namun lagi lagi Adit tidak mengangkat panggilan Raisa.

" Kemana sih " ucap Raisa khawatir

Kali ini Raisa mencoba tetap terbangun, ia membuat kopi agar tidak tertidur.

Sambil menunggu Adit, Raisa memainkan ponselnya membuka sosial medianya.

Adit tak kunjung pulang hingga pukul 2 dini hari, Raisa mulai kembali mengantuk hingga akhirnya dirinya pun tertidur.

***

Pagi hari saat Raisa terbangun, ia melihat Adit yang masih tertidur pulas disampingnya.

Raisa tak tau kapan Adit pulang, tapi rasanya Raisa cukup lega karena Adit sampai dengan selamat.

Saat hendak memasukkan pakaian Adit kedala mesin cuci, Raisa mencium wangi parfum di kemeja Adit.

" Wangi parfum siapa ya " ucap Raisa sambil mengendus wangi parfum di kemeja Adit

" Kamu ngapain Sa ? "

Raisa terkejut, ia langsung menoleh kearah Adit

" Ini ko parfume nya beda ya Mas "

" Oo iya itu aku pakai parfum temenku, kemarin harus ketemu sama client terus punya ku habis sayang "

" Ohh gitu "

" Kenapa ? Kamu mikir apa sih ? "

" Engga aku ga mikir apa apa Mas "

" Kamu gausah khawatir Sa, aku cuma sayang sama kamu ko "

" Iyah Mas Adit "

Raisa pun akhirnya mengabaikannya, ia pun langsung mencuci baju seperti biasanya.

1
Rian Moontero
lanjoootttt👍👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!