NovelToon NovelToon
Sistem Kurir Super : Puncak Kekuatan Adalah Segalanya

Sistem Kurir Super : Puncak Kekuatan Adalah Segalanya

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: Kenjiro Dominic

Kevin Sanjaya dulunya adalah seorang kurir Ojol pengantar makanan dengan kehidupan keluarga yang penuh dengan kemiskinan. akhirnya dia menemukan sistem pengantaran terhebat.

Sistem tersebut membuat dirinya bisa mendapatkan kekayaan dengan melakukan pengantaran makanan, bahkan wanita cantik pun beramai-ramai mendekatinya.

saat sistem bekerja, ulasan terbaik adalah prioritas atas segalanya. akhirnya kekuatan dan pengaruh telah ia dapatkan, namun tuntutan sistem akan semakin menekan.

bahkan kekuatan penguasa - penguasa akan dia lawan, juga wajah - wajah baru akan dia temui.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kenjiro Dominic, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3 : Apa Kau Memandang Rendah Kurir?

"Barang yang bagus…"

Sudut bibir Kevin sedikit terangkat saat matanya menangkap liontin giok kecil berbentuk pengaman itu. Namun ia sama sekali tidak terburu-buru.

Ia tahu betul bagaimana cara kerja para pedagang kaki lima di Jalan Antik.

Mereka mungkin terlihat biasa saja—pakaian tidak rapi, gaya seadanya—tetapi mata mereka tajam seperti elang.

Begitu melihat seseorang tertarik pada barang dagangan, dalam sekejap mereka sudah menyusun strategi di kepala.

Setiap gerakan pembeli… setiap tatapan… semuanya diamati.

Begitu kau menunjukkan minat—

Permainan sudah dimulai.

Dan yang kalah… biasanya adalah pembeli.

Kevin sudah terlalu sering melihat hal seperti ini saat masih menjadi kurir. Ia pernah tertipu, pernah ditertawakan diam-diam, bahkan pernah dianggap bodoh oleh para pedagang licik di sini.

Tapi hari ini berbeda.

Hari ini…

Ia datang untuk membalas semuanya.

Dengan santai, ia menyelinap ke tengah kerumunan, berpura-pura melihat-lihat barang lain.

"Hei, Bos, ada yang menarik perhatian?"

Pedagang berkumis itu langsung tersenyum lebar saat melihat Kevin mendekat.

"Semua barang di sini kualitas tinggi! Ambil satu saja, dijamin bisa dijual lagi dengan untung besar!"

Kevin tersenyum tipis dalam hati.

Kalau memang bisa untung besar, kenapa tidak kau jual sendiri?

Namun ia tetap bersikap santai.

"Aku cuma lihat-lihat saja. Tidak punya uang banyak."

Pedagang itu tertawa kecil, wajahnya penuh basa-basi.

"Ah, Bos ini merendah sekali! Yang datang ke Jalan Antik semua orang berduit!"

Belum sempat Kevin menjawab—

Sebuah suara sinis tiba-tiba menyela.

"Hmph, dia? Mana mungkin mampu beli. Dia Itu cuma kurir Ojol Biasa."

Suasana langsung berubah.

Seorang pria berjas rapi berjalan mendekat dengan wajah penuh kesombongan.

Begitu kata “kurir” keluar—

Senyum pedagang langsung lenyap.

Tanpa basa-basi, ia menarik kembali barang yang tadi sempat ia sodorkan ke arah Kevin Sanjaya.

"…"

Alis Kevin sedikit berkerut.

Ia menoleh perlahan ke arah pria itu.

Tatapan mereka bertemu.

"Kevin, masih tidak kenal aku?"

Pria itu menyeringai, menatapnya dari atas ke bawah.

"Mana seragam HijauMu? Tidak sedang antar makanan hari ini?"

Kevin mendengus pelan.

"Jadi kamu… Berti Sumanto."

Nada suaranya dingin.

Ia masih ingat pria ini.

Dulu tinggal di lingkungan yang sama—sombong, suka menindas, dan selalu mengandalkan uang keluarganya.

Sekarang, katanya sudah jadi pebisnis kecil dengan penghasilan jutaan.

Tapi sifatnya…

Tidak berubah sedikit pun.

"Oh, ternyata kamu," kata Kevin dengan santai, lalu berjongkok kembali seolah tidak tertarik.

Sikap acuh itu langsung membuat wajah Berti Sumanto menegang.

Namun sebelum ia sempat bicara—

Pedagang tiba-tiba membentak.

"Kalau tidak mampu beli, jangan pegang barangku!"

Nada suaranya tajam, penuh penghinaan.

"Pegang berarti beli!"

Kevin mengangkat kepala, matanya dingin.

"Kalau tidak dipegang, bagaimana aku menilai barangnya?"

"Bisnis macam apa ini?"

Pedagang mencibir.

"Ojol seperti kamu punya uang untuk beli barang antik?"

"Kamu cuma buang waktu saja!"

"Pergi sana! Jangan ganggu pembeli lain. Barang di sini semua Jutaan nilainya!"

Orang-orang di sekitar mulai ikut tertawa kecil.

"Kurir sekarang berani juga ya datang ke Jalan Antik?"

"Tempat ini bukan buat orang seperti dia."

Tatapan meremehkan mulai bermunculan.

Suasana berubah dingin.

Seolah-olah keberadaan Kevin saja sudah tidak pantas.

Wajah Kevin tetap tenang.

Namun di dalam hatinya—

Api mulai menyala.

"Dari kapan kurir tidak boleh beli barang antik?"

Suaranya rendah, tapi jelas terdengar.

Berti Sumanto tertawa keras.

"Hahaha! Kevin, sadar diri sedikit!"

"Daripada keliling di sini, mending cepat antar pesananmu!"

"Nanti pelangganmu kasih ulasan buruk, menangis lagi kamu!"

Tawa pecah di sekeliling.

Pedagang, pembeli, semuanya ikut menertawakan.

Di mata mereka—

Seorang kurir Ojol hanyalah orang rendahan.

Boleh bekerja…

Tapi tidak pantas masuk ke dunia “kelas atas” seperti ini.

Kevin perlahan berdiri.

Tatapannya berubah.

Dingin dan Tajam.

Senyumnya tipis… tapi penuh arti.

"Barang palsu saja dijual dengan gaya seperti ini…"

Ia menatap pedagang itu langsung.

"Baiklah."

Suaranya tenang, tapi mengandung tekanan.

"Hari ini…"

"Biarkan kurir yang kalian remehkan ini…"

"...mengajari kalian apa itu barang asli."

Udara di sekitar tiba-tiba terasa menegang.

Kerumunan yang tadinya tertawa mulai terdiam.

Karena entah kenapa—

Nada bicara Kevin…

Memberikan perasaan yang berbeda.

Seolah-olah—

Ia benar-benar tahu apa yang sedang ia lakukan.

Dan sesuatu yang besar…

Akan segera terjadi.

1
Oktaviadi Ayu
S
Naga Hitam
okta
DD
typo Vanesa 🤣
Kenjiro Dominic: 😭😭😭😭😭
total 1 replies
dhani satria
update yg banyak bang
Kenjiro Dominic
nanti malam author Update 10 Bab yaaa... maaf pagi ini blum ada update🙏
Naga Hitam: makasih
total 1 replies
DD
typo nona Yati, Thor 🤣
Kenjiro Dominic: 🤣 maaf ngantuk jadi Typo dikit nggak ngaruh kan 🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!