seorang wanita yang bernama Alisa putri harus menjalani hidupnya sebagai istri dan menantu yang terhina,dia bahkan merawat anak haram suaminya.
dia melakukan semua itu karna harus bergantung pada suami dan mertuanya, di jual oleh ibu tirinya membuat Alisa tidak bisa berbuat apa-apa.
hingga suatu hari,dia di ceraikan oleh suaminya,hanya karna ingin menikahi selingkuhan nya,di dalam keputusasaan nya,dia tiba-tiba mendapatkan sistem yang membantu kehidupan nya.
balas dendam pun di mulai,dia mengumpulkan kekayaan nya dan membangun banyak usaha nya.
bagaimana kah kisah Alisa selanjutnya ?
yuk mampir disini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ethan dan Marni
Keesokan harinya,hari ini adalah hari perkenalan pemilik perusahaan Wangga,di dalam mobil,Alisa duduk dengan tenang,dia menatap handphone nya dengan wajah seriusnya.
" nona, tuan Jasper Ryder dari perusahaan Ryder mengirim email pada perusahaan kita,dia ingin bertemu dengan anda secara pribadi " jelas Jek sambil membawa mobil dengan hati-hati,dia takut Alisa merasa terganggu.
Mendengar itu Alisa terdiam sejenak,dia merasa bingung sebenarnya apa tujuan pemuda itu mendekati nya.
" hmm..baiklah balas saja email dari nya,katakan padanya nanti jam 2 siang,aku akan menemui nya " ucap Alisa,dia benar-benar penasaran apa mau pemuda itu.
" baik nona " jawab Jek,setelah beberapa menit dalam perjalanan, akhirnya Alisa sampai di perusahaan nya.
Jek buru-buru membuka mobil dan melindungi kepala Alisa agar tidak terkena pintu mobil,melihat itu Alisa hanya menampilkan ekspresi wajah datarnya.
sedangkan para karyawan di perusahaan,mereka sudah berbaris rapi menyambut kedatangan bo baru mereka,saat mereka melihat mobil mewah berhenti di depan perusahaan,semua karyawan sontak menahan nafas.
hingga mereka melihat seorang wanita yang keluar dari mobil,wanita itu terlihat sangat cantik dan juga dingin.
" kalian semua perkenalan dia adalah bos baru kita,nona Alisa Putri Wangga ! cepat kalian sambut kedatangan nya " perintah resepsionis wanita pada mereka.
Mendengar itu mereka semua tertegun,apalagi saat melihat Alisa berjalan dengan langkah anggun,dengan sedikit membungkuk mereka menyapa Alisa yang melewati mereka semua.
" selamat datang di perusahaan Wangga nona " ucap mereka semua secara bersamaan.
Alisa mengangguk kecil,dia terus berjalan melewati seluruh karyawan nya,setelah melihat kepergian Alisa mereka semua menarik nafasnya dalam-dalam.
" gila aura bos baru kita bukan kaleng-kaleng,aku sempat berfikir jika bos baru kita seorang pria tua,tapi ternyata bos baru kita seorang wanita yang sangat cantik dan berwibawa"
" benar, seperti nya akan terjadi perubahan besar di dalam perusahaan,dan dari yang aku lihat bos kita yang baru ,sangat dingin dan mungkin akan mengeluarkan peraturan baru "
" itu sudah pasti,ayo kita masuk,kita harus melihat peraturan apa saja yang dibuat oleh bos baru kita "
mereka semua masuk kedalam perusahaan,dan disana seorang wanita dan pria saling memandang dengan wajah tegang nya.
" bagaimana ini,jika dia benar mengeluarkan peraturan baru,kita akan ketahuan,dan masalah itu saja belum terselesaikan"ucap wanita itu dengan cemas.
" kamu tenang saja,selama dia tidak mengetahui nya kita pasti akan aman,lagian aku sudah memalsukan pengeluaran,dan dia tidak akan menemukan kejanggalan,ayo jangan sampai kita terlihat mencurigakan " ajak pria itu,dan mereka pun masuk kedalam.
kembali disisi lain.alisa yang kini berada di ruangan direktur duduk dengan tegak,dia menatap dekorasi yang telah di ubah oleh Leo dengan tersenyum puas.
" dia memang bisa di andalkan" gumam nya,lalu dia mulai membuka berkas yang sudah lama menumpuk,dan anehnya dengan cepat dia bisa melihat dimana berkas yang di palsukan.
Alisa memangil Leo lewat telpon,setelah beberapa menit Leo datang dengan wajah datarnya.
" nona apa ada masalah ? " tanya Leo dengan serius.
Alisa mengetuk meja dengan wajah dinginnya,dia tidak menyangka ternyata masih ada yang ingin bermain-main di dalam perusahaan nya.
" panggil bendahara dan juga sekretaris perusahaan lama ! Aku ingin keduanya segera datang " perintah Alisa yang di angguki Leo,kemudian Leo pergi menjemput kedua orang itu.
" seperti nya aku terlalu meremehkan orang-orang licik ini " seringai Alisa.
Tok tok tok tok
mendengar pintu di ketuk,Alisa menyuruh orang itu masuk, ternyata itu adalah sekretaris dan bendahara perusahaan lama,keduanya terlihat takut-takut saat alisa menatap mereka dengan tajam.
" nona ada yang bisa kami bantu ? " tanya si pria,dia berusaha agar tetap tenang dihadapan Alisa.
Brakkkkkkkkkkkkkkkk
Alisa memukul meja dan melemparkan berkas palsu itu,dia menetap keduanya dengan remeh.
" apa kalian fikir kalian bisa menipu ku ! Jelaskan padaku kenapa bisa kalian korupsi banyak uang perusahaan? " tanya Alisa tanpa basa-basi.
Kedua nya terkejut,mereka sontak berkeringat dingin dan mengambil berkas yang di lempar oleh Alisa,lalu mereka membaca nya dan kembali menatap Alisa dengan tidak percaya.
" nona ini..ini " tidak tau harus berkata apa, keduanya berlutut dihadapan nya.
" nona maafkan kami,kami khilaf karna korupsi uang perusahaan,mohon nona memberikan kami satu kesempatan lagi " ucap si wanita,terlihat air matanya berjatuhan.
" benar nona,dan kami berjanji tidak akan mengulangi kesalahan ini lagi,," sambung si pria dengan penuh harap.
Mendengar janji palsu,Alisa tersenyum sinis.
" aku bukan orang bodoh, memaafkan seorang penghianat bukanlah prinsip ku,,kalian harus menanggung akibat dari perbuatan kalian sendiri ! Leo bawa kedua penghianat ini ke kantor polisi ! " perintah Alisa.
Leo yang berdiri di pintu langsung masuk,dan menarik kedua nya dengan sekali tarikan.
" tidak nona,,jangan bawa kami ke kantor polisi maafkan kami,,kami tidak akan mengulanginya lagi " teriak-teriak si wanita.
" lepas,,lepaskan aku,,kau,, kamu hanya orang baru yang tidak tau apa-apa, berani nya kamu memenjarakan ku, aku akan membalas mu " teriak si pria yang ternyata memiliki emosional tinggi.
hingga suara teriakan keduanya menghilang di balik pintu,Alisa mendengus dia sudah menduga seorang penghianat tidak akan semudah itu berubah.
" penghianat seperti kalian,tidak akan berakhir baik " gumam nya,dia kembali melanjutkan pekerjaan nya.
************
sedangkan di restoran milik Alisa,yang ada di dekat perusahaan nya,disana ternyata ada Sari dan juga ibunya,mereka sudah mencari tau di mana perusahaan Wangga berada.
" apa benar perusahaan besar itu perusahaan milik Alisa ? " tanya Marni lagi, dia tidak percaya Alisa benar-benar memiliki perusahaan sendiri.
" hmm..benar Bu,aku sudah menyelidiki nya,dan ini adalah perusahaan yang baru di beli oleh Alisa " jelas Sari dengan tangan mengepal.
" setelah aku bertemu dengan mu,aku akan memimpin perusahaan ini,dan perusahaan ini hanya pantas menjadi milik ku Alisa ! " batin nya dengan penuh siasat licik.
" permisi ini makanan anda nona " seorang waiters mengantarkan makanan Sari dan ibunya.
tapi kedua wanita itu malah saling memandang dengan wajah tegang,karna mendengar suara yang begitu familiar, hingga Sari dan Marni mendongak,dan terkejut saat melihat ternyata waiters itu adalah Ethan putra kandungnya.
" Ethan kamu..apa yang kamu lakukan disini ? " tanya Marni dengan nada tinggi,dia berdiri dan menatap penampilan putranya yang terlihat seperti orang kota.
Ethan terbelalak saat melihat ternyata ibunya dan adiknya lah yang ingin dia layani,dengan wajah dingin dia menatap acuh keduanya.
" bekerja,apalagi ? Memangnya kamu tidak melihat ku sedang mengantarkan makanan untuk kalian " jawab Ethan dengan nada dingin.
" loh bekerja ? Bukannya kamu akan menikah dengan wanita kota itu ? Apa dia mencampakkan Mu " tanya sari dengan tersenyum remeh.
Plakkkkkkkkkkkkkk