NovelToon NovelToon
Wasiat Tanpa Cinta

Wasiat Tanpa Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ndo' Anha

Demi menyelamatkan hak waris adiknya dari keserakahan sang kakak tiri, seorang CEO wanita yang berhati dingin terpaksa terjebak dalam pernikahan kontrak. Ia harus bersanding dengan pengacara mendiang ayahnya—pria yang memandangnya dengan kebencian, namun memegang kunci kekuatan hukum yang ia butuhkan.

Tempaan hidup yang keras telah membentuknya menjadi sosok yang tegas dan tak kenal lelah. Di bawah atap yang sama, tak ada ruang bagi cinta, hanya ada dendam yang membara di hati sang suami. Demi ambisi masing-masing, keduanya terpaksa memerankan sandiwara rumah tangga yang sempurna di mata dunia.

Akankah benih cinta tumbuh di sela-sela permusuhan mereka, ataukah perpisahan pahit yang menjadi akhir dari kesepakatan ini?

Mau tahu kelanjutan ceritanya? Jangan lupa baca di sini, ya. 🤗

Jangan lupa, like dan komentarnya sebagai penyemangat Author. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ndo' Anha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. WATACI

Meja kayu tempat biasa Nika menghabiskan waktu untuk mengurus semua urusan perusahaan kini jadi bahan meluapkan kekesalannya. Beberapa kali Nika menggebrak meja dengan keras.

"Apa sih maunya tu orang! Bisa-bisanya dia mempermalukan aku seperti itu. Kalau bukan karena aku butuh dia di perusahaan ini, aku gak bakalan mau menikah dengannya," gumam Nika kesal.

Tok! Tok! Tok!

Seseorang mengetuk pintu lalu membukanya secara perlahan.

"Maaf Bu Nika, saya ingin melaporkan sesuatu," ucap Manager, nadanya jelas terdengar gugup.

"Masuklah," pinta Nika sambil melambaikan tangan ke arahnya.

Amarahnya mulai mereda. Dengan bahu merosot Nika kembali duduk di kursinya.

"Katakan apa yang ingin kau laporkan?" serunya sambil melirik tajam.

"Semua bukti yang Anda minta sudah saya serahkan pada polisi. Mungkin sekarang polisi tengah ke sini untuk menangkapnya," ungkap sang Manajer, Nika tersenyum puas.

"Baguslah. Aku hanya ingin menyembunyikan kebenarannya, tapi Adnan terlalu ikut campur dan dia, si Elena itu terlalu manipulatif. Jadi biarlah sekarang mereka tau apa yang sebenarnya terjadi," ujar Nika, ia melambaikan tangan meminta sang Manajer keluar.

Setelah ruangan itu kembali kosong Nika menatap dirinya di pantulan kaca jendela. Ada beberapa hal yang kadang enggan ia ungkap, ia lebih memilih nama baiknya hancur di depan semua orang dari pada mengorbankan hidup seseorang. Namun, kadang mereka juga yang tidak tahu terimakasih justru berbalik menyalahkannya.

"Karena kau suka mencari simpati, maka sekarang selamat mencoba." Nika tersenyum, dengan tangan menyilang di dada.

Drrrt! Drrrt! Drrrt!

Ponselnya bergetar, Nika segera mengambil dan membaca pesan:

[Bu Direktur, Nona Geby telah sadar. Sebaiknya Anda kemari karena Geby menanyakan keberadaan Anda.]

Membaca pesan itu hati Nika terasa lega. Ia segera mengambil tas dan bergegas menuju rumah sakit.

Setelah kepergiannya perusahaan di hebohkan dengan penangkapan Elena. Elena terbukti menambahkan zat berbahaya ke dalam produk kecantikan dan sengaja membuat perusahaan bangkrut.

Kini mereka tahu kenapa Direktur mereka sampai marah dan ingin memolisikan Elena. Tanpa mereka sadari Direktur yang mereka anggap kejam telah melindungi privasi mereka yang lebih buruk.

Bruak!

Pintu ruang kerja Adnan di dorong kuat hingga ia tersentak.

"Bisa gak kalau masuk ketuk pintu dulu," ujar Adnan pada Lucas yang terlihat ngos-ngosan.

Lucas mendekat sambil memegangi dadanya yang kembang kempis. "Ada berita heboh. Di bawah, Elena, tim produksi di tangkap polisi."

"Apa! Nika tetap melakukannya, hanya karena masalah sepele seperti itu?" Adnan meninggikan nadanya.

Lucas celingukan sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal. "Sepele? Memangnya masalah seperti itu sepele?"

Kedua tangan Adnan mengepal kuat di atas meja. Ia kira Nika akan mendengarnya, walau tidak di anggap suami setidaknya ia penasehat hukum perusahaan.

"Justru aku berfikir Bu Nika sangat baik. Dia memikirkan bagaimana nasip keluarga Elena jika sampai di tuntut tentang perusakan produk yang menyebabkan kerugian banyak pada banyak orang. Bisa-bisa ia di tuntut puluhan tahun penjara," ungkap Lucas panjang lebar.

"Apa, perusakan produk? Elena?" Adnan bangkit, matanya melebar tak percaya.

Lucas mengangguk. "Iya. Sebelumnya aku dengar keributan dia dan Bu Nika. Sebenarnya Bu Nika cuma ingin menuntut atas pencemaran nama baik setidaknya hukumannya ringan. Dan dia tak benar ingin menuntut Elena dengan kasusnya yang sekarang karena Bu Nika tahu dia kaki tangan Bara. Tapi entah kenapa sekarang jadi begini, ya?"

Deg!

Dada Adnan terasa sesak. Memikirkan bagaimana ia menuduh istrinya membuatnya seketika sulit bernafas. Di balik sikap tegas yang terkesan angkuh ternyata ada hati yang tulus, bahkan memikirkan bagaimana hidup Elena kedepan.

Adnan terduduk lemas. Matanya seketika kosong. Lucas segera mendekat saat melihat atasannya terpukul.

"Ada apa? Apa terjadi sesuatu?" tanyanya panik.

"Aku sudah membuat kesalahan yang besar, Lucas."

Adnan bangkit. Dengan langkah gontai ia menuju pintu dan meninggalkan Lucas sendiri yang masih kebingungan.

–––––––––

Malam itu dengan tubuh lelahnya Nika terlelap. Hari yang ia jalani selalu berat tak ada hari yang bisa membuatnya rileks dan santai.

Statusnya memang sebagai istri, tapi ia tak benar-benar berperan sebagai seorang istri. Mereka tak pernah mengobrol bahkan untuk duduk berdua saja itu mustahil.

Tak lama ia tertidur Adnan datang. Saat membuka pintu sepelan mungkin agar tak menimbulkan suara. Langkahnya pelan saat melihat Nika sudah memejamkan mata.

Adnan lantas masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri. Setelah beberapa saat ia keluar dengan memakai kaos oblong serta celana pendek. Langkahnya pelan menuju ranjang. Saat di depan Nika ia berjongkok. Matanya terpaku pada pergelangan tangan Nika yang memerah.

"Maaf, aku sudah salah paham padamu," ucapnya lirih. Ia mengambil obat oles dan mengoleskannya dengan lembut.

Fuuuh ...Fuuuh ...

Ia meniupnya pelan. Tatapannya naik ke wajah, hingga berhenti di bibir istrinya yang polos namun terlihat segar dan kenyal.

"Apa kau melakukan ini agar terlihat tegar. Kau seolah tak tersentuh Nika," bisiknya.

Saat Adnan hendak menata tempat tidurnya, ia sedikit penasaran saat Nika merintih seolah kesakitan dalam mimpinya.

"Maaf Yah. Jangan pukul lagi, aku janji ...akan ...belajar dengan giat dan dapat nilai sempurna hiks ..." Tangis Nika pecah dalam mimpi. Air mata meleleh di pipinya.

Adnan menatapnya lekat-lekat, dengan lembut dan penuh perhatian ia mengusap air mata istrinya.

"Apa hidupmu begitu berat? Bahkan sampai saat ini kau masih terbayang akan hal itu. Kau wanita yang kuat Nika," bisik Adnan pelan di telinga gadis itu.

"Apa yang sebenarnya kau alami hingga kau tumbuh sampai seperti ini. Aku tau kau rapuh tapi kau berusaha tetap kuat," ucapnya lagi sebelum menyelimutinya.

Adnan menepuk lembut pundak Nika. "Tidurlah aku di sini, jangan takut."

Beberapa saat Nika kembali tenang. Namun, saat Adnan hendak berpindah tangannya dipegang erat bahkan Nika memeluknya erat hingga Adnan terbaring di sebelahnya.

"Aku tidak selingkuh, kan? Lagian kami hanya tidur seranjang dan gak ngapa-ngapain. Hatiku tetap ada Vivian, aku cuma kasihan," gumamnya pelan seraya meyakinkan dirinya sendiri sebelum perlahan memejamkan mata.

1
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
mampuss luu🤣🤣
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: bahagianya ibuk🤣
total 1 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
wahh ada niat terselubung apa lagi si vivian ini
Resa05
novelnya keren thor, semoga makin rame semangat up terus!
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Aamiin,. makasih kak🙏
total 1 replies
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂
aduhh ibuk... 🤭
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
lahh kenapa nggak tidur bareng aja nika🤣🤣
Aldinakbar
bangun Elano jangan hanya berlindung dibalik kakakmu Bangun dan lindungi kakakmu selayaknya pria sejati
Aldinakbar
17 tahun udah bukan anak anak lagi harusnya udah ngerti,kebanyakan dimanja sih
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Iya kadang karena dia anak laki" perhatiannya dengan anak perempuan berbeda.
total 1 replies
Raine
nika yg badas kenapa jodohnya adnan sih, coba ceo kaya juga biar otaknya setara
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Jodoh gak ada yg tau ya kak🤭
total 1 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
cieee udah mulai naksir🤣🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐: wkwkwk iya yi🤣🤣
total 2 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
iyalah.. nika istri nya, kmu cuma mantan/Tongue//Tongue//Tongue/
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
syukurin🤣🤣🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
hayo lohh Adnan, kmu pilih siapa?
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐: harus nya istri lahh🤭🤭
total 4 replies
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©Violin≛⃝⃕|ℙ$☘𝓡𝓳
Astaga belum juga kering makamnya udah sibuk masalah warisan
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©иαвιℓℓαˢ⍣⃟ₛ☕︎⃝❥
wahhh salut sama Nika wanita yg gak gampang ditindas, tapii ituu yg kenaa vas siapaa yaa?🤔🤭
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂
Jawabannya ada di bab selanjutnya ya buk.. sumpah aku bener" keteteran ini buk nulisnya🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
apa Adnan ya yg menyelamatkan nika?
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
kasian nika🥺🥺🥺
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
kasian nika
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
wkwkwkwk kesian adnan🤭🤭
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
jngn bilang gaby kenap2 ya thor🥺🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!