NovelToon NovelToon
Suami Ku Musuh Bebuyutan Ku

Suami Ku Musuh Bebuyutan Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Bad Boy / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: mahealza

papanya elvaro dan zavira pernah sahabatan di waktu SD ,Namun nasib membedakan mereka , papanya elvaro sudah sukses sekarang. sedangkan papanya zavira hanya mempunyai toko bengkel.

keduanya bertemu setelah beberapa tahun menghilang,tapi masih dengan persahabatan yang hangat, terukir janji mereka yang dulu akan menjodohkan anak mereka. mamanya elvaro sangat keberatan menerima nya ,Karna menurutnya tidak setara. begitu juga dengan zavira menolak keras perjodohan ini Karna elvaro adalah musuh bebuyutan nya di sekolah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mahealza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

rasa yang tersembunyi

Suasana di kantin sekolah sangat ramai dan ceria. Zavira, Nadin, Freya dan beberapa teman lainnya sedang duduk melingkar, tertawa lepas mendengar cerita lucu salah satu teman mereka. Untuk sesaat, Zavira bisa melupakan semua masalah berat yang ada di pundaknya—tentang kasus kakaknya, tentang Elvaro, dan tentang misi balas dendamnya.

"Hahaha, dasar lo aneh banget sih!" tawa Nadin memecah suasana.

Setelah puas tertawa, Nadin tiba-tiba menopang dagunya dengan kedua tangan, matanya berbinar-binar seolah sedang mengingat seseorang yang sangat spesial.

"Tapi guys... ngomong-ngomong soal cowok," kata Nadin pelan, suaranya berubah jadi lembut dan malu-malu. "Gue ngerasa akhir-akhir ini makin sayang banget sama Youjin. Tau nggak sih? Sikap dia itu lembut banget, perhatian, dan nggak pernah kasar sama cewek."

Nadin menghela napas panjang, wajahnya memerah menahan rasa bahagia.

"Semakin hari, rasanya cinta gue ke dia makin dalam aja. Gue berharap banget suatu saat kita bisa jadian," lanjut Nadin dengan senyum termanisnya. Dia benar-benar terlihat sangat mencintai Youjin dengan tulus.

Semua teman-teman lain langsung bersorak dan menggoda Nadin.

"Wahh, serius Nad? Cieee yang lagi jatuh cinta!"

"Berarti Youjin itu tipe idaman ya?"

Zavira ikut tersenyum melihat temannya bahagia. Tapi, di balik senyum itu, ada rasa aneh yang menjalar di dadanya. Jantungnya berdegup kencang setiap kali nama Youjin disebut.

Benar kata orang, hati tidak bisa dibohongi. Perlahan tapi pasti, Zavira sadar kalau dia juga sudah mulai menaruh hati pada pemuda Korea itu. Dia suka caranya Youjin mendengarkan, caranya memandang, dan caranya membuatnya merasa aman.

Tapi Zavira segera menepis perasaan itu. Dia menunduk sedikit, menyembunyikan ekspresi wajahnya agar tidak terbaca oleh teman-temannya, terutama Nadin.

'Gue nggak boleh gini...' batin Zavira berteriak. 'Youjin itu orang yang disukai Nadin. Nadin temen gue. Dan gue juga udah punya suami, walaupun itu perjanjian. Gue cuma manfaatin Youjin buat cari informasi tentang Elvaro, kan?'

Namun, semakin dia berpura-pura, semakin sadar dia bahwa kelembutan Youjin telah menyihirnya. Karena terlalu nyaman dimanja dan diperhatikan oleh Youjin, Zavira tanpa sadar mulai melupakan satu hal penting...

Dia melupakan bahwa ada hati yang sedang dia sakiti. Hati Nadin yang begitu polos dan percaya padanya, tidak tahu kalau orang yang paling dia cintai justru sedang menghabiskan banyak waktu dengan sahabatnya sendiri.

Zavira mengangkat wajahnya lagi, mencoba memasang wajah santai seolah tidak terjadi apa-apa.

"Iya nih, Youjin emang baik banget orangnya," kata Zavira mencoba terdengar biasa saja, meski suaranya sedikit bergetar. "Pantesan Nadin klepek-klepek sama dia."

"Kan gue bilang juga apa!" sahut Nadin dengan bangga, sama sekali tidak curiga bahwa sahabatnya juga menyimpan rasa yang sama terhadap cowok idamannya.

***

Suasana di ruang khusus OSIS sangat ramai. Elvaro, ednan,bara,gio,kevin, Youjin, dan teman-teman geng lainnya sedang duduk melingkar sambil minum dan bercanda. Mereka sedang membahas hal-hal receh sampai akhirnya topik beralih ke soal cewek.

"Eh Jin, lo akhir-akhir ini sering banget ilang sendiri sih," ledek bara. "Jujur deh, ada pacar baru ya?"

Youjin tersenyum malu-malu, pipinya sedikit merona. Dia menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.

"Bukan pacar kok..." jawab Youjin pelan, bahasanya masih terdengar lucu dan belum terlalu fasih. "Tapi... ada satu cewek. Dia itu... gimana ya? Dia yang bikin hidup gue jadi berwarna lagi. Sejak kenal dia, gue nggak sedih lagi. Dia baik banget, lembut, dan ngertiin gue"

Semua orang langsung bersorak heboh.

"Wahhh! Serius?! Jadi ada wanita idaman nih?!"

"Sapa tuh Jin? Kenalin dong!"

Youjin menggeleng cepat, matanya berbinar. "Nanti aja... nanti kalau waktunya pas. gue belum bilang siapa nama dia. Tapi dia itu spesial banget buat gue."

Elvaro yang sejak tadi diam saja, kini menatap Youjin tajam. Tangannya yang memegang gelas perlahan diletakkan di meja. Dia mulai merasa ada yang tidak beres. Siapa gerangan cewek yang bisa membuat Youjin, sahabatnya yang biasanya cuek, berubah jadi begini?

"Lo yakin cewek itu baik?" tanya Elvaro tiba-tiba, suaranya dingin. "Masa iya ada cewek di sekolah ini yang bisa bikin lo segitunya?"

Youjin menoleh ke arah Elvaro, lalu tersenyum lebar. "Iya banget! Dia itu... unique. Kadang galak tapi hatinya baik. "

Youjin mulai bercerita panjang lebar, menggambarkan sosok gadis itu. Tapi karena bahasanya yang belum lancar, kadang lidahnya suka terpeleset atau salah sebut kata, malah jadi lucu.

"Pokoknya dia itu... bikin gue tenang. Waktu gue sama dia, gue lupa semua masalah. Dia itu... istri... eh! Bukan! Teman dekat!" Youjin salah bicara, dia langsung menutup mulutnya kaget, lalu tertawa canggung. "Hahaha, maaf... lidah gue sering selip. Maksud gue teman baik."

Tapi kata 'istri' itu tadi terlontar cukup jelas di telinga Elvaro. Jantung Elvaro berdegup kencang. Dia semakin curiga. Deskripsi Youjin tentang gadis itu—sifatnya yang kadang keras kepala, tapi punya sisi lembut, dan sering membuatnya lupa waktu... itu terdengar sangat familiar.

Terlalu familiar.

"Terus... lo sering jalan sama dia?" tanya Elvaro lagi, mencoba menekan amarah dan kecurigaannya.

"Iya dong! Kita sering ke roftop... eh! Rooftop!" koreksi Youjin lagi. "Kita sering makan bareng, jalan bareng. gue janji bakal jaga dia baik-baik."

Elvaro mengepal tangannya di bawah meja. Dia yakin 90% kalau cewek yang dimaksud Youjin adalah orang yang dia kenal. Tapi siapa? Dan kenapa Youjin menyembunyikan namanya?

"Semoga aja cewek itu orangnya beneran baik, Jin," kata Elvaro dengan senyum sinis. "Jangan sampai lo tertipu sama penampilan luarnya aja."

Youjin mengangguk antusias, tidak sadar kalau sahabatnya itu sekarang sedang berpikir keras dan mulai mencium bau sesuatu yang tidak beres.

 ****

gimana gais pendapat kalian ,jangan lupa di komentar ya

lanjut ke bab selanjutnya 🤗🤗

1
Nesya
el g ingat kejadian semalam y wkwk🤭
Nesya
ngak mungkin elvaro pelaku pelecehan itu.. takut bgt el udah bucin parah tapi endingny vira pergi tingalin el
Nesya
huh 😥
Nesya
aura cemburu el kuat bgt 😂
Nesya
lemes kali mulutmu el ketos apa macam kau oon bgt
Nesya
kereeen vira 👍🏻👍🏻
Nesya
wkwkwk gengsi kali minta bantuan savira juga bodoh amat 😂
Nesya
wah penasaran ni siapa yg bakal bucin duluan 😂
Nesya
kocak pasturi yang satu ini 😂
Nesya
seruuuuu 🤭👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!