NovelToon NovelToon
Kubalas Suami Brengsekku

Kubalas Suami Brengsekku

Status: tamat
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:127.5k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Suaminya berkhianat, anaknya di tukar dan dihabisii. Selama lima tahun dia merawat anak suami dan selingkuhannya yang bahkan tinggal satu atap dengannya berkedok sebagai pengasuh.

Bahkan dirinya diracuni oleh pelayan kepercayaannya. Ratih, berakhir begitu tragis. Dia pikir dia adalah wanita paling malang di dunia.

Namun nasib berkata lain. Ketika dia membuka mata, dia berada tepat dimana dia akan melahirkan.

Saat itu Ratih bersumpah, dia akan membalas suaminya yang brengsekk itu. Dia akan mengambil bunga dari setiap perbuatan suami dan semua yang telah menyakitinya dan anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20. Makin Kesal

Sampai jam 9 malam, Fandi dan bibi Erma masih belum mendapatkan telepon yang mereka tunggu.

Fandi sudah mulai gelisah. Begitu juga bibi Erma.

"Bi, punya nomor bibi Asih tidak?" tanya Fandi.

"Punya"

"Telepon dia saja, kenapa sampai jam segini belum ada kabar apapun" kata Fandi yang merasa makin gelisah saja. Tapi bukan gelisah karena khawatir pada Ratih. Dia mengkhawatirkan Rafa.

Bibi Erma pun menghubungi bibi Asih. Sebenarnya sangat enggan, tapi mau bagaimana lagi. Bibi Erma juga mencemaskan cucunya.

"Halo, bibi Asih!"

[Halo, ada apa bibi Erma]

"Kamu bersama nyonya kan? kalian dimana? tuan Rafa bagaimana? kenapa belum pulang?"

Cara bertanya bibi Erma pada bibi Asih sudah seperti seorang nyonya yang bertanya pada pelayannya. Nada bicaranya juga tidak santai.

[Aku dan nyonya ada di rumah nyonya besar, sudah ya bi, nyonya memanggilku]

Tut Tut Tut

Dan panggilan telepon dari bibi Erma itu terputus secara sepihak.

"Heh, dia menutup panggilan..."

"Dia di rumah ibunya? bagus sekali! aku mencarinya ke rumah sakit, lalu pulang dengan terburu-buru. Dia malah di rumah ibunya. Tidak menjawab panggilan telepon ku?"

Bibi Erma yang melihat Fandi marah, mencoba untuk menenangkannya.

"Fandi, jangan marah! kita masih butuh tanda tangannya Ratih. Kita masih butuh uangnya kan? susul saja dia ke rumah ibunya!" kata bibi Erma.

"Kenapa aku harus melakukan itu? tunggu saja dia pulang!" kata Fandi yang terlanjur kesal.

Dia membanting dokumen itu di atas meja dan pergi ke kamarnya.

"Hah, malah marah! harusnya di susul, kalau begini bagaimana Ratih akan percaya padamu, akan merasa kamu perduli padanya..."

Bibi Erma berusaha mengejar Fandi. Selama ini yang punya rencana licik juga adalah wanita tua itu.

"Fandi!"

"Bibi tahu tidak? aku sudah ke rumah sakit, kembali ke rumah lagi, dan sekarang aku harus menyusulnya ke rumah orang tuanya?"

"Demi Rafa dan masa depan kalian! supaya kamu dan Sarah bisa hidup enak ke depannya!" sela bibi Erma.

"Hahh!"

Fandi mendengus kesal, tapi dia tetap pergi. Pada akhirnya, dia memang harus melakukan semua ini supaya bisa hidup enak nanti dengan Sarah dan putra mereka, Rafa.

Bibi Erma menghela nafas lega. Akhirnya Fandi mau menurutinya.

**

Sementara itu, Maya yang mendengar bagaimana bibi Erma bicara pada bibi Asih merasa sedikit tidak senang.

"Bagus kamu langsung matikan panggilan itu, bibi Asih! Pelayan Ratih itu sombong sekali. Apa begitu dia bicara pada sesama pelayan?" tanya Maya.

"Jangan hiraukan, Bu!" kata Ratih.

Maya sedikit terkejut, biasanya kalau dia menjelekkan bibi Erma, atau Fandi. Ratih akan langsung membela mereka. Bahkan tak segan berdebat dengan ibunya. Tapi beberapa waktu ini, Ratih tampak tak perduli lagi pada orang-orang itu.

"Ada apa denganmu? biasanya kamu akan membela mereka?" tanya Maya.

Ratih terdiam sebentar. Dia dulu memang sangat bodohh. Kenapa dia membela orang-orang yang menghancurkan keluarga dan kehidupannya.

Ratih tersenyum pada ibunya.

"Sekarang tidak lagi. Baiklah, sudah malam Bu. Rafa juga sudah tidur. Aku pulang dulu ya!"

"Ben, masih bermain catur dengan ayahmu! ibu akan minta pelayan memanggilnya!"

"Tidak usah Bu!" sela Ratih, "aku akan pulang bersama bibi Asih dan supir kami. Biar dia pulang dengan supirnya!"

"Begitukah? tapi kamu harus pamit dulu pada ayahmu kan?" tanya Maya.

"Tadi aku sudah bilang pada ayah, kami akan pulang tak lama lagi. Aku tidak mau ganggu ayah dan Ben. Ayah bisa mencurangi Ben kalau aku kesana!"

Mata tertawa pelan. Suaminya memang seperti itu. Karena memang Panji tidak bisa mengalahkan Ben bermain catur kalau tidak curang.

Ratih melambaikan tangannya pada ibunya, ketika mobilnya sudah berjalan perlahan meninggalkan rumah masa kecilnya itu.

Ratih sengaja, dia sengaja pulang. Karena dia tahu, kemungkinan Fandi akan menyusulnya ke rumah ibunya. Ratih ingin membuat Fandi kesal. Hanya itu!

Benar saja, beberapa menit kemudian, sekitar 20 menitan sejak kepergian Ratih. Mobil Fandi masuk ke area pekarangan rumah Panji. Para satpam membuka pintu, karena tahu kalau Fandi adalah menantu majikan mereka.

Fandi membunyikan bel. Pelayan di rumah Maya yang membukakan pintu.

"Selamat malam..."

"Ratih! Rafa!"

Pelayan itu baru akan memberi salam. Tapi Fandi mengabaikannya dan langsung masuk ke dalam rumah.

Panji yang masih ada di ruang tengah segera melihat ke ruang tamu. Sedangkan Maya, wanita itu sedang merapikan semua makanan yang di bawa oleh Ratih ke dalam lemari pendingin.

"Apa seperti itu caramu bertamu ke rumah orang?" tanya Panji yang memang sejak dulu tidak suka pada Fandi.

"Ayah, aku mencari Ratih dan Rafa. Sudah malam, sudah waktunya mereka pulang!"

Lalu arah pandangan Fandi tertuju pada Ben. Orang yang selalu membuatnya kesal, karena begitu akrab dengan Panji dan Maya. Padahal hanya bodyguard dan asisten pribadi saja.

"Ratih sudah pulang! mungkin sudah sampai di rumah sekarang!" kata Maya dengan ramah.

Fandi ingin memekik kesal, tapi dia tidak mungkin melakukan itu di depan Maya dan Panji. Apalagi ada Ben disana.

'Brengsekk, Ratih benar-benar membuatku kesal. Dua jam hanya aku habiskan kesana dan kemari menyusulnya!' batin Fandi, dia sangat kesal.

Fandi yang merasa dia tidak punya lagi keperluan berada di tempat itu. Segera berbalik dan pergi begitu saja.

"Aku akan kembali!" katanya sambil berbalik.

Dia benar-benar tak datang dulu ke dekat mertuanya untuk menyapa. Maya hanya menghela nafas, tapi Panji mendengus kesal.

"Aku sangat berharap, Ratih terbuka mata hatinya. Pria seperti itu, tidak bisa menjaganya!" gumam Panji pelan.

Panji lalu menoleh pada Ben.

"Menginap saja disini, sudah malam. Besok kita berangkat bersama ke perusahaan!"

"Maaf tuan besar, masih ada yang harus aku kerjakan. Nyonya Ratih minta aku melakukan sesuatu supaya pengacara Markus tidak lagi menjadi pengacara perusahaan!" jawab Ben.

Panji cukup terkejut mendengar itu.

"Benarkah? bukankah dia yang dulu bersikeras minta Markus jadi pengacara di perusahaannya. Kenapa sekarang..." Panji menjeda ucapannya, dia tidak mau menebak-nebak, tapi bagus juga kalau anaknya sadar, Fandi dan semua anteknya itu hanya orang-orang yang punya maksud lain di balik setiap tindakan mereka.

Sementara itu di dalam mobil, ketika Fandi akan menyalakan mesin. Sikunya tidak sengaja terbentur kaca. Makin memekik-lah dia.

"Agkhhhh! Brengsekk! kenapa pakai kejedot segala!" pekiknya sampai wajahnya merah.

Seperti perkataannya tadi. Dua jam lebih hanya dia habiskan mondar-mandir mengemudi untuk menemui Ratih. Dia sungguh sudah sampai di tingkat emosi cukup tinggi yang dia miliki.

"Siall! awas saja kalau aku tidak bisa dapatkan uang itu!" omelnya lagi.

Tapi sayangnya, ucapannya akan benar-benar terjadi. Dia, memang tidak akan dapatkan uang itu. Karena Ratih sudah mengirimkan dana material pada yang bertanggung jawab atas pabrik di teluk harapan itu.

***

Bersambung...

1
Liana Simon
Alur ceritanya bagus untuk dibaca sampai selesai
Noer: terima kasih
total 1 replies
Liana Simon
seru ceritanya
Ria Adek
Alhamdulillah..
Ratih & Ben, akhirnya menikah..
Tiada lagi orang² yg membuat nya resah..
Yg tertinggal kini hanya cinta yg kian tumbuh merekah..
Menjalani hidup bahagia dengan akhir yg indah.. 🥰
Terimakasih Kak Noer untuk update hari ini, InsyaAllah moga hari²mu berkah.. ❤❤❤❤
Ria Adek: Aamiin YRA.. 🤲🏻❤❤❤❤❤
total 4 replies
awesome moment
skip n yg menyelamatkan rafa😉😄😉
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Akhirnya happy ending 🎉
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: ye lah🤭
total 6 replies
Dilla Fadilla
masih hebatan maling motor daripada simon🤣
Noer: wkwk 🤣🤣
total 1 replies
Muft Smoker
udh Salah msh aj gx ngerasa Salah ,,
udh laa Sasha ni konsekuensi dr perbbuatan km ,,
Selamat menempuh hidup baru yx ,, 🤭🤭🤭🤭😏😏😏😏😏



🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Muft Smoker: yx kak ,, ni lgu yg nyiptain aq sendirii 🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Ria Adek
Yahh.. Si Simon, kirain dia seperti mafia² gitu, susah di tangkap.. Ternyata gampang banget nangkep nya.. 🤭
Payah kau Simon, penjahat kelas teri sok mau buat masalah dengan keluarga Sanjaya.. 🤣🤣🤣
Ria Adek: Siapa tuh..? Belum kenalan soalnya.. 🤔🤭
total 12 replies
Ria Adek
Ya begitulah jika seseorang terlalu mencintai..
Jika patah hati, rasanya seperti tertusuk belati..
Terlihat kuat jika pada orang lain, namun sangat sakit bila kata² tajam yg keluar justru dari orang yg di kasihi..
Mamam kau Sasha, kau bakal sampai mati di balik jeruji.. 🤭
Ria Adek: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
awesome moment
dasar g pake logika. care bin peduli blm tentu cinta. wagu mmg tu sasha
Noer: iya kan ya, gak boleh over feeling
total 1 replies
awesome moment
bnr2 cerdik
Noer: exactly
total 1 replies
Ria Adek
Tujuan Simon menculik Rafa untuk dijadikan barter atas pembebasan Sasha.. Benarkah..? 🤔
Noer: iya betul betul, eh kayaknya enggak deh 🤔
total 5 replies
Soraya
mampir thor
Ria Adek
Kerjaan Simon tuh pasti.. 🤔
Rafa di jadikan jaminan untuk membebaskan si Micin dari jeruji besi..
Apakah Ben akan menemukan Rafa kembali..?
Lalu, kemana mereka harus mencari..?
Ben, coba cari informasi melalui Cicitivi..
Yg ada di jalan raya, sadap semua, agar bisa tau kemana jalur mobil mereka pergi.. 😟
Ria Adek: Nahh.. Ternyata bener kan..? 😁
total 2 replies
Ria Adek
Emang begitu laki²..
Jika sudah ketemu pawang yg pas, maka dia sangat penurut sekali..
Di luar keliatan buas, pada pawangnya dia patuh seperti imut seperti bayi..
Yahh begitu lahh lelaki jika dia sangat mencintai istri / kekasih hati.. 🤭
Ria Adek: Aseeek..💃🏻💃🏻💃🏻🤭
total 4 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
oh tinggal nunggu jadwal metong micin 🤔🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
semoga Simon bisa cepat ketangkep
Noer: aamiin
total 1 replies
aku
krn lu jelek 😌
Noer: wah... tak dapat berkata-kata aku 😭
total 1 replies
vj'z tri
ya nambah toh waktu menginap nya 🤣🤣🤣🤣
Noer: iya gratis ini kan
total 1 replies
vj'z tri
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/ Rafa semoga baik baik saja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!