NovelToon NovelToon
ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA(MAFIA KEJAM DAN CEO DINGGIN)

ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA(MAFIA KEJAM DAN CEO DINGGIN)

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: lestari visa

📚 JUDUL: ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA
(MAFIA KEJAM & CEO DINGIN)
✍️ Penulis: Lestari Visa

Siapa sangka, gadis lembut berhijab ini adalah harta paling berharga bagi dua penguasa besar yang ditakuti banyak orang? 🖤

Satu saudara adalah bos mafia yang kejam dan tak berperasaan, sementara yang lain adalah CEO dingin yang memegang kendali dunia bisnis. Bagi orang lain, mereka adalah sosok yang menakutkan dan sulit didekati. Tapi di hadapan adik bungsu kesayangan mereka, segalanya berubah. Kekejaman dan kedinginan itu lenyap, berganti menjadi kasih sayang yang tak terhingga dan perlindungan mati.

Di mana pun dia berada, dia adalah ratu yang tak tersentuh. Siapa pun yang berani menyakiti hatinya, harus bersiap menghadapi murka kedua abangnya yang tak kenal ampun.

Ikuti kisah manis, menegangkan, dan penuh kasih sayang ini hanya di NovelToon! Klik tautan di bawah untuk mulai membaca 👇

yu baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lestari visa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18:KEKUASAAN DAN KETERIKATAN YANG MULAI

Alfin adalah sosok yang ditakuti dan dihormati oleh seluruh orang yang mengenalnya. Di mata dunia, dia adalah pemimpin perusahaan besar yang memegang kekuasaan di berbagai bidang bisnis, tapi kenyataannya, dia adalah kepala kelompok mafia yang dikenal kejam, tidak kenal ampun, dan siapa pun yang berani menentangnya akan mendapatkan hukuman yang setimpal. Tidak ada yang berani menantang kehendaknya, dan setiap kesalahan akan dibayar dengan harga yang mahal.

Sejak kecil, Alfin sudah terbiasa dengan berbagai hal yang berhubungan dengan obat-obatan, racun, dan zat-zat berbahaya. Karena posisinya yang harus selalu waspada dan menjaga keselamatan dirinya serta orang-orang yang dia cintai, dia telah mempelajari secara mendalam tentang berbagai jenis obat, sifatnya, cara kerjanya, dan bahkan cara mengenalnya hanya dari baunya saja. Dia menguasai seluruh pengetahuan itu dengan baik, sehingga tidak ada satu pun zat berbahaya yang bisa menyelinap tanpa dia sadari.

Suatu hari, Alfin berada di ruang kerjanya yang luas dan megah di lantai atas gedung perkantoran miliknya. Ruangan itu dipenuhi dengan peralatan canggih, dan setiap sudutnya memancarkan kekuasaan dan kewibawaan yang menakutkan. Dia sedang memeriksa berkas-berkas pekerjaan dengan wajah yang datar, dingin, dan tidak menunjukkan perasaan apapun.

Di samping mejanya, ada seorang sekretaris bernama Sari. Sejak dia bekerja di bawah pimpinan Alfin, Sari selalu berusaha mendekatinya dan memikat perhatiannya. Dia menyukai Alfin, tapi dia tahu bahwa pria itu tidak mudah didekati. Alfin dikenal sebagai orang yang dingin, tidak pernah menunjukkan rasa sayang atau perhatian kepada siapa pun, dan tidak pernah tertarik pada wanita mana pun. Karena keinginannya yang kuat untuk memiliki Alfin, Sari memutuskan untuk melakukan hal yang tidak terpuji demi mencapai tujuannya.

Dengan pikiran yang penuh rencana jahat, Sari mempersiapkan minuman yang dicampur dengan obat perangsang dosis sangat tinggi. Dia berencana memasukkannya ke dalam gelas yang akan diberikan kepada Alfin, berharap dengan cara itu dia bisa mengendalikan pria itu dan akhirnya mendapatkan apa yang dia inginkan. Dia membuat rencananya sehalus mungkin, berpikir bahwa Alfin tidak akan menyadari apa yang dia lakukan.

Saat itu, Alfin sedang membaca berkas-berkas di mejanya. Sari mendekatinya dengan membawa gelas minuman yang sudah dia siapkan, lalu berkata dengan suara yang manis tapi berbahaya, "Ini minuman yang sudah saya siapkan untuk Anda, Tuan."

Alfin menoleh ke arah Sari, menatapnya dengan tatapan yang tajam dan dingin dengan aura yang menakutkan,penuh kecurigaan. Seperti yang sudah dia pelajari dan ketahui selama ini, indra penciumannya bekerja dengan sangat tajam. Saat dia menghirup udara dan mencium aroma yang keluar dari gelas yang dibawa Sari, dia langsung mengenali baunya sebagai campuran obat perangsang dengan dosis yang sangat tinggi. Dia bahkan bisa mengetahui jenis obat apa yang digunakan, seberapa banyak yang dimasukkan, dan bahaya apa yang bisa ditimbulkan jika minuman itu ditelan.

Wajah Alfin berubah menjadi sangat dingin dan keras. Dia tidak meminum minuman itu sama sekali, melainkan meletakkannya kembali di meja dengan hati-hati. Dia menatap Sari dengan pandangan yang membuat wanita itu merinding ketakutan, karena dia bisa merasakan betapa dahsyatnya kemarahan yang ada di dalam diri Alfin.

"Kau berani melakukan hal ini padaku?" tanya Alfin dengan suara yang rendah tapi terdengar sangat menakutkan, membuat seluruh ruangan terasa menjadi dingin dan mencekam.

Sari yang melihat reaksi Alfin menjadi sangat ketakutan, dia gemetar ketakutan dan tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun. Dia tahu bahwa perbuatannya sudah terbongkar, dan dia akan mendapatkan hukuman yang berat.

"Saya hanya ingin Anda memperhatikan saya... saya tidak bermaksud berbuat jahat aku mencintaimu tua..." jawab Sari dengan suara yang bergetar, air mata mulai mengalir di pipinya karena ketakutan dan rasa bersalah.

Alfin berdiri dari kursinya, berjalan mendekati Sari dengan langkah yang tenang tapi penuh dengan kekuasaan yang menakutkan. Wajahnya terlihat tanpa perasaan apapun, tidak ada sedikit pun rasa kasihan yang terlihat di sana. Tanpa membuang waktu, dia langsung mencekik leher Sari dengan erat. Tangannya kuat dan tidak memberikan celah sedikit pun, dia menekan leher wanita itu dengan sekuat tenaga, membuat Sari kesulitan bernapas dan wajahnya mulai memerah karena kekurangan udara. Dia tidak berhenti sampai Sari hampir kehilangan kesadaran, baru kemudian dia melepaskannya dengan kasar hingga tubuh wanita itu terjatuh ke lantai dengan suara yang keras.

"Bagi orang yang berani berbuat salah, tidak ada tempat di dekatku," kata Alfin dengan suara yang dingin dan tegas. "Kau pikir cara kotor seperti ini bisa membuatku memperhatikanmu? Kau hanya sampah yang tidak berharga."

Dia berbalik dan berteriak dengan suara yang sangat keras ke arah pintu ruangan, suaranya bergema dan membuat seluruh gedung terasa bergetar:

"Bawa dia ke markas! Ikat dia sampai aku sampai di sana!"

Tidak lama kemudian, dua orang pengawal yang berbadan besar dan berwajah kasar masuk ke dalam ruangan. Mereka segera menangkap Sari yang masih tergeletak di lantai dan menariknya keluar dengan kasar, menuruti perintah Alfin tanpa pertanyaan apapun. Suara tangisan dan rintihan Sari yang memohon ampun perlahan menghilang dari pendengaran Alfin karyawan yang lain yang melihatnya bergidik ngeri melihat atasannya murka."kerjakan apa yang kalian kerja"! kata alfin dengan tegas dan para karyawan pun buru buru bekerja takut akan mengalami hal yang sama seperti seketarisnya"kata karyawan lain.

Dia kembali duduk di kursinya, mengambil napas dalam-dalam, dan kembali melanjutkan pekerjaannya seolah-olah tidak ada hal yang terjadi. Tidak ada perasaan apapun yang terlihat di wajahnya, dia menjalani semuanya dengan tenang dan biasa saja. Bagi Alfin, hukuman yang berat adalah hal yang wajar bagi siapa pun yang berani melanggar aturan atau berusaha menyakiti dia, dan dia tidak akan pernah mengubah keputusannya.

Setelah menyelesaikan beberapa pekerjaan penting, waktu untuk makan siang akhirnya tiba. Alfin keluar dari kantornya, berjalan menuju tempat parkiran mobil yang di dalamnya sudah ada temannya sekaligus tangan kanan nya yang akan jadi supirnya. Dia berjalan dengan langkah yang tegap dan percaya diri, memakai kacamata hitam yang menutupi sebagian wajahnya, membuatnya terlihat lebih misterius dan menakutkan.

Saat mobil mewahnya berjalan di jalan raya, secara tidak sengaja mobil itu menginjak genangan air yang terbentuk di jalan karena hujan semalam. Air yang terlempar itu mengenai seorang gadis yang sedang berjalan di pinggir jalan sambil membawa motornya. Baju dan rambut gadis itu menjadi basah dan kotor karena percikan air itu.

Gadis itu terlihat sangat marah. Dia menoleh ke arah mobil yang menyebabkan hal itu terjadi, dan melihat bahwa mobil itu adalah mobil yang sangat mewah. Dia tidak bisa menahan kemarahannya, dan segera mengejar mobil itu sambil berteriak dengan suara yang keras, "Hei! Berhenti siayan takung jawab tidak woy, Lihat apa yang telah kau lakukan! Baju saya jadi basah dan kotor semua! Berhenti woy berenti siayan!"kata gadis itu sambil mengejar mobil itu denga motor metik nya.

tangan kanan Alfin yang bernama Riko itu. dia adalah orang kepercayaan alfin dan dia tangan kanan sekaligus sahabat dekat Alfin sejak kuliah di luar negri.riko yang mendengar teriakan gadis itu. Dia tetap mengemudikan mobilnya dengan tenang karena tidak ada kesalahan yang dia lakukan. Tapi gadis itu tidak mau berhenti, dia terus mengejar dan berusaha menghalangi jalan mobil itu.

Riko yang melihat gadis itu berusaha mengejarnya dengan melajukan motor metiknya dan akhir dia berhasil menghalangi mobil itu pad di depan mobil nya mewahnya alfin, secara tidak sengaja Riko menginjak rem dengan tiba tiba karena terkejut. Akibatnya, mobil itu sedikit menabrak bagian belakang motor yang dibawa oleh gadis itu. Gadis itu terjatuh ke tanah, dan motornya pun terguling.

Alfin yang duduk di kursi belakang melihat apa yang terjadi. Ada apa ini rik? Kata alfin kepada tanggan kanan nya Dia menatap ke arah luar jendela dengan pandangan yang dingin dan tajam. Dia tidak berteriak atau marah seperti yang diduga orang lain. Dia hanya melihat apa yang terjadi dengan tenang.

Gadis itu segera bangkit dari tanah dan bediri dan juga segerah mengetok pitu mobil dengan kencang buka pintunya sial kau harus tangung jawab apa yang kau telah lakukan!! Kata gadis itu tapi dia tidak terluka parah, tapi dia marah motor penigalan ayahnya belakang penyot.Dia berjalan mendekati mobil itu, lalu menggedor pintu mobil alfaro dengan kuat dan Riko keluar dari dalam mobil. Dia memarahi Riko dengan suara yang keras dan penuh kemarahan, "Kau orang tidak tahu malu! Lihat apa yang kau lakukan! Kau hampir menabrak saya! Apakah kau tidak bisa mengemudi dengan hati-hati?!"

Riko yang terkejut dengan tindakan gadis itu hanya bisa diam dan berdiri dengan tenang tampa rasa bersalah sama sekali, tidak dia membalas sepatah kata pun,apa yang gadis itu lakukan kepadanya.

Tapi gadis itu tidak mau berhenti, dia terus memarahi dan mengomel,dia tidak peduli siapa riko dan cuman ingin meminta pertanggung jawaban atas apa yang Dia lakukan."gadis itu terlihat sangat berani dan tidak takut pada siapa dia sebenarnya, meskipun dia melihat bahwa mobil itu adalah mobil yang sangat mewah dan pasti dimiliki oleh orang yang berpengaruh.

Selama gadis itu memarahi Riko, Alfin duduk di kursi belakang dan menatapnya dengan pandangan yang dalam. Dia memakai kacamata hitam, sehingga tidak ada yang bisa melihat ekspresi di matanya, tapi di dalam hatinya, dia merasa tertarik pada gadis itu. Dia melihat bahwa gadis itu memiliki sifat yang berani dan sangat berbeda dari yang lain dan dia tidak takut sama sekali untuk mengatakan apa yang dia rasakan, sesuatu yang jarang dia temui di sekitarnya. Orang-orang di sekitarnya selalu berusaha menyenangkannya, menurutinya, dan tidak pernah berani menentangnya, tapi gadis ini berbeda. Dia berani marah, berani memarahi, dan berani menuntut kebenaran, tanpa peduli dengan siapa orang yang dia hadapi. Sifat gadis itu yang terlihat kasar dan tidak teratur bagi orang lain, bagi Alfin terlihat sebagai sesuatu yang menarik dan baru.

Setelah selesai memarahi Riko, gadis itu menoleh ke arah pintu mobil yang masih tertutup. Dia menatap ke dalam, dan melihat sepasang mata yang menatapnya dengan pandangan yang dingin dan tajam tapi dalam. Meskipun dia tidak bisa melihat seluruh wajah orang itu karena kacamata hitam yang dipakainya, dia bisa merasakan aura yang kuat dan menakutkan yang terpancar dari seorang alfin sanga mafia kejam tapi memiliki hati dan sisi yang baik tapi itu di tunjukkan kepada orang yang dia sayang dan cintai saja. Tapi gadis itu tidak takut sama sekali, dia hanya menatap balik dan tidak kalah tajam nya sama alfin dengan memandangnya dengan berani dan tidak gentar.

"Kau siapa?" tanya gadis itu dengan suara yang tegas, menatap orang yang duduk di dalam mobil itu. "Kau dan pengemudimu harus bertanggung jawab atas perbuatan kalian!"

Alfin tidak menjawab langsung. Dia menatap gadis itu selama beberapa saat, lalu berbicara dengan suara yang rendah tapi terdengar jelas dan menakutkan, "Kau berani sekali menatapku seperti itu!! Pada gadis itu dengan aura yang menakutkan.

tapi di dalam hati alfin dia sangat tertarik dengan gadis di depannya ini.

Gadis itu mendengar kata-kata Alfin, dan dia hanya mengangkat bahu dengan santai. "Saya hanya mengatakan apa yang benar. Siapa pun yang berbuat salah harus membayar harganya dan bertanggung jawab . Kalau anda tidak mau bertangung jawab saya akan melaporkan kalian kepolisi!! " kata gadis itu.itu bukan urusan kita.Tapi hari ini Anda dan pengemudimu harus mengganti kerusakan yang terjadi."

Alfin mendengar jawaban gadis itu, dan dia tersenyum tipis di dalam hatinya. Dia merasa bahwa gadis ini adalah orang yang istimewa, orang yang bisa mengubah ketenangan hidupnya yang selalu sama dan biasa saja. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, dia merasa tertarik pada seseorang yang tidak berusaha mendapatkan perhatiannya, bahkan sebaliknya, dia berani menuntut haknya dengan berani.

"Baiklah," kata Alfin dengan suara yang tenang tapi penuh kekuasaan. "Kau berhak mendapatkan apa yang kau minta. Tapi ingatlah, apa pun yang terjadi nanti, kau sudah menarik perhatianku. Dan aku tidak akan pernah membiarkan hal-hal yang menarik perhatianku lepas begitu saja."

Dia menoleh ke arah Riko dan berkata, "Ganti kerusakan motornya, dan berikan dia sejumlah uang sebagai ganti kerugiannya. Lalu, kita lanjutkan perjalanan."

Riko mengangguk dan segera melakukan perintah Alfin. Setelah selesai mengurus semuanya, mobil Alfin kembali berjalan meninggalkan tempat itu. Alfin menoleh ke arah jendela belakang, menatap ke arah gadis itu yang masih berdiri di tempat dengan wajah yang masih terlihat marah tapi juga sedikit bingung. Dia tersenyum tipis, sesuatu yang tidak sering dia lakukan di depan orang lain, dan dia merasa bahwa hidupnya akan menjadi lebih menarik dari sebelumnya, hanya karena bertemu dengan gadis yang berani itu.

Sejak hari itu, Alfin tidak bisa melupakan gadis yang dia temui di jalan. Setiap hari, dia selalu memikirkan tentangnya, tentang sifatnya yang berani, tentang caranya berbicara, dan tentang cara dia menatapnya tanpa rasa takut. Bagi Alfin, gadis itu adalah perubahan yang dia butuhkan dalam hidupnya yang selalu penuh dengan kekuasaan, keamanan, dan keseriusan. Dan dia sudah memutuskan bahwa dia akan mencari gadis itu lagi, untuk mengetahui siapa dia, dan untuk menjadikan dia bagian dari hidupnya.

📖 SAMPAI JUMPA DI BAB SELANJUTNYA! 🤗🩷

Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu untuk membaca cerita ini! Semoga kalian menikmati setiap halaman dan setiap momen kebahagiaan, tawa, bahkan emosi yang terasa dalam setiap babnya ya. 🥰

Jangan lupa tinggalkan komentar dan berikan suka pada setiap bab yang kalian baca, ya! Jika kalian menyukai ceritaku, silakan tuliskan pendapat kalian — misalnya "Lanjutkan dong, ceritanya keren banget!" atau "Ceritanya bagus dan menyentuh hati!" — karena setiap kata dukungan dari kalian akan menjadi semangat terbesarku untuk terus menulis dengan lebih baik lagi. 🩷🌷

Kalau kalian ingin melihat gambaran visual dari semua tempat dan tokoh dalam cerita ini, kalian bisa mengunjungi 👇👇🌷🩷

akun TikTokku: (lisalestari310 )

akun Instagramku:( Lisa Lestari)

Jangan lupa untuk mengikuti dan memberikan komentar di sana juga ya, aku sangat menantikannya! 🤗🌷

Sekali lagi terima kasih banyak atas perhatian dan dukungannya. Sampai jumpa lagi di bab selanjutnya ya! Selamat membaca dan sampai bertemu kembali! 👋👋🤗🌷

1
Nadia Permatasari
woy keren
Sonyy Mexrizon
aku tunggu ke lanjutannya Thor semagat💪😍
Sonyy Mexrizon
aku suka dengan alur ceritanya keren ini sih cerita yang paling menarik dan bagus

buat teman teman aku saranin coba baca dari awal di jamin seruuuu 😍🔥
Sonyy Mexrizon
kereennnn🔥😍
Sonyy Mexrizon
makin seruuu ceritanya aku suka enga nyesel aku nunggu kelanjutan ceritanya makin seruu apa lagi aku suka dengan karakter Aisyah dan kedua abangnya😍🔥
Sonyy Mexrizon
lanjutkan thor🔥💪😍
Sonyy Mexrizon
sangat luar biasa Thor makin seru bacanya💪🔥
Sonyy Mexrizon
😍😍💪
Sonyy Mexrizon
lanjutkan Thor baca kesini makin kesanah makin seruuu seritanya🔥💪
Sonyy Mexrizon
😍😍😍💪
Lestari Visa
luar biasa
Furi Pujianti
akhirnya aku menemukan novel yang aku. ingginkan
Furi Pujianti
aku tunggu bab selanjut thor semgata💪
Furi Pujianti
aku suka dengan jalan ceritanya 😍lanjut thor
Furi Pujianti
🥳🩵🩵🩵
Furi Pujianti
lanjut thor💪
Furi Pujianti
wow sangat keren dan bagus lajut thor
Furi Pujianti
keren novel KK lanjutkan KK aku suka😍
Sonyy Mexrizon
kerennn semangat Thor🥳
Sonyy Mexrizon
keren aku suka baca novel author,aku juga Maji Aisyah memiliki keluarga yang di bilang sangat menjaga permatanya dua Abang tampan yg satu mafia dan satu CEO keren Thor lanjut.ceritanya unik😍🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!