Kejenuhan Niki dalam menghadapi kedua orang tuanya akhirnya membuat gadis itu memutuskan untuk kabur dari kediaman besar ibu dan juga ayah yang begitu menyayangi dirinya.
Gadis itu berakhir tiba di sebuah apartemen kelas menengah kebawah demi bisa bersembunyi dari para bodyguard yang diutus untuk mencari keberadaan nya, ketenangan!! itulah yang diinginkan oleh Niki!
Namun-, rencana Niki tak berakhir mulus seperti yang ia bayangkan!! apartemen yang telah ia sewa ternyata memiliki penghuni lain yaitu seorang pria bernama Nathan! karena kesalahpahaman antara pihak pengelola apartemen yang baru, Niki dan Nathan akhirnya harus rela untuk berbagi tempat tinggal dalam beberapa minggu ke depan! bagaimana kisah mereka selanjutnya ⁉️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JackRow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku Suka Anak Kecil!! Terlebih-, Gadis Dibawah Umur Seperti Dirimu!!!??
"Haruskah aku mengantar mu sampai di lobby??!"
"Itu tidak perlu Rosetta!! masuklah!! aku bisa pulang sendiri!! kau tenang saja!!"
"Tunggu Niki!!"
"Mmmm??!!"
"Bukankah itu pria yang biasa mengantarkan dirimu saat berangkat ke garden shop??!"
"A-apa??!" pandangan Niki seketika tertuju ke arah dimana Rosetta menjulurkan jari telunjuk.
Nathan??!! dia juga ada disini??!! tapi-, apa dia sakit??!
"Dia-, pria itu bukan??! atau-, mataku salah lihat??"
"Tidak!! sepertinya itu memang benar Nathan!!? tunggu-, apa ia mencariku?! tapi-, aku tidak berkata apapun perihal aku ingin menjenguk adikmu di hospitals ini ..,"
"Waaahh!! pria itu sepertinya benar-benar menggilai mu, Niki!!"
"Mmmmm???! benarkah demikian??!"
"Sosok pria yang posesif ketika masih berada dalam awal masa pendekatan, itu artinya-, dia benar-benar mencintai gadis yang ia perjuangkan!!"
Begitukah??!! jadi-, Nathan juga menaruh perasaan terhadap diriku?? tentu saja!! dia bahkan memberikan nama 'cutie' untuk diriku ...,
"Hey!!!"
"Mmmm??!"
"Aaah! sepertinya kau memang tengah dalam situasi kasmaran sekarang!!"
Niki tersenyum cerah! pipinya bahkan merona atas kalimat godaan yang terlontar dari lisan sang sahabat.
"Kejarlah pria itu!! dia mungkin tengah kebingungan karena mencari keberadaan mu sekarang!!"
"Kau ini sungguh sahabat yang pengertian, Rosetta!!"
"Same as you, right!!??"
"Aku pergi sekarang!! tolong jaga Riyu, dan juga dirimu!!"
"Baiklah Niki!! hati-hati dijalan!!"
Lambaian telapak tangan Rosetta tampak mengiringi langkah kaki Niki, gadis itu mengayunkan kaki dengan antusias ke arah dimana Nathan berbelok arah,
"Na-than ....," suara Niki melirih, ia seketika berbalik badan dan reflek menyembunyikan diri ketika mendapati seorang wanita yang berada dalam dorongan kursi roda tepat dihadapan Nathan kian mendekat dan melintas.
"Kau-, akan mengantar ku pulang kan, Nathan?!"
"Entah!! aku tidak yakin!!"
"Kau sungguh berubah!!"
"Waktu telah lama berlalu! tiada seorang pun yang tak berubah!!" Nathan terkekeh dengan kedua jemari yang terus mencengkeram pendorong kursi roda,
Mengantar pulang??! siapa sebenarnya wanita itu?? jika dilihat-lihat ..., sepertinya ia seusia Nathan!? tunggu-, apa mungkin??!! mereka pernah memiliki hubungan??! seorang mantan kekasih?? apa benar demikian??
******
Menenteng paper bag kecil yang berisikan sayap ayam goreng pedas!! Niki akhirnya menghentikan pergerakan kaki dan duduk tepat di kursi taman kota, jemarinya sibuk menggenggam makanan dan akhirnya menggigit besar bagian dari hidangan yang ia beli di sekitar kawasan jalanan Sakae.
"Kenapa aku membeli hidangan pedas??! aaaaggh!! otakku mulai terganggu sekarang!!" Niki merengek! ia seketika meraih botol air mineral dan buru-buru meneguk isinya,
Ternyata kota ini jauh lebih menyenangkan dibandingkan Osaka ...,meski tampak hiruk-pikuk-, tempat ini masih teratur, tidak seberisik Osaka atau bahkan Tokyo!! dan ayah ataupun ibu-, mereka benar-benar memberikan kebebasan padaku?? yeess!!!
"Huuuuffttt!!! tapi kenapa rasanya hampa?? apa karena aku tak lagi bisa berharap pada Nathan??! kenapa pikiran ku jadi terganggu seperti ini sekarang??!"
Apa itu karena wanita yang bersama Nathan??!
"Aaaaggh!!! terserah!! aku tak ingin peduli tentang mereka!! lagipula-, jika memang mereka memiliki hubungan, itu bukanlah hal yang salah bukan?! mereka sama-sama manusia dewasa!! tidak seperti ku-, selera Nathan mungkin memang bukan gadis dibawah umur seperti diriku!" Niki tertunduk!! nafasnya yang lagi-lagi terasa berat membuat ia kembali meraih botol air mineral, "aku ingin pulang ke apartemen, tapi-, bagaimana aku harus menghadapi pria itu??! diriku-, akan sangat sulit untuk tidak menampilkan kekecewaan saat aku tengah kesal pada seseorang!!? oh Tuhan??! aku tak ingin mencintai siapapun!! perasaan cinta hanya membuat diriku lemah!!"
45 menit, 1 jam, bahkan 2 jam!!
Suasana sekitar mulai gelap! namun Niki masih tak beranjak!! hidangan sayap ayam pedas dalam paper bag bahkan mampu ia habiskan!!
"Ini sayap ayam terakhir!? aaaah!! apa bibir ku terlihat bengkak sekarang??!"
"Niki!!!???"
"Hmmmmm???!!" tubuh Niki membeku! ia sama sekali tak ingin menoleh tatkala suara seseorang terdengar menyebutkan namanya dari arah belakang.
Siapa?? apa ada hantu di wilayah taman ini??
"Pergilah!! hantu manapun!! tolong jangan mengganggu ku!! aku sedang ingin sendiri sekarang!!"
Hantu?? apa gadis ini tengah mabuk sekarang??!!
"Tolong pergi!!!"
"Hey!!! ini aku!!"
"Mmmm??! Nathan??! kau-,"
"Iya!! ini aku!!" telapak tangan Nathan seketika menopang tubuh Niki yang hampir oleng ke belakang, "apa kau baik-baik saja??!"
"Hmmmm!!! lepas!! kenapa kau kemari??" kalimat ketus yang keluar dari lisan Niki seketika membuat Nathan mengernyitkan dahi,
"Kenapa aku kemari?? pertanyaan macam apa itu??? jelas-jelas aku mengkhawatirkan dirimu, Niki!!"
Untuk apa mengkhawatirkan diriku?? dia bahkan mengantar pulang wanita lain saat aku hampir menghampiri nya!!! sungguh menyebalkan!!?
Niki membuang muka, ia berusaha keras untuk menghindari tatapan Nathan yang kini telah terduduk disamping tubuhnya,
"Hey!!? apa kau makan makanan pedas?? level berapa yang kau pesan??! apa perut mu baik-baik saja??!"
"Hmmmm!!"
Nathan terkekeh! ia menoel hidung Niki dengan gemas hingga gadis itu menatapnya dengan wajah masam, "jangan memperlakukan diriku seperti ini!? aku bukan anak kecil!!! asal kau tahu itu!!"
"Mmmm-, tapi ..., aku suka anak kecil!! terlebih lagi gadis dibawah umur seperti dirimu, Niki!!"
"A-apa??!!"
Tidak!! tidak Niki!! jangan bodoh!!! harusnya kau diam saja!!! kau ini!!! bukankah kau tak memiliki keinginan untuk menyapanya??!! tapi-, dia bersikap manis!!!??