NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Ratu Mafia Di Tubuh Istri Bodoh

Transmigrasi: Ratu Mafia Di Tubuh Istri Bodoh

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Mafia
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: Whidie Arista

Akira tewas terbunuh karena ledakan bom yang di pasang di mobilnya, oleh musuh. Namun keajaiban terjadi, dia terbangun di tubuh wanita bernama Elvira, seorang istri yang tak di anggap oleh suaminya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Whidie Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 - Peretas

“Untuk apa kau menarik uang sebesar itu?” akhirnya Zavian bertanya.

“Belanja.”

Jawab Elvira acuh sambil terus mengunyah makanannya.

“Belanja. Mana barang yang kau beli?” Zavian menatap tajam pada sang Istri, tatapan mengintimidasi sekaligus menghakimi.

“Mengapa kau diam saja? Kau bohong soal belanja itu kan, uang itu kau gunakan untuk apa, Elvira? Katakan padaku.”

“Apa Pria itu memerasmu?”

“Jelas dia hanya ingin uang mu.”

Prank...

Elvira menaruh garpu dan sendok dalam genggamannya dengan kasar, “kau itu berisik. Uang itu uangku, terserah mau aku gunakan untuk apa.”

“Oh benarkah. Tapi aku yang bekerja tiap hari, untuk menghasilkan uang itu.”

“Aku juga pemegang saham di perusahaanmu, kau menghasilkan uang untukku, itu sudah seharusnya.”

“Pemegang saham?” Zavian tertawa remeh, “apa kau lupa, saham bagianmu sudah kau berikan padaku sebagai mahar, itu katamu. Sedang sisanya, itu masih milik Ayahmu,” balasnya licik.

Elvira menatap jijik kearah Zavian, pria itu benar-benar brengsek dan mata duitan, “ambil saja kalau begitu, mulai sekarang aku tidak akan minta uang padamu lagi.”

“Oh benarkah, jadi kau ingin menghasilkan uang sendiri?” dia tertawa remeh.

“Kau meremehkanku?” geram Elvira.

“Bukan meremehkan. Tapi kau memang tidak punya pengalaman dalam hal berbisnis, Istriku.”

“Kita lihat saja, aku bisa atau tidak,” bangkit, lalu pergi.

Zavian menarik senyumnya. Sebetulnya dia tidak bermaksud ingin cari masalah dengan Elvira, tapi mulutnya itu selalu mengatakan hal diluar dugaan, yang akhirnya selalu ia sesali seusai percakapan itu berakhir.

.

.

“Pak seseorang kembali berusaha membobol sistem keamanan data perusahaan kita,” ucap Bima.

 

Suara Bima terdengar tegang dan cepat, membuat Zavian yang sedang membolak-balik berkas keuangan langsung mengangkat wajahnya. Ruangan kerja yang biasanya sunyi itu seketika terasa lebih berat, seolah udara di dalamnya ikut menegang.

“Kapan persisnya? Dan bagian mana yang diserang?” tanya Zavian segera, suaranya rendah namun tajam. Dia langsung membuka aksesnya ke data keamanan perusahaan di komputernya.

“Baru saja, sekitar sepuluh menit yang lalu, Pak. Tim teknis langsung mendeteksi adanya akses tidak sah yang mencoba menembus lapisan pertahanan utama. Sasarannya jelas—server pusat yang menyimpan data transaksi dan arsip rahasia perusahaan,” jelas Bima sambil menunjuk deretan grafik dan notifikasi peringatan yang berkedip di layar. “Ini bukan percobaan pertama. Dalam beberapa terakhir, sudah ada tiga kali serangan dengan pola yang hampir sama, tapi kali ini jauh lebih canggih dan gigih,” tuturnya.

“Apakah tim sudah bisa melacak asal alamat IP-nya?” tanya Zavian lagi.

Bima menggeleng pelan. “Hacker ini sangat terampil, Pak. Dia menggunakan jaringan tersembunyi dan jalur yang dipantulkan ke berbagai negara—Singapura, Belanda, bahkan sampai ke Amerika Serikat. Setiap kali kami mencoba menelusuri titik aslinya, dia langsung memutus koneksi dan berpindah jalur. Seolah-olah dia tahu persis kapan kami mulai mendeteksi keberadaannya.”

“Jadi dia tidak sembarangan orang,” gumam Zavian. “Dia tahu apa yang dia cari dan tahu cara menyembunyikan jejaknya. Apakah ada data yang berhasil dicuri atau bocor?”

“Belum, Pak. Berkat sistem enkripsi tingkat tinggi yang kami pasang, dia hanya berhasil menembus lapisan pertama, tapi terhenti di pintu masuk utama. Tim keamanan siber sedang memperkuat tembok pertahanan dan melacak pola gerakannya untuk memancingnya keluar,” jawab Bima, lalu menambahkan dengan nada hati-hati, “Tapi ini memberi peringatan serius. Jika dia terus berusaha dan menemukan celah, seluruh data kita bisa jatuh ke tangan yang salah.”

Zavian berjalan mendekati jendela besar di ruangannya, menatap lalu lintas kota yang sibuk di bawah sana. Di luar, semuanya terlihat normal, tenang, dan berjalan seperti biasa. Namun di balik tembok gedung megah ini, ada ancaman yang bekerja diam-diam—baik dari dalam maupun dari luar.

“Hubungi tim teknis, perintahkan mereka untuk memantau setiap detik. Jangan biarkan ada celah sedikit pun. Tingkatkan keamanan ke level maksimal, dan siapkan sistem cadangan yang terpisah sepenuhnya dari jaringan utama,” perintah Zavian tegas, lalu menoleh kembali ke Bima. “Selain itu, selidiki apakah ada kaitan antara serangan ini dengan orang-orang yang sedang kita awasi. Apakah mungkin ini ulah Pria bernama Calvin itu, atau dia bekerja sama dengan pihak lain yang punya akses ke ahli teknologi semacam ini?”

Bima mengangguk paham. “Saya sudah memerintahkan anak buah untuk menelusuri latar belakang Calvin sejauh ini. Dari data yang kami kumpulkan, dia memang tidak memiliki keahlian teknologi setinggi ini, tapi dia sempat terlibat dalam lingkaran bisnis yang agak gelap beberapa tahun lalu. Ada kemungkinan besar dia menyewa jasa pihak ketiga—atau bahkan bekerja untuk seseorang yang lebih besar di belakang layar.”

Kalimat itu membuat Zavian terdiam. Selama ini dia mengira masalah utamanya hanyalah masalah biasa dari orang yang menginginkan Istrinya. Namun adanya seorang hacker yang terampil mencuri data perusahaan menunjukkan bahwa ancamannya jauh lebih besar. Ada pihak yang tidak hanya menginginkan uang, tapi juga bukti-bukti yang bisa menghancurkan seluruh kerajaan yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.

“Lanjutkan pengawasan terhadap Elvira juga,” tambah Zavian setelah berpikir sejenak. “Perhatikan apakah ada komunikasi yang tidak biasa—telepon, pesan singkat, atau bahkan akses dari perangkatnya sendiri ke sistem kita. Meskipun dia menyangkalnya, kita tidak boleh menutup mata terhadap kemungkinan adanya kebocoran dari dalam.”

“Baik, Pak. Saya akan laksanakan segera.”

Setelah Bima keluar dari ruangan, Zavian kembali duduk di kursi kerjanya dan menatap layar komputer besar di depannya. Di sana terlihat peta jaringan sistem keamanan mereka, dengan titik-titik merah yang menandakan tempat percobaan peretasan terjadi. Setiap percobaan itu seperti jari yang mencoba memutar kunci gembok rahasia mereka.

Sedang ditempat lain. Elvira juga tengah duduk di depan layar komputernya, bibirnya tersenyum licik, “kau yang ingin bermain-main denganku Zavian, jadi rasakan akibatnya sendiri.”

1
partini
ko beleh ,aihh ada si Kunti bogel lah di dalam
Susi Akbarini
jreng3...


ikutan tegang

😍😍💪💪🙏🙏
Susi Akbarini
semoga elvira hk ketahuan...
😍😍😍😍💪💪💪💪🙏🙏🙏
Susi Akbarini
apa yg akan ekvira lakukan?
apa selama ini akira jga memanipulasi dana amal?
😍😍😍😍💪💪💪💪
Susi Akbarini
jadi mupeng deh zavian..
🤣🤣🤣🤣🙏🙏😍😍💪💪
Susi Akbarini
luar biasa kisah ini..
gk nyangka kalo hub akira dan calvin seperti itu awqlnya..
gk krtebak.

🙏🙏🙏😍😍😍😍😍💪💪💪
Susi Akbarini
ternyata ada hubungan ketulusan antara Dori dan caviar.
akankah mereka saling jatuh hati saat caviar tau kalo ebelyn adalah dori nya alias akira.?

🤣🤣😍🙏🙏💪💪
Susi Akbarini
lanjuuutttttttt..

😍🙏🙏💪💪
Susi Akbarini
siapkah calvin bagi akira dulu..

penuh misteri..
seruu..

😍🙏🙏💪💪💪
Susi Akbarini
apa yg akan calvin katakan pada elvira..

🤣🤣💪🙏😍😍
Susi Akbarini
calvin masih jadi mata2 zavian..
jadi dia masih ngitilin elvira..
jadi tau saat elvira brkanja senjata ...

🤣🤣💪🙏😍
Susi Akbarini
lanjuttttt

🤣💪🙏😍😍😍😍
Susi Akbarini
😄😄🤣🤣💪🙏😍😍😍

rencana raisa kalah telak sama elvira
Susi Akbarini
akankah zavian belain akiraaa...
daripada raisa..

🤭😄😄💪💪🙏🤣🤣😍
Susi Akbarini
waahhh..
tambah seru..
apa yg akan raisa lakukan...

bagaimna zavian menaggapi ..
apa yg akan akira lakukan..



🤣🤣😍😍🙏🤣🤣🤣😍😍😍
Susi Akbarini
good job Akira..
biar zelda kapok..
🤣😍😍🙏🙏💪💪
Yuni Alyssa
Elvira sepertinya cocok dengan ibunya zavian 🤣🤣🤣
Susi Akbarini
jreng2..

mulai..
🤣😍🙏🙏💪💪
Susi Akbarini
waaaahhhh...
jgn2 mantan tunangan Zavian...
😍😍😍😍🙏🙏💪
partini
siapa itu hemmm ulet pongpong kah ayo Elvira bantai dia dengan mutiara kata" yg pedas gila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!