Wen Yu sedang berpetualangan dengan mendaki bukit seorang diri di sebuah tempat wisata alam. Lalu sebuah kebetulan, ia bertemu seekor kucing yang memiliki sepasang sayap. Tanpa rasa takut dan hanya memiliki rasa penasaran yang tinggi, Wen Yu mengikuti kucing itu dan berusaha menangkapnya. Alih-alih berhasil, ia malah terperosok pada sebuah goa di dalam tanah yang ternyata sedang mengalami peristiwa aneh. Cahaya kebiruan bersinar melingkar seperti sebuah pintu lorong waktu yang sering ia tonton di film-film fantasi. Tak lagi bisa mengelak, Wen Yu jatuh ke dalam lingkaran biru itu dan menghilang seketika. Dan tiba-tiba terbangun di dunia antah berantah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaQuin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Goa, Tempat Tersembunyi
Goa, Tempat Tersembunyi
Berita tentang Ze Kai yang memiliki bakat Elemen Tanah menyebar seperti api di padang rumput kering. Hanya dalam sehari saja, hampir seluruh Desa Batu Angin tahu bahwa bocah yatim yang dulu dianggap lemah ternyata memiliki kemampuan yang luar biasa. Namun bukan hanya kabar baik yang datang, Pak Chen datang ke rumah mereka pada malam hari dengan wajah yang penuh kekhawatiran.
"Tuk Jiang, Ze Kai," ujar Pak Chen dengan suara pelan setelah memeriksa kondisi Kakek Jiang yang sudah mulai pulih. "Kabar tentang kemampuan Ze Kai sudah sampai ke telinga beberapa kultivator besar. Mereka mungkin akan datang ke desa untuk mencari anak muda berbakat atau bahkan mengambil kekuatan itu dengan paksa. Kalau kamu ingin aman, sebaiknya kalian segera meninggalkan desa."
Kakek dan Ze Kai saling pandang sesaat. Ze Kai tahu Pak Chen tak mungkin berbohong. Keluarga Ming sudah pasti akan mengirim orang yang lebih kuat untuk membalas dendam. Dan sekarang, dengan tambahan kabar tentang bakatnya, bahaya yang datang akan semakin besar.
Goa! Tempat itu pasti aman bagi kami.
"Aku tahu tempat yang aman Kakek," ucap Ze Kai dengan tegas, ia langsung teringat pada goa tempat berlatih.
"Pergilah, bawa lah Kakek mu ketempat yang aman Ze Kai," ujar Pak Chen.
Ze Kai mengangguk.
Lalu Pak Chen memberikan beberapa obat-obatan kepada Kakek Jiang sebagai perbekalan. Setelah itu, ia pun kembali ke pusat desa.
"Kek, ada yang ingin aku ceritakan," ujar Ze Kai setelah kepergian Pak Chen.
"Ada apa Ze Kai?"
Tanpa berlama-lama, Ze Kai mulai menceritakan tentang bagaimana ia menemukan goa itu dan bagaimana ia bisa mengendalikan Elemen Tanah. Meskipun ia tidak menyebutkan tentang Sistem Genesis, hanya mengatakan bahwa ia menemukan sebuah cincin ajaib yang memberinya kekuatan itu.
"Cincin ajaib?" gumam Kakek dengan wajah yang penuh kagum.
Saat ia melihat cincin di jari Ze Kai yang kini sudah lebih sesuai dengan ukuran tangan, ekspresinya berubah menjadi teringat sesuatu.
"Ze Kai... ketika aku menemukanmu dulu, kau masih bayi kecil yang tertidur di dalam keranjang bambu. Saat itu ada cahaya keemasan yang menyelimuti tubuhmu. Aku selalu merasa ada yang spesial darimu. Mungkin kau memang keturunan yang tidak biasa, cucuku. Karena itu, cincin ajaib itu memilih mu."
Ze Kai hanya bisa diam mendengarnya. Ia sendiri tidak tahu, dari mana ia berasal atau siapa orang tuanya yang sebenarnya. Karena pada dasarnya di dalam tubuh Ze Kai adalah Wen Yu. Tapi sekarang bukan waktunya untuk berpikir tentang itu, karena keselamatan mereka yang paling penting.
-
-
-
Keesokan paginya, mereka mulai menyiapkan barang-barang yang akan di bawa seperti, beberapa selimut tebal, kain usang yang bisa digunakan sebagai tirai atau alas tidur, beberapa set pakaian, alat memasak kecil, dan benih serta alat tukang kebun yang pernah Kakek Jiang gunakan. Dengan cepat mereka berangkat sebelum matahari mulai terbit tinggi, menyusuri jalan kecil yang hanya Ze Kai sendiri yang tahu menuju goa itu.
Ketika mereka sampai di depan celah kecil yang menjadi pintu masuk goa, mereka berhenti sejenak.
"Disana Kek," kata Ze Kai menunjuk celah kecil.
"Celah sekecil itu, bagaimana kita bisa masuk Ze Kai?"
Ze Kai diam sesaat. Lalu tanpa menjawab pertanyaan Kakeknya, ia mengeluarkan tangannya dan fokus pada energi tanah yang mengalir di sekitar mereka. Sistem Genesis segera memberikan panduan dalam hatinya tentang cara memperbesar pintu dengan aman tanpa merusak struktur goa.
"Untuk memperbesar pintu, kamu perlu mengendalikan aliran energi tanah untuk melonggarkan batu-batu di sekitar celah, kemudian membentuknya menjadi bentuk yang lebih luas. Setelah masuk, kamu bisa mengembalikannya seperti semula dengan menekan batu-batu kembali ke posisinya," jelas sistem dengan singkat.
Dengan tenang, Ze Kai menggerakkan tanganku perlahan. Batu-batu di sekitar celah kecil mulai bergeser dengan lembut, membentuk sebuah pintu besar yang cukup untuk mereka berdua masuk bersama dengan barang-barang yang mereka bawa. Setelah mereka semua masuk dengan aman, Ze Kai kembali menggerakkan energi tanah untuk menutup pintu kembali seperti semula, seolah tidak pernah ada pintu besar di sana.
Kakek Jiang berdiri terpana melihat keadaan di dalam goa. Batu-batu berharga dengan berbagai warna memancarkan kilau lembut di dinding dan lantai, sementara udara segar dan sejuk memenuhi ruangan. Di beberapa sudut, ia bahkan melihat tanaman-tanaman yang tidak pernah di dengar sebelumnya tumbuh dengan subur.
"Ze Kai, lihatlah tanaman-tanaman ini! Yang itu adalah Bunga Langit yang bisa digunakan untuk membuat ramuan yang membantu dalam meditasi dan meningkatkan konsentrasi. Yang ini adalah Akar Bumi Abadi, sangat langka dan bisa menyembuhkan luka dalam yang tidak bisa diobati dengan obat biasa. Dan yang itu adalah Daun Hujan Emas yang bisa meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit dan racun."
Ze Kai segera bertanya pada sistem untuk memastikan apa yang dikatakan Kakeknya benar. Dan ternyata semua informasi yang diberikan Kakeknya akurat. Bahkan ada manfaat tambahan yang tidak diketahui sang Kakek.
[SISTEM GENESIS MENANGGAPI]
"Informasi dari sang Kakek benar. Tanaman-tanaman di goa ini adalah jenis tanaman spiritual yang jarang ditemukan di luar. Manfaatnya meliputi:
- Bunga Langit : Meningkatkan konsentrasi meditasi hingga 30%, membantu dalam pemahaman elemen
- Akar Bumi Abadi: Dapat menyembuhkan luka dalam dan mempercepat penyembuhan hingga 50%
- Daun Hujan Emas: Meningkatkan ketahanan tubuh dan meningkatkan kapasitas penyimpanan energi alam
Disarankan untuk merawat tanaman-tanaman ini dengan baik karena akan sangat membantu dalam perkembangan kultivasimu."
Kenapa kau tidak pernah mengatakan sebelumnya setiap aku berlatih disini Genesis?
"Anda tidak pernah bertanya tuan."
"Kalau begitu, Kakek bisa merawat tanaman-tanaman ini. Kakek lebih tahu tentang tanaman obat daripada aku. Aku akan fokus pada latihan dan membangun tempat tinggal yang nyaman untuk kita berdua."
Kakek Jiang tersenyum dan mengangguk dengan bangga.
"Tentu saja, nak. Aku akan membuat kebun kecil di sini agar kita tidak kekurangan tanaman obat dan bahkan bisa membuat ramuan untuk membantu kultivasimu."
-
-
-
Beberapa tahun berlalu.
Sekarang Ze Kai sudah berusia lima belas tahun. Tubuhnya yang dulunya kurus dan kecil kini telah tumbuh tinggi dan berotot karena latihan yang di lakukan setiap hari. Rambutnya yang dulu pendek kini tumbuh lebih panjang dan di ikat sederhana. Wajahnya yang dulu berciri khas anak-anak, kini mulai terbentuk seperti orang dewasa dengan tatapan yang lebih matang dan tajam.
Sistem Genesis memberitahunya bahwa Elemen Tanahnya telah mencapai Tahap Menengah setelah bertahun-tahun berlatih dengan tekun. Untuk mencapai tahap ini, ia telah melakukan berbagai latihan. Mulai dari mengendalikan batu yang lebih besar, membentuk struktur yang sempurna dari tanah dan batu, hingga belajar menggabungkan energi tanah dengan lingkungan sekitar.
Selama beberapa tahun terakhir, Ze Kai sering berkeliaran di hutan dalam untuk berburu binatang buas. Bukan hanya untuk mendapatkan makanan, tapi juga karena beberapa di antaranya adalah binatang spiritual yang memiliki energi roh yang bisa meningkatkan kultivasinya ketika ia menyerapnya dengan benar. Sistem selalu memberikan panduan tentang cara melakukannya dengan aman tanpa menyakiti binatang secara tidak perlu.
Goa yang dulunya hanya sebuah ruangan kosong kini telah berubah menjadi rumah yang nyaman dan aman. Di sudut ruangan ada kursi, meja, dan lemari dari tanah padat yang diolah hingga licin seperti batu alam, oleh Ze Kai. Di bagian dalam, ia membuat tempat tidur dengan alas yang empuk dari tanah yang dibentuk khusus, dilapisi dengan selimut dan kain yang. Mereka bawa. Ada juga perapian yang terbuat dari batu yang bisa digunakan untuk memasak dan menghangatkan ruangan ketika musim dingin tiba.
Kakek Jiang kini semakin sehat dan aktif. Kebun tanaman obat yang dia kelola tumbuh dengan subur, dan dia sering membuat ramuan yang membantu memperkuat tubuh Ze Kai dan mempercepat pemulihan setelah berlatih atau berburu. Kadang kala dia akan bercerita tentang masa mudanya atau kisah-kisah kultivator yang pernah dia dengar, sementara Ze Kai mendengarkan sambil membantu membentuk furnitur baru dari tanah.
Hidup mereka damai dan nyaman di dalam goa. Mereka tidak pernah kekurangan makanan karena Ze Kai bisa menangkap ikan di sungai dekat goa, berburu hewan kecil di hutan, dan Kakek Jiang bahkan berhasil menanam beberapa sayuran di sudut ruangan yang terkena sinar matahari dari celah kecil di langit-langit goa.
Ze Kai berdiri di depan pintu goa yang kini bisa di buka dan tutup dengan mudah. Ia melihat pemandangan hutan yang hijau dan rimbun di luar. Meskipun hidup mereka tenang sekarang, ia tahu bahwa tidak mungkin mereka bisa bersembunyi selamanya. Suatu hari nanti, ia harus keluar dan menghadapi dunia luar. Terutama keluarga Ming yang pasti masih mencarinya.
Tapi Ze Kai tidak takut lagi. Dengan Elemen Tanah yang sudah mencapai Tahap Menengah dan dukungan dari Kakek serta Sistem Genesis, ia merasa siap untuk menghadapi segala tantangan yang akan datang.
-
-
-
Bersambung...