NovelToon NovelToon
Silent

Silent

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri
Popularitas:301
Nilai: 5
Nama Author: SeinXD

" Kamu diam apa karna kamu sudah tau.???"

Smp Nusa Jaya menjadi sekolah pertama yang menghantar dito pada kehidupan supranatural nya, terkadang diam bukan selalu menjadi hal baik.

kejadian dan misteri sekolah perlahan lahan terungkap ketika sosok yang selama ini berdiam diri mulai menebarkan teror dan ganguan nya, hanya mereka yang terbiasa dengan kesunyian yang bisa tau siapa dirinya.

apakah yang terjadi di balik sekolah itu?? apa tujuan dan maksud dari teror mencekam itu??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SeinXD, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ada yang berbeda

Malam telah larut namun hujan yang sedari tadi siang kenapa belum berhenti juga, Devon bangun dari kasurnya di tatapinya Dito yang masih terlelap. Seperti nya ia lelah setelah bermain seharian ini.

Ia menuruni anak tangga menuju lantai bawah, ia menuju ke dapur untuk minum tenggorokan nya terasa kering.

Duarr

prankk

Bunyi petir dan kilatan seperti menyambar kemana-mana membuat Devon kaget, gelas nya jatuh dan pecah. Ia membersihkan sisa pecahan kaca itu, tatapan nya terpaku di depan sana.

Seperti ada sosok seseorang yang berdiri di tengah hujan, tapi siapa malam malam dan hujan deras begini keluar. dia mengintip di balik tirai jendela kaca nya.

Disana tampak seorang gadis dengan bahagia menari-nari dibawah hujan, ia mengenakan gaun yang sangat cantik dan pas di tubuhnya. Devon terpukau menyaksikan pemandangan itu meskipun pencahayaan tampak minim namun matanya dapat melihat jelas sosok perempuan itu.

Devon ikut tersenyum kala sosok itu menari bahagia, kecantikan yang sempurna perpaduan dari indah nya alam ini.

" didesa ini memang ada sesuatu yang berbeda, penuh kejutan!!"

Ia terus memperhatikan gerak gerik gadis itu, matanya tidak bisa berhenti untuk berhenti melihat. Sampai gadis itu benar-benar pergi dan menghilang begitu saja.

Devon berbalik setelah menyaksikan pemandangan indah tadi, entah kenapa bayangan samar di kepalanya tiba-tiba muncul begitu saja. kepalanya terasa sangat pusing telinga nya berdengung tak karuan.

Tatapan nya mulai samar tubuhnya perlahan mulai melemas, entah ia kenapa ia hanya merasa bahwa diri nya tidak biasa.

......................

Kedua insan yang terus bergandengan tangan bersama sembari menyusuri taman bunga, sepasang kekasih yang sedang di mabuk cinta. Mereka menautkan kedua bibirnya sangat lembut sehingga masing-masing dapat merasakan kecapan nya.

" berjanji lah kita akan terus bersama." mereka menautkan jari kelingking nya semilir angin seolah memberi restu akan cinta mereka.

Namun kebahagiaan itu seakan sirna kala sekelompok orang datang menyusul mereka,

" kalian sudah melangar sumpah yang sudah di tetapkan, tangkap mereka dan bunuh!!"

Para orang berjubah itu menangkap mereka, mereka berusaha meronta-ronta melepaskan dirinya, " lepaskan kami!!"

" bawa mereka segera.!!"

Setelah keduanya di bawa tinggal dua orang yang tampak tersenyum sinis, " dua esensi jiwa murni ini akan membantu tuan kita untuk bangkit!!"

" tapi mereka hanya manusia biasa.!!"

Sebuah tamparan keras mengenai pipi salah satunya, " apa kamu tidak merasa ada sesuatu yang berbeda ada pada mereka, ada sesuatu yang lain.!!"

kemudian mereka pergi menyusul para rombongan nya.

......................

Dito mengeliyat dan merasakan sang kakak tidak ada di tempat, hujan di luar masih tampak deras tidak menunjukkan akan segera reda. Dito turun dari kasurnya dan turun di bawah ia hendak mengambil air minum tapi ia kaget saat melihat Devon tergeletak di lantai tidak sadarkan diri.

" kak Devon, bangun.!!"

Dito menepuk-nepuk pelan pipi sang kakak, ia perlahan mulai tersadar dari pingsan nya.

" kakak kenapa.?"

" kepala ku hanya terasa pusing.!"

" apa kamu sakit.?"

" tidak.!"

ceklek

Pintu terbuka sehingga menghentikan percakapan diantara mereka, seseorang paruh baya masuk ke dalam sembari mengibas-ngibas tubuh nya yang terkena percikan hujan.

" nenek dari mana.??"

Sontak sebuah suara mengagetkan nya, ia tercengang saat menyaksikan kedua cucunya menatap nya dengan tatapan aneh.

" tadi sedang mengecek ayam yang terus berbunyi, kenapa Kelian belum tidur?"

" kami terbangun karena haus, dan aku meminta kakak menemani ku.!" ucapan Dito sontak membuat Devon menoleh sejak kapan anak kecil ini mulai berbohong.

" ya sudah nenek mau istirahat dulu, kalian jangan lupa matikan lampunya.!!" ucap sang nenek dan berlalu masuk menuju kamarnya.

" kamu kenapa berbohong.?" Devon menatap tak suka ke arah sang adik.

" apa kau tak merasa ada yang aneh, semenjak aku tinggal di sini aku rasa ada yang aneh dengan semua orang di sini!!" dito menghela nafasnya ia menatap serius ke arah sang kakak.

" apa kau tak merasa nenek sedang berbohong kepada kita.?"

kening Devon mengkerut saat sang adik mencurigai sang nenek.

" emang kakak bisa mendengar suara ayam yang ribut? Dengan keadaan hujan dan petir begini telinga saja tidak bisa mendengar kan area sekitar hanya suara hujan dan petir saja. Kenapa nenek bisa mendengar suara ayam apa setajam itu indra pendengaran nya sampai bisa mendengar suara ribut ayam, kita yang masih mudah saja susah mendengar seseorang yang berbicara kepada kita saat hujan begini apa lagi nenek yang sudah tua masakan ia bisa mendengar suara ayam ribut di sebrang sana.!!"

Devon melongo mendengar ucapan sang adik, sejak kapan anak kecil ini sepintar dan detail ini dalam memperhatikan seseorang. Apa karna tinggal di desa aneh ini makanya ia jadi lebih peka terhadap sesuatu, tapi memang jujur seperti nya nenek memang menyembunyikan sesuatu.

" betul kan, aku rasa nenek merahasiakan sesuatu yang tak boleh kita tau!!" ucap dito dengan mantap

" maksud kamu apa.??" Devon masih tampak bingung seperti nya adiknya ini sudah tau banyak sesuatu.

" lain waktu akan ku ceritakan, ini bukan saat yang tepat.!!" dito berlalu meninggalkannya sendiri yang masih dengan penuh pertanyaan

Rahasia apa yang di sembunyikan nenek?, kenapa Dito bisa mencurigai nenek? Apa yang sebenarnya terjadi dengan desa ini. ini memang bukan sesuatu yang biasa, ada hal besar yang memang terjadi disini.

Seperti sebuah suara bisikan mengagetkan Devon, ia melihat di sekitarnya tidak ada siapapun kecuali dirinya sendiri. Apa ini hanya perasaan nya saja, tapi jelas suara itu sangat dekat dengan nya.

Ia tidak ingin memikirkan hal yang menakutkan itu, lebih baik ia segera masuk dari pada menakuti diri sendiri. Ia lalu beranjak dari duduk nya dan menyusul sang adik.

Sedangkan sosok lain sosok yang tak terlihat menatap nya, tatapan nanarnya kosong ia seperti kehilangan sesuatu tapi itu entah apa. Ia sendiri juga tiba-tiba merasakan sesuatu ada pada anak-anak ini apa anak-anak ini memiliki keistimewaan yang tak dimiliki manusia lain nya.

Ia perlahan terangkat untuk bergelantungan di platform rumah, rambutnya yang basah perlahan menetes seperti rembesan hujan.

kata orang jika datang hujan selain kita manusia ada sosok yang seperti mereka juga berteduh saat hujan, mereka juga tidak ingin basah makanya jika hujan kamu merasakan ada sesuatu yang lain itu adalah mereka, bukan hanya kita yang butuh berteduh mahluk itu juga entah mereka akan bergantungan di platform, berbaring bersama mu di kasur, dan duduk di dekat mu saat ini.

Mereka tidak bisa kita lihat namun tubuh kita dapat merasakan nya, dengan berbagai reaksi entah tiba-tiba merinding, mencium hal aneh dan kepala yang tiba-tiba nyut-nyutan itu pertanda mereka ada di sekitarnya mu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!