Arnet tiba-tiba saja mendapatkan sistem yang mengubah hidupnya.
[Ding!]
[Selamat Host mendapatkan hadiah 100.000.000.000]
Suara itu muncul di pikirannya,disaat kejadian itu langsung mengubah hidupnya menjadi lebih baik.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16. Bonus Sebuah Mobil
"Iya Kak." Jawab Arnett dengan senyuman, akhirnya Arnet berangkat di hari itu juga.Arnet mulai fokus dengan pekerjaannya kembali.
"Sistem."
[Ding!]
[Ada yang bisa saya bantu]
"Berapa jumlah poinku sekarang?" Tanya Arnet pada sistem.
[Poin Nona ada 2.600]
"Lumayan juga, semakin lama makin bertambah." Batin Arnet yang merasa senang poinnya semakin bertambah bahkan dia bisa menggunakan poin itu untuk dia membeli sesuatu jika ada sesuatu yang mendesak.
Akhirnya Arnet sampai juga di penthouse miliknya, Arnet langsung disambut oleh Yuana yang saat itu hendak akan pergi.
"Nona."ucap lirik Yuana yang terkejut melihat kehadiran Nonanya.
"Hai Yuana."sapa balik Arnet yang baru saja sampai.
"Saya kira Nona tidak pulang hari ini, ternyata hari ini Nona pulang."Yuana langsung datang mendekati Arnet dan membantu membawa koper yang dibawa oleh Arnet.
"Biar saya yang bawa Nona."Yuana akhirnya membantu Arnet dan Arnet langsung duduk di tempat tidurnya.
Sedangkan Yuana sibuk di dapur membuatkan minuman untuk Nonanya,"Mulai kembali seperti semula."gumam Arnet yang memulai dengan pekerjaan barunya.
Tiba-tiba saja ponsel Arnet berdering, tertera itu adalah panggilan dari Mita.
"Halo."
"Aku sudah sampai, kamu langsung datang saja."jawab Arnet yang langsung sambungan teleponnya terputus.
Arnet segera menuju kamar mandi untuk mencuci muka sekaligus berganti pakaian santai. Setelah itu barulah Arnet keluar dari kamar, Arnet melihat dari kejauhan Yuana sedang sibuk di dapur membuatkan minuman untuknya.
Sedangkan posisi Arnet sekarang berada di ruang tamu sembari menunggu kedatangan Mita,"Maaf Nona,apa saya siapkan sekarang makan siang untuk Nona?" tanya Yuana yang langsung memberikan tawaran kepada Nonanya.
"Tidak perlu, lebih baik buatkan minuman saja. Sebentar lagi akan ada tamu yang akan datang kesini."ucap Arnet yang langsung memerintahkan Yuana untuk segera mempersiapkan minuman untuk tamunya.
"Baik nona." jawab Yuana yang langsung kembali ke dapur mempersiapkan minuman untuk tamu yang akan datang.
Tiba-tiba saja terdengar suara ketukan dari arah pintu, yang langsung dibuka oleh warnet.
"Akhirnya kamu datang juga." ucap Arnet yang langsung menyambut kedatangan Mita.
"Nona Arnet."sapa balik Mita kepada Nona nya.
Akhirnya mereka berdua duduk di ruang tamu, yang di mana Yuana datang membawa minuman untuk tamu Nonanya.
Mita hanya membalas dengan anggukkan pelan kepada Yuana, mulailah keduanya fokus membicarakan perihal apa yang ingin minta sampaikan padanya.
"Sebenarnya apa yang ingin kamu sampaikan?"tanya Arnet kepada Mita yang mulai arah pembicaraan mereka serius dengan apa yang mereka sedang diskusikan.
"Saya hanya ingin menyampaikan sesuatu pada Nona,ini mengenai tugas yang saya lakukan. Akhirnya saya sudah menyelesaikan semuanya sesuai keinginan Nona."Arnet terkejut dengan apa yang Mita katakan.
"Secepat itu kamu sudah selesai mengerjakan tugas yang aku berikan padamu."ucap Arnet yang tak menyangka jika Mita akan secepat itu mengerjakan tugas yang ia berikan.
"Iya Nona, saya sudah berusaha untuk secepatnya pekerjaan ini cepat selesai.Saya sengaja mendatangi beberapa orang yang saya yakini mampu menerima tawaran saya. Dan hasilnya di luar dugaan, ada beberapa orang mulai tertarik hingga akhirnya ruko itu hingga terisi semuanya,bahkan dari mereka pun tak pernah merasa keberatan dengan harga yang saya tawarkan."Arnet langsung membalasnya dengan senyuman.
"Bagus, ternyata aku tidak salah memilihmu sebagai asisten pribadiku hanya untuk melakukan pekerjaan yang aku perintahkan. Baiklah, Aku ingin mengecek lokasi itu hari ini."pada akhirnya mereka berdua pergi menuju lokasi, yang akan mereka kunjungi.
Arnet merasa beruntung bisa bertemu dengan Mita, sepertinya sudah waktunya dia mulai fokus mengembangkan bisnisnya dan dia pun tak akan main-main dengan pekerjaan yang sedang dia lakukan.
Mereka berdua pergi menuju lokasi yang akan mereka cek, akhirnya mereka berdua sampai di lokasi itu.
Arnet melihat keluar masuk mobil di area itu,benar saja semua ruko itu sudah terisi terlihat beberapa pekerjaan yang sibuk memasukkan barang-barang milik mereka.
"Benar-benar bagus, seperti aku tak memilihmu untuk mengurus ini semuanya." jawab Arnet yang begitu bangga dengan kinerja Mita.
Mita membalasnya dengan senyuman akhirnya perjuangan dia tak sia-sia.Kini Mita fokus untuk lebih serius bahkan kesempatan emas itu tak akan dia lewatkan.
Setelah mengecek semuanya kini keduanya pergi dan Arnet mengajak Mita pergi ke suatu tempat yang ingin ia kunjungi.
Kini posisi mereka berdua sudah ada di depan sebuah showroom mobil yang terkenal menjual produk mobil mewah.
Mereka berdua langsung keluar dari mobil dan mengajak Mita masuk ke dalam showroom mobil.
Tiba-tiba saja dari arah depan mereka Ada sosok wanita yang langsung mendekati arna.
"Arnet." ucap wanita itu yang tidak lain Amanda teman Arnet sendiri.
Arnet membalas dengan senyuman setelah melihat kehadiran temannya,"Ada apa kamu ke sini?"tanya Amanda dengan senyuman kepada Arnet.
Arnet langsung membisikkan sesuatu di telinga Amanda, seketika Amanda tersenyum lebar,"Baiklah, akan aku carikan mobil yang cocok untuk temanmu."jawab Amanda yang langsung mengarahkan mereka ke sebuah mobil mewah yang bernilai sangat fantastis.
"Bagaimana dengan mobil ini?"tanya Amanda kepada Arnet.
"Apapun pilihanmu aku akan mengikuti, tapi sebaiknya kamu tanyakan langsung pada orang yang ada di sampingku."mendengar perkataan itu, Mita terlihat begitu kebingungan mendengar ucapan dari Nonanya.
"Maksudnya Nona?"tanya Mita yang terlihat begitu kebingungan dengan apa yang sedang terjadi.
"Aku hanya ingin menepati janjiku padamu, seperti janjiku beberapa hari yang lalu jika kamu bisa melakukan pekerjaan yang apa aku berikan maka aku akan memberikan bonus sebuah mobil untukmu." mendengar jawaban itu Mita benar-benar tak percaya jika Nonanya akan menepati janjinya, ia pun hanya berpikir apa yang dikatakan oleh Nonanya hanyalah sekedar candaan.
"Nona jangan bercanda, apa yang saya lakukan sudah sewajarnya sebagai asisten Anda Nona." jawab Mita yang masih tak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Nonanya.
"Iya aku tahu,aku akan menepati janjiku padamu dan saat ini kamu akan aku memberikan sebuah mobil ini sebagai tanda bukti akan kerja kerasmu.Jadi terimalah apapun yang aku berikan, temanku Amanda akan membantumu memberikan beberapa pilihan mobil yang mungkin kamu sukai."Mita tak bisa menahan rasa bahagianya, mendapatkan bos yang begitu baik kepada dirinya. Hingga royalnya Ia mendapatkan sebuah mobil yang tak mungkin seseorang bisa miliki.
"Sepertinya kamu sangat royal dengan asistenmu, sebagai teman aku akan membantu asistenmu memilih beberapa mobil yang mungkin dia sukai." ucap Amanda yang secara tangan terbuka membantu Mita memberikan beberapa mobil yang mungkin disukai oleh asisten temannya.
kapan pertemuan reuni biar ada booommm yg meledak
nanti gk terkejut itu temannya dan mantan kekasihnya bahwa arnet jauh lebih cantik
kenapa jovan nya gk pakai ruko arnet yg 6 itu kan bisa dibagi tu tempat rukonya
nanti adakah kerjasama antara arnet dan alex didlm perusahaan