NovelToon NovelToon
Ketiga Kakak Angkatku Adalah Tokoh Utama

Ketiga Kakak Angkatku Adalah Tokoh Utama

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Romansa Fantasi / CEO / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita / Fantasi Isekai
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: MTMH18

Katarina terjebak dalam raga seorang gadis malang yang tinggal di panti asuhan, Karina Putri.

Namun sebuah takdir mempertemukannya dengan seorang wanita kaya raya yang tiba-tiba mengangkat Karina sebagai putri angkatnya.

Tetapi bukan itu masalahnya, melainkan tiga kakak angkat Karina yang ternyata adalah tokoh utama dalam novel yang pernah dibacanya. Lalu takdir ketiga kakak angkatnya tidaklah baik, mereka akan mati ditangan tokoh utama wanita.

Namun, Karina tidak akan membiarkan hal itu terjadi, ia akan mengubah takdir ketiga kakak angkatnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MTMH18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16

Karina membeku, saat mendengar percakapan di depannya. Ia tidak salah dengar, salah satu wanita di depannya menyebut nama kakak angkat pertamanya.

“Benar ini kartu pribadi Jemian, dia memberikannya kepadaku agar aku tidak marah lagi kepadanya,” jawab wanita yang satunya.

Karina sangat yakin kalau di depannya adalah tokoh utama wanita, Serana.

Gadis itu menaikkan pandangannya dan menatap Serana yang baru selesai melakukan transaksi pembayaran, sekarang ia sudah mengetahui wajah Serana yang memang sangat cantik… tetapi tidak dengan hatinya.

“Karina kenapa bengong? Kamu ingin memesan apa?” Tanya Bening yang menyadarkan Karina.

“Samakan dengan kalian,” jawab Karina yang memang tidak tahu menu paling enak yang mana.

“Oke!” Bening mengembangkan senyumannya.

Sedangkan Winar tampak sedang berpikir keras, entah apa yang sedang dipikirkan oleh Winar.

“Ayo kita ke lantai dua!” Ajak Bening setelah selesai memesan makanan dan minuman paling laris di Cafe yang mereka kunjungi.

Karina menarik tangan Winar yang masih sibuk berpikir, entahlah… Karina tidak mengerti kenapa temannya yang satu ini sangat suka berpikir dengan keras.

Sampailah mereka di lantai dua, dan ternyata Serana bersama temannya juga ada di lantai dua. Meja mereka bersebelahan, jadi Karina bisa mendengar percakapan keduanya.

“Serana, aku dengar Jemian masuk rumah sakit. Tapi kenapa kamu tidak pernah menjenguknya?” Tanya teman Serana.

Dengan cepat Karina mengeluarkan ponselnya dan merekam jawaban Serana, setidaknya dengan satu petunjuk ini bisa membuka mata hati Jemian atas sifat asli Serana.

“Untuk apa menjenguknya? Aku tidak memiliki waktu untuk melihat orang sakit, lebih baik jalan-jalan atau belanja daripada menjenguk Jemian,” jawab Serana dengan tertawa diakhir kalimatnya.

Karina mengepalkan kedua tangannya, ia tidak menyangka akan mendengar sebuah jawaban cukup menyakitkan dari Serana.

Padahal Jemian adalah calon suaminya, tetapi Serana lebih memilih untuk belanja daripada menjenguk Jemian yang kakinya patah… karena desakan darinya.

“Parah! Jemian sangat mencintaimu, kenapa kamu seakan tidak mencintainya?” Teman Serana kembali bertanya.

“Sebenarnya ini rahasia, tapi karena kamu adalah teman terbaikku… jadi aku akan mengatakan kepadamu!” Serana melirik sekitar dan Karina berpura-para mengobrol dengan kedua temannya.

Melihat situasi yang dirasa aman, Serana menegakkan punggungnya dan menarik kedua sudut bibirnya.

“Sebenarnya aku memiliki selingkuhan dan aku sangat mencintai selingkuhanku itu, apalagi dia lebih muda tiga tahun dariku. Rasanya lebih menyenangkan berselingkuh dengan laki-laki yang lebih muda.”

Jawaban itu membuat Karina tercengang.

Di dalam novel, tidak dijelaskan secara rinci kenapa Serana begitu kejam. Ternyata Karina baru mengetahui kebenaran yang disembunyikan di dalam novel.

“Astaga, aku tidak menyangka kalau kamu akan berselingkuh dari Jemian. Apa selingkuhanmu itu lebih kaya dari Jemian?” Pertanyaan kembali diberikan kepada Serana yang tampak begitu bangga dengan apa yang sudah diperbuat olehnya.

“Tidak, justru dia selalu meminta uang kepadaku.”

Karina menggelengkan kepalanya pelan, ia sempat mengira selingkuhan Serana jauh lebih kaya dari kakak pertamanya. Namun, ternyata dugaannya salah besar.

“Kamu benar-benar gila, mau-mau saja memberikan uang kepada selingkuhanmu. Bagaimana kalau nanti Jemian mengetahuinya?” Teman Serana tampak begitu gelisah.

“Makanya kamu harus tutup mulut, jadi Jemian tidak akan pernah tahu dan kita bisa menikmati uang dari pria bodoh itu!” Kekeh Serena yang tampak tidak peduli dengan perasaan Jemian.

“Karina, kenapa bengong lagi?” Tanya Bening saat Karina kembali diam saja.

Karina menggeleng pelan, sebelum mengangkat ponselnya dan mengakhiri rekaman suara. Lalu gadis itu mengangkat ponsel barunya.

“Ayo kita mengambil foto!” Ajak Karina kepada kedua temannya.

Bening dan Winar langsung mendekat, Karina mengambil beberapa foto mereka dengan pemandangan di belakang adalah sosok Serana dan sang teman.

“Makanan kita datang!” Bening berseru senang, saat pesanan mereka sudah datang.

Akhirnya mereka memutuskan untuk makan lebih dulu, lalu nanti mereka akan lanjut berfoto di berbagai sisi Cafe yang memang udah didesain kekinian.

Sekitar lima belas menitan Serana dan temannya mengobrol tentang tas keluaran terbaru, keduanya kini memutuskan untuk membeli tas yang mereka bicara menggunakan uang milik Jemian.

“Yang barusan pergi, mereka membicarakan Kak Jemian… kakak kembar dari Kak Jevan!” Seru Winar dengan tiba-tiba.

Bening langsung mendatarkan ekspresinya, karena Winar tidak pernah berhenti membicarakan tentang artis bernama Jevan itu.

“Dari mana kamu tahu kalau Kak Jemian dan Kak Jevan saudara kembar?” Karina berpura-pura tidak tahu.

“Tentu saja aku mengetahui semua anggota keluarga Kak Jevan, karena aku adalh fans berat Kak Jevan!” Winar menepuk bahunya dengan bangga.

“Fans berat, tapi keberadaannya tidak pernah diketahui sama Kak Jevan,” sindir Bening yang membuat binaran di mata sang teman langsung meredup.

“Winar bisa ceritakan tentang Kak Jemian sama wanita tadi?” Karina mencoba mengalihkan perhatian Winar yang hampir kembali menangis.

“Aku sedikit lupa, mungkin sekitar dua tahun yang lalu Kak Jemian bertunangan dengan kekasihnya Serana,” Winar membulatkan matanya, saat mengingat nama wanita tadi yang duduk di meja sebelah.

“Aku baru sadar kalau wanita tadi adalah tunangan Kak Jemian, ternyata Serana itu licik ya! Dia bahkan tega menyelingkuhi kakak dari idolaku!” Geram Winar yang terlihat tidak terima.

“Nanti juga dapat karma, karena setiap kejahatan pasti akan mendapatkan balasannya,” celetuk Bening yang memang memiliki pemikiran lebih dewasa dari Winar.

“Benar, wanita licik itu pasti akan mendapatkan karma! Sudah menyia-nyiakan cinta tulus Kak Jemian, bahkan menghabiskan uangnya. Dia tidak bisa bersyukur, sampai menyelingkuhi pria tulus seperti Kak Jemian,” Winar menyetujui temannya.

“Kalau saja aku dekat sama Kak Jevan, aku akan membongkar sifat busuk Serana. Lalu aku akan menjodohkan Kak Jemian dengan Bening!”

“Uhuk!” Bening langsung tersedak, saat mendengar ucapan konyol Winar.

“Berhentilah berkhayal hal yang tidak pasti!” Geram Bening yang tidak suka dijodoh-jodohkan.

“Siapa tahu nanti kamu bisa berjodoh sama Kak Jemian,” Winar tertawa kecil saat melihat wajah kesal temannya.

“Lalu Karina sama Kak Joshua, kebetulan dia dokter dan cocok untuk Karina yang juga ingin menjadi dokter. Kemudian, aku menikah dengan Kak Jevan… idolaku!”

Bening yang sudah kesal, menjitak kening Winar yang sudah terlalu jauh berkhayalnya. Sedangkan Karina hanya tertawa kecil, meskipun di dalam hati ia tidak menginginkan apa yang baru saja dikatakan oleh Winar.

Karina dan Joshua bersaudara, mereka akan terus seperti ini sampai nanti. Bahkan Karina sudah menyayangi Joshua sebagai kakak laki-lakinya sendiri.

“Sudah, habiskan makanmu! Nanti kita pulangnya keburu malam!” Kata Bening yang tidak bisa dibantah oleh Winar.

Karina juga melanjutkan makannya, sesekali menjawab pertanyaan aneh dari Winar.

“Nanti Karina pulangnya dijemput atau mau sekalian bareng sama kita?” Tanya Bening bersamaan dengan ponsel Karina yang berdering.

Karina membeku, saat melihat nama Jevan di layar ponselnya… dengan cepat ia menutupi layar ponselnya agar tidak dibaca oleh Winar yang duduk di sebelahnya.

“Siapa yang menelepon? Kenapa kamu terlihat begitu panik?” Tanya Winar dengan mata memicing curiga.

Bersambung!

1
vew
ini mksdnya gimana thor ,, ada pria lain kah yg di cintai karina ?? 🤔🙏🙏

semangat thor 💪💪
vew: ok thor ,, semangat upnya thor 💪💪
total 2 replies
Wulan
jawab van " OTW "
Wulan
agak agak salting ya van ☺️
Dewiendahsetiowati
Karina pakai gaya batu
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Ayy: selamat datang dan semoga suka sama ceritanya 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!