Ziora Narendra atau kerap dipanggil zior terpaksa menikah dengan anak orang yang bersedia membantunya untuk melunasi hutang kedua orang tuanya walau berat tapi zior berusaha ikhlas menerimanya.
dan bagaimana jadinya ternyata orang yang akan menikah dengannya adalah Jendra elvrando orang yang sudah mengejarnya selama 2 tahun ini.
daripada penasaran mending langsung baca aja
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon choara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jendra minta bayi
"yang nanti sore ada acara keluarga di rumah kak tania kamu gak lupa kan"ucap Jendra yang sedang memandikan burung kenari yang ia pelihara sejak Minggu lalu sedangkan zior sendiri ia sedang menyiram tanaman yang ia tanam beberapa Minggu lalu
"acara keluarga? semuanya Dateng atau cuma sebagian aja"ucap zior
"semua anak,cucu,buyut Oma Dateng acara rutinan yang diadain 6 bulan sekali buat mempererat tali persaudaraan harusnya sih kali ini jatahnya di rumah mami tapi karena kak tania baru lahiran jadi diadain dirumah dia sekalian mau pada jenguk bayinya"ucap Jendra
"oh terus mau bawa apa masak kita kesana mau tangan kosong aja kan gak enak"ucap zior
"gak tau tapi biasanya kalau mami bawa kue² gitu "ucap Jendra
"yaudah nanti gw bikinin kue buat di bawa kesana"ucap zior
"gak mau beli aja yang biar cepet gak repot"ucap Jendra
"lagi pengen bikin lagian bahan-bahan ada semua nanti gw bikinin soft cookies sama brownis "ucap zior
"sama bikinin kue ijo kaya waktu itu ya yang kayaknya enak"ucap Jendra
"kue ijo apaan sih "ucap zior bingung
"itu Lo kue ijo yang ada kelapa di atasnya yang katanya dibikin bunda pas kita lamaran"ucap Jendra
"oh putu ayu"
"iya bikinn yang banyak ya yang pengen banget aku udah 4 bulan gak makan kue itu"ucap Jendra
"awas kalau gak lo habisin gw suruh tidur diluar Lo"ancam zior
"siap yang tenangb aja bakal aku habisin hehe"
Sejak trauma Jendra kambuh waktu itu mereka berdua memutuskan untuk 1 kamar walau sebenarnya ini keinginan Jendra sih
Sekitar jam 10 pagi zior memutuskan untuk mulai membuat kue karena mengingat jam 3 sore mereka harus berangkat ke rumah kak tania
Dengan gerakan yang cekatan zior mulai menimbang dan menyiapkan bahan-bahan untuk membuat cookies terlebih dahulu
Grep
Saat sedang asik zior dikagetkan dengan sepasang tangan besar yang melingkar di pinggang nya
"lepas Jen gw jadi susah geraknya"ucap zior
"bentar yang masih mau gini hmm nyaman banget"lirih Jendra dirinya menghirup aroma parfum zior yang menjadi candunya
"lepas atau Lo tidur diluar selama seminggu"ancam zior
"eh iya ini dilepasin mau aku bantuin sayang"ucap Jendra
"gak usah "
"aku bantuin ya yang plisss"
"huft yaudah itu potong coklatnya jadi kecil² kejunya juga"ucap zior
"okay sayang"
"ternyata kalau serius gini ganteng juga dia"batin zior
"sayang gini bener gak"ucap Jendra
"iya bener "
"terus aku bantuin apa lagi"
"buletin cookiesnya terus dalamnya jangan lupa kasih coklat secukupnya gw mau panasin oven dulu"
4 jam berlalu akhirnya cookies,brownis dan kue putu yang zior dan Jendra buat selesai juga bahkan makan siang juga sudah tersedia
"makan dulu ini beresin nanti aja"ucap zior sambil mengambilkan makan siang untuknya dan Jendra
"suapin yang tapi pakek tangan langsung jangan pakek sendok"
"banyak mau ya Lo"ucap zior tapi walau begitu dia tetap menurutinya
"ehh enak banget apalagi disuapin istri gini hehe"ucap Jendra
"mau nambah lagi atau udah"ucap zior
"nambah ayam sama lalapan aja yang nasinya boleh juga deh"ucap Jendra
"Lo ya yang habisin gw udah kenyang"ucap zior
"siap "
Skip
"gila Lo gak kenyang juga habis makan 2 piring sekarang nyemil kue putu"ucap zior geleng-geleng
"hehehe biar cepet gede yang makanya aku harus makan yang banyak"ucap Jendra
"mau Segede apa lagi sih orang badan udah gede gitu"
"aku Segede itu ya emang tapi emang bener sih BB aku udah naik 10kg"ucap Jendra
"gimana gak naik orang habis makan masih ngemil gitu"ucap zior
"Udah sana mandi udah jam 2 katanya jam 3 harus udah berangkat ke sana"ucap zior
"bentar yang 2 lagi ini"ucap Jendra sambil melahap kue putu ayu yang tersisa
"buruan bajunya udah gw siapin "ucap zior
Jam 3 pas mereka berangkat menuju rumah kak tania yang berjarak 1 jam dari rumah mereka
Dan sesampainya disana ternyata sudah banyak orang
"eh cucu² Oma apa kabar nak"ucap Oma sambil memeluk zior dan Jendra
"baik Oma,Oma sendiri apa kabar"tanya zior
"baik nak"
"ih bang Jendra makin berisi aja pinter banget kak zior ngurusnya"ucap Alex
"gimana gak berisi orang istri gw kalau masak enak² terus kan gwnya jadi ketagihan"ucap Jendra sambil merangkul zior untuk membawanya masuk
"eh bawa apa ini "ucap Tante arina
"ini Tan cookies sama brownis ada kue putu ayu juga buatan Jendra sama zior cobain dijamin kalian ketagihan"ucap Jendra
"dedek mau"teriak cello
"cello jangan teriak adek bayinya baru bobo"ucap Tante arina
"Olang dedenya udah bangun"ucap cello
"eh anak kak tania cewe/cowo?"tanya zior
"cewe kamu mau coba gendong"kak tania
"eh emang boleh"ucap zior
"boleh sini Kaka bantu"dengan telaten Tania membantu zior untuk menggendong anaknya yang baru berusia 2 Minggu
"lucu banget "gemas zior sambil mengelus pipi bayi itu dan gak disangka bayi itu tersenyum imut
"Abang jadi pengen punya bayi"celetuk Jendra tanpa sadar
"wah kak zi kode tuh bang Jen minta bayi wkwk"ucap Alex
"eh"kaget zior
"jangan lama-lama dek kamu udah cocok banget gendong bayi nanti biar anakku ada temen seumuran nya"ucap Tania
"nanti aja masih kuliah juga hehe"
"gpp zi nanti bayinya biar mami yang urus kamu bisa kuliah "ucap mami
Acara keluarga itu berjalan dengan hangat dan diselingi canda tawa
"udah malem Jendra sama zior pulang dulu ya kak"ucap Jendra
"gak mau nginep Jen"ucap Tania
"lain kali aja kak kalau gitu kami pamit "ucap Jendra
"hati-hati dijalan Jen gak usah ngebut bawa mobilnya"
"siap kak"
Sesampainya dirumah zior langsung bersih-bersih dan berganti pakaian menjadi pyama
"sama mandi "ucap zior sambil melempar handuk ke Jendra
"iya"
"lah tumben banget tu anak langsung nurut biasanya drama Mulu"ucap zior lalu dia berjalan kekasur dan mulai memainkan game dihpnya
Saat sedang asik ngegame dan diselingi umpatan zior dikagetkan dengan Jendra yang memeluk pinggang nya dan menduselkan wajahnya di perut datar zior
"apa sih sana ganggu aja gw main game"
"sayang Abang mau dedek bayi"ucap Jendra
"gak usah aneh-aneh udah malem ini"cuek zior
"Abang gak aneh² Abang mau adek bayi yang nanti ada diperut sayang selama 9 bulan "ucap Jendra sambil mengelus perut zior dengan muka memelas
"gak lagian kita masih kuliah nanti aja kalau mau punya bayi tunggu 5 tahun lagi"ucap zior sambil menyingkirkan tangan Jendra dari perutnya
"gak mau nanti mau sekarang hiks Abang mau adek bayi yang lucu yang bisa Abang ajak ngomong sama main hiks"ucap Jendra
"main sama ngomongnya sama burung peliharaan Lo aja noh si Juki biasanya juga ngomong sama tu burung"ucap zior
"mau bayi gak mau burung hiks"ucap Jendra semakin merengek
"udah gak usah minta aneh-aneh tidur besok ada kelas pagi kan"ucap zior langsung tidur memunggungi Jendra
"hiks sayang jahat hiks Abang mau adek bayi"
Zior berusaha cuek dan mencoba memejamkan matanya namun sayang tangisan dan ocehan Jendra tak juga berhenti sampai 1 jam
"berisik Jen tidur sama"ucap zior kesal
"mau adek bayi sayang hiks ayo bikin"ucap Jendra matanya sudah sangat sembab
"ok fine tapi gak sekarang Lo tidur dulu bayinya besok² aja"ucap zior
"kapan hiks mau sekarang"
"besok aja gw udah cape sama ngantuk"
"tapi janji ya hiks"
"iya udah ayo tidur "ucap zior matanya sudah sangat sayu karena mengantuk
"ok Abang tagih besok"
Happy reading guys