NovelToon NovelToon
Pesona Si Gadis Badas

Pesona Si Gadis Badas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:70.6k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Mikayla Rasyida Rayn atau Mika adalah sosok gadis yang ceria dan pecicilan seperti Onty-nya dulu. Dia adalah pengamat yang handal dan analisanya selalu tetap. Kelihatannya saja dia sangat pecicilan dan ucapannya ceplas-ceplos, tapi dia sangat genius.

Namun di balik wajahnya yang ceria dan menyebalkan, dia mengikuti jejak dari Opa buyutnya. Bahkan dia jauh lebih mengerikan dibandingkan Opa buyut dan Uncle-nya. Semua itu dikarenakan sesuatu yang membuatnya trauma.


Season Baru untuk cerita Mika dari (Anak Genius Milik Sang Milliarder)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pistol?

Callie dan Mika berjalan melewati pintu samping area perumahan dengan cepat. Pintu kecil itu nanti akan terhubung dengan jalan raya depan perumahan. Ternyata Mika menyetujui ide dari Callie untuk memergoki orang yang mobilnya berhenti di depan area perumahan. Namun Mika tak menyetujui kalau mereka dijadikan tumbal untuk drama penculikan dengan minta tebusan pada keluarga. Bisa-bisa malah semua orang panik.

Mika hanya ingin tahu, sebenarnya mereka ini ada masalah apa dengan salah satu warga di perumahan. Pasalnya Mika tahu jika tidak mungkin orang yang berada di dalam mobil itu hanya berhenti saja. Pasti mereka mempunyai tujuan tertentu. Yang tak Mika ketahui, seharusnya mereka tidak perlu bersusah payah seperti ini. Hal ini karena di dalam mobil itu sudah ada alat milik Ronand yang sedang bekerja.

"Kemana itu bocah dua? Yang cewek remaja itu anaknya target kan?" ucap seorang laki-laki di dalam mobil. Dua orang laki-laki dengan tampang sangar seperti preman itu tampak celingukan mencari keberadaan target. Dua orang laki-laki itu bernama Yoyo dan Fajar.

"Iya. Apa mungkin masuk ke dalam rumahnya?" tanya laki-laki yang berkepala botak, Yoyo.

"Nggak kayanya. Tadi aku lihat jalan ke sebelah kiri kok. Rumahnya kan yang kanan itu," ucap Fajar sambil menunjuk ke arah rumah milik keluarga Roberto.

"Ke rumah tetangganya mungkin," ucap Yoyo menyimpulkan.

Baaaaa...

Astaga... Setan main bola,

Hahaha...

Saat keduanya sedang mengawasi area perumahan, mereka tak sadar kalau ada dua orang sudah berada di sisi samping mobil. Mereka sangat terkejut saat ada orang yang memergoki dan mengejutkan keduanya. Yoyo dan Fajar melihat ke arah samping kiri keduanya. Di sana terlihat ada Mika dan Callie yang tengah tersenyum konyol.

"Cieeee... Mau jadi penguntit ya? Kaya kita altis saja, diuntit telus di foto-foto. Mau minta tandatangan situ sama Callie? Sini keltas dan pensilnya," seru Callie sambil berkacak pinggang. Sedangkan Yoyo dan Fajar tampak seperti orang linglung, kebingungan harus melakukan apa.

"Mereka hanya anak kecil, Jar. Kita jawab asal dan bohong aja," bisik Yoyo pada Fajar di sampingnya. Fajar pun menganggukkan kepalanya mengerti.

"Ada apa, Dek? Kita bukan penguntit. Kita itu cuma lagi lihat-lihat rumah di perumahan itu. Kita mau beli jika masih ada yang kosong," ucap Fajar memberikan alasan.

"Mukanya ndak meyakinkan. Muka-muka ndak punya duit kok mau belmimpi beli lumah di sini," ucap Callie dengan ucapan pedasnya.

Astaga...

Yoyo dan Fajar hanya bisa melongo tak percaya mendengar ucapan Callie. Bisa-bisanya Callie mengatakan jika wajah mereka tak meyakinkan untuk membeli rumah di area perumahan ini. Walaupun apa yang diucapkan oleh Callie itu benar adanya, tapi tetap saja mereka tertohok. Sedangkan Mika menahan tawanya melihat bagaimana dua orang di depannya ini seperti orang bodoh saat menghadapi Callie.

"Muka-muka orang suka main judol nih cocoknya, kali mambu." ucap Mika menambahkan.

"Odol? Main odol buat apa? Odol kan buat sikat gigi. Bolos kali odol dipakai buat mainan," tanya Callie dengan tatapan polosnya.

"Judol, kali mambu. Bukan odol," Mika kali ini yang gantian frustasi dengan ucapan Callie.

"Sudah lah, nggak benal ini olang. Penguntit kok jadi odol,"

Callie yang kini malah malas melanjutkan ucapannya. Callie pun kembali memfokuskan pada Fajar dan Yoyo. Keduanya seperti orang pusing dan bodoh saat menghadapi dua bocah di depannya. Bukannya segera pergi karena terpergok menguntit, malah mereka meladeni Mika dan Callie.

Kamu disuluh siapa? Kalian olang jahat kan?

Kamu pasti disuruh Nenek rombeng kan? Jujur,

Jujul atau kena tembakan pelulu ini,

Hahaha...

Itu cuma pistol mainan. Aduh, Dek. Kita nggak bisa diajak main begini,

Dorrr...

Aaaaaa...

Tanganku...

Fajar...

I-itu pistol isi peluru beneran, Callie?

Iya dong. Hebat kan Callie,

Dapat darimana?

Dali kamalnya Papa untung,

Astaga...

***

Suara tembakan yang terdengar di depan area perumahan itu langsung mengundang perhatian sekitarnya. Ada satpam dan pengawal keluarga Roberto yang langsung mencari tahu asal suara tembakan itu. Saat melihat ada Mika dan Callie, Kara yang notabene adalah ketua pengawal keluarga Roberto langsung berlari. Jantungnya berdebar kencang saat melihat Callie membawa pistol kecil di tangannya.

Happ...

"Tembak-tembakannya Callie," seru Callie saat Kara dengan cepat merebut pistol cilik buatan Ronand itu. Bukan tembak-tembakan biasa, tapi pistol cilik itu adalah alat yang dibuat oleh Ronand dan diberikan kepada orang terdekatnya untuk jaga diri.

"Ini bukan mainan, Nona Callie. Tidak boleh asal pegang," ucap Kara menegur Callie. Bahkan Mika saja masih shock dengan perbuatan Callie dan melihat bagaimana tangan Fajar bersimbah darah.

"Tangkap mereka, Om Kara." seru Mika sambil menunjuk ke arah dalam mobil. Yoyo tengah berusaha menenangkan Fajar, sampai lupa untuk melarikan diri.

"Sebenarnya ada apa ini, Nona?" tanya Kara setelah menyembunyikan pistol kecil itu ke dalam saku jasnya.

Bahkan Callie yang tengah memberengut kesal pun tak dipedulikan oleh Kara. Mika pun menjelaskan tentang Yoyo dan Fajar yang melihat dan terus mengawasi ke arah rumah keluarga Roberto. Mereka juga mengawasi Mika yang tadi bersama Callie. Fajar dan Yoyo pun sudah diamankan oleh pengawal keluarga Roberto. Kara segera menggendong Callie dan menggandeng tangan Mika.

"Kalian tidak boleh melakukan hal berbahaya seperti ini lagi. Jika ada orang yang mencurigakan, bilang sama Om." ucap Kara dengan tegas.

"Orang-orang jahat itu juga nggak akan bisa masuk ke dalam area perumahan ini. Ingat itu satpam depan kan bukan manusia. Itu pemindai orang jahat dan tidak akan membukakan plang jika terdeteksi mencurigakan. Apalagi pengamanan rumah kalian sudah berlapis. Mereka tidak akan bisa masuk wilayah ini," lanjutnya.

"Kali mambu tadi yang punya ide mau nangkap orang jahatnya, Om Kara? Suerrrr deh," Mika mengacungkan jari tengah dan telunjuknya ke arah Kara. Mika menjelaskan bahwa dia bukan lah yang memberikan ide tentang mendekati dua penguntit itu.

"Olang mah suka senangnya doang. Padahal tadi udah setuju bial dapat uang satu milyal, sekalang nyalahin olang. Dasal kacang lupa dimakan ini si plastik Mika,"

Kara yang mendengar ucapan Callie hanya bisa menghela nafasnya pelan. Ada saja gadis cilik itu berkilah dan berucap. Bukannya minta maaf sudah membuat semua orang khawatir, malah keduanya saling menyalahkan. Kara membawa keduanya untuk pulang. Sepertinya jika ada Callie di rumah ini, pengawasan dari pengawal harus semakin diperketat. Semuanya harus siap siaga, tidak boleh lengah.

Callie, kamu mencuri pistol milik Papa ya?

Ndak kok. Callie cuma pinjam tapi ndak ijin saja,

Lain kali nggak boleh gitu ya, Callie. Bahaya, Mama takut kamu kenapa-napa.

Lebih bahaya mana kalau Callie diculik telus minta ditebus satu milyal?

Eh...

1
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
PengGeng EN SifHa
TRIO MRC
.BER AKSI👏👏👏👏👏👏👏❤️❤️❤️
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
E F
😄😄😄😄
tq thor🙏😍
lanjuttttt💪😄
tia
ralia seperti papa ronal
Dewiendahsetiowati
otaknya kali mambu encer kali
mbaa An
thor mau sih di kasih tripel up atau banyak2🤣🤭
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 harus berani dong👍👍👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 setuju
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
E F
tq thor🙏😍
lanjuttttt💪😄
Healer
aduhhh callie 👍👍👍👋👋
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
T&K
gaskan thor🙏
Rai Gojess
Callie mau cubit pipinya
T&K
hahahaha Callie tdk ketipu yeee plastik Mika🤭
mbaa An
kasih up banyak banyak yokk thor🤭😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!