NovelToon NovelToon
MY ELITE LOVER

MY ELITE LOVER

Status: sedang berlangsung
Genre:Raja Tentara/Dewa Perang / Menikahi tentara / Dokter / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

Di balik tatapan dingin seorang Komandan Elite, tersimpan rasa rindu yang terpendam bertahun-tahun.

Saga Pratama Dirgantara menyimpan cinta rahasia untuk sang primadona sekolah, Renata Admajha, adik kelasnya saat SMA. Sosok Saga yang dingin, pendiam, dan tertutup membuatnya hanya berani mengagumi gadis itu dari jauh tanpa berani mengutarakan isi hati.

Hingga saat keberaniannya mulai muncul untuk menyatakan cinta, kabar mengejutkan justru datang menyambar. Sang pujaan hati ternyata telah dipinang oleh saingannya sendiri.

Mendengar hal itu, Sang Komandan patah hati sebelum sempat memiliki. Namun, sebagai lelaki terhormat, tak ada yang bisa ia lakukan selain mundur dengan teratur, mengubur perasaannya dalam-dalam, walau harus menelan pil pahit sendirian.

Namun, takdir cinta sang komandan punya rencana lain yang tak terduga.

Mampukah Saga menemukan Cintanya?
Mau tahu kisah selengkapnya yuk! langsung baca aja ya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 My elite lover

Saga tidak berniat mengejarnya. Ia hanya membiarkan punggung Sasa menghilang di balik pintu kaca dengan tatapan yang sedingin es. Tidak ada gunanya membuang energi untuk orang yang tidak tahu diri, apalagi saat ini fokusnya hanya satu yaitu memastikan Rena dan kedua keponakannya baik-baik saja.

Suasana di dalam butik perlahan mulai kembali normal, meski bisik-bisik para karyawan dan pengunjung lain masih terdengar samar, penuh rasa penasaran dan takjub. Namun, tidak ada satu pun yang berani mendekat atau mengganggu mereka. Aura mematikan yang masih menyelimuti tubuh Saga cukup untuk membuat siapa pun menjaga jarak aman.

Perlahan, pria itu menoleh ke arah Rena. Tatapan matanya yang tadi tajam dan berbahaya kini berubah seketika menjadi lembut dan penuh kekhawatiran. Ia melangkah mendekat, lalu berjongkok sedikit agar sejajar dengan kedua anak kecil yang masih memeluk erat kakinya.

"Al, El ... kalian tidak apa-apa, kan? Dia tidak menyakiti kalian kan?" tanya Saga dengan suara yang jauh lebih lembut, jari tangannya yang besar mengusap pipi gembul kedua keponakannya itu satu per satu.

"Kita nggak apa-apa, Om. Berkat Om Saga datang tepat waktu," jawab Al dengan berani, meski suaranya masih terdengar sedikit bergetar.

"Iya! Om Saga keren banget! Temboknya sampai retak loh! Kayak di film-film superhero!" seru El dengan mata berbinar-binar, seketika rasa takutnya hilang berganti dengan rasa kagum luar biasa melihat kekuatan Om-nya itu.

Saga tersenyum tipis, lalu berdiri dan mengalihkan pandangannya ke arah Rena yang masih berdiri mematung di tempatnya. Wanita itu menatapnya dengan mata yang berkaca-kaca, campuran antara rasa syukur, lega, dan sesuatu yang lain yang mulai tumbuh di dalam hatinya.

"Kau ... kau tidak terluka kan, Ren?" Saga mendekat, tangannya terulur ingin menyentuh bahu Rena untuk memastikan tidak ada luka, namun ia urungkan di tengah jalan, takut jika wanita itu merasa terganggu.

Rena menggeleng pelan, lalu tersenyum hangat. Senyuman yang selalu bisa membuat hati Saga seakan meleleh dan meledak sekaligus.

"Aku tidak apa-apa, Kak Saga. Terima kasih ... sudah datang dan melindungi kami. Kalau bukan karena kamu, mungkin Sasa dah berbuat nekat sama anak-anak ..." Rena tidak sanggup melanjutkan kalimatnya, teringat betapa nekatnya Sasa tadi.

"Sudah, jangan dipikirkan lagi," potong Saga lembut namun tegas. "Selama aku ada di sini, tidak ada yang berani menyakiti kalian lagi. Tidak akan ada lagi yang berani merendahkan kalian, apalagi menyentuh satu helai rambut pun di kepala kalian."

Ia menatap tajam ke arah pintu keluar tempat Sasa pergi tadi. "Dan soal perempuan itu ... dia akan mendapatkan balasannya. Tidak ada yang bisa menghina keluargaku dan wanitaku lalu pergi begitu saja tanpa konsekuensi."

Kata "wanitaku" yang diucapkan dengan begitu yakin dan tegas membuat wajah Rena langsung memerah padam. Jantungnya berdegup kencang tak beraturan. Ia menunduk sedikit menyembunyikan senyum malu-malu yang terbit di bibirnya.

"Kenapa Kak Saga menyebutku wanitanya? Apa dia benar-benar menyukaiku? Ah, mana mungkin ... pria sehebat dan setampan dia mana mungkin jatuh hati pada wanita sepertiku. Pasti dia cuma asal sebut saja karena situasi tadi," batin Rena berusaha menenangkan diri, meski pipinya tak mau berhenti memanas.

"Om Saga ..." panggil El sambil menarik-narik ujung celana Saga. "Ayo kita beli eskrim gara-gara Tante jahat itu, El jadi kepengen es krim deh! Biar mood El jadi bagus lagi!" rayu El dengan memasang wajah mengemaskan sambil mengedip-ngedipkan matanya.

Saga terkekeh pelan mendengar permintaan bocah itu. Ia menatap Rena kembali dengan tatapan yang penuh kasih sayang.

"Baiklah ayo kita cari es krim terenak! Tapi kita pamit dulu sama Mama Lena dan Oma Marissa ya? Biar mereka gak khawatir nyariin nanti!"

"Baik Om!" seru keduanya dengan wajah penuh binar sambil berlari menuju ruang kerja Marissa.

"Mereka lucu bangat ya Kak!" seru Rena gemas saat melihat dua tubuh gembul berlarian untuk meminta izin sama Mamanya.

"Hm! Kamu juga lucu!" refleks Saga dengan senyum menawannya, yang seketika membuat Rena salting brutal.

Tak lama kedua bocah itu kembali mendekat.

"Ayo Om! Ayo Aunty Rena! Kita pergi sekarang!" seru Al sambil melompat-lompat kecil tak sabaran. "Al udah gak sabar ingin makan es krim yang banyak sampai perutnya buncit!"

"Ok, let's go!" seru Saga tak kalah semangat.

Dengan sigap, Saga menggenggam tangan mungil Al, sementara Rena menggandeng tangan El. Mereka berjalan beriringan menuju pintu keluar, tampak begitu harmonis dan hangat persis seperti sebuah keluarga kecil yang bahagia.

Namun, jauh di sudut hatinya, Saga sudah membuat sebuah keputusan dingin. Ponselnya bergetar sebentar, sebuah pesan masuk dari asisten pribadinya.

"Tuan muda, data mengenai Nona Sasa dan keluarga sudah kami dapatkan. Ternyata Nona Sasa ini anak dari Tuan Hartono, dan Tuan Hartono memiliki hubungan kerjasama dengan Grup Dirgantara. Selain itu, calon suaminya, Rendy, juga sedang mengajukan proposal kerja sama besar dengan perusahaan kita."

Saga membalas pesan itu dengan satu kalimat singkat dan dingin tanpa rasa belas kasihan:

"Kacaukan keuangan perusahaan mereka dengan perlahan tapi pasti. Aku ingin memberikan sedikit teguran untuk mereka!"

Setelah mengirim pesan itu, Saga menyimpan ponselnya kembali dan tersenyum lebar saat melihat Rena yang sedang tertawa bahagia bersama Al dan El.

Biarkan mereka bersenang-senang sekarang. Urusan perhitungan dengan Sasa, akan ia selesaikan nanti dengan caranya sendiri.

Mereka akhirnya tiba di sebuah toko es krim mewah dengan interior yang sangat cantik. Al dan El seakan dibawa ke dunia dongeng, mata mereka berbinar melihat puluhan varian warna dan rasa yang tertata rapi di dalam lemari pendingin kaca.

"Wahhh ... banyak banget!" teriak El dan Al takjub hidungnya menempel rapat di kaca.

"Om Saga! Al mau yang warna-warni! Yang satu cuplikan on bisa lima rasa!" tunjuk Al antusias.

Saga tertawa, "Boleh, pesan semuanya. Hari ini Om traktir sepuasnya."

Tak lama kemudian, es krim pesanan mereka datang. Al dan El mendapatkan gelas tinggi yang penuh gunungan es krim dengan berbagai toping, sementara Saga dan Rena menikmati cup mereka dengan lebih santai.

Namun, kedamaian itu tidak berlangsung lama. El yang asyik menjilat es krim cokelatnya, tiba-tiba teringat sesuatu. Ia menatap Saga dengan wajah serius campur sedih.

"Om Saga ..." panggilnya pelan.

"Iya sayang? Kenapa?" tanya Saga lembut.

"Tadi ... Tante jahat bilang kita anak orang miskin." El menunduk, mengaduk-aduk es krimnya dengan sendok kecil. "Padahal kan kita punya Om Saga yang keren dan kaya raya Papa kota juga punya banyak uang. Kenapa Tante itu buta ya matanya?"

Al yang mendengar itu langsung menyahut dengan mulut penuh es krim, "Iya tuh! Tante jahat itu mata nya minus tinggi banget kali! Sampai nggak bisa bedain mana orang kaya mana orang miskin!" Saga dan Rena tak bisa menahan tawanya mendengar logika polos namun jenaka kedua bocah itu.

"Nah, dengerin ya," Saga mengusap kepala Al dan El bergantian. "Orang kaya itu bukan cuma yang punya banyak uang, tapi yang hatinya kaya. Tante Sasa itu hatinya kosong dan iri, makanya dia jahat. Kalian jangan jadi orang kayak dia ya."

"Siap Om! Janji!" jawab mereka serentak sambil mengangkat tangan kecil memberi hormat.

Tiba-tiba, El punya ide jahil. Ia mengambil sedikit saus cokelat, lalu dengan sigap mengoleskan sedikit di pipi Saga.

"Hei! Kamu nakal ya!" seru Saga pura-pura marah, tapi matanya tertawa.

"Balas! Balas!" teriak Al heboh.

Terjadilah perang es krim kecil yang lucu. Saga yang awalnya berusaha menjaga citra rapinya, akhirnya ikut terbawa suasana. Ia mengoleskan sedikit whipped cream ke hidung mancung Rena, membuat wanita itu terkikik gemas. Suasana menjadi begitu hangat, tawa mereka menggema memenuhi ruangan, melupakan sejenak kejadian buruk yang baru saja menimpa mereka.

Bersambung ...

 

1
Munas Tuti
aduuuh Sasa kok gak kapok yaa, bener2 gak tau diri ....gak tau apa siapa Sagav
Rahma Inayah
pasti orang suruhan. Sasa nnt klu rencana mu gagal dan km seblak nya yg ketangkap org saga ketar ketir mnt maaf .km Lp klu saga pasukan elite BKN tu aja mata dan telingaj nya ada dmn mn klu ada sinyal yg kurg baik lngsung terkoneksi ke saga
Elsa
makin seru aja nih ceritanya. lanjut baca lah
Elsa
wah gercep juga mommy Saga
Elsa
akhirnya bisa jujur juga saga/Shhh/
Elsa
Kevin sangat jahil ya/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Rahma Inayah
knp gk km aja yg ngantr Rena kerumh sakit saga hrs pake 2 mobil pulg nya BS km jmpt lgi dan bs jln2;walau hanya sbntr ngilngi penat
Munas Tuti
wouuuuw romantisnya Saga...pacar mau dines dikawal, semangat yaa Saga😍
Elsa
cerita yang seru untuk di ikuti
Elsa
lanjut Thor semangat ya
Elsa
sangat bagus😍😍💪💪💪💪💪💪
Elsa
awal baca sudah menarik dan penasaran aku suka
Surya
lanjut up kak, aku semakin penasaran bagaimana kelanjutannya/Smile//Smile/
Surya
rencana yang keren Saga/CoolGuy//CoolGuy//Kiss/
Munas Tuti
keren Saga BTL ke Rena, ternyata gayung bersambut.....buat Sasa kuapooook dehh, makanyajd org jangan sok
Rahma Inayah
good saga
sri hastuti
siipp Saga ,kasih pelajaran orang2 sombong itu , 👍👍👍
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Klo Rena tau ini, auto tmbh love² ama Saga 😎😍🤩
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Asiiikkk, kita tunggu drama mreka 🥳🥳🥳
Munas Tuti
akhirnya Saga bisa jujur juga tentang perasaannya....tinggal Rena jawab dwooong biar Saga gak galauu...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!