NovelToon NovelToon
Ranting Kaku Yang Di Peluk Badai

Ranting Kaku Yang Di Peluk Badai

Status: sedang berlangsung
Genre:Kaya Raya / Romantis / Perjodohan
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: istimariellaahmad

Violet Aolani, mahasiswi tengil yang tak kenal kata mundur, nekat mengejar Arden Elio Bayu, CEO kaku yang hidupnya sedingin es. Di mata Arden, Violet hanyalah anak kecil yang mengganggu; namun bagi Violet, Arden adalah takhta yang harus ia taklukkan. Ini adalah kisah tentang "badai" muda yang meruntuhkan tembok beku sang penguasa korporat dengan keberanian yang nyaris lancang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istimariellaahmad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Debaran di balik balutan sutra

Arden menunggu di lobi apartemen Violet dengan kegelisahan yang tidak bisa ia sembunyikan. Ia terus memperbaiki letak jam tangannya, berjalan mondar-mandir, dan berkali-kali memeriksa pantulan dirinya di dinding marmer. Ia ingin terlihat sempurna, atau mungkin, ia ingin terlihat lebih menarik daripada si ketua BEM kampus itu.

Pintu lift berdenting. Violet keluar dengan penampilan yang sanggup membuat napas Arden tertahan di tenggorokan.

Violet mengenakan gaun sutra berwarna deep violet yang memeluk tubuhnya dengan elegan. Rambutnya dibiarkan tergerai dengan gelombang lembut, dan riasannya tidak lagi kekanakan, melainkan sangat dewasa. Tidak ada lagi bando mutiara; hanya anting berlian kecil yang berkilau di telinganya.

"Sudah siap, Tuan?" tanya Violet datar, meski di dalam hati ia sedang menertawakan wajah Arden yang tampak terpana.

Arden berdehem, mencoba memulihkan suaranya yang mendadak hilang. "Ya. Kamu... tidak buruk. Ayo berangkat."

Di Kediaman Keluarga Bayu

Pesta ulang tahun pernikahan ke-30 itu sangat megah. Saat mereka masuk berdampingan, semua mata tertuju pada mereka. Pasangan yang sempurna: Pria dewasa yang gagah dan kaku, dengan gadis muda yang bersinar bagai bintang fajar.

"Wah, calon menantu Mama cantik sekali!" seru Mama Arden sambil langsung memeluk Violet.

Arden tidak membantah sebutan 'calon menantu' itu. Ia justru secara alami meletakkan tangannya di pinggang belakang Violet, seolah-olah memberikan tanda pada semua pria di ruangan itu bahwa gadis ini berada di bawah perlindungannya.

"Tangan Tuan Bos... tidak kaku lagi ya?" bisik Violet pelan, nyaris tak terdengar di tengah kebisingan musik biola.

Arden sedikit tersentak, tapi ia tidak melepaskan tangannya. "Ini demi menjaga citra keluarga di depan tamu, Violet. Jangan berpikiran yang aneh-aneh."

"Oh, citra ya? Kirain karena Tuan takut aku diambil Rayyan," pancing Violet dengan senyum tengil khasnya yang mulai muncul kembali.

Arden tidak menjawab dengan kata-kata kasar. Ia justru menunduk sedikit, mendekatkan wajahnya ke telinga Violet hingga gadis itu bisa merasakan napas hangatnya. "Berhenti menyebut nama pria lain di depanku malam ini. Mengerti?"

Violet merinding. Nada suara Arden tidak lagi dingin membeku, tapi berat dan posesif.

Tawaran Tak Terduga

Di tengah pesta, Tuan Bayu dan Tuan Aolani mengajak mereka ke area balkon yang lebih sepi.

"Arden, Violet," buka Tuan Bayu. "Kami sudah bicara. Karena saham perusahaan terus stabil sejak gosip di Bali itu, dan karena kami tahu kalian berdua sebenarnya saling... melengkapi, kami ingin meresmikan pertunangan kalian bulan depan."

Violet menahan napas. Ia menatap Arden, menunggu penolakan keras seperti biasanya.

Namun, Arden justru terdiam lama. Ia menatap Violet dengan pandangan yang sulit diartikan. "Pa, aku sudah bilang tidak suka dipaksa. Tapi..." Arden menjeda kalimatnya, membuat jantung Violet hampir copot. "Aku tidak akan menolak jika Violet setuju dengan satu syarat."

Violet membelalak. "Syarat apa, Tuan?"

"Kamu harus lulus kuliah dengan nilai terbaik dan mulai belajar memimpin salah satu anak perusahaan Aolani Group. Aku tidak ingin istriku hanya menjadi 'gadis berisik' yang tidak punya arah. Aku ingin pendamping yang hebat," ucap Arden.

Arden tidak lagi berkata "Aku tidak mau berkomitmen". Dia berkata "Aku ingin pendamping yang hebat". Itu adalah pengakuan cinta paling logis yang pernah keluar dari mulut seorang Arden Elio Bayu.

Violet tersenyum lebar, matanya berkaca-kaca. Sifat cegilnya kembali meledak. Ia langsung memeluk leher Arden di depan kedua orang tua mereka. "Tantangan diterima, Calon Suamiku yang kaku! Aku bakal jadi CEO wanita paling hebat biar Tuan Bos makin minder!"

Arden tidak melepaskan pelukan itu. Ia justru melingkarkan tangannya di pinggang Violet dan menghela napas lega, seolah beban berat di pundaknya baru saja terangkat.

Di Balik Bayangan

Namun, di luar pagar mansion, sebuah mobil hitam bergerak menjauh. Arjuna baru saja melihat adegan pelukan itu dari kejauhan. Wajahnya gelap dan penuh amarah.

"Pertunangan bulan depan, ya? Mari kita lihat apakah pesta itu akan tetap meriah setelah aku mengirimkan 'hadiah' spesial dariku," gumam Arjuna sambil meremas foto Violet di tangannya.

Happy reading sayang...

Baca juga cerita bebu yang lain...

Annyeong love...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!