NovelToon NovelToon
Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:61.5k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

BERTAHUN-TAHUN DIANGGAP MANDUL, TERNYATA ITU ADALAH JEBAKAN SUAMI DAN ORANG KETIGA. SETELAH MENGETAHUI KEBENARANNYA, AKU PUN MULAI MEMBALAS DENDAM!

Novel ini misi dari editor, jika ada kesamaan dengan author lain, berarti kita sedang sama-sama mengerjakan tugas misi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Selagi Aditya dan ibunya di rumah Lavanya, Kemuning pergi ke kota, ke kantor Arkatama. Dia membawa bukti terbaru.

Ruang kerja Arkatama terasa tenang. Berbeda dengan hati Kemuning yang lagi bergolak. Wanita itu duduk tegak di kursi dengan kedua tangan saling menggenggam di atas pangkuan. Wajahnya terlihat tenang, tetapi matanya menyimpan sesuatu yang sulit dijelaskan, ada luka yang dalam, dan amarah yang dipaksa diam.

Kemuning menahan emosi ketika bercerita. Di satu sisi dia ingin bercerai dengan Aditya sekarang juga, saking sudah muak. Di sisi lain dia ingin Aditya dan Lavanya mendapatkan pembalasan yang enggak akan pernah mereka lupakan seumur hidup.

"Apa yang harus aku lakukan sekarang, Mas Arka?" tanya Kemuning bingung, suaranya berat.

Arkatama menatapnya dengan serius. Pria itu bisa melihat jelas, wanita di depannya ini bukan lagi Kemuning yang dulu, wanita yang hanya diam dan menahan seorang siri. Kini ada sesuatu yang berubah.

"Jika Mbak ingin melaporkan perbuatan mereka ke polisi atas perbuatan perselingkuhan, bisa, kok," kata Arkatama. "Mereka bisa terkena pasal berlapis."

Kemuning diam berpikir. Dia senang jika Aditya dan Lavanya bisa mendekam di penjara. Karena mereka pantas mendapatkan itu. Rasanya ada kepuasan yang muncul saat membayangkan Aditya dan Lavanya kehilangan segalanya. Namun di sisi lain, ada luka yang belum dia selesai. Luka yang ingin dia balas dengan caranya sendiri.

"Apa bukti untuk melaporkan mereka ke polisi sudah cukup?" tanya Kemuning, karena dia tidak punya foto atau video tentang Aditya dan Lavanya melakukan zina.

"Sebenarnya bukti yang Mbak kasih sudah bisa untuk melaporkan kejahatan mereka," jawab Arkatama mengangguk. "Tapi, akan lebih bagus lagi ada saksi dari perselingkuhan mereka."

Kemuning berpikir sejenak. Dia ingat dengan pembicaraan dua wanita tetangganya Lavanya. Kalau Aditya pernah menginap di sana karena mobil terparkir semalaman di halaman rumah. Selain itu, Bu Ratih juga pernah bilang, selama dirinya dirawat di rumah sakit, Aditya tidak tidur di rumah.

"Sepertinya aku punya ide," kata Kemuning tersenyum jahil.

"Ide apa?" tanya Arkatama penasaran.

Kemuning pun membisikan idenya. Arkatama tertawa kecil.

"Bagus juga idenya, Mbak," kata pria itu masih tertawa.

Langsung saja Kemuning menelepon Aditya. Dia berharap idenya berjalan lancar.

"Halo, Mas ... aku baru dapat kabar kalau Pakde sakit dan ingin bertemu aku," kata Kemuning dengan nada panik dengan suara lirih. "Jadi, aku minta izin untuk pergi ke sana dua hari."

"Boleh. Hati-hati dijalan!" balas Aditya di sebrang sana. Tidak ada pelarangan atau kecemasan untuk Kemuning.

"Tuh, kan, Mas Aditya enggak khawatir aku pergi sendirian," kata Kemuning tersenyum dengan hati yang getir.

Arkatama merasa prihatin. Wanita sebaik Kemuning mendapatkan perlakuan seperti itu dari suaminya. Padahal dirinya sendiri juga mengalami hal yang sama. Pengorbanan dan kebaikan dia tidak ada nilainya di mata mantan istrinya.

"Aku ingin membuat laporan ke polisi sekarang, biar mereka nanti ikut grebek," kata Kemuning. Wanita itu sudah membayangkan apa yang akan terjadi nanti malam dan sudah tidak sabar menyaksikan kehancuran orang-orang yang jahat kepadanya.

Sementara itu di rumah Lavanya, Aditya merasa senang karena Kemuning akan pergi ke kota sebelah selama dua hari untuk mendatangi kerabat jauhnya. Jadi, dia akan punya waktu untuk bermesraan dengan Lavanya.

"Tadi kamu bilang ibu dan bapak mau pergi ke rumah nenekmu," bisik Aditya dan Lavanya mengangguk. "Malam ini aku nginap di sini, karena Kemuning juga sedang pergi ke rumah saudaranya."

Mendengar itu Lavanya senang bukan main. Bisa menghabiskan waktu dengan Aditya. Dia akan mengajak pria itu makan diluar dan jalan-jalan, sebelum malam panjang penuh gairah.

Malam hari pun tiba, Kemuning mendatangi rumah Lavanya bersama Arkatama dan beberapa orang polisi. Kemudian dia mendatangi Pak RT dan Pak RW tempat tinggal Lavanya, untuk melaporkan perbuatan Aditya dan Lavanya.

"Itu mobil suami aku, Pak," kata Kemuning menunjuk mobil yang terparkir di halaman rumah Lavanya.

"Tuh, kan, apa kata ibu dulu, Pak! Kalau Lavanya itu seorang pelakor," ujar Bu RT kepada suaminya.

Ternyata para tetangga juga sudah menaruh curiga kepada mereka sejak lama. Namun, keduanya sering menyangkal.

Tanpa membuang-buang waktu lagi, Pak RT mengetuk pintu depan bersama beberapa orang. Sementara Kemuning, Arkatama, dan polisi memilih berjaga-jaga di pintu belakang.

Aditya dan Lavanya yang sedang mengarungi surga dunia, dibuat kesal karena ada yang mengganggu. Buru-buru Lavanya memakai baju sambil menggerutu.

Sebelum membuka pintu, Lavanya menengok sedikit lewat kaca jendela. Seketika matanya melolot ketika melihat ada banyak orang di teras depan rumah.

"Gawat!" pekik Lavanya di dalam hati.

Lavanya pun segera berlari ke kamar dengan wajah pucat dan basah oleh keringat. "Mas ... gawat, Mas!"

"Ada apa?" tanya Aditya yang rebahan di atas kasur, mengangkat kepalanya sedikit.

"Ada warga yang mau grebek kita," jawab wanita itu menunjuk ke luar kamar.

"Apa?!" Aditya langsung terduduk.

"Cepat pergi dari sini, Mas!" perintah Lavanya sambil melemparkan baju Aditya ke arahnya. "Sebelum kepergok."

Ketukan di pintu semakin keras. “Buka pintunya!” teriak seseorang dari luar.

Aditya menelan ludah. Wajahnya pucat. “Aku keluar lewat belakang,” katanya cepat. Pintu belakang akan tembus ke kebun milik warga.

Lavanya mengangguk panik. “Cepat, Mas!”

Saking terburu-buru, Aditya memakai baju sampai tidak sadar kebalik. Dan penampilannya acak-acakan.

Tanpa pikir panjang, Aditya berlari ke arah dapur. Langkahnya tergesa, hampir tersandung. Begitu membuka pintu belakang, dia langsung membeku.

1
mimief
WKWKWK..lu ninggalin istri Soleha lu buat pel4cvr kaya dia🤣🤣
Ita rahmawati
apa aja gpp fit asal halal dn kmu berubah
Aidil Kenzie Zie
dari jalang berkedok pelakor akhirnya kembali ke jalang 🤣🤣🤣
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
lah si lavanya
Nanik Arifin
tuh kan akhirnya jd rendah pekerjaan & hidupnya, dlu suka ngeremehin & menganggap rendah orang sih... makanya hormati orang lain, biar pekerjaan & hidup kita berharga bagi orang lain
Kasih Bonda
next Thor semangat
Ummee
benar dugaan ku, memang lavanya...
hhmmm lavanya, skrg kamu makin terjerumus
Yuningsih Nining
sukuri penting halal jg paling nggak masih bs nghidupi km sendiri, mngkn masih bnyk orang² keliling nyari kerjaan
Lianty Itha Olivia
akhirnya hidupnya LV malah dijlnan kotor yg penuh dg abu2
ken darsihk
Woouuw pasti Aditya terkejut sangat terkejut , tak di sangka mereka bertemu lagi
ken darsihk
Aq kira Kemuning berhijab
ken darsihk
Hukum tabur tuai ada nyata nya Aditya , dan saat ini lo sedang mengalami
Sugiharti Rusli
entah apa yang akan terjadi saat si Lavanya bertemu kembali sama si Aditya, mantan bos nya yang dia porotin saat kaya dan ditinggal saat jatuh miskin,,,
Sugiharti Rusli
sepertinya si Aditya memang akan bertemu si Lavanya yah, soalnya profesi apa lagi yang harus dilakukan selain modal tubuhnya buat bekerja di kota,,,
Sugiharti Rusli
memang dasar kamunya saja yang lupa diri saat itu terhadap Kemuning, sekarang pekerjaan yang tidak pernah kamu bayang kan harus kamu lakukan demi bertahan hidup,,,
Sugiharti Rusli
yah seperti itu yang namanya roda berputar Dit bagi kamu yang dulu berfoya-foya di atas penderitaan seorang istri yang setia dan bahkan memberikan modal usaha kamu,,,
Sugiharti Rusli
bukannya kalo di ibukota sekarang tranportasi umum seperti bus sudah mulai tertata yah, meski penuh tapi sekarang bagus lha pegangannya🤔🤔🤔
Ma Em
Wah Lavanya jadi pemandu lagu di tempat karaoke atau jadi pemandu lelaki yg haus akan belaian juga mungkin .
Sugiharti Rusli
entah dengan kondisi kamu sekarang bisa merubah sifat kamu apa masih sama saja meski sudah hidup seadanya sekarang
Sugiharti Rusli
kamu memang harus menerima konsekuensi dari perbuatan kamu dulu Dit, masih untung kamu akhirnya ga di sel lebih lama akibat perbuatan kamu,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!