NovelToon NovelToon
My Stupid Wife

My Stupid Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Balas Dendam / Trauma masa lalu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

Bunga adalah gadis yang di juluki si Bodoh, ia di paksa nikah dengan seorang lelaki pilihan papanya yaitu Muis yang dimana sahabat masa kecilnya.

Hari-hari pernikahan mereka di lalui, Muis mengira gadis itu beneran bodoh dan seperti kekanak-kanakan namun di balik itu Bunga tidak seperti yang di duga. Ia menikah dengan Muis karena ia ingin membalas dendam kepada keluarganya itu,




— Stupid Wife —

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 Sakitnya Bunga

Muis bergegas membawa Bunga ke rumah sakit, ia begitu khawatir sekali dengan gadis itu gadis yang ia temui di depan gang tersebut yang hampir membeku itu.

Ke khawatir itu menyiksa nya, apalagi saat melihat dokter dengan cekatan memberikan perawatan untuk gadis tersebut. Setalah berberapa jam akhirnya Bunga siuman namun gadis itu tidak seaktif sebelum nya ia hanya bergumam tipis saja,

" Sayang, kamu ngga apa-apa? " Tanya Muis suaranya serak penuh kekhawatiran

" Aku di mana? " Tanya Bunga

" Kamu di rumah sakit " Bunga mangut-mangut tetiba perutnya keroncongan, berdemo meminta di isi Muis mengulas senyuman tipis mendengar. " Abang punya sup miso untuk kamu, makan ya " Kata Muis sembari membantu gadis itu makan

" Makasih, tak apa Bunga bisa makan sendiri!.. Sini! " Bunga mengambil mangkuk tersebut dari Muis, membuat hati Muis mencelemos sakit

" Sayang! " Panggil nya dengan suara serak

Bunga menolehkan kepalanya, menatap lekat lelaki tersebut ada sebuah rasa sakit yang menjalar di dadanya seolah mencubitnya. Namun ia harus menepiskan nya

" Maaf kan abang, abang bukannya ngga suka kamu seperti itu. Bukannya abang benci orang bodoh.. Abang hanya kasihan sama kamu, abang benci kamu di hina keluarga kamu!.. " Ungkap Muis dengan suara serak bagaikan belati tajam, menusuk dadanya

Bunga tersenyum patah, " Bunga, paham kok bang abang melakukan itu demi Bunga. Tapi Bunga ngga mau karena Bunga takut! " Ucapnya dengan suara polos, ia harus mempertahankan karakternya.

" Ada abang sayang, jadinya kamu ngga usah takut dan harus kamu tahu dokter bedah itu teman baik abang " Cakap Muis meyakinkan Bunga menggelengkan kepalanya.

" Abang Bunga, ngga mau! Nanti aja kalau Bunga mau nanti Bunga bilang ke abang " Kata Bunga dengan suara polos.

" Sekarang kamu makan dulu ya, habis itu minum obat dan istirahat " Cakap Muis ia akhirnya menyuapi gadis tersebut,

" Abang, ngga enak! " Bunga langsung melepehkan makanan tersebut. Membuat lelaki itu bergegas mengambil kan air minum,

" Makan ini aja ya. " Kata Muis ia memberikan roti melon, kepada gadis itu memang Sup Miso nya tidak hangat lagi Bunga dengan lahap memakan roti tersebut seolah tidak terjadi apapun kepada nya,

Drrrtt

" Abang angkat telepon dulu ya " Muis beranjak dari tempat duduknya, Bunga mengedikkan bahu tidak peduli pokoknya kalau ada makanan di depannya mau suaminya sedang merencanakan sesuatu, mau suaminya teleponan sama selingkuhan itu urusan belakang.

“ 𝘤𝘬!, 𝘥𝘪𝘢 𝘵𝘦𝘭𝘦𝘱𝘰𝘯 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘱𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘈𝘳𝘦𝘵𝘢.. "

Sementara itu di depan kamar rawat Bunga, Muis mengangkat ponselnya

“𝗸𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗷𝗮𝗱𝗶𝗻𝘆𝗮 𝗸𝗲𝘀𝗶𝗻𝗶? " Tanya sosok tersebut di sambungan telepon.

" 𝗜𝘀𝘁𝗿𝗶 𝗴𝘂𝗲 𝘁𝗮𝗱𝗶 𝗸𝗮𝗯𝘂𝗿, 𝗽𝗮𝘀 𝗴𝘂𝗲 𝗯𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶𝗮 𝗺𝗮𝘂 𝗱𝗶 𝗼𝗽𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 — 𝗱𝗶𝗮 𝗺𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗸𝗮𝗯𝘂𝗿 "

" 𝗬𝗮𝘂𝗱𝗮𝗵 𝘁𝘂𝗻𝗴𝗴𝘂 𝗱𝗶𝗮 𝘁𝗶𝗱𝘂𝗿 𝗮𝗷𝗮 𝗹𝗼 𝗯𝗮𝘄𝗮 𝗮𝗷𝗮, 𝗕𝗶𝗮𝗿 𝗻𝗮𝗻𝘁𝗶 𝗴𝘂𝗲 𝗼𝗽𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶! " Dengan perasaan ragu Muis pun mengiyakan perkataan Rian temannya itu,

Muis, memilih untuk masuk ke dalam kamar rawat Bunga ia menatap gadis yang masih memakan roti tersebut.

" 𝘒𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘢𝘸𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘵𝘪𝘥𝘶𝘳, 𝘪𝘵𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘦𝘤𝘦𝘸𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭 𝘵𝘢𝘥𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘯𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘥𝘪𝘢 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘨𝘶𝘱 " Batin Muis

" Sayang, minum obat habis itu istirahat! "

" Ya bang "

Seperti apa yang Muis katakan, Bunga bergegas meminum. Obat lalu hitungan beberapa menit ia tertidur pulas karena pengaruh obat,

" 𝗜𝘀𝘁𝗿𝗶 𝗴𝘂𝗲 𝘂𝗱𝗮𝗵 𝘁𝗶𝗱𝘂𝗿 " Ucap Muis di ponselnya. Lalu jawaban dari dokter tersebut membuat detak jantung Muis tidak karuan

" Kalau misalnya berhasil operasi nya, kamu akan mejadi diri kamu yang baru tidak di rendahkan Bunga maafkan abang" Muis mengusap lembut kepala Bunga. Ada rasa bersalah yang bersarang di dadanya,

" suster nyalakan lampu operasi! " Intruksi seorang dokter muda, beberapa suster membantu di meja operasi tersebut. Setelah di CTscan kepala Bunga memang bermasalah

Tangan dokter menari-nari di kepala gadis itu, dingin menusuk tulang setiap detik itu berharga nyawa pasien adalah prioritas utama mereka. Denyut nadi Bunga melemah

" Segerakan! "

" Baik dokter! "

Dada Bunga Naik turun karena sengatan dari alat listrik yang, mengejutkan jantungnya monitor mengeluarkan suara nyaring

" Dokter, kita akan kehilangan pasien"

" Lagi! "

1..2..3

Sementara itu di depan ruangan operasi, Muis di serang beribu-ribu rasa penyesalan. Ia langsung menepisnya

" Demi dia, bukan aku yang salah! "

" Sayang, maafkan abang" Ucapnya nyaris patah

Lampu ruang operasi berubah warna, menandakan bahwa operasi berjalan dengan lancar Rian berserta beberapa suster keluar dari ruangan yang menegangkan tersebut.

" Gimana? "

" Alhamdulillah, operasi nya berjalan lancar gue yakin istri lo akan kembali seperti normal lagi " kata Rian

" Alhamdulillah, makasih yaAllah, makasih Rian, makasih suster"

" Sama-sama, Gue pamit ya"

" Ya "

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!