NovelToon NovelToon
ARSA & AUREL

ARSA & AUREL

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Transmigrasi
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: Queenvyy27

Glegg

Arsa menelan ludahnya saat melihat tubuh Aurel yang hanya memakai lingerie tipis berwarna hitam, bahkan Arsa bisa melihat apa yang ada di dalamnya.

"Sayang boleh ya." Ucap Arsa memohon.

Aurel hanya mengangguk malu malu sambil menyilangkan tangannya, melihat anggukan Aurel, tanpa ragu lagi Arsa mulai mengeksplor setiap inchi tubuh istrinya.

"Emhhh, Arsa " Aurel mulai terbuai atas perlakuan Arsa, Arsa memperlakukannya sangat lembut, meski terkesan tidak sabaran namun Arsa berhasil menahan diri agar tidak menyakiti Aurel karena ini adalah pengalaman pertama mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bintang Angkasa

Pagi hari ini terasa berbeda buat inti Orchi dan Aurel and the genk, kenapa? Karena hari ini adalah hari pertama pengenalan kehidupan kampus atau Ospek,

Entah mengapa mereka selalu bersama sama dan tidak ingin terpisahkan, seperti saat ini, mereka pun memilih kuliah di tempat yang sama.

Sekarang ini mereka sudah berada di Universitas Bintang prakarsa, salah satu Universitas ternama di Jakarta, yang kuliah di sana juga anak anak dari orang kaya dan terkemuka.

Saat ini sudah menunjukan pukul 08.00, Para mahasiswa baru sudah berbaris di lapangan untuk mengadakan apel pagi dan pengecekan perlengkapan untuk masa Orientasi maba.

Barisan Apel pagi kali ini, berdasarkan jurusan masing masing.

Sementara mahasiswa baru sudah sibuk baris untuk apel pagi, Arsa dan Aurel masih berada di perjalanan menuju kampus.

" Sayang, bisa lebih cepat enggak jalan nya, enggak tau apa kita udah telat." Aurel misuh misuh kesal karena Arsa mereka jadi telat hari ini.

" Santai sayang, ini bentar lagi nyampe." Jawab Arsa santai.

" Kamu si, lain kali jangan ngelakuin itu pagi pagi." Ucap Aurel kesal mengingat tadi pagi ketika ia baru selesai mandi, Arsa meminta melakukan hal itu, jadi Aurel harus mandi lagi untuk kedua kali nya.

" Maaf, tapi aku tak bisa tahan kalau lihat kamu hanya memakai handuk saja sayang." Jawab Arsa

" Tau akh, pokoknya aku sebel sama kamu, nanti kalau kita di hukum bagaimana?" Tanya Aurel was was.

" Siapa yang berani hukum kamu? pasti bakal aku lenyap kan saat itu juga." Ucap Arsa serius.

" Jangan macem macem, pokoknya enggak boleh unjuk kekuatan di lingkungan kampus, ngerti." Tegas Aurel.

" Aku enggak janji, tergantung bagaimana sikap mereka terhadapmu." Jawab Arsa.

" Iya lah terserah kamu aja." Jawab Aurel tak mau memperpanjang perdebatan dengan Arsa.

20 menit akhirnya Aurel dan Arsa melihat gerbang kampus Bintang Angkasa tempat dimana mereka akan menimba ilmu di bangku perkuliahan.

Arsa melajukan motor nya dengan kencang tanpa menghiraukan keadaan sekitarnya, ia langsung menuju parkiran.

Tak berlama lama disana, dua sejoli itu berjalan santai menuju lapangan kampus dimana para mahasiswa baru sedang mengadakan apel.

Ternyata banyak juga maba yang terlambat, bukan hanya Arsa dan Aurelia saja.

Mahasiswa baru yang terlambat mempunyai barisan nya sendiri, kemungkinan mereka akan jadi sasaran empuk para Kating untuk menghukum mereka nanti.

Priiiit..

Suara peluit terdengar melengking saat Aurel dan Arsa berjalan dengan santai ke arah kating yang sudah menunggu mereka dengan tatapan ingin memangsa.

" Hei, kalian berdua disana, bisa cepet jalan nya tidak, persis keong sawah!" Teriak kating berambut kriwil itu,

Aurel mempercepat jalannya, namun Arsa tak peduli, dia tetap slow seperti tidak ada yang ia takuti.

" Sayang, lebih cepat jalannya." Bisik Aurel sambil mempercepat jalannya.

Arsa hanya tersenyum melihat tingkah Aurel yang seperti maba pada umum nya.

" Hei kalian cepet sini." Ucap Kating berambut kriwil itu pada Arsa dan Aurel tak sabar, " Cepat lepas sebelah sepatu kalian." Ucap nya kemudian.

Arsa dan Aurel melepas sebelah sepatunya masing masing, dan memberikan nya pada Kating kriwil tersebut, namun di luar dugaan, Arsa malah melepas semua sepatunya dan memakaikannya pada Aurel.

" Arsa, kamu ngapain?" Bisik Aurel

" Sebentar lagi akan panas sayang, nanti kaki mu melepuh." Jawab Arsa sambil terus memasangkan sepatu yang kebesaran di kaki Aurel.

Tindakan Arsa itu membuat perhatian semua maba yang terlambat berpusat pada Aurel dan Arsa.

" Wowww, apa ini, pengorbanan yang mengharukan, kalian berdua pacaran?" Tanya Kating Kriwil tersebut.

Arsa tak menjawab dia hanya diam saja kembali ke barisan nya, sikap nya yang sangat dingin membuat Kating kriwil tersebut kesal.

Aurel pun sama, dia tak menjawab pertanyaan si Kating kepo.

" Ada apa Jo?" Suara seorang gadis cantik menginterupsi kating kriwil dan Maba lainnya yang ada disana.

" Hai Raisa, tidak ada apa apa, biasalah maba yang telat datang berulah." Jawab kating kriwil bernama jojo itu.

" Coba lo liat, perlengkapan mereka, sudah lengkap atau belum?" Ucap Raisa, gadis itu mengedarkan pandangannya melihat lihat maba seperti apa yang sudah berani telat di hari pertama ospek.

Pandangan nya jatuh pada sosok Arsa yang diam dengan wajah datarnya.

Gadis itu menelisik dari ujung rambut sampai ujung kaki Arsa.

Saat melihat Arsa tak memakai sepatu ia mengernyitkan dahinya.

" Kenapa kamu tidak pakai sepatu?" Tanya Raisa pada Arsa.

" Oh itu, dia memakaikan sebelah sepatunya untuk pacarnya." Bukan Arsa yang menjawab, tapi Jojo.

" Pacar?" Ada nada menyayangkan dalam pertanyaannya.

" Iya, gadis yang di sebelahnya itu, sepertinya pacarnya." Jawab Jojo.

  Raisa kembali menelisik tampilan Aurel dari ujung kepala sampai ujung kaki, lalu matanya melihat sepatu kebesaran Arsa pada kaki Aurel.

" Sudahlah, cepat mulai hukum mereka, setelah ini kita harus ke sesi selanjutnya." Ucap Raisa sambil melangkah pergi, namun sebelumnya itu ia sempat melirik ke arah Arsa dan Aurel bergantian.

" Kalian berdua, tunjukan perlengkapan yang kalian bawa." Ucap Jojo pada Arsa dan Aurel.

Aurel mengeluarkan perlengkapannya, mulai dari papan nama dan alat alat yang di perlukan dalam kegiatan Ospek nanti.

" Kamu, mana perlengkapanmu?" Tanya Jojo pada Arsa yang hanya diam saja tak bergerak.

" Ketinggalan Kak." Jawab Arsa Singkat.

" Kamu itu, niat enggak si buat ikut pengenalan kehidupan kampus?" Tanya Jojo geram.

" Ya sudah, siapa nama kamu?" Jojo siap siap mencatat nama Raisa untuk catatan hukuman.

" Arsa." Jawab Arsa singkat.

" Lalu kamu, siapa namamu, manis?" Tanya Jojo pada Aurel lembut, berbeda sekali saat ia berbicara pada Arsa, Mendengar itu, Arsa menjadi kesal.

" Aurelia Kak." Jawab Aurel, ia sempat meng kode Arsa agar tidak terpancing.

" Oke, gue udah tentuin hukuman buat kalian" ucap Jojo bak algojo yang bersiap mengeksekusi tersangka.

Hening seketika, " Buat laki laki, kalian lari keliling lapangan sebanyak sepuluh kali, khusus buat Arsa, tambah 10 kali karena tak membawa perlengkapan, dan untuk perempuan, kalian cukup lari 5 putaran saja." Ucap Jojo, Hening kembali, tak ada satu pun dari mereka yang menyahut.

" Kenapa kalian malah diam, cepat laksanakan." Ucap Jojo

" Siap Kak..." jawab mereka serentak.

Yang lain sudah mulai berlari, namun Arsa tak meninggalkan tempatnya, ia juga menarik tangan Aurel yang akan berlari bersama mahasiswa baru yang lain.

" Kenapa masih diam?" Tanya Jojo

" Ijin Kak, saya akan menggantikan hukuman Aurelia." Ucap Arsa.

" Arsa, enggak usah." Bisik Aurel.

Arsa menggenggam tangan Karenina.

" Aku enggak mau kamu cape sayang." Bisik Arsa di telinga Aurel.

Jojo mengernyitkan dahinya tak suka, " Owh, jadi kamu mau jadi pahlawan kesiangan, ya sudah, 30 kali putaran." Ucap Jojo kesal.

" Kamu duduk disana, jangan kemana mana ngerti?" Arsa menunjuk tempat teduh untuk Aurel duduk, lalu ia mulai berlari tanpa alas kaki.

" Huffttt, kamu terlalu berlebihan sayang." Ucap Aurel memandang tubuh Arsa yang mulai berlari.

Tampilan Arsa yang mencolok, membuat seluruh mahasiswa baru atau mahasiswa lama terfokus pada nya, apalagi Arsa berlari tanpa alas kaki, maba lain yang di hukum sepuluh putaran saja sudah seperti zombie yang berlarian saat putaran terakhir mereka, Arsa yang sudah menyelesaikan putaran ke dua puluh masih terlihat segar bugar.

1
kanajuliani
Itu kayaknya sherly deh
Queen vyy: yuppsss kakak betul🤗
total 1 replies
kanajuliani
Bolak balik buka novel buat cek updatean wkwk
Queen vyy: tidur ya kak istirahat yang cukup biar tetap sehat🤗besok janji deh aku bakal up banyak banyak
total 1 replies
Lisna
semangat kakkk💪💪💪makin syuka deh sama ceritanya😍😍😍
Queen vyy: wahhh terimakasih kakak, jangan lupa istirahat ya kak jaga kesehatan🤗
total 1 replies
Lisna
pliissss lagi ngebayangin ekspresi kaget nya arumm🤣🤣🤣🤣
Lisna
lanjutt kak udah jam 20:30😍😍😍😍
Queen vyy: kak di sini jam 21 :25😭😭
total 2 replies
Inez Putri
maaf utk nama²nya jgn di ubah² thour. jd hilang fakus q membca,. jd blank q.
kanajuliani
Thor kok Darren sama karenina
Nunung Elasari
Hahaha 🤣🤣🤣🤣
Nunung Elasari
thor tolong deh, itu namanya berubah, tolong editornya cek lagi, berulang nama daren karenina dan aylin
kanajuliani
Lanjut
kanajuliani
Di tunggu lanjutan nya thor
Queen vyy: siap kk sayang
total 1 replies
Nunung Elasari
tapi aku juga punya temen modelan arum gini dan lucu 🤣🤣🤣🤣🤣
Queen vyy: temen yang polos begitu yang setia
total 1 replies
NovitaSN
mantul 💪💪💪💪💪💪🔥🔥🔥🔥🔥
kanajuliani
Lanjut
Queen vyy: siap kk🤗🤗
total 1 replies
Nunung Elasari
masih ada kak nama2 nya
Queen vyy: di bab berapa kak
total 1 replies
Novita Iskandar
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Lisna
lanjuttt💪💪
Queen vyy: siapp kk🤗🤗🤗
total 1 replies
kanajuliani
Lanjut thor...
Semangat 💪💪
Lisna
mantapp kakk lanjuttt
Queen vyy: Siappp kak🙏😍
total 1 replies
Lisna
aku udah sampai tahap ini kak😍😍💪💪💪
Queen vyy: wow makasih kk♥️♥️♥️♥️♥️😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!