NovelToon NovelToon
Pergi Dengan 1 Milyar

Pergi Dengan 1 Milyar

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Single Mom / Lari Saat Hamil
Popularitas:133.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yutantia 10

Kanaka kecewa berat mengetahuinya jika kekasih sekaligus suster pribadinya, meninggalkannya demi uang 1 milyar tawaran dari Ayahnya. Sejak dia buta karena kecelakaan 2 tahun yang lalu, Zea begitu tulus menjaganya hingga ia jatuh cinta. Namun cinta tulusnya, kalah dengan uang 1 milyar.

8 tahun berlalu, saat Naka sudah bisa melihat setelah menjalani operasi kornea mata, ia bertemu dengan seorang wanita bernama Zara. Janda dengan satu anak laki-laki itu, memiliki suara yang mirip sekali dengan Zea. Fakta akhirnya terkuak, ia tahu jika Zara ternyata adalah Zea. Kebencian pada wanita itu, membuat Naka membalas dendam dengan cara memisahkan Zea dengan putranya. Ia ingin Zea merasakan kehilangan seperti apa yang ia rasakan dulu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

Veri berjalan ke arah sofa, menjatuhkan bobot tubuhnya dibatas sofa coklat yang begitu empuk. Ia merogoh saku jas, mengambil ponsel lalu mencari sesuatu. Dengan seringai tipis, memutar rekaman percakapannya dengan Zea beberapa hari yang lalu. "Coba dengarkan ini," meletakkan ponsel ke atas meja.

"1 milyar, aku rasa ini sudah lebih dari cukup untuk membuatmu meninggalkan putraku."

Naka mengernyit mendengar suara ayahnya. Dengan hati gelisah, berusaha menajamkan pendengaran. Ia tak menyangka, jika Ayahnya telah melakukan hal sejauh ini demi memisahkan ia dan Zea.

"Aku tahu wanita sepertimu hanya menginginkan harta. Kesempatan tidak datang dua kali, kapan lagi kamu mendapatkan 1 milyar tanpa melakukan apapun. Kamu tak sepadan dengan Kanaka, kalian tak setara."

Naka meremat sprei, dadanya berkecamuk mendengar Ayahnya begitu gamblang mengatakan soal kesenjangan mereka. Ia bisa membayangkan seperti apa perasaan Zea saat mendengarnya.

"Jangan terlalu tinggi bermimpi. Hanya ada di dunia dongeng seorang pria kaya mau dengan pembantu. Saat Kanaka bisa melihat nanti, kamu bukan lagi seleranya."

Telapak tangan Naka terkepal kuat, marah pada pernyataan Ayahnya yang jelas-jelas tidak benar. Cintanya tulus pada Zea, meski ia tak pernah melihat seperti apa wajahnya. Ia sudah terbiasa dikelilingi wanita cantik, namun menurutnya, hanya Zea lah yang benar-benar tulus. Ketulusan Zea yang membuat ia jatuh cinta. Ia yakin, Zea tak mungkin mau menerima uang itu. Ia sangat mengenal Zea, mustahil kekasihnya itu tergoda hanya dengan 1 milyar.

"Kesempatan tidak datang dua kali, bagaimana Zea? Pergi dengan 1 milyar, atau memilih tetap bertahan dengan catatan, saya tidak akan pernah merestui hubungan kalian?"

Waktu serasa berjalan lambat, tak kunjung terdengar suara Zea. Jantung Naka berdetak sangat cepat, antara tak sabar sekaligus takut mendengar jawaban Zea.

"Baiklah Tuan, saya terima uang itu."

Jeder!!

Naka syok, tak ada angin tak ada hujan, tapi ia seperti disambar petir. Dunianya seakan runtuh. Wanita yang ia kira tulus, ternyata lebih memilih uang 1 milyar dari pada memperjuangkan cinta mereka. Tubuhnya membeku, dadanya sesak. Tak ada yang keluar dari bibirnya, selain hanya gumaman 'tidak' yang sama sekali tak terdengar.

"Pilihan yang tepat Zea. Kamu memang wanita yang realistis," ujar Very sembari tertawa renyah.

Very tersenyum puas, mematikan rekaman, lalu menyimpan kembali ponsel ke dalam saku jasnya. "Kamu sudah dengar sendirikan, apa pilihan Zea?" menatap Naka dengan seringai tipisnya. "Dia tidak pernah mencintaimu Naka, dia hanya menginginkan uang. Andai saja kau melihat seperti apa ekspresinya kala itu, kau akan sangat membencinya. Dia begitu bahagia saat menerima uang tersebut. Ekspresinya sudah menjelaskan, jika ia telah berhasil mendapatkan tujuannya, yaitu uang."

Telapak tangan Naka makin mengepal kuat, nafasnya memburu, dan wajahnya merah padam. Ia sangat kecewa dengan pilihan Zea.

Very bangkit dari duduknya, merapikan jas karena harus kembali ke kantor. "Sudah cukup main-mainnya Naka, lanjutkan hidup dengan lebih serius. Ayah sudah mendapatkan donor mata, bersiap-siaplah untuk menjalani operasi dalam waktu dekat. Perusahaan menunggumu. Ayah sudah lelah, sudah ingin pensiun," beranjak pergi, meninggalkan kamar Naka.

Dengan dada bergemuruh hebat, Naka bangkit dari duduknya. Berjalan tak tentu arah, meraih apapun yang bisa diraih, lalu melemparkannya membabi buta.

Pyar, prang, bruk

Naka mengamuk, menghancurkan isi kamarnya.

Erika yang ada di sana sampai beberapa kali berteriak karena hampir terkena lemparan benda.

Tak peduli tubuhnya sakit karena menabrak meja, sofa, bahkan almari, Naka terus saja mengamuk, menghancurkan isi kamarnya yang memiliki banyak sekali kenangan bersama Zea selama 2 tahun ini.

Suster Erika yang ketakutan, akhirnya memilih kabur, keluar daripada kena lemparan barang.

"Arrgghhh!" Naka berteriak kencang, mengacak-acak ranjang, membuang bantal guling, menarik bed cover, sprei, dan apapun yang ada di sana.

Setelah lelah, ia menangis, tubuhnya ambruk ke atas ranjang, meringkuk sambil sesenggukan. Aroma tubuh Zea masih tercium sangat jelas disana. Bagaimana mungkin wanita yang semalam masih bercinta dengannya, pagi ini tiba-tiba telah meninggalkannya demi 1 milyar. Sampai detik ini, ia bahkan masih ingat bagaimana suara de sahan Zea semalam, juga bagaimana wanita itu menyebut namanya saat puncaknya datang.

"Ini pasti hanya mimpi," racau Naka. "Aku hanya perlu bangun. Iya, aku hanya perlu bangun," ia mencubit lengannya sendiri dengan sangat kuat, hingga rasanya sakitnya menjalar ke seluruh bagian lengan. "Hahaha," ia tertawa di sela-sela tangis. Ini bukan mimpi, ia tidak sedang tidur saat ini. Semalam, ia tidur sambil memeluk Zea, dan saat terbangun, ternyata wanita itu sudah pergi dengan 1 milyar. Wanita itu meninggalkannya. Ia telah kalah, kalau dengan uang 1 milyar.

Sekarang akhirnya ia tahu, kenapa Zea mau menginap di kamarnya semalam, kenapa Zea begitu agresif, itu semua karena semalam, adalah yang terakhir kalinya, semalam, adalah malam perpisahan.

...----------------...

"Tuan Naka tak mau makan, ia melempar makanan yang saya bawa," ujar Erika pada Very yang ada di meja makan, menikmati makan malamnya. Seharian ini, Naka belum makan sama sekali.

"Biarkan saja. Manusia punya insting untuk hidup, saat dipuncak kelaparan, dia pasti akan makan dengan sendirinya." Very hanya menanggapi dengan santai sambil menyendok makanannya ke dalam mulut. Ia sudah meminta Arka, orang kepercayaannya untuk memasang kamera di kamar Naka, jadi ia bisa memantau apa yang dilakukan putranya itu. Selama tidak melakukan hal yang berbahaya, ia biarkan saja Naka berbuat apapun. Ia yakin, semua ini tak akan lama, luka Naka akan disembuhkan oleh waktu. "Nanti saat ia sudah bisa kembali melihat dan bertemu dengan banyak sekali wanita cantik, ia pasti akan langsung lupa pada Zea," menyeringai tipis. "Bersihkan saja kamarnya, jangan ada pecahan beling berserakan."

"Em... tangan Tuan Naka terluka, tapi dia menolak saya obati," ujar Erika yang sedikit khawatir.

"Biarkan saja, hanya lupa kecil, ia tak akan mati karena kehabisan darah hanya karena luka itu."

1
🌷Vnyjkb🌷
ckckckckckkkkkkk,,, adaaaa modelan laki belang macan gini yaaaa,,,
🌷Vnyjkb🌷
lapang dada?? versimu tu naka, yg ada gremetttttt gatelllllll d hati anggi🤣🤣
🌷Vnyjkb🌷
ya lalu naka d boikot anggi lewat om nya🤣🤣gak mslah naka,, msh byk investor yg lain,,, main licik gak akan berkah
lyani
hidup adalah pilihan
Patrick Khan
untung zea belum di sentuh
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
dasarr laki2 mokondoo...bisa2nya minta kembali maharnya 😩 tapi nggak masalah sihh...zea kan belum di sentuhh. tapi kasihan zea juga, harus kena kdrt 😩
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
bukan khilaf, bukan bodohhh tapi yaaa itu? terlanjurr k3enakan 😩 smapai lupa smeuanya. baru ingat kalau sudah maslaah datang. mana lebih bodohnya lagi, zea enggak kepikiran kalau ada yang melihat dan sengaja menaruh cctv. terlalu poloss...jadi zea mikir nya semua baik2 saja.
Sri Hayati
ow jadi cerai to ku pikir meninggal heheheh
othor puinter bikin alur zea hanya untuk naka seorang 🤣
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
mana bisa ingat dosahh 😩 sudah terlanjur enak lhoo Nis 😭 pasti penyesalan datang setelah kenyang...akibat terlalu banyak makan angin, jadinya kembung. di situlah rasa sesal datang menyapa 😭
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
malah zea yang memperkaos 😩 si cowok kan buta. kagak lihat di mana letak lubangnya 😭 otomatis yang ngatur posisi kan zea 😭 yang lebih dominan dan jadi pemimpin pasti zea...hayooo ngaku ze 😭
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
zea yang polosss, masih belum punya banyak pengalaman. meski yang merayuu cowok butaa, yaa bisa luluh lantak. meski si cowok tantrumman, yang penting kan cakeppp 🤭 siapa sih yang enggak akan berkendutt jika Punya pasi3n cakepp 😂 aku saja jika punya pasien cakep, mesti lumpuhh langsung aku Rebahin...astagfirulloh bernadaaa 😭🤣
Dew666
🪻🪻
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Apa karena kehamilan zea ini, akhirnya zea menikah, untuk menutupi kehamilannya? namanya hidup di kampung, hamil tanpa suami pasti cepat virall. apalagi Mulut tetangga lebih canggih dari pada google, tanpa paket data pun semua berita akan tersebar sampai kampung sebelah 🤣
Rahmawati
naka km jgn seneng dulu, itu papamu pasti marah besar kl tau km batalin pertunangan dengan anggi
Hani Ekawati
Kayanya Zea engga nikah deh.
Hani Ekawati
Tapi dia tidak baik baik saja, makanya dia putuskan kontrak kerjasamanya.
Hani Ekawati
Kalau kamu insecure coba kamu berusaha untuk memantaskan diri dengan menjadi wanita sukses, uang pemberian yang udah ada direkeningmu, kamu jadikan modal usaha yang lebih besar. Tidak ada usaha yang mengkhianati hasil selama kamu mau berusaha, suatu saat pasti kamu jadi wanita sukses. Ketika tuan very menemukan jejak kamu, kamu sudah menjadi wanita sukses.
Ummah Intan
kek om very punya sekutu
lyani
arka butuh bapak....pengen jitak Naka deh....
L i l y ⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈💦
Naka psnasaran readers juga penasaran????
Apa itu paksaan dari Very juga ???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!