NovelToon NovelToon
Hantu Tampan Yang Tinggal Disebuah Patung

Hantu Tampan Yang Tinggal Disebuah Patung

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Mata Batin / Fantasi
Popularitas:421
Nilai: 5
Nama Author: Widianti dia

Leonel adalah seorang hantu yang bersemayam di dalam patung.
Keberadaannya sudah bertahun-tahun lamanya dan tidak pernah keluar menampakkan wujudnya pada siapa pun.
Sampai suatu hari ada seorang wanita yang mengusik keberadaannya, sehingga dia terpaksa keluar dan menampakkan wujud aslinya, seorang hantu tapi tampan meskipun dengan wajah pucat, dia memang tidak bisa dilihat oleh mata awam kecuali orang itu sama energinya dengan hantu Leo, pasti manusia itu akan melihatnya seperti wanita yang mengusiknya hari itu ternyata sama energinya dengan hantu leo.
jadi siapakah yang bisa melihat leonel.

kalau mau tau ikutin kisahnya ya teman-teman ☺️🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widianti dia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. Ketakutan Arun.

Pagi pun datang,jam 6,tepat Arun bangun dan disaat bangun dia melihat hantu Leo masih bermeditasi,dia dengan hati-hati bangun dan melangkah keluar supaya tidak mengganggu hantu Leo,tapi setelah di depan pintu dia balek lagi,karena dia belum berpamitan dia sentuh tangan Leo dengan Lembut dan memandangnya sambil berkata.

"Terimakasih tidak meninggalkan ku,dan selalu menjagaku,aku kebawah dulu yaaa,aku sayang Leo?"

Dengar ucapan Arun yang terakhir,Leo yang sebenarnya dari awal sampai akhir tau yang dilakukan Arun,karena dia sudah terjaga dari meditasinya sejak Arun belum bangun tadi,tubuh bayangannya serasa melayang lagi,

Setelah Arun berlalu dibalik pintu dia langsung nengubah posisi duduk nya,dan depegangnya dadanya,

"Ya Tuhan kenapa dia selalu punya kelakuan aneh,Arunn,Arunnn?" Belum sempat dia ucapkan kata terakhir lalu terdengar teriakan Arun.

"Leooooooo."""

"Astagfirullah kenapa lagi dia,?

Dengan secepat kilat hantu Leo,keluar,dilihatnya Arun sudah duduk bersimpuh dilantai.

"Kenapa!" Tanya leo dengan lantang.

"Itu dikaca?" jawab Arun sambil tutup mata dan nunjuk kearah kaca,terlihat jelas bekas lidah berdarah menjilat kaca diding itu.

"Sudah ayok masuk lagi kekamar biar aku bersikan." Arun masuk kekamar dan Leo membersikan kaca itu dengan sekali saja dengan kekuatan energinya.

Lalu kembali kekamar gudang,disitu terlihat Arun melamun,dan Leo mendekatinya,dan pegang kepala Arun.

"Kenapa? ngapain nglamun seperti ini yang gak baik, makanya banyak manusia sering kemasukan energi buruk ya seperi Arun ini?"

"Gak aku cuman mikir saja,ternyata yang terjadi tadi malam itu benar adanya itu tadi banyak pot bunga berantakan."

Leo habis itu menarik kursi di pojok untuk didudukinya, lagi-lagi dengan kekuatan energinya hantu Leo mengambil kursi itu,dan habis itu langsung menarik nafas dalam-dalam seperti menghilangkan beban dibatinnya,

Lalu duduk dihadapan Arun dan dipegangnya tangan Arun,dan Arun memandang Leo dengan mata yang sahdu dan hantu Leo pun memandang Arun penuh Arti dan Arun bertanya sama hantu Leo.

"Leo mau bilang sesuatu lagi?" Hantu Leo dengan tenang memandang Arun wajahnya berkharisma membuat Arun lebih terpana.

"Arunn yang Arun lihat tadi malam dan yang pagi ini itu,nyata bagi penglihatan Arun?"

"Tapiii kalau yang melihat selain Arun belum tentu penglihatan nya seperti Arun, kan Leo sudah bilang tadi malam kan,,kalau Arun sudah bisa melihat Leo berarti Arun sudah siap lihat yang lain."

Arun hanya terdiam dan memandang Leo,dalam hati Arun dia sudah mengerti kalau tidak mau mengalami seperti itu dia harus rela tertutup lagi penglihatan batinnya dan tidak akan melihat Leo selamanya,tanpa sadar mata Arun berkaca-kaca dan menetes dipipinya, lagi-lagi Leo yang melihatnya batinya serasa remuk,dengan menahan nafas untuk meredakan rasa batinnya dia pejamkan matanya,Arun yang melihat itu tau apa yang dirasakan batin Leo,dia langsung berdiri dan berani mecium mata leo dengan Lemut sambil berkata.

"Arun tidak apa-apa melihat semua itu, asal Arun bisa lihat Leo selamanya?"

Kata-kata Arun dan yang dilakukanya saat itu,langsung membuat batin Leo seakan-akan tecabik- cabik, dan betul-betul jadi beban terberat untuk Leo dia terdiam tanpa kata.

"Leooo,Leo gak marah kan sama Arunn?"

"Ya sudah ya,Arun mau kebawah mau mandi dan masak nanti Arun kesini lagi ya?"

Leo langsung terhentak dari diamnya.

"Tunggu! Leo akan temani Arun." Kata hantu Leo.

"Tapi kan Leo gak pernah keluar?" Jawab Arun tapi belum selesai Arun ngomong Leo sudah menghilang.

"Naa kok cepat betul kemana dia?" Setelah itu Arun duduk disofa lagi sambil otak atik ponselnya,selang 10,menit kemudian Leo sudah didepan Arun dengan penampilan beda dan harum parfum maskulin menambah kesan cowok ganteng yang cool banget.

"Sudah ayo?" Kata hantu Leo,Arun terperanjat melihat penampilan Leoo.

"Leooo,leo dulu semasa hidup kalau mau jalan seperti ini kah?" Tanya Arun.

Leo dengan tenang menjawab.

"Emmmm,Arun gak suka,kalau gak suka Leo akan ganti."

"Gak,gak usah Arun suka banget,tapi Leo, beneran Leo gak papa keluar kamar agak jauh?"

Leo dengan menarik nafas dan bilang.

"Makanya,Leo kalau ingin keluar malam atau pun siang leo sengaja pakai parfum yang sering dipakai manusia biar bisa ngelabuhi mereka?"

"Oh gitu,"

"Ya sudah ayok Leo?" Dan Arun pun ngajak hantu leo pergi.

Mereka berdua pun turun,sesampainya dibawah Arun mau mandi dulu dan Siti ternyata belum bangun.

"Leoo,Leo sini dulu ya Arun mau mandi."

Dan Arun mengambil kursi bakso ditaruhnya deket dapur,lalu ditarinya lengan Leo lalu dia dudukan, habis itu dia agak nunduk kearah hantu Leo dan didekatkan wajahnya ke arah wajah Leo,dan dia bilang.

"Diam disini dulu ya?aku mau mandi jangan ngintip,awass!"

"Kalau bosan lihat ponsel ku saja ya?"

Leo yang digitukan langsung melotot matanya ke Arah Arun,tapi Arun dengan santainya tersenyum dan bejalan kebelakang dengan bersenandung kecil.

"Ya Tuhan kenapa makin berani dia?"

"Huhhh!" Leo dengan menarik nafas dan mengeluarkannya dari mulut untuk meringankan penat dalam fikiranya.

Lalu sambil menunggu Arun maksud Leo mau meditasi,tapi gak mungkin kalau aku meditasi disini pasti ketaun,lalu hantu Leo mencoba membuka ponsel Arun dia lihat galeri dan lihat foto-foto Arun ada pula foto Arun yang sexi,hanya pakai tanktop,disitu dia mulai geram.

"Foto seperti ini apa maksudnya." Langsung sama hantu Leo dihapus semua foto-foto Arun yang sexi,karena hantu Leo gak mau sampai ada orang lain yang melihatnya.

Sementara itu Arun sudah selesai mandinya,dan kembali kedapur dengan riasan tipis dan rambut diikat keatas, Leo yang melihat mengaguminya dalam batin.

"Kamu memang imut dan manis." Leo tersenyum tapi tak diperlihatkan didepan Arun sambil otak atik ponsel Arun Leo pura-pura cuek."

" Leo,Leo marah ya kok diam saja?"

"Emmmm" jawab Leo, Arun dengan bergumam,sambil masak.

"Iss kebiasaan kalau marah cuman emm,cuman emm jawabnya emang dari emm tau aku salah apa?"

Leo yang tau Arun jengkel tetap saja pura-pura gak tau, tapi apa yang dilakukan Arun tak pernah lepas semenitpun dari pandangan hantu Leo,sampai akhirnya Arun kena pisau hantu Leo langsung terhentak berdiri secepat kilat dan dihisapnya jari Arun, Arun terkejut dengan perlakuan hantu Leo yang perhatian seperti itu,hantu Leo pun marah sama Arun.

"Kebiasaan ceroboh!"

"Lain kali kalau masak sambil marah itu gak usah masak!!" Dengan tatapan tajam Leo berkata Lagi.

"Sudah gak usah masak!"

" La kalau aku gak masak anak-anak makan apa kasian?" Kata Arun.

"Arun mikirin anak-anak tapi Arun mikir gak keslamatan Arun sendiri?"

"Iya,iya iyaaaa dehh Arun yang salah gak hati-hati maafin Arunn,sudah,ya? Leo duduk lagi disitu nungguin setengah jam lagi Arun masak ya?"

"Arun janji akan hati-hati,?"

Lalu Arun dorong tubuh Leo untuk duduk lagi.

"Leo bosan ya, nungguin Arun masak."

"Memang Leo bilang gitu!" jawab Leo dengan nada masih tinggi.

Pada saat bersamaan Siti keluar dari kamar habis mandi,dan dia tiba-tiba bicara.

" Mba,Mba Arun cium gak?"

"Cium apa Sitt?""

"Cium yang aku bilang kaya kemarin,parfum cowok maskulin?""

"Adu Sitt bener deh,jangan kebanyakan nonton drakor horor,kamu tau gak kamu seperti itu terus itu gak bagus bukanya apaaa,,,kamu mengada-ada nanti jadi ada lo?"

"Ya jangan Mba aku gak mau aku?""

"Ya makanya?jangan berfikiran aneh-aneh?"

"Iya dehhh." Jawab Siti.

Leo yang Melihat itu,dia berfikir dalam batinnya.

"Ternyata kalau didepan temenya yang dibawah dia,dewasa juga dia."

"Oo,,inilah sisi sifatmu yang asli yang aku tidak tau?berarti manjamu,keras kepalamu, bawelmu kau tunjukan sama aku saja ya?

Hantu Leo tersenyum dalam batinya penuh kebahagian,kalau selama ini manja Arun hanya sama dia,dan Arun habis nasehati Siti dia bilang lagi ke Siti.

"Ya sudah sitt ayo cepat beresin dapur biar kamu dan Tio cepet makan."

"Iya Mba,Memang Mba Arun masak apa?"

"Kesukaan mu tu?" Kata Arun.

"wahh makasih Mbaaa,Muach, muachhh,,?"

Langsung Siti peluk Arun dan menciumnya.

"Apaan sihh kamu ini?"

"Lo Mba Arun makan apa nanti,kan Mba Arun gak suka ini?"

"Aku gampang nanti kan ada emi dan telur juga?" jawab Arun.

Pagi pun berlalu dengan cepatnya,siang pun akhirnya datang,dan semua pekerjaan Arun sudah diselesaikan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!