NOVEL PERTAMA, MAAF JIKA BANYAK TYPO.
Autor hanya ingin menulis bercermin dari kehidupan sehari-hari, jauh dari CEO atau lehidupan yang kaya raya. selamat membaca.
Queen! begitulah teman-teman dia sering memanggil, seorang gadis sederhana berusia 18 tahun yang baru lulus SMA. Tidak banyak impian gadis ini, hanya ingin segera mendapatkan pekerjaan, dan membantu ekonomi keluarganya.
queen memiliki kekasih sejak 1 tahun terakhir, tepat nya saat queen duduk di bangku kelas 3 SMA.
Bagaimana perjalanan cinta seorang queen, apakah dia bisa mewujudkan keinginannya membantu ekonomi keluarga??
Selamat membaca, saran dan kritik saya nantikan, jangan menghujad yang bisa meruntuhkan mental autor ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KETENANGAN DAN KENANGAN
Satu bulan berlalu sejak peristiwa itu, queen kembali beraktifitas seperti biasanya, menikmati setiap aktifitas tanpa ada beban yang berarti, sesekali ingatan tenang abdi masih menghantui, tetapi dia tepis dengan segala aktifitas positif. Bukankah ini yang dia inginkan?? Bebas melakukan apapun tanpa kekangan, tanpa batasan, tanpa perdebatan dan tanpa pertengkaran. Queen menjalani hari-harinya dengan penuh ketenangan. Sungguh. Dia sangat menikmati kesendiriannya.
Saat ini queen masuk kerja sif malam, masuk jam 22.00 pulang jam 06.00. pagi ini queen baru pulang, saat akan memasukkan ID dia di sapa seorang pria muda berusia sekitar 20 tahun
" hai, aku erfan, siapa nama mu??" sapa pemuda itu.
Queen tersenyum, lalu menjabat tangan erfan
"hai, queen" jawabnya singkat
"kamu pulang sendirian?" tanya erfan.
"iya" .
"singkat banget menjawabnya. Apa kamu suka membaca buku??" tanya erfan.
kening queen berkerut " dari mana kamu tahu???"
Erfan tidak menjawab, dia tersenyum lalu berlalu pergi tanpa kata lagi.
"dasar aneh" gumam queen
Queen segera berjalan menyusuri jalan, hari ini akhir pekan, dia berencana ke bioskop kesayangannya. Ada film terbaru. pulang kerumah. Tidur sebentar, lalu bangun dan bersiap nonton sekitar pukul 11.00. Itu rencana dalam benaknya.
Pukul 06.30 queen sampai rumah, bapak ibu sudah berangkat kerja, tiba-tiba HP nya berdering menampilkan no baru.
"asalamualaikum" jawab queen.
" waalaikumsalam, hai benar dengan queen??" suara di seberang telp.
" ada film bagus dan terbaru, nonton yuk" lanjut si penelpon
" maaf ini siapa??" tanya queen
"aku erfan" jawab nya tanpa basa basi.
" emmmm tapi aku mau tidur dulu, aku memang rencana nonton tapi nanti" kata queen.
"oke, nanti aku jemput ya" kata erfan
Telp berakhir, queen yang sudah bersiap tidur tiba-tiba teringat abdi, " gimana ya kabar dia sekarang" gumam queen.
"ah sudahlah... Semoga di baik-baik saja". Lanjut queen dalam hati.
Sementara itu, pria yang ada di ingatan queen, sedang duduk termenung. Abdi... Dia baru saja pelang bekerja. Selama satu bulan ini dia menyibukkan diri agar sejenak melupakan queen. Dia masih berharap tiba-tiba queen datang memintanya untuk kembali, tetapi sampai satu bulan harapan tinggal harapan. rindu itu masih saja tiba-tiba datang, kenangan saat bersama tidak mudah dia lupakan, tetapi... Dia tahu bahwa queen tenang tanpa dirinya. Kenangan itu tetap dia genggam sebagai bentuk cintanya pada queen.
Tok tok tok.... abdi menoleh saat ada yang mengetuk pintu. " siapa??" tanya abdi
"ini aku Di, wira" jawab wira, teman abdi pada masa-masa terpuruk.
Abdi berjalan mendekati pintu dan membukanya.
" kamu sedang apa??? Ingat queen lagi??" tanya wira
" aku hanya tiba-tiba kangen sama dia, lalu membuka fotonya" jawab abdi jujur
" kamu masih mencintai dia ya Di?" tanya wira
" sangat!!!! Aku masih sangat mencintai dia" jawab abdi penuh ketenangan.
"tapi dia sudah tidak mencintai aku lagi" lanjut abdi dengan sendu.
" sudahlah Di... Masih banyak cwe yang jauh lebih cantik dan lebih baik, lupakan dia" kata wira
" tidak semudah itu Ra melupakan queen, tapi sudahlah, biar aku bersama dengan kenangan dan dia bersama dengan ketenangan. Ngomong-ngomong kamu ada apa kemari Ra??" abdi bertanya setelah dia memberikan penjelasan.
" mau ngajakin kamu nonton, dari pada sibuk melamun di rumah" kata wira
" bukankah kamu tahu aku tidak pernah nonton begituan? " jawab abdi
" ya elah bro, hari gini jangan monoton, itu yang menyebabkan queen lari dari kamu. Hidup juga butuh hiburan, gak selalu lurus sesuai pandangan hidup kamu" wira menjawab detail
" baiklah, mau berangkat jam berapa?" setelah berpikir sejenak abdi menyetujui permintaan temannya.
"Nanti jam 11 ya, bawa motor ku saja " jawab wira
******
Pukul 10.30 queen bangun tidur, dia segera merapikan tempat tidur dan bersiap untuk mandi, dia duduk sambil memainkan gawai, dia melihat ada 3 notif, 1 dari erfan, 2 pemberitahuan gaji sudah masuk, 3 dari kakaknya yang ada di Jakarta.
" sudah bangun dek?" chat erfan 15 menit yang lalu
" Dek, kamu putus sama abdi, aku baru tahu loh" chat dari kakak nya 1 jam lalu.
Dia mengabaikan 2 pesan itu, lalu mengambil handuk untuk mandi.
Queen bukan perempuan yang suka bersolek, outfit dia hanya celana jeans, kaos , jaket dan sandal. Dia tidak suka makeup tebal, cukup lipstik tipis, bedak tipis, sudah.
" sudah siap dek?, aku sudah mau berangkat" chat dari erfan.
"sudah mas" queen jawab singkat.
" baiklah aku jemput sekarang ya " queen hanya membaca tanpa berniat membalas. Sebenarnya dia ingin nonton sendiri, dia tidak memiliki teman wanita, sebab abdi selalu membatasi pertemanannya, akibatnya queen sekarang sendiri, teman-temannya menganggap dia tidak asik karena selalu nempel pada erfan, ketika ada teman, erfan selalu muncul dan mendominasi.
Dia benar-benar ingin menikmati kesendiriannya, tetapi untuk nonton, dia pikir tidak ada salahnya bersama orang, toh dia sudah putus sama abdi.
tok tok tok, pintu depan ada yang mengetuk, queen langsung mengambil tas dan bersiap untuk pergi. Dia membuka pintu dan erfan sudah ada di depan. Dia tersenyum dan berkata
" mau masuk dulu atau langsung berangkat"
" terserah kamu, film nya mulai jam 12, karena yang jam 11 tiket sudah habis" jawab erfan.
" ya sudah masuk dulu yuk, aku buatkan minum "
" apa tidak berangkat saja sambil cari makan di luar, kamu pasti belum makan" kata erfan
"iya sih, ya sudah ayo berangkat" jawab queen.
Mereka mengendarai motor dengan kecepatan sedang, selang 30 menit mereka sampai di mall tempat XX1 pilihan mereka. selesai memarkir motor, erfan menggandeng tangan queen saat berjalan di lobi. Queen yang tidak nyaman menarik tangannya.
"maaf lancang, agar kamu lebih terjaga saja" kata erfan saat melihat queen tidak nyaman di tangannya di gandeng.
queen tersenyum dan berkata " tidak, aku tidak apa2, kaget saja tadi. Ayo kita masuk"
erfan tersenyum, lalu mengangguk. Mereka berdua segera ke food court yang ada di mall itu, queen memilih menu capcai, karena dia lagi malas makan nasi. Setelah 30 menit berlalu, selesai makan queen dan erfan langsung ke studio untuk mengambil tiket. Cukup ramai, tapi karena erfan sudah membeli online, jadi erfan tinggal mengambil tiket nya saja.
11.50 saat pintu bioskop di buka, erfan dan queen segera duduk di tempat yang sudah di pesan, cukup ramai, dan karena tempat duduk sudah penuh, akhirnya film di mulai, seru dan horor, tanpa sadar queen menggenggam tangan erfan karena takut. Erfan tersenyum. Namun tiba-tiba.... Booom layar gelap... Hanya menampilkan vampir yang bertaring tajam queen berteriak dan langsung membenamkan wajahnya ke dada erfan. Erfan memeluk kepala queen dari samping, dan dengan sengaja mengecup kepala queen. " aku jatuh cinta pada mu sejak pertama kali kamu masuk ke pabrik" erfan berguman sangat pelan... Tetapi masih terdengar samar di telinga queen. Queen mendongak menatap tak percaya, bagaimana mungkin, dia bekerja selama 4 bulan tetapi tidak pernah menyadari jika ada yang menaruh hati.
selang 2 jam lamanya, tayangan film selesai. Queen dan erfan canggung sebab pernyataan spontan tadi. Queen hanya menunduk, pipi nya merona karena malu. Sebaliknya erfan, dia sangat menikmati momen dengan wanita tempat nya menaruh hati diam-diam.... tapi wanita itu sekarang ada di hadapannya, tersenyum padanya, dan.... Sempat bersembunyi di dadanya...
#up 1 dulu ya teman-teman... Semoga kalian sehat selalu. Jangan lupa tinggalkan jejak positif yaàaa