NovelToon NovelToon
Benih Satu Malam Tuan Cassanova

Benih Satu Malam Tuan Cassanova

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta
Popularitas:23.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Bayu Rangga Alexander, seorang pengacara handal yang banyak memenangkan kasus persidangna di usianya yang masih terbilang muda. Semuanya terlihat sangat sempurna, jika saja dia bukan seorang cassanova.

Bermain wanita hanya untuk kepuasan semalam sudah biasa dia lakukan. Alasannya hanya satu, dia tidak pernah mau terikat dengan siapapun. Menganggap jika semua wanita hanya akan menginginkan hartanya, Bayu tidak percaya akan ketulusan cinta.

Hingga suatu malam seorang wanita beranjak naik ke atas ranjangnya, menemani malamnya, memuaskannya, tapi sama sekali tidak meminta bayaran, hal yang membuat Bayu merasa aneh hingga dia cukup penasaran.

Wanita bernama Viona itu menolak kehadirannya, menolak keras untuk tidur kembali dengan Bayu meski pria itu akan membayarnya mahal. Dia memilih untuk pergi dan tidak berurusan dengan Bayu lagi.

"Aku tidak meminta bayaran, karena aku sengaja memanfaatkanmu untuk tidur denganku. Jangan ganggu aku lagi!"

"Sial wanita itu berani sekali menolakku!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Foto Di Gantungan Kunci

Bayu Rangga Alexander, seorang pengacara terkenal dan juga pemilik sebuah Restoran bintang 5 ternama. Bisnisnya pun mulai berkembang pada perhotelan juga. Namanya selalu ternama, terpampang di majalah bisnis dan berita, atas kesuksesannya di usia yang masih terbilang muda.

Namun, berita yang lebih sering muncul adalah tentangnya yang masih sendiri di usia 32 tahun. Yang sering Bayu hanya bermain wanita, menyewa hanya untuk satu malam saja. Setelah itu semuanya selesai tanpa ada tuntutan tanggung jawab atau sejenisnya. Semua wanita yang mendekatinya hanya untuk bisa tidur dengannya, sudah tidak akan berani meminta lebih, karena Bayu hanya butuh kepuasan sesaat tanpa ingin terikat.

Pagi ini, dia terbangun dengan kepala yang terasa pusing. Ingat tentang kejadian semalam, seorang wanita yang tiba-tiba menciumnya di depan banyak orang di saat Bayu sedang mabuk. Bayu juga mengira jika wanita itu juga mabuk. Hingga mereka akhirnya berakhir di kamar ini. Mengingat kejadian semalam, membuat Bayu langsung menoleh ke sampingnya yang kosong.

"Kemana dia? Apa masih di kamar mandi" Bayu perlahan turun, mengambil celana boxernya yang tergeletak di lantai dan memakainya. Lalu dia berjalan ke arah kamar mandi. "Kau di dalam? Keluarlah"

Bayu mengetuk pintu kamar mandi, tapi tidak mendapat jawaban apapun dari dalam sana. Baru menyadari jika suara keran pun tidak terdengar, seperti tidak ada kehidupan di dalam sana. Membuat Bayu akhirnya memutar gagang pintu dan ternyata memang terbuka. Pintu kamar mandi tidak terkunci. Bayu masuk ke dalam kamar mandi dan tidak menemukan siapapun disana. Membuatnya cukup terkejut.

"Apa dia pergi sebelum aku beri uang?"

Bertanya pada dirinya sendiri dengan nada bingung. Karena setiap perempuan yang tidur dengannya, sudah pasti akan menunggunya bangun untuk mendapatkan bayaran. Atau mereka akan menyimpan nomor rekening untuk Bayu transfer uangnya. Mengingat itu membuat Bayu langsung mencari ke atas nakas di samping tempat tidur, membuka laci dan mengangkat bantal, mencari sesuatu seperti kertas kecil yang bertuliskan nomor rekening untuknya membayar atas kejadian semalam pada wanita itu. Namun, dia tidak menemukan apapun disana.

"Hah? Dia benar-benar pergi begitu saja tanpa meminta bayaran? Ini aneh, apa dia bukan wanita bayaran di Klub itu?"

Bayu merasa heran dengan wanita yang dia tiduri malam ini. Sungguh tidak seperti yang biasanya. Dia ingin mengambil baju dan celananya yang berserak di lantai, tapi sebuah benda kecil berada disana tergeletak begitu saja. Bayu mengambilnya, sebuah gantungan kunci dengan foto wanita berambut panjang yang duduk anggun seperti di sebuah Cafe.

"Haha.. Kau membuatku bingung karena tidak meninggalkan apapun untuk aku membayarmu, tapi begini caranya ternyata. Meninggalkan fotomu hanya untuk aku mencarimu? Cara yang kotor sekali"

Bayu memakai kemeja dan celananya, mengambil ponselnya juga. Berjalan ke arah tempat sampah dan ingin membuang gantungan kunci foto itu, namun tiba-tiba tangannya urung melakukannya. Dia mengenggam kembali gantungan kunci itu dan tersenyum tipis, memasukannya ke dalam saku celana, lalu pergi dari Hotel itu.

Telepon berdering saat dia masih berjalan menuju lift. Menerima panggilan itu dengan sedikit terburu-buru. "Hallo, ya aku sebentar lagi pergi kesana. Tunggu setengah jam lagi"

Bayu menghela napas pelan saat asistennya mengatakan jika dia ada persidangan hari ini. "Sial, semalam terlalu lama aku melakukannya. Sampai bangun kesiangan, wanita itu juga kenapa tidak membangunkanku"

Bayu pergi dengan terburu-buru. Sidang hari ini cukup penting karena dari kliennya yang cukup terkenal. Memberikan bayaran yang besar asal Bayu bisa memenangkan kasus ini.

Keluar dari ruangan sidang dan selalu dengan senyuman kemenangan. Hampir semua kasus yang dia tangani akan berakhir dengan kemenangan. Itulah yang membuatnya semakin dicari oleh beberapa Pengusaha ternama untuk menjadikannya sebagai pengacara pribadi.

"Ranti, malam ini aku tidak pergi kemana pun. Aku mau istirahat di rumah, lelah juga"

"Tumben sekali? Biasanya tidak ada hari tanpa kau pergi keluyuran malam"

Bayu hanya mendengus pelan, dia menatap asisten pribadinya dengan datar. "Memangnya tidak boleh aku istirahat sebentar"

"Aku pikir karena wanita semalam, membuatmu tobat dan ingin berhenti bermain wanita"

"Haha, tidak mungkin"

Bayu masih mengingat kejadian sebelum dia tidur dengan wanita tadi malam. Bayu yang sedang berkumpul dengan teman-temannya di sebuah meja dengan sudah setengah mabuk. Tiba-tiba tanpa aba-aba apapun seorang wanita datang menghampirinya, duduk di atas pangkuannya dan menciumnya. Bayu terkejut, tentu saja. Karena wanita ini benar-benar tidak ada aba-aba sama sekali, tidak menunjukan menggoda dengan kedipan mata, atau berbasa-basi sedikit dengan sapaan. Pertama kali Bayu menemukan wanita seperti ini.

"Dia memang cukup menarik, tapi aku tidak pernah tertarik pada siapapun"

"Hah... Aku berharap suatu saat kau akan tertartik pada wanita dan ingin memilikinya seutuhnya"

Bayu hanya diam saja, dia mengeluarkan benda kecil dari saku jasnya. Entah apa yang membuatnya masih membawa gantungan kunci berbentuk foto itu. Foto wanita semalam masih jelas.

*

Semua barang sudah dia masukan ke dalam tas dan koper besar. Dengan tekad yang kuat, Viona memilih untuk pergi dari rumah ini. Dia ingin bebas dari kehidupan yang seperti penjara di rumah ini. Semua orang masih berada di ruang tamu, termasuk Tari. Temannya itu bahkan sudah tidak punya malu sedikit pun ketika dia mengakui telah berkhianat.

Langkah kaki yang terasa berat, memikirkan kemana dia akan pergi sekarang, dada yang masih berdebar sesak. Viona melangkah mendekati mereka, dia membuka cincin pernikahan di jari manisnya dan menyimpannya di atas meja. Suara dentingan cincin yang beradu dengan meja kaca, terdengar cukup nyaring.

"Aku pergi, semoga kalian mendapatkan apa yang kalian mau. Dan untuk kamu, Tari" Tatapannya beralih ke arah temannya, wajah Viona begitu datar. "Semoga kau tidak mengalami apa yang aku alami selama ini. Kau merebut suamiku, dan demi Tuhan aku tidak akan pernah memaafkan kalian semua!"

"Terserah kau mau bilang apa, sekarang sebaiknya segera pergi dari rumah ini, dasar wanita tidak berguna!" Ibu mertua mencaci dan mengusirnya seolah memang Viona tidak berharga sedikit pun.

Viona melangkahkan kaki keluar dari rumah itu dengan perasaan yang campur aduk. Menyesal karena dia sudah mencintai pria seperti Dani yang ternyata mudah berpaling. Sekarang Viona baru sadar, jika selama ini dirinya yang terlalu bodoh karena mencintai terlalu tulus pada suaminya. Sementara Dani, dia hanya mencintainya dalam sesaat, setelah ada kekurangan dalam diri Viona, maka dia langsung berpaling pada wanita lain.

Viona berhenti saat sudah sampai di teras rumah. Menoleh ke belakang dan menatap rumah itu dengan tatapan penuh luka dan kebencian.

"Tuhan, aku terluka dengan orang-orang di rumah ini. Hatiku benar-benar sakit, jika suatu saat ada kesempatan untuk aku bisa membalas semua perbuatan mereka, maka jadikan aku kuat setelah ini"

Hati yang terluka begitu dalam, akan sulit untuk di pulihkan. Viona menyadari jika saat ini dirinya sedang dipenuhi kebencian dan dendam.

Bersambung

1
olyv
wah bay anakmu sudah usia 2 tahun loh ngak terasa yaa tapi sampai saat ini kamu g tau keberadaan nya
Tika Rostika
iya pengacara hebat , banyak duit bukan nya mencari tahu kebenaran nya eh malah terus main cewe byr an. 😠
Oma Gavin
sudah 2 tahun saja usia velia berlalu dan bayu tidak pernah tau segoblok itukah bayu katanya pengacara hebat tapi tidak ada niat buat menyelidiki viona bila dia dulunya curiga bukan viona yg menyebarkan rumor tsb
Sarinah Quinn
pria yang menyukai viona selalu di ganggu dua bersaudara Raisa dan Raline, sebelum nya Rendy sekarang Bayu klop deh dua bersaudara, semoga author memberikan jodoh terbaik buat viona tanpa drama di sakiti dulu .
di tunggu up nya thor 🙏
Soraya
lanjut thor
Soraya
semangat Vio
Nna Nna 💖
thor panggilannya knp ga dibedakan antara pengasuh dgn viona.
nnt panggil pengasuh bu Aminah, panggil viona, ibu.
Dew666
🥰🥰🥰🥰
Sarbina Sarbina
lanjuttt
Oma Gavin
raline juga kayak perempuan ngga laku aja sudah tau trade record nya bayu seperti apa kalau pun kamu sedikit berhasil mendapatkan bayu juga ngga bakalan mau menikah dgn kamu
MamDeyh
Dia yg nolak dia yg kek cacing kepanasan 😒..
falea sezi
lanjut ne laki. pengen di sleding kayaknya
Soraya
lanjut
Nessa
kerjaan siapa sih penasaran
Angga Gati
selamat vio atas kelahiran putrinya😍😍
Dew666
👄👄👄👄
Ni Luh Dwi Sani
lanjut kak plese
Sarinah Quinn
semoga cepat up lagi 🙏
winpar
siapa y kira2 yg buat hoax?
MamDeyh
Eh Bayu awas kau kalo satu hari kelak dtg ke Vio dan mengemis kata maaf... Dasar teh celup 😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!