NovelToon NovelToon
Gadis SMA Milik Sang Duda

Gadis SMA Milik Sang Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Romansa Fantasi / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Vava olive

Seorang gadis sma yang berpura-pura sudah kuliah dan mengajar les kini terjebak dalam sebuah hubungan yang membuat hidupnya berubah menjadi nyonya besar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vava olive, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Kehidupan keluarga nadia memang berubah drastis semenjak papanya menikah lagi dengan nyonya grace,

Dulunya nadia yang seringkali bepergian tanpa memikirkan uang,kini semenjak ada mama tirinya itu ia benar-benar mengurangi kegiatan tersebut.

Sebenarnya mama nadia bukan orang yang jahat,hanya saja ia memegang teguh penderian orang tua yang kolot.

Nadia berdiam diri di dalam kamar yang nampak luas,lengkap dengan segala isinya,ia duduk di depan jendela yang menghadap kolam renang.

"Hahh kalau begini mending aku diem-diem nyari kerja sampingan.."

Gerutu nadia.

"Tapi kerja apa.."

"Freelance atau penjaga cafe seperti yang mikayla katakan.."

"Duuh pusing banget.."

Suara musik radio terdengar di telinga nadia dengan sangat kencang,

Terlalu lama berfikir membuatnya kini hanya berdiam diri sembari mendengarkan musik lewat headset miliknya yang tersambung dengan ponsel.

"Jadi memang banyak banget sebenarnya ya kalau mau cari kegiatan buat ngisi libur sekolah.."

Terdengar suara host yang sepertinya sejalan dengan yang ia fikirkan.

Ia pun kini fokus mendengarkan radio sampai tak terasa kantuk pun menghampirinya.

"Besok aku akan menemui mikayla.."

********

Keesokan harinya nadia beraktivitas sekolah seperti biasanya,

Dengan kembalinya tekad bahwa ingin kuliah membuat ia semangat sekolah lagi.

Krriiiiinggg

"Yuhuuu yuk makan ke kantin.."

Terdengar sorak-sorak anak-anak yang lain setelah mendengar bel jam istirahat pertama tiba.

Dengan segera nadia berjalan menghampiri kelas mikayla.

"Haii mik.."

"Nadia..kenapa..kok tumben?"

Mikayla menatap nadia yang meminta ijin murid yang duduk di depan mikayla untuk numpang duduk.

"Engga kok..cuma pengen kesini aja.."

"Makan bareng yuk.." ajak nadia.

Mikayla tetap tanpa ucap namun mengiyakan ajakan nadia.

Keduanya berjalan bergandengan tangan.

"Pasti ada apa-apa kan??.." selidik mikayla

"Yuk sambil makan..enak banget nih pasti pecelnya.."

"Udah lama ga makan pecel.."

Mikayla menghentikan langkahnya tak peduli nadia yang berjalan meninggalkannya beberapa langkah.

"Eh.." ucap nadia ketika ia menyadari bahwa mikayla tidak ada di sebelahnya,ia pun memutar badannya kembali.

"Ayook..nanti aku ceritain sambil makan.."

Mikayla pun akhirnya menuruti kemauan nadia.

"Aku ga mau ya kalau ga jujur.." ancam mikayla.

"He'em.."

"Jadi gini,aku bakal fokus lagi ke pendidikan..mama papa udah ngijinin kuliah,tapi sambil kerja.."

"Terus-terus..akhirnya.."

"Tapi mereka ga mau bantuin bayarin biayanya.."

"Gimana kalau kamu kenalin siapa yang katanya butuh guru les itu lo.."

"Kamu yakin bisa kan tapi.."

"Maksudku aku percaya kamu pinter,tapi dia setiap pulang sekolah.."

"Apa kamu ga capek nantinya?.."

"Dan itu lumayan jauh.."

"Nah jadi aku akan bilang ke mama papa kalau aku belajar bareng sama kamu.."

"Engga ah.." potong mikayla yang sudah tau persis bahwa ia akan dijadikan alesan oleh nadia.

"Pliss..kali ini aja.."

"Engga!.."

"Mikayla cantik deh.." rayu nadia.

"Iyaa cantik tapi tetep ga mau.."

Perdebatan yang cukup sengit,awalnya mikayla kekeh untuk tidak mau membanti nadia dalam hal ini,tapi akhirnya ia luluh juga karna mendengar ucapan nadia.

"Yaudah deh gausah kuliah aja.."

Terdengar suara nadia yang merendah lalu menunduk membuat mikayla menyerah.

Ia menepuk punggung nadia dan berkata.

"Ok aku bantuin.."

"Yeeeeee.." nadia berteriak hingga seisi kantin menatap kearahnya.

"Sabtu besok ayah pulang..jadi aku juga bakal pulang kerumah.."

"Nanti kamu kerumah aja,kita temuin temen aku bareng-bareng.."

"Okeh.." suara nadia nampak mantap.

Kedua gadis tersebut pun melanjutkan makan siangnya sampai habis,

Mereka tak menyadari bahwa ada sepasang mata yang dari kejauhan menatap dan menghampiri mereka.

"Haii.." sapa siswa tersebut.

Seorang siswa dari kelas jurusan IPA,

Seorang siswa yang menjadi idam-idaman siswi lain bahkan sampai adik kelas karna ketampanannya juga kelihaiannya bermain basket.

"Vino.."

"Kenapa kesini?.." mikayla yang pertama menjawab sapaan vino.

"Mik..boleh ga aku ngobrol sama nadia.."

Diwaktu yang bersamaan,ponsel mikayla bergetar,ia pun bangkit dari duduknya.

"Mmm boleh-boleh..kebetulan ada telfon..silahkan.."

Nadia yang kini duduk berdua berhadapan dengan vino menjadi sedikit kikuk.

"Kenapa vin.."

"Cuma pengen ngobrol aja.."

"Kamu sabtu sore ada rencana mau pergi?.."

Nadia menggelengkan kepalanya lalu teringat ucapan nadia bahwa ia di minta kerumahnya hari sabtu.

"Eh aku sudah ada janji.."

"Maaf yaa.."

"Janji dengan??.."

"Mm maksutku apakah kamu sudah ada pasangan,aku takut jika aku mengganggumu.."

"Oh tidak kok,aku belum ada yang deketin.."

"Aku cuma ada janji mau main bareng sama mikayla.."

"Haahh..syukur deh.."

"Maksudku,aku berarti bisa kan deketin kamu.."

Keduanya pun asyik mengobrol sampai akhirnya bel peringatan jam masuk kelas berbunyi.

Vino sendiri memang sudah tertarik dengan nadia,bagaimana tidak,nadia mempunyai postur tubuh yang sangat indah untuk di pandang,juga pintar.

Vino mengantarkan nadia sampai di depan kelasnya yang hanya berjarak beberapa meter saja.

"Bye nad.."

"Wuuuuuuu..." ramai suara sorakan dari dalam kelas nadia begitu mendengar ucapan dari vino.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!