NovelToon NovelToon
Kubalas Suami Brengsekku

Kubalas Suami Brengsekku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:110.1k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Suaminya berkhianat, anaknya di tukar dan dihabisii. Selama lima tahun dia merawat anak suami dan selingkuhannya yang bahkan tinggal satu atap dengannya berkedok sebagai pengasuh.

Bahkan dirinya diracuni oleh pelayan kepercayaannya. Ratih, berakhir begitu tragis. Dia pikir dia adalah wanita paling malang di dunia.

Namun nasib berkata lain. Ketika dia membuka mata, dia berada tepat dimana dia akan melahirkan.

Saat itu Ratih bersumpah, dia akan membalas suaminya yang brengsekk itu. Dia akan mengambil bunga dari setiap perbuatan suami dan semua yang telah menyakitinya dan anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2. Kematian dan Kelahiran Kembali

Bak seseorang yang hatinya patah, Ratih juga merasakan dunianya seolah runtuh. 5 tahun lamanya, dia menjadi istri yang selalu mementingkan kepentingan suaminya. Karirnya yang cemerlang, dia tinggalkan demi menjadi ibu rumah tangga yang mengurus suami dan anak, yang bahkan anak simpanan suaminya.

Air matanya sudah habis, dia keluar dari dalam mobilnya dengan mata sembab, menuju ke rumah mewahnya yang bahkan dibangun sesuai dengan keinginan suaminya.

Ratih melangkah dengan langkah gontai.

Dari arah rumah, keluar seorang wanita paruh baya. Pengasuh yang menemaninya sejak kecil. Melihat Ratih yang begitu sedih, pelayan itu bergegas menghampiri Ratih.

"Nyonya, nyonya kenapa?"

Ratih menoleh, dan langsung memeluk pelayannya itu.

"Bibi Erma!"

Tangisnya pecah, dia tidak memiliki siapapun lagi. Kedua orang tuanya sudah tiada tiga tahun yang lalu. Karena sebuah kecelakaan. Hanya bibi Erma yang dia percaya saat ini.

"Mas Fandi, bi. Mas Fandi!"

Ratih seolah mengadu, berusaha membagi beban berat di dalam hatinya. Rasa sesak itu, rasa kecewa, rasa sedih, sakit yang tidak bisa dia ungkapkan dengan kata-kata. Dia menumpahkannya lewat air mata di pelukan seseorang yang sudah dia anggap keluarga, bukan pelayan semata.

Usapan lembut bibi Erma di punggung Ratih, membuat Ratih tahu. Setidaknya dia tidak sendirian, tidak benar-benar sendirian.

Malam semakin larut, Ratih masih berdiri diam di belakang jendela kamar Naufal. Jika Naufal bukan anaknya, lantas dimana anaknya. Jawaban itu sungguh hanya bisa diberikan oleh Fandi, namun saat ini dia sungguh tidak ingin melihat Fandi. Dia takut tidak bisa menahan diri dan melakukan sesuatu yang akan dia sesali di kemudian hari.

Butiran air mata itu menetes lagi, 5 tahun lamanya. Artinya anaknya ada di luar sana selama 5 tahun ini. Entah bagaimana nasibnya. Pasti banyak kesulitan di luar sana. Sementara dia memanjakan anak orang lain, dengan kasih sayang dan kemewahan, dia tidak tahu apakah di luar sana anaknya bahkan bisa makan.

Air mata itu tak kunjung berhenti. Dia sudah menghubungi pengacaranya, untuk datang besok. Untuk membantunya mencari anaknya. Dia sudah berencana mengatakan semuanya pada pengacaranya.

Ceklek

"Nyonya, nyonya belum makan dari siang. Setidaknya minumlah susu hangat ini, nyonya!" kata bibi Erma.

Ratih menoleh ketika bibi Erma berjalan menghampirinya.

"Nyonya, nyonya harus kuat. Besok pak pengacara Markus pasti akan membantu nyonya menemukan anak nyonya yang sebenarnya. Minum dulu susunya selagi hangat, ini akan nyaman untuk perut nyonya!"

Bibi Erma menyerahkan gelas berisi susu putih hangat itu pada Ratih. Ratih menerimanya, meminumnya setengah.

"Terima kasih, bi Erma. Bibi istirahatlah, bibi pasti lelah!"

Bibi Erma meraih gelas itu, tapi tiba-tiba saja pintu kamar Naufal itu terbuka. Fandi dan Sarah masuk bersama.

Mata Ratih terbelalak lebar, dadanya bergemuruh, dia merasa begitu marah melihat keduanya.

"Berani-beraninya kalian datang kemari? bibi Erma, usir mereka pergi!" pekik Ratih yang memang tidak ingin melihat kedua pengkhianat itu.

"Nyonya, mana mungkin aku mengusir anakku sendiri?"

Deg

Ratih tertegun, matanya melebar. Menatap bibi Erma dengan raut wajah kaget bukan main.

"Anak?" tanya Ratih.

"Iya, bibi Erma adalah ibuku!" kata Sarah.

Ratih terhuyung, dia tidak percaya semua ini. Semua orang yang dia makan, semua orang yang dia anggap keluarga, ternyata para penipu.

"Uhukkk!"

Ratih merasa dadanya sesak, dan ketika dia batuk, cairan merah keluar dari mulutnya.

"Karena kamu sudah mau matii, maka aku akan katakan semuanya padamu. Percuma kamu cari anakmu, dia sudah kamu jual. Dia kami jual pada orang yang akan menjadikan dia pengemis di pinggir jalan. Aku dengar orang itu tak segan mematahkann kaki atau tangan, supaya banyak yang kasihan pada anak-anak yang dijadikan pengemis di jalanan itu!"

Ratih marah, mata dan wajahnya merah. Di sudut bibirnya kembali mengalir cairan merah itu.

Dadanya sakit, dia ingin memukul Fandi. Tapi dia malah terjatuh di lantai.

Brukk

"Susu itu beracun, kamu akan matii, nyonya!" kata bibi Erma yang mendekati Sarah dan merangkulnya.

"Kalian semua, kalian semua jahat!" pekik Ratih dengan semua sisa tenaganya.

"Orang tuamu, bukan jatuh ke jurang tanpa sengaja juga Ratih..."

Mata Ratih makin melebar, sakit di dadanya akibat racun itu tak sebanding dengan rasa sakit ketika dia mendengar pengakuan lain dari Fandi.

"Remnya blong, aku yang melakukannya. Satpam Joni, dia orangku. Dia yang melakukannya!"

Ratih seperti tertusukk dan tertusukk lagi. Kenapa orang-orang yang dia percaya semuanya menaikannya dari belakang seperti itu.

"Kamu merasa sendirian ya? tapi itu salahmu. Orang-orang yang setia malah kamu usir!"

"Itu karena kalian!" pekik Ratih, "kalian sudah menipuku..."

"Ya, dan kamu harus matii sekarang! Besok, pengacaramu akan datang, dan mengatakan kamu terkena serangan jantung!"

Ratih menggelengkan kepalanya. Pengacaranya juga? sungguh dia ingin menertawakan betapa bodohnya dirinya. Bagaimana bisa dia menyingkirkan orang-orang kepercayaan ayahnya, dan menggantinya dengan semua orang Fandi. Dia benar-benar sudah butaa.

"Kalian akan dapat balasan... agkh!"

Fandi mencekikk leher Ratih.

"Balasan? balasan katamu?" Fandi terkekeh, "bahkan kamu akan mati. Wanita kotor sepertimu, menurutmu pantas untukku!"

Brakk

Fandi kembali menghempaskan tubuh Ratih.

Ratih kesakitan, nafasnya terasa semakin tercekat dan pendek-pendek.

"Anak itu anakmu, kenapa kamu tega...." Ratih masih berusaha menyadarkan Fandi. Anaknya juga anak Fandi, kenapa harus sekejam itu pada anaknya sendiri.

Jika pun dia harus mati, setidaknya Fandi harus menyelamatkan anak itu.

"Yang menyelamatkanmu malam itu dari para perampok bukan aku! yang memberimu penawar obat itu juga bukan aku. Ada seseorang yang mendahuluiku. Tapi, karena aku tidak ingin kehilangan kesempatan menjadi orang kaya maka aku menikahimu. Anak itu bukan anakku!"

Ratih memejamkan matanya. Dia benar-benar menganggap Fandi penyelamatnya. Ternyata bukan. Betapa bodohnya dia.

Dadanya terasa sesak, meski sudah mengetahui semuanya. Dia juga tidak bisa melakukan apapun. Ratih terkulai lemas di lantai, pandangannya mulai kabur. Meski begitu dia bisa melihatnya samar. Ketiga orang di dalamnya sedang tertawa.

"Aku tidak akan memaafkan kalian! aku akan membalas...."

Brukk

Bip

Bip

Bip

"Ratih, Ratih?"

Ratih membuka matanya perlahan, semuanya putih. Dia pikir dia sudah matii. Tapi beberapa saat...

"Ratih, akhirnya kamu bangun. Jangan tidur nak, setelah melahirkan kamu tidak boleh tidur!"

"I...ibu!"

Ratih melihat ibunya.

"Iya ini ibu. Selamat ya nak, anak kamu laki-laki. Bibi Erma sedang mengikuti perawat yang membersihkannya..."

Ratih mencubit tangannya sendiri. Dan rasanya sakit.

'Ini bukan mimpi!' batinnya.

Ratih melebarkan matanya, dan berusaha bangun.

"Jangan bangun dulu..."

"Bu, tolong ikuti bibi Erma. Awasi anakku Bu, jangan biarkan dia sendirian, jangan biarkan anakku bersama bibi Erma. Cepat Bu!"

***

Bersambung...

1
awesome moment
skip n yg menyelamatkan rafa😉😄😉
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Akhirnya happy ending 🎉
Noer: akhirnya ending, ya ampun ini panjang loh ya kan kak
total 1 replies
Dilla Fadilla
masih hebatan maling motor daripada simon🤣
Noer: wkwk 🤣🤣
total 1 replies
Muft Smoker
udh Salah msh aj gx ngerasa Salah ,,
udh laa Sasha ni konsekuensi dr perbbuatan km ,,
Selamat menempuh hidup baru yx ,, 🤭🤭🤭🤭😏😏😏😏😏



🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Muft Smoker: yx kak ,, ni lgu yg nyiptain aq sendirii 🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Ria Adek
Yahh.. Si Simon, kirain dia seperti mafia² gitu, susah di tangkap.. Ternyata gampang banget nangkep nya.. 🤭
Payah kau Simon, penjahat kelas teri sok mau buat masalah dengan keluarga Sanjaya.. 🤣🤣🤣
Ria Adek: Siapa tuh..? Belum kenalan soalnya.. 🤔🤭
total 12 replies
Ria Adek
Ya begitulah jika seseorang terlalu mencintai..
Jika patah hati, rasanya seperti tertusuk belati..
Terlihat kuat jika pada orang lain, namun sangat sakit bila kata² tajam yg keluar justru dari orang yg di kasihi..
Mamam kau Sasha, kau bakal sampai mati di balik jeruji.. 🤭
Ria Adek: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
awesome moment
dasar g pake logika. care bin peduli blm tentu cinta. wagu mmg tu sasha
Noer: iya kan ya, gak boleh over feeling
total 1 replies
awesome moment
bnr2 cerdik
Noer: exactly
total 1 replies
Ria Adek
Tujuan Simon menculik Rafa untuk dijadikan barter atas pembebasan Sasha.. Benarkah..? 🤔
Noer: iya betul betul, eh kayaknya enggak deh 🤔
total 5 replies
Soraya
mampir thor
Ria Adek
Kerjaan Simon tuh pasti.. 🤔
Rafa di jadikan jaminan untuk membebaskan si Micin dari jeruji besi..
Apakah Ben akan menemukan Rafa kembali..?
Lalu, kemana mereka harus mencari..?
Ben, coba cari informasi melalui Cicitivi..
Yg ada di jalan raya, sadap semua, agar bisa tau kemana jalur mobil mereka pergi.. 😟
Ria Adek: Nahh.. Ternyata bener kan..? 😁
total 2 replies
Ria Adek
Emang begitu laki²..
Jika sudah ketemu pawang yg pas, maka dia sangat penurut sekali..
Di luar keliatan buas, pada pawangnya dia patuh seperti imut seperti bayi..
Yahh begitu lahh lelaki jika dia sangat mencintai istri / kekasih hati.. 🤭
Ria Adek: Aseeek..💃🏻💃🏻💃🏻🤭
total 4 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
oh tinggal nunggu jadwal metong micin 🤔🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
semoga Simon bisa cepat ketangkep
Noer: aamiin
total 1 replies
aku
krn lu jelek 😌
Noer: wah... tak dapat berkata-kata aku 😭
total 1 replies
vj'z tri
ya nambah toh waktu menginap nya 🤣🤣🤣🤣
Noer: iya gratis ini kan
total 1 replies
vj'z tri
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/ Rafa semoga baik baik saja
vj'z tri
Ben coba kau tanya k Noer kalau mau CARI Simon /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer: sini aku bisikin
total 1 replies
vj'z tri
/Shy//Shy//Shy//Shy/ ayah macan lagi kesel malah di tambah bikin kesel sama pengakuan Muh
Noer: iya kan ya
total 1 replies
yula
👍🏼💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!