NovelToon NovelToon
KONTRAK YANG TIDAK MASUK AKAL

KONTRAK YANG TIDAK MASUK AKAL

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Mars JuPiter🪐

Argantara, 27 tahun, supir setia keluarga Harsono yang hidupnya sederhana dibawa Pak Harsono dari panti asuhan tempat dia dibesarkan.
Dua belas tahun lalu, dia menyelamatkan nyawa Pak Harsono dari kecelakaan, dan sejak itu Pak Harsono menganggapnya seperti anak sendiri.

Kini Pak Harsono divonis kanker paru stadium tiga dan hanya punya waktu satu tahun.
Dia punya satu permintaan terakhir: "menikahkan Argantara dengan putri semata wayangnya, Kirana Prameswari"
Tujuannya bukan cinta, tapi agar Kirana yang keras kepala tidak merasa sendirian saat dia pergi...

Kirana Prameswari, pewaris perusahaan HARSONO yang dingin dan perfeksionis, awalnya menolak keras. Bagi dia, Argantara hanya supir dekil yang bau garasi.
Tapi demi sang ayah, dia terpaksa menerima pernikahan itu.
Tapi dibalik setujunya Kirana Ada kontrak yg hanya Kirana dan Arga yang tau.

Pernikahan yang dimulai dari kebohongan dan paksaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mars JuPiter🪐, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 Permintaan Seorang Ayah

Argantara bukan siapa-siapa...

Dia anak yatim piatu yang dibesarkan di Panti Asuhan Harapan Bangsa di daerah Tangerang. Sampai umur 15 tahun, Dia Berniat mencari pekerjaan untuk membantu keuangan panti asuhan tempat dia di besarkan, tapi ibu panti meminta Arga agar fokus belajar.

Hari itu hujan deras, dia lagi nyebrang jalan di depan Panti buat beli beras. Di sebrang jalan Arga melihat mobil berhenti di sebrang jalan. Seorang pria paruh baya keluar dari mobil Alphard menggunakan setelan jas Arga mengenali pria itu. tanpa pria itu sadari dari belakang ada mobil hitam jenis sedan ngebut yang hampir menabrak Pak Harsono.

Naluri Argantara langsung jalan. Dia lari, mendorong Pak Harsono hingga terjatuh ke trotoar, sementara dia sendiri yang terpental dan kepalanya benjol.

Pak Harsono selamat. Tapi Argantara pingsan 3 hari di klinik dekat panti.

Waktu sadar, yang pertama dia lihat bukan wajahnya sendiri di cermin, tapi Pak Harsono yang duduk di samping ranjang dengan wajah khawatir.

"Kenapa kamu nolongin saya, Nak? Kamu bisa mati," kata Pak Harsono pelan.

"Karena Tuan... karena tuan Orang paling penting buat Panti Asuhan kami?" jawab Argantara sambil senyum tipis.

Sejak hari itu, Pak Harsono mengajak Argantara untuk tinggal di rumah Pak Harsono. Bukan karena kasihan, tapi karena dia lihat hati Argantara yang tulus. Nyonya Anastasya istri pak Harsono juga sangat menerima Arga. Apalagi setelah tahu kalau Arga udah nyelametin Pak Harsono dari mobil yg hendak menabrak nya.

Arga bahkan di biayain sekolah sampai SMA. Tadinya Pak Harsono ingin Arga melanjutkan sampai S1/S2 tapi Arga menolaknya melihat Arga yg memang anak yg Cerdas, dia selalu mendapat peringkat pertama di sekolah.Tapi arga menolak karena Arga ingin melanjutkan pendidikannya dengan usaha sendiri.

Disamping Itu Kirana Prameswari anak semata wayang Pak Harsono usianya 2 tahun dibawah Arga, Dia begitu membenci Arga. Karena di sekolah nilainya selalu di bawah Arga dia takut perhatian ayahnya beralih ke Arga.Tapi arga tak pernah mempermasalahkan nya.Bahkan tak jarang Arga membantunya dalam belajar, tapi justru Kirana merasa harga dirinya di injak injak oleh anak panti bawaan Papanya.

"Aku benci Argantara sampe kapanpun aku selalu membencinya.. " Kalimat yg sering Kirana lantunkan.

Bagi Arga, Pak Harsono dan Nyonya Anastasya adalah orang tua yang nggak pernah dia punya disisi lain Kirana ia anggap Adik kesayangannya walaupun dia sendiri selalu dibenci. Tanpa sepengetahuan Kirana diam diam Arga selalu melindungi Kirana walaupun kirana tak pernah meminta. Di sekolah, mulai dari anak yang suka mengerjainnya. Terutama Tasya yang merasa tersaingi karena Kirana dikenal sebagai ratu sekolah. Cantik, Cerdas , dan berprestasi menjadikannya dia primadona sekolah.

Tapi sejak adanya Arga di sekolah yang sama denganya, sekarang Kirana harus rela jadi yg nomer 2 dalam hal prestasi.

"Kirana... Mau belajar

bareng nggak..?? tawar Arga

" cihh... Gak usah sok pinter deh... loh tu cuma anak panti.. "Jawaban yg cukup bikin dada Arga nyeri.

Tapi tak pernah sekalipun Arga masukin ke hati. bagi dia realita memang tak pernah bisa di bantah siapapun. Jadi Arga sudah tidak kaget dan sudah terbiasa.

Kadang takdir datang pada kita yg bahkan belum tau artinya kehidupan. Takan pernah ada makhluk hidup yang menginginkan dilahirkan hanya untuk di buang. Begitu pun dengan Arga, tapi tak pernah sekalipun Arga menyalahkan Tuhan yg sudah memberikan kehidupan padanya.

Hingga suatu hari Istri Pak Harsono nyonya Anastasya harus tutup usia karena penyakit jantung diusianya yg relatif muda di usia 35 tahun.

itu manjadi pukulan batin buat sang suami ayah kirana. yg lebih menyedihkan adalah Kirana satu bulan kira tak sekolah dan jarang keluar kamar.

Itu juga yg membuat Pak Harsono semakin terpukul.

Arga berusaha keras untuk menghibur sang nona, dengan berbagai tingkahnya yg kocak, kadang juga sengaja jahilin Kirana.

Itu semua Arga lakukan demi membuat Kirana bisa sembuh dan melupakan duka yang dialami... Sampai lambat laun Kirana bisa kembali ke Kirana semula...hanya saja jauh lebih dingin dan galak.

Begitulah hari hari berlalu, Arga bertahan hidup di rumah besar keluarga Harsono.. Dia bekerja apapun yang bisa dia kerjakan. Mulai dari bantu Bibi di dapur, Bantuin Pak Asep (supir keluarga ) nyuci mobil. kadang jadi asisten dapur, kadang jadi tukang cuci mobil, kadang jadi tukang kebun, Dan tentunya jadi pesuruh Nona Kirana.

beberapa tahun berlalu Arga Lulus SMA dengan peringkat satu jadi yg terbaik diangkatnya. Bagaimana dengan kirana...??Kirana satu tingkat dibawah Arga.

"Tuan...sa..saya mau bekerja sebagai supir gantiin pak Asep Tuan.. " ucap Arga agak takut..

(Belum lama pak Asep pensiun karena udah sepuh)

" Janga bercanda Arga...!! kamu harus lanjut kan kuliah ARGA..!! " jawab Pak Harsono tegas tapi penuh perhatian.

" Saya akan kuliah tuan... tapi untuk biaya kuliah biar saya aja. Saya tidak mau merepotkan Tuan lagi, Anggap saja saya bekerja pada tuan.. dan untuk gaji bisa saya pake buat biaya kuliah saya tuan... " jelas Arga panjang lebar.

"hehhhh.. Baiklah Nak kalau itu sudah jadi keputusan mu... saya tidak berhak memaksamu, kamu sekarang Sudah dewasa.. Papa bangga sama kamu.......ehh.. ehh ... maksudnya SAYA " ucap pak Harsono keceplosan.

Begitulah Arga memulai kehidupan nya sebagai Supir keluarga dan kuliah.... ? yahh ..Arga juga kuliah.

7 Tahun Kemudian

Jakarta diguyur hujan deras sejak sore. Garasi rumah keluarga Harsono tetap terang dan bersih, kontras sama jalanan di luar yang becek dan sepi.

Argantara, 25 tahun, jongkok di sudut garasi sambil menyeka ban Alphard hitam milik Pak Harsono. Kaos oblongnya basah karena cipratan air, sandal swallow-nya sudah lusuh tapi nyaman di kaki. Semua orang di rumah ini memanggilnya Arga .

Bagi Arga, ini hari biasa. Bangun jam 5, nyupir Pak Harsono ke kantor, nyuci mobil, lalu sore balik ke panti buat bantu Mas Udin bagiin makan malam buat 20 anak panti.

"Ga, bentar."

Suara Pak Harsono bikin Arga menoleh.

Pak Harsono berdiri di teras dengan batik cokelat lengan panjang. Tapi hari ini wajahnya pucat, dan tangannya sedikit gemetar saat memegang cangkir kopi.

"Siap Tuan," Arga langsung berdiri dan mengelap tangannya ke celana.

"Saya mau ngobrol sama kamu. Sendiri. Sekarang," kata Pak Harsono dengan nada serius yang belum pernah Arga dengar sebelumnya.

Arga mengangguk pelan. Hatinya tiba-tiba nggak enak.

Pak Harsono berjalan ke bangku kecil di sudut garasi lalu duduk. Arga ikut duduk bersila di lantai, menatap Pak Harsono dengan waspada.

"Ga... saya sakit, Ga."

Kata itu jatuh seperti petir di siang bolong.

Arga membelalak. "Sakit? Sakit apa Tuan?"

Pak Harsono menarik napas panjang. Matanya berkaca-kaca.

"Kanker paru stadium tiga, Ga. Dokter bilang saya cuma punya waktu satu tahun. Mungkin kurang."

Arga terdiam. Otaknya kosong. Orang yang selama ini jadi sandaran dia dan adik-adik panti, ternyata sedang menyembunyikan penyakit mematikan.

"Kenapa Tuan nggak bilang ke Non Kirana?" suara Arga bergetar.

"Karena saya nggak mau Kirana takut, Ga. Saya mau dia tetap jadi Kirana yang keras kepala dan mandiri. Tapi saya takut... kalau saya pergi, dia akan sendirian. Dan panti itu... siapa yang bakal jaga?"

Pak Harsono memegang bahu Arga dengan erat. "Saya percaya cuma kamu yang bisa jaga dia dan panti itu, Ga."

Arga menunduk. Dua belas tahun lalu di depan panti itu juga, dia menyelamatkan nyawa Pak Harsono.

Sekarang orang itu minta dia menikahi anak satu-satunya.

"Saya mau kalian nikah minggu depan, Ga. Pernikahan kontrak. Satu tahun."

Pak Harsono tersenyum getir. "Saya nggak mau Kirana tahu soal penyakit saya. Saya cuma mau dia merasa aman, merasa ada orang yang bisa dia andalkan... dan panti itu tetap ada."

Arga mengangkat kepala. "Tuan... ini berat sekali untuk saya."

"Saya tahu, Ga. Tapi saya mohon. Jaga Kirana dan panti itu untuk saya, seperti kamu jaga saya waktu di depan panti itu."

Arga terdiam lama. Hujan semakin deras di luar.

Akhirnya dia mengangguk pelan. "Saya... saya akan coba, Tuan. Demi Tuan... dan demi adik-adik di panti."

Pak Harsono menghela napas lega. "Terima kasih, Ga. Jangan kecewakan saya ya."

Pak Harsono berdiri dan masuk ke dalam rumah dengan langkah yang terlihat lebih lambat dari biasanya.

Arga masih duduk di lantai garasi. Di kepalanya sekarang ada dua yang harus Arga lindungi: Kirana Prameswari dan 20 anak panti yang nunggu dia pulang bawa beras.

Nikah sama perempuan yang selalu menyebutnya supir dekil itu... membayangkan saja Arga tak berani. Dari dulu Arga selalu menganggap Kirana

Adik kesayangannya.

Arga mengusap wajahnya dengan kedua tangan. "Ya Allah... tolong saya, ya Allah..."

[Bersambung...]

1
Tamirah
Kirana mulai mulai membuka hati untuk Arga yg tadinya menjaga jarak mulai resfek.
Tamirah
Merasa Anak orang kaya ,merasa cantik kalau nikah dgn sopir dekil apa lagi Anak panti wah gak level banget.Itu ciri makhluk Tuhan yg gak bersyukur.Apa pun yg ada di planet ini atas izin nya.kalau sudah kehendak-Nya apa pun bisa terjadi
jadi orang kaya gak perlu sombong.
💫Mars JuPiter🪐
Kalau suka cerita ini, jangan lupa kasih like nya 😊 biar Arga & Kirana bisa terus update🙏🏻
partini
maaf Thor bacanya langsung loncat,udah baca sinopsisnya
rumah tangga macam ini paling gampang di bikin huru" orang ketiga kalian berdua sama" suka diem"
💫Mars JuPiter🪐: makasih masukan nya kak😊
total 1 replies
Ella Ella
alur cerita yg menarik
💫Mars JuPiter🪐: thanks kak.. tunggu terus update nya 😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!