NovelToon NovelToon
Fairytale

Fairytale

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Romansa
Popularitas:164
Nilai: 5
Nama Author: @120

Dunia yang dihuni setiap manusia memiliki makna yang berbeda

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 1

Di sebuah kota Warsawa yang modern,layaknya anak jaman sekarang, muda mudi sangat suka berpesta dan berfoya-foya.

Mereka tidak pernah memikirkan bagaimana sulitnya mencari uang untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup.

Yang mereka tau hanyalah menghamburkan uang orang tua mereka dengan sangat mudah.

"Sekali lagi leon....!!!"

"gluk...gluk...gluk....puaaahhh....."

"leon..!!! Leon...!!leon..!!!"

Teriakan para wanita membuat pecah suasana club malam dengan musik yang keras dan goyangan para wanita yang membuat suasana semakin memanas.

"nah leon....,,apa kau tertarik dengan salah satu dari penari itu.??kau selalu saja menatapnya..??"tanya seorang pria.

"hem....,,,dia hanya sedang menarik perhatian saja..,,tidak ada yang spesial dari dirinya...,,apa kau tertarik.?? Aku akan membayarnya untukmu..!!!"

"wah...,,kau memang yang terbaik leon..,,,aku akan terus melayanimu sampai mati...!!!"

"berisik david..!! Kau selalu berkata omong kosong kepadaku.. ,,kau hanya mendekatiku karena uang kan..?? Dasar matre...!!!

"hahaha...apa begitu jelas..??tidak seperti itu leon.." jelas david.

"leon....,,apa kau mau minum lagi.??aku akan menuangkannya untukmu...,,"tanya seorang wanita

"tidak...!! Aku akan pergi ke hotel..!!"

Leon berdiri dari sofa sambil melempar sebuah kartu pada david.

"gunakan itu untuk bersenang-senang...,,jangan lupa..!! Setiap aku menelfon jangan pernah kau abaikan, apa kau mengerti.??!!"

"baik tuan leon...,," jawab david dengan semangat.

Leon mengendarai mobil kesayangannya meskipun dia habis minum minuman keras,tingkah yang arogan selalu membuatnya merasa sangat keren,meskipun membahayakan orang lain tapi dia tidak pernah peduli sekalipun membuat sebuah kecelakaan di jalan,itu hal biasa baginya dan semua bisa selesai dengan uang.

"huhuhu....kali ini aku selamat...,,memang hidupku selalu hoki..."

Leon memasuki hotel dan pergi ke kamar yang sudah dia pesan untuk waktu yang lama.

"mari bersenang- senang....!!!"

leon berjalan kearah nakas dan membuka laci,

"sreett...!!"

"sial...!! Dimana..?? Apa mereka terlambat.??"

Leon mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.

"hei bajingan apa kau mau menipuku.??sudah berapa lama aku berlangganan denganmu,kenapa kau mengecewakanku malam ini.??"

"hei bung...!! Aku sudah mengantarnya tepat waktu,kalau mau marah,marah lah pada orang yang seharusnya menyediakannya untukmu..!!!"

"sial...!!!!"

"tut...tut...tut...."

"bajingan,dia menutup telefonnya..!!!"

Leon yang sedikit mabuk bertambah marah membanting handphone genggam miliknya.

Disisi lain david yang telah menerima kartu dari leon memanfaatkannya dengan sangat baik.

"hei...hei...tuan david...,,apa kau tidak mengikuti tuan mu pergi ?"

"dia tidak mau ada yang mengganggunya saat di hotel,kenapa aku harus mengekorinya terus.??"

"apa yang dia lakukan disana..? Apa dia sedang meniduri wanita pujaannya..??kenapa dia tidak tertarik dengan wanita disini.??"tanya seorang wanita penghibur.

"oh...dia sedang menghisap sesuatu yang nikmat..,,jadi kenapa kau tidak fokus saja padaku alih-alih menanyakan leon terus.?aku sudah membayarmu untuk ini kan.??"

"ught..,,apa kau cemburu tuan david,lagi pula tuan leon yang membayarnya kan.?seharusnya aku melayaninya juga..."

"hah...dasar lacur..!!! Aku akan membuatmu pingsan malam ini...!!!"jelas david sambil menggoyangkan pinggulnya.

"aarrgghh....,,lakukan sesukamu tuan david..."

David menghabiskan malam dengan wanita penghibur yang berada di dalam club sesuai permintaan leon untuk bersenang-senang.

Setelah setengah jam menunggu akhirnya leon menerima ketukan dalam pintu kamar hotelnya.

"sialan...!!! Harus berapa lama aku menunggu..!!!"

Tanpa pikir panjang leon menarik lengan sang pengantar dan mendorongnya ke lantai sampai barang bawaannya jatuh berserakan.

"ma...mafkan aku tuan..,,aku harus menerima banyak tamu malam ini.."

"apa kau membuka jasa prostitusi juga.??dasar pelayan tidak berguna...!!!

Leon sangat marah dan mencengkeram kerah baju wanita yang menjadi seorang pengantar dan membantingnya ke dinding.

"bug...

"keuh...,,maafkan aku tuan..."

"apa kau tau.?gara-gara kau aku tidak bisa bersenang-senang malam ini..!!!kau mengambil berapa pekerjaan untuk mendapatkan uang hah.? Kenapa kau tidak bisa bekerja dengan benar..!! Apa kau tau siapa aku.??"

Wanita itu gemeteran saat leon bicara dengan nada tegas dan mata yang mengintimidasinya.

Kesombongan yang jelas terasa dan sikap arogan yang membuat seseorang merasa muak.

"tatap orang yang sedang bicara kepadamu !!!" teriak leon.

"ma...maaf tuan..."

"aku sudah sering mengantar pesanan itu ke kamar ini tanpa bertemu dengannya,tapi setelah melihatnya rasanya aku seperti akan mati hanya dengan tatapannya, dasar pecandu arogan..!!!aku harap kau cepat mati.!!" gumam sang wanita.

setelah menatap wajah sang wanita sedikit lama tersirat pikiran kotor leon pada wanita itu dan sedikit menyeringai yang membuat wanita itu merinding.

"karena kau sudah menghancurkan malam indahku...,,kau harus membayarnya pelayan.!!"

"me..membayarnya..??apa maksud anda tuan.??aku tidak memiliki cukup uang untuk aku berikan padamu.."

"uang kau bilang.?? Kau mengatakan tentang uang padaku.?hahaha....apa kau sedang mengejeku.!!!

"lepaskan bajumu...!!!!"

Wanita itu semakin melebarkan matanya,dia merasa terkejut dengan perkataan leon meskipun itu hal biasa bagi leon,namun wanita itu jelas ketakutan.

"tidak tuan...,,aku tidak mau melakukannya.!!"

Wanita itu menutup tubuhnya dengan kedua tangannya,gestur tubuhnya jelas menolak keinginan leon yang cabul.

Leon berjalan kearah kasur dan membuka kemejanya.

"baiklah....aku akan melaporkanmu ke polisi karena sudah menjadi kurir sabu, itu tidak masalah bagiku,tapi bagi dirimu akan menjadi masalah besar bukan ?? Kau tidak bisa menolak...!!"

Wanita itu tertunduk pasrah dengan ancaman yang diberikan oleh leon.

"Cepat lakukan..!!!"teriak leon.

Wanita itu pasrah dengan takdirnya itu,dia perlahan membuka kancing bajunya sedangkan leon sibuk mencari sesuatu di dalam nakas.

"Habis...!! Sial..!!"

"Kemari...!!!"

Sesuai perintah leon,wanita itu berjalan mendekati leon yang sudah membuka resleting celananya dan duduk di tepi kasur,wanita itu membuka bajunya dan menyisakan bra yang masih menempel.

"kenapa lama sekali..!!!"

Leon menarik tangan wanita itu dan bersimpuh di bawah kakinya,

"aku tidak bisa melakukannya tanpa pengaman,jadi kau gunakan mulutmu itu untuk memuaskanku malam ini, kau tau sendiri kalau menolak seorang leon kan.??"

"ba..baik tuan..."

Leon mendorong kepala wanita itu kearah bagian bawahnya,dengan hati-hati wanita itu mulai melumat dari pangkal sampai ujung.

"kau memiliki payudara yang indah,,sayang sekali jika hanya dilihat"

Leon mencoba meraih dada wanita itu namun ditangkis oleh wanita itu dengan cepat.

"plak...!!"

"oh...kau berani menolak rupanya.??"

Leon yang merasa tersinggung dengan penolakan itu mendorong kepala wanita itu dengan keras dan cepat,mulut wanita itu dipenuhi dengan batang miliknya yang menusuk pada tenggorokan wanita itu sampai menangis.

"brengsek...!!! Aku tidak bisa bernafas..!!"

Wanita itu meraih dada leon dengan tangannya dan mencakar dengan kukunya,dia sedikit tidak kuat dan ingin mengakhirinya namun tatapan leon merasa sangat puas dengan ekspresi yang dibuat wanita itu.sesekali wanita itu memukuli leon untuk menghentikan kegilaannya.

"hah...hah...hah...hah...."

Nafas yang terasa lega bagi leon saat cairan dalam tubuhnya keluar,begitu pula wanita itu yang bisa bernafas kembali dengan sedikit mual karena cairan itu tertelan olehnya.

"menjijikan..!! Sialan...!!!"

Tatapan sengit wanita itu pada leon tersembunyi saat dirinya mengambil pakaiannya dan membersihkan sisa cairan yang menempel pada dadanya,sedangkan leon berbaring diatas kasur dengan tenang.

"hei...pelayan....ingat..!! Saat aku kesini lagi,jika barang itu belum ada,bersiaplah..!! Kau akan membayarnya dengan tubuhmu, ingat itu..!!"

"baik tuan...,,saya permisi...!!!"

"oh...pergilah...!!"

Leon hanya melirik kepergian pelayan itu,dan niatnya untuk menghisap sabu sirna setelah lama menunggu dengan penuh amarah.leon memutuskan untuk tidur dengan nyenyak malam itu setelah melecehkan seorang karyawan hotel.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!