episode 5

adrian wijaya
adrian wijaya
KAU HANYA MILIKKU LUNA WILSON
*
**
***
di kamar luna
NovelToon
luna wilson
luna wilson
(luna sedang berbaring di atas tempat tidurnya)
luna wilson
luna wilson
(memikirkan kejadian dengan adrian di kantor tadi siang)
luna wilson
luna wilson
kenapa dia tiba-tiba bersikap seperti itu??
luna wilson
luna wilson
selama ini dia memang selalu menjagaku, tapi dia tidak pernah bertindak sampai sejauh ini
luna wilson
luna wilson
dan apa yang dia katakan kalau aku hanya miliknya
luna wilson
luna wilson
heh jangan bercanda
luna wilson
luna wilson
bagaimana mungkin aku bisa menjadi miliknya, kami kan saudara
luna wilson
luna wilson
meskipun bukan saudara kandung
luna wilson
luna wilson
aishh apa yang harus aku lakukan sekarang
waktu makan malampun tiba
NovelToon
sarah dan tuan wilson sudah menunggu luna dan adrian di ruang makan
luna wilson
luna wilson
(lunapun datang lebih awal dari pada adrian)
luna wilson
luna wilson
selamat malam pa, ma (*nada cuek)
tuan wilson
tuan wilson
malam sayang
sarah
sarah
selamat malam (cuek)
sarah
sarah
dimana adrian?
sarah
sarah
kenapa dia masih belum turun dari kamarnya?
luna wilson
luna wilson
aku tidak tau
adrian wijaya
adrian wijaya
(adrian yang baru saja datang)
adrian wijaya
adrian wijaya
aku disini ma
sarah
sarah
kamu kenapa lama sekali adrian?
sarah
sarah
kami sudah menunggu kamu dari tadi
adrian wijaya
adrian wijaya
maaf ma, ada pekerjaan mendesak yang harus adrian selesaikan
tuan wilson
tuan wilson
kamu jangan terlalu memaksakan diri
tuan wilson
tuan wilson
kamu juga harus ingat untuk menjaga kesehatanmu
tuan wilson
tuan wilson
jangan terlalu sibuk bekerja
luna wilson
luna wilson
(hanya diam mendengarkan obrolan mereka)
sarah
sarah
iya adrian
sarah
sarah
kamu harus dengarkan apa yang dikatakan oleh papa mu
sarah
sarah
sekali-kali kamu juga harus menikmati hidupmu
sarah
sarah
jalan-jalan dengan teman atau pacarmu
sarah
sarah
mama juga ingin melihatmu segera menikah
luna wilson
luna wilson
(luna yang sedang makan tersedak karena mendengar ucapan sarah)
luna wilson
luna wilson
cough-cough
adrian wijaya
adrian wijaya
(menatap luna)
tuan wilson
tuan wilson
luna, ini minum dulu (memberikan minum pada luna)
tuan wilson
tuan wilson
kamu ini gimana sih sayang, kalau makan itu pelan-pelan
luna wilson
luna wilson
ii-iiya pa
adrian wijaya
adrian wijaya
mungkin luna seperti itu karena mendengar ucapan mama yang memintaku segera menikah pa
tuan wilson
tuan wilson
benarkah luna??
sarah
sarah
(menatap luna dan adrian secara bergantian)
sarah
sarah
~ada apa dengan mereka, kenapa adrian bersikap seperti itu
luna wilson
luna wilson
i-iiya pa, luna cuma kaget aja
adrian wijaya
adrian wijaya
~hmmm jadi kau mengakuinya
tuan wilson
tuan wilson
oooh karena mamamu menyebut pernikahan, papa jadi ingat kalau sekretaris kamu (emily) dekat denganmu kan adrian?
tuan wilson
tuan wilson
dia juga sepertinya gadis yang baik dan juga cantik
sarah
sarah
benarkah adrian?? kamu sudah memiliki pacar tapi tidak pernah memberitahu mama?
luna wilson
luna wilson
~menatap adrian
adrian wijaya
adrian wijaya
~melihat ke arah luna
luna wilson
luna wilson
~menundukkan kepala
sarah
sarah
kapan-kapan kamu harus membawanya kesini dan memperkenalkannya pada mama
sarah
sarah
mama juga harus tau gadis seperti apa yang akan jadi menantu di rumah ini
adrian wijaya
adrian wijaya
aku akan membawanya...
luna wilson
luna wilson
~kaget dan menatap tajam ke arah adrian
adrian wijaya
adrian wijaya
tapi setelah aku menemukan orang yang tepat untuk berada disisiku
adrian wijaya
adrian wijaya
karena emily bukanlah pacarku
adrian wijaya
adrian wijaya
AKU MENYUKAI ORANG LAIN, TAPI AKU BELUM BISA MENDAPATKANNYA
luna wilson
luna wilson
~jadi kau menyukai orang lain
luna wilson
luna wilson
~lalu kenapa kau malah menciumku
luna wilson
luna wilson
~dasar cowok brengsek
luna wilson
luna wilson
pah, luna udah selesai...luna mau ke kamar duluan ya
tuan wilson
tuan wilson
kamu gpp kan luna?
luna wilson
luna wilson
luna gpp kok pah
adrian wijaya
adrian wijaya
kalau gitu adrian juga ke kamar ya pa, ma
tuan wilson
tuan wilson
waaah sepertinya kamu mau kabur ya adrian
tuan wilson
tuan wilson
biar papa dan mama tidak menanyakan masalah pacarmu lagi!!
adrian wijaya
adrian wijaya
haha papa tau aja
di lorong dekat kamar luna
NovelToon
adrian wijaya
adrian wijaya
~adrian berdiri di depan pintu kamar luna
adrian wijaya
adrian wijaya
kenapa kau tiba-tiba pergi seperti itu?
adrian wijaya
adrian wijaya
apa kau cemburu karena mama menyebut nama emily?
luna wilson
luna wilson
~diam mendengarkan perkataan adrian
adrian wijaya
adrian wijaya
kau tidak akan menjawabku?
adrian wijaya
adrian wijaya
ayolah luna...apa kau harus selalu seperti ini
adrian wijaya
adrian wijaya
ada apa denganmu belakangan ini
luna wilson
luna wilson
~membuka pintu kamar
adrian wijaya
adrian wijaya
~masuk ke kamar luna
adrian wijaya
adrian wijaya
katakan padaku kenapa!!!
luna wilson
luna wilson
tidak ada apa-apa
luna wilson
luna wilson
kalau kau sudah selesai bicara keluarlah!
adrian wijaya
adrian wijaya
benarkah?? kau yakin tidak ada apa-apa?
luna wilson
luna wilson
Iya
adrian wijaya
adrian wijaya
heh(mencemooh)
adrian wijaya
adrian wijaya
kalau begitu kau tidak masalah jika aku berpacaran dengan emily?
luna wilson
luna wilson
(jadi kau benar-benar mempermainkanku)
luna wilson
luna wilson
apapun yang kau lakukan tidak ada urusannya denganku
luna wilson
luna wilson
jadi kau bisa lakukan apapun yang kau inginkan
luna wilson
luna wilson
lagipula aku hanya saudara tirimu
adrian wijaya
adrian wijaya
~marah mendengar kata-kata luna
adrian wijaya
adrian wijaya
HANYA??
adrian wijaya
adrian wijaya
jadi setelah apa yang ku katakan padamu kemaren tidak ada artinya?
adrian wijaya
adrian wijaya
aku tetap saja HANYA akan menjadi saudara tiri bagimu
adrian wijaya
adrian wijaya
~pergi meninggalkan luna
adrian wijaya
adrian wijaya
~membanting pintu kamar
*di dalam kamar luna
NovelToon
luna wilson
luna wilson
(setelah adrian pergi dalam keadaam marah)
luna wilson
luna wilson
*luna menangis
luna wilson
luna wilson
~sob...sniff
luna wilson
luna wilson
kenapa?
luna wilson
luna wilson
kenapa harus jadi seperti ini
luna wilson
luna wilson
apa yang sudah aku lakukan
luna wilson
luna wilson
kenapa aku mengatakan hal itu padanya
adrian wijaya
adrian wijaya
~adrian mengambil ponselnya
adrian wijaya
adrian wijaya
~mengirim pesan pada emily
Episodes
1 mencari kebenarannya
2 cemburu
3 cemburu 2
4 ciuman
5 episode 5
6 episode 6
7 episode 7
8 episode 8
9 episode 9
10 episode 10
11 episode 11
12 episode 12
13 episode 13
14 episode 14
15 episode 15
16 episode 16
17 episode 17
18 episode 18
19 episode 19
20 episode 20
21 episode 21
22 episode 22
23 episode 23
24 episode 24
25 episode 25
26 episode 26
27 episode 27
28 episode 28
29 episode 29
30 episode 30
31 episode 31
32 episode 32
33 episode 33
34 episode 34
35 episode 35
36 episode 36
37 episode 37
38 author gak jelas
39 episode 39
40 episode 40
41 episode 41
42 episode 42
43 episode 43
44 episode 44
45 episode 45
46 episode 46
47 episode 47
48 episode 48
49 episode 50
50 episode 51
51 episode 52
52 episode 53
53 episode 54
54 episode 55
55 episode 55
56 episode 56
57 episode 56
58 episode 53
59 episode 54
60 episode 55
61 kesalahan teknis
62 episode 56
63 episode 57
64 episode 58
65 episode 59
66 episode 60
67 episode 61
68 episode 62
69 episode 63
70 episode 64
71 episode 65
72 episode 66
73 episode 67
74 episode 68
75 episode 69
76 episode 70
77 episode 71
78 episode 72
79 episode 73
80 episode 74
81 episode 75
82 episode 76
83 episode 77
84 episode 78
85 episode 79
86 episode 80
87 episode 81
88 episode 82
89 episode 83
90 episode 84
91 episode 85
92 episode 86
93 episode 87
94 episode 88
95 episode 89
96 episode 90
97 episode 91
98 episode 92
99 episode 93
100 episode 94
101 episode 95
102 episode 96
103 episode 97
104 episode 98
105 episode 99
106 episode 100
107 episode 101
108 102
Episodes

Updated 108 Episodes

1
mencari kebenarannya
2
cemburu
3
cemburu 2
4
ciuman
5
episode 5
6
episode 6
7
episode 7
8
episode 8
9
episode 9
10
episode 10
11
episode 11
12
episode 12
13
episode 13
14
episode 14
15
episode 15
16
episode 16
17
episode 17
18
episode 18
19
episode 19
20
episode 20
21
episode 21
22
episode 22
23
episode 23
24
episode 24
25
episode 25
26
episode 26
27
episode 27
28
episode 28
29
episode 29
30
episode 30
31
episode 31
32
episode 32
33
episode 33
34
episode 34
35
episode 35
36
episode 36
37
episode 37
38
author gak jelas
39
episode 39
40
episode 40
41
episode 41
42
episode 42
43
episode 43
44
episode 44
45
episode 45
46
episode 46
47
episode 47
48
episode 48
49
episode 50
50
episode 51
51
episode 52
52
episode 53
53
episode 54
54
episode 55
55
episode 55
56
episode 56
57
episode 56
58
episode 53
59
episode 54
60
episode 55
61
kesalahan teknis
62
episode 56
63
episode 57
64
episode 58
65
episode 59
66
episode 60
67
episode 61
68
episode 62
69
episode 63
70
episode 64
71
episode 65
72
episode 66
73
episode 67
74
episode 68
75
episode 69
76
episode 70
77
episode 71
78
episode 72
79
episode 73
80
episode 74
81
episode 75
82
episode 76
83
episode 77
84
episode 78
85
episode 79
86
episode 80
87
episode 81
88
episode 82
89
episode 83
90
episode 84
91
episode 85
92
episode 86
93
episode 87
94
episode 88
95
episode 89
96
episode 90
97
episode 91
98
episode 92
99
episode 93
100
episode 94
101
episode 95
102
episode 96
103
episode 97
104
episode 98
105
episode 99
106
episode 100
107
episode 101
108
102

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!