Ayunna (Gadis Cantik Milik Tuan Zee)
Part 4
Di sebuah mansion, seorang wanita tengah cemas menunggu seseorang yang hilang tanpa kabar.
Sherina Choi
Sebenarnya, dia pergi kemana?
Daniel
Saya sudah mencarinya kemana-mana, Nona. Tapi belum ada hasilnya *menunduk
Sherina Choi
Harusnya kau cari dengan benar! Bukannya dia selalu pergi denganmu?
Daniel
Dua hari lalu, tuan meminta saya untuk pergi ke perusahaan. Dia mengatakan dia akan baik-baik saja kalau dia pergi sendirian.
Sherina Choi
Kalau baik-baik saja, kenapa dia belum pulang? Hah! *membentak
Daniel
Maafkan saya, Nona.
Tapi ... Yang lain masih mencarinya 😔
Sherina Choi
Bagaimana bisa kau seorang sekertarisnya tidak tau dia pergi kemana! Tidak masuk akal sekali!! 😠
Daniel
Maafkan saya, Nona.
Saya sedang berusaha mencarinya.
Wanita itu menggebrak meja dengan sangat keras membuat semua orang yang berada di sana terkejut.
Sherina Choi
Saya tidak mau tahu, cari dia sampai dapat! Kau memiliki waktu 2 hari, kalau dia masih tidak di temukan. Saya yang akan mencarinya sendiri!!
Wanita itu menatap tajam ke arah mereka. Lalu bergegas pergi meninggalkannya, dengan amarah yang begitu memuncak.
Ayunna Yuishabella
Apa Yunna bawa makanan? Baju ganti dan ....
Ayunna Yuishabella
Ah, tidak!! Kenapa Yunna harus repot-repot mengurusnya? Bukankah dia bukan siapa-siapa? *bingung
Ayunna duduk di kursi meja makan. Dia memejamkan matanya beberapa saat, mencoba mengontrol emosinya.
Ayunna Yuishabella
Yunna sudah berniat untuk membantunya sampai dia bertemu keluarganya kan? *berubah pikiran
Ayunna Yuishabella
Benar! Kasian, kalau Yunna yang ada di posisinya bagaimana?
Ayunna beranjak dari tempat duduknya, dia dengan cepat membuat makanan untuk dibawa ke rumah sakit. Tak lupa, dia juga membuat bubur dan sup untuk pria yang dia tolong.
Ayunna Yuisha bella, atau sering di sapa Yunna.
Dia adalah gadis cantik dan manis yang memiliki keterampilan dalam memasak berbagai macam bahan makanan.
Tak hanya itu, Ayunna di kenal sebagai gadis yang ramah dan memiliki sifat yang sangat baik.
Walaupun hidup sendiri tanpa teman atau orang tua. Ayunna sangat bersemangat menjalani hidup, karena dia berpikir, dia akan hidup dengan baik sama seperti saat masih ada orang tua.
Orang tuanya ingin Ayunna hidup dengan baik, walau tanpa mereka.
Hingga akhirnya tidak ada alasan lain, selain kuat dan mencoba membuat hari-harinya begitu menyenangkan walau sesekali dia merasakan sedikit rasa sepi di hidupnya.
Comments