BI BAB 3 - Kerasukan.

Terpantau kampung yang seharusnya sudah sepi karena jam yang telah menunjukan pukul 2.00 itu tak longgar-longgar ributnya sedari tadi. Kondisi sekitar sedang kacau balau, para warga kelimpungan membuatkan apa yang sosok didalam tubuh pria itu minta. Pria itu kerasukan.

Matanya merah menyala, mulutnya menyeringai, kedua kaki dan tangannya diikat dengan tali.

Menyeramkan.

"Haduehh gimana nih pak, saya cuma mampu menyediakan kopi pahit dan kopi manis. Sedangkan apa yang 'ia' minta lainnya bahannya saya belum ada." Ujar wanita bongsor tampak gusar.

Beberapa saat yang lalu si pria yang kerasukan berteriak meminta di berikan sejen dan lain sebagainya, para warga tentu dibuat repot oleh permintaannya yang ini itu.

Udah minta, banyak mau lagi.

Seorang pria paruh baya yang di kenal sesepuh di kampung menghela nafas. "Kalau permintaannya gak dituruti dia gak bakal mau keluar." Ujarnya sembari memijat pelipis.

"AAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHRRR!!" Lagi dan lagi jeritan yang mengerikan itu terdengar, membuat keadaan yang sebenarnya sudah kacau menjadi jauh lebih chaos lagi.

Beberapa warga yang mendengar teriakan keras itu berhasil dibuat merinding sampai-sampai tubuh mereka bergetar hebat, ada yang memilih untuk menutupi telinga mereka, ada juga yang menutup telinga anak-anak yang bandel tetap ikut keluar.

Ngomong-ngomong aku adalah salah satu dari anak itu. Mama dan adikku mengurung diri dirumah, mereka ketakutan sampai melupakan aku.

Kampret.

"Pak, ini telur rebus ayam kampungnya sudah siap." Seorang ibuk-ibuk berdaster pink berlari menghampiri sembari membawakan tiga butir telur ayam kampung atau apalagi itu. Entah untuk apa, mungkin untuk 'dia' yang sedang mengamuk.

"Pak! Mba Sarah juga udah dateng," seorang bapak-bapak berteriak menimpali sembari menggiring seorang wanita yang masih terbilang muda dibelakangnya.

Mbak sarah adalah wanita yang 'paham' sehingga sesepuh kampung meminta mbak Sarah untuk ikut masuk bersamanya. Namun yang membuat bocah sesantai aku salah fokus seperti ini adalah..

Degh..

Aku melirik mbak Sarah yang entah kenapa menatapku begitu lekat. Aku tidak tahu apa yang ia pikirkan, namun dari sorot yang begitu dalam dan berhati-hati tersebut..

Wuisshh~

Setelah sesepuh kampung dan mbak Sarah berbincang singkat dengan para warga, aku kurang ingat apa yang mereka bicarakan namun setelahnya mereka pun masuk kedalam rumah tempat pria yang kerasukan diikat.

Mbak sarah dan sesepuh kampung mendorong pintu dan mulai masuk kedalam rumah. Tampak beberapa warga sedang berjaga di depan pintu kamar tempat pria kerasukan berada.

"Assalamualaikum," sesepuh dan mbak Sarah memberi salam.

Berpindah padaku yang planga-plongo, kuamati para warga sekitar yang tampak gusar.

Bagaimana pun ini adalah kerasukan terparah yang pernah terjadi di kampung, tentu saja seisi kampung dibuat gempar.

"Hey, kamu kok masih diluar? Kan bocil lagi gak boleh keluar."

Pemuda jangkung tiba-tiba sok akrab dengan mengapit kepala ku pada ketiaknya yang untungnya tidak bau. Aku mendelik, kutatap ia setajam mungkin yang bukannya membuatku terlihat seram malah membuat wajahku terlihat lawak. Kenapa aku bisa tahu? Karena aku merasa cringe sendiri, hehe.

"Hahahaa! Galak banget sih!" tak kuat menahan gemas, pemuda jangkung kampret lantas tergelak disaat warga sekitar lagi hening-heningnya.

Aku yang khawatir menjadi pusat perhatian langsung kelabakan berusaha menyadarkan pemuda jangkung dengan cara memukul-mukul tulang keringnya itu.

'kan!'

Namun sepertinya telah percuma karena semua pasang mata telah tertuju pada kami dan si pemuda bangke di sebelahku itu belum sadar akan situasi juga.

"Dek, mending kamu bawa bocil itu pulang deh! Daripada kalian kerikikan disini." mbak-mbak berwajah galak menegur. Ia mempelototiku tajam lalu memberi anggukan pada pemuda jangkung di sebelahku.

Si kampret di sebelahku menghentikan tawanya lalu dengan kampret lagi memarkirkan tangan ke depan mulut dengan gerakan anggun.

"Kamu kok gak bilang.." bisiknya malu sendiri, sebelah tangan nganggur pemuda jangkung tersebut terangkat lalu mengibas-ngibas angin, salah tingkahnya seperti bencong taman lawang.

...(( komentator X : pftt,, kayak laki author ))...

...(( MissThor : komentator Dajjal. ))...

"OI! BAWA DIA PULANG!" Tiba-tiba suara khodam si mbak berwajah galak menyambar kami berdua bak petir. Entah ia keturunan samson betawi, mantan polwan, pemandu senam ibu-ibu depan Indomart, wanita punya belalai, atau apalah!

Intinya suara yang secara mengagetkan berubah menjadi maskulin itu langsung membuat pemuda jangkung di sebelahku ketakutan dan menyeretku sampai aku melayang untuk kembali kerumah.

Wuss~

Aku mengukir senyum konyol karena merasakan sensasi melayang diudara yang membagongkan.

Ting!

Notifikasi tersebut langsung menarik aku untuk kembali ke masa sekarang. Aku bangkit dari rebahan lalu turun dari tempat tidur untuk mengambil si kentang yang tergeletak diatas meja belajar.

Kuamati layar handphone yang menampilkan notifikasi chat dari Rama. Si pemuda jangkung menyebalkan yang kini telah menjelma menjadi pria dewasa yang sialnya berstatus guruku.

Rama pjok

Oy!

P

P

P

Pr tugas vidio senam yang aku suruh udah dibuat belom? Kalau belum cepet buat!!

^^^Anda^^^

^^^Aku lagi sakit pak.^^^

^^^Dari kemaren malem badan aku meriang(⁠╯⁠︵⁠╰⁠,⁠)^^^

Rama pjok

??

Terus yang aku liat tadi pagi dipasar siapa:)?

Kamu bohong(⁠θ⁠‿⁠θ⁠)??

Aku meringis. Cepat-cepat aku menjauhkan diri dari si kentang.

Mampus aku.

Episodes
1 BI BAB 1 - Teman ganjen.
2 BI BAB 2 - Adik merajuk.
3 BI BAB 3 - Kerasukan.
4 BI BAB 4 - Joging malam.
5 BI BAB 5 - Plak.
6 BI BAB 6 - Praktik kayang.
7 BI BAB 7 - Keselek bakso.
8 BI BAB 8 - Starla pembalap.
9 BI BAB 9 - Apalagi ini.
10 BI BAB 10 - Sebuah pertanda.
11 BI BAB 11 - Intel dadakan.
12 BI BAB 12 - Setan lidah panjang.
13 BI BAB 13 - Dasar Starla.
14 BI BAB 14 - Tuan muda Clop.
15 BI BAB 15 - Kehebohan Starla.
16 BI BAB 16 - Tumbal pesugihan.
17 BI BAB 17 - Tangkap mereka.
18 BI BAB 18 - Pusing dikit.
19 BI BAB 19 - Pantas saja.
20 BI BAB 20 - Akibat belagu.
21 BI BAB 21 - Penglaris.
22 BI BAB 22 - Ketua kelas.
23 BI BAB 23 - Warung pecel.
24 BI BAB 24 - Kita.
25 BI BAB 25 - Rencana Edo.
26 BI BAB 26 - Pocong pink.
27 BI BAB 27 - Sungai tenang.
28 BI BAB 28 - Menunggu.
29 BI BAB 29 - Tolong bantu ibu.
30 BI BAB 30 - Mengendap-endap.
31 BI BAB 31 - Libur.
32 BI BAB 32 - Tetap begini, Ram.
33 BI BAB 33 - Battle manusia lidi.
34 BI BAB 34 - Cari angin.
35 BI BAB 35 - Perbincangan singkat.
36 BI BAB 36 - si kecil Kaunnie.. saya datang.
37 BI BAB 37 - Kediaman Clop.
38 BI BAB 38 - Meng hampa.
39 BI BAB 39 - Maafin mama.
40 BI BAB 40 - Terbangun di tempat asing.
41 BI BAB 41 - Alam jamet kelap-kelip.
42 BI BAB 42 - Tuyul.
43 BI BAB 43 - Cape? istirahat dulu.
44 BI BAB 44 - Lama terjebak.
45 BI BAB 45 - Kuntilanak.
46 BI BAB 46 - Ini apalagi sialan.
47 BI BAB 47 - Sakit sekali.
48 BI BAB 48 - Sebast- iblis.
49 BI BAB 49 - Bukan iblis.
50 BI BAB 50 - Hilangnya Kaunnie.
51 BI BAB 51 - Cinta semasa kecil.
52 BI BAB 52 - Tidak sampai-sampai.
53 BI BAB 53 - Edo.
54 BI BAB 54 - Malapetaka.
55 BI BAB 55 - Lo harus aman.
56 BI BAB 56 - SMA tuyul berdendang.
57 BI BAB 57 - Memaafkan.
58 BI BAB 58 - Gue kira Kaunnie.
59 BI BAB 59 - Anak mama.. syukurlah.
60 BI BAB 60 - Iya. itu aku.
61 BI BAB 61 - Gak jadi masalah.
62 BI BAB 62 - Masih sangat takut.
63 BI BAB 63 - Mari kita cari tahu.
64 BI BAB 64 - Masa lalu Sebastian.
65 BI BAB 65 - Rencana.
66 BI BAB 66 - Jadi semua rencananya.
67 BI BAB 67 - Mereka terancam.
68 BI BAB 68 - Penyatuan.
69 BI BAB 69 - Kembali.
70 BI BAB 70 - Kebersamaan singkat.
71 BI BAB 71 - Janji.
72 BI BAB 72 - Ragu.
73 BI BAB 73 - Aku datang, Sebastian.
Episodes

Updated 73 Episodes

1
BI BAB 1 - Teman ganjen.
2
BI BAB 2 - Adik merajuk.
3
BI BAB 3 - Kerasukan.
4
BI BAB 4 - Joging malam.
5
BI BAB 5 - Plak.
6
BI BAB 6 - Praktik kayang.
7
BI BAB 7 - Keselek bakso.
8
BI BAB 8 - Starla pembalap.
9
BI BAB 9 - Apalagi ini.
10
BI BAB 10 - Sebuah pertanda.
11
BI BAB 11 - Intel dadakan.
12
BI BAB 12 - Setan lidah panjang.
13
BI BAB 13 - Dasar Starla.
14
BI BAB 14 - Tuan muda Clop.
15
BI BAB 15 - Kehebohan Starla.
16
BI BAB 16 - Tumbal pesugihan.
17
BI BAB 17 - Tangkap mereka.
18
BI BAB 18 - Pusing dikit.
19
BI BAB 19 - Pantas saja.
20
BI BAB 20 - Akibat belagu.
21
BI BAB 21 - Penglaris.
22
BI BAB 22 - Ketua kelas.
23
BI BAB 23 - Warung pecel.
24
BI BAB 24 - Kita.
25
BI BAB 25 - Rencana Edo.
26
BI BAB 26 - Pocong pink.
27
BI BAB 27 - Sungai tenang.
28
BI BAB 28 - Menunggu.
29
BI BAB 29 - Tolong bantu ibu.
30
BI BAB 30 - Mengendap-endap.
31
BI BAB 31 - Libur.
32
BI BAB 32 - Tetap begini, Ram.
33
BI BAB 33 - Battle manusia lidi.
34
BI BAB 34 - Cari angin.
35
BI BAB 35 - Perbincangan singkat.
36
BI BAB 36 - si kecil Kaunnie.. saya datang.
37
BI BAB 37 - Kediaman Clop.
38
BI BAB 38 - Meng hampa.
39
BI BAB 39 - Maafin mama.
40
BI BAB 40 - Terbangun di tempat asing.
41
BI BAB 41 - Alam jamet kelap-kelip.
42
BI BAB 42 - Tuyul.
43
BI BAB 43 - Cape? istirahat dulu.
44
BI BAB 44 - Lama terjebak.
45
BI BAB 45 - Kuntilanak.
46
BI BAB 46 - Ini apalagi sialan.
47
BI BAB 47 - Sakit sekali.
48
BI BAB 48 - Sebast- iblis.
49
BI BAB 49 - Bukan iblis.
50
BI BAB 50 - Hilangnya Kaunnie.
51
BI BAB 51 - Cinta semasa kecil.
52
BI BAB 52 - Tidak sampai-sampai.
53
BI BAB 53 - Edo.
54
BI BAB 54 - Malapetaka.
55
BI BAB 55 - Lo harus aman.
56
BI BAB 56 - SMA tuyul berdendang.
57
BI BAB 57 - Memaafkan.
58
BI BAB 58 - Gue kira Kaunnie.
59
BI BAB 59 - Anak mama.. syukurlah.
60
BI BAB 60 - Iya. itu aku.
61
BI BAB 61 - Gak jadi masalah.
62
BI BAB 62 - Masih sangat takut.
63
BI BAB 63 - Mari kita cari tahu.
64
BI BAB 64 - Masa lalu Sebastian.
65
BI BAB 65 - Rencana.
66
BI BAB 66 - Jadi semua rencananya.
67
BI BAB 67 - Mereka terancam.
68
BI BAB 68 - Penyatuan.
69
BI BAB 69 - Kembali.
70
BI BAB 70 - Kebersamaan singkat.
71
BI BAB 71 - Janji.
72
BI BAB 72 - Ragu.
73
BI BAB 73 - Aku datang, Sebastian.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!