03

h a p p y r e a d i n g
Beberapa jam telah berlalu dan sekarang sudah menunjukkan pukul 12 siang. Ini adalah waktunya untuk seluruh karyawan makan siang dan istirahat.
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
//masih fokus pada laptop//
Nara Agatha
Nara Agatha
Bapak… //memanggil Arga//
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
//hanya mengabadikan dan terus fokus pada laptop//
Nara Agatha
Nara Agatha
(Ck, tuli kah?) //batin//
Nara perlahan berjalan mendekati Arga.
Nara Agatha
Nara Agatha
BAPAKKK!!! bapak dengar saya kan pak?
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
//menatap tajam// kamu mau apa lagi? Jangan ganggu saya!
Nara Agatha
Nara Agatha
Bapak ini sudah waktunya istirahat, bapak gak mau makan? Awas sakit loh pak, gak boleh telat makan
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
//melihat jam tangan// (Ah, hampir lupa)
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
//melirik Nara// terus apa hubungannya saya mau makan atau enggak?
Nara Agatha
Nara Agatha
Loh pak, ya jelas ada lah! Saya kan sekretaris bapak, jadi sebagai sekretaris yang baik saya harus mengingatkan bapak, nanti kalau bapak sakit kan saya juga yang lembur. Saya gak mau lembur pak, cape. Hehehe… //cekikikan pelan//
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
Terserah… //kembali fokus pada laptop//
Nara Agatha
Nara Agatha
(Ish! Nyebelin banget jadi orang!)
Nara Agatha
Nara Agatha
Kalau bapak gak mau ke kantin, saya aja yang bawa makanan kesini ya pak… //berlari menuju kantin//
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
(Aish, bocah…)
Selang beberapa saat, Nara pun datang dengan membawa dua nampan makanan. Satu untuk Arga dan Satu untuk dirinya sendiri.
Nara Agatha
Nara Agatha
Bapak, ini saya bawain makanan. Enak loh pak makanannya, bapak yakin gak mau makan? Atau mau saya suapin?
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
Ck! Gak usah, saya punya tangan //mengambil nampan makanan//
Nara Agatha
Nara Agatha
Hehe… bercanda pak, nanti kalau mau nambah panggil saya ya pak! //mengedipkan mata lalu berjalan kembali ke mejaku dan mulai makan//
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
(ih…) //bergidik ngeri//
.
Setelah Mereka selesai makan siang dan istirahat sebentar, mereka kembali bekerja.
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
//menutup laptop//
Nara Agatha
Nara Agatha
//melirik laptop// loh? Bapak udah selesai? Bapak mau kemana? Kan jadwal meeting jam 4 sore //mengecek jadwal//
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
Saya bosan
Nara Agatha
Nara Agatha
Hah gimana? Emang pekerjaan bapak udah selesai? //mengerutkan alis//
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
Sudah, kalau belum saya gak akan bilang kalau saya bosan! //roll eyes//
Nara Agatha
Nara Agatha
Oh iya juga ya Pak, bentar pak saya pikir dulu…. //berpikir//
Nara Agatha
Nara Agatha
Gimana kalau saya sewain cewe Lc gitu pak, bapak mau?
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
Hah?!! Kamu pikir saya cowok apaan sewa-sewa kayak gitu?!! //kesal//
Nara Agatha
Nara Agatha
Oh gak mau ya? Maaf pak… saya pikirkan yang lebih menarik… //berpikir//
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
Gak usah… //berdiri dari kursi// saya mau keluar jalan jalan sebentar…
Nara Agatha
Nara Agatha
PAK IKUT!!!
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
GAK!!! Apaan sih kamu ini?
Nara Agatha
Nara Agatha
Loh pak! Saya kan sekretaris bapak! Ini kan masih jam kerja, jadi saya harus ikut bapak kemanapun bapak pergi!
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
Kamu jangan kelewatan ya! Kamu mau saya pecat sekarang? //menatap tajam//
Nara Agatha
Nara Agatha
Eh… yaudah deh pak… saya gak ikut
Nara Agatha
Nara Agatha
Tapi saya nitip es krim ya pak!
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
Saya bukan gojek! //berjalan keluar ruangan//
Nara Agatha
Nara Agatha
PAK SATU AJA PAK, NANTI SAYA GANTI KOK UANG BAPAK!!
.
Arga berjalan keluar dari gedung perusahaan dengan kesal. Dia tidak habis pikir akan memiliki sekretaris seperti Nara.
Narendra Wijaya
Narendra Wijaya
Arga!
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
//melirik//
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
Naren… bisa lo jelasin semuanya?
Narendra Wijaya
Narendra Wijaya
//mengangkat sebelah alis// jelasin apa?
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
Tentang Sekretaris baru gue!
Narendra Wijaya
Narendra Wijaya
Ohh Nara?
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
(Nara…) iya
Narendra Wijaya
Narendra Wijaya
Kenapa? Bagus kan pilihan gue… udah pintar, kreatif, tingkahnya lucu lagi…
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
Lucu?! Lo bilang lucu?! Dia hampir mengubah ruangan gue jadi taman bermain! Boneka dimana-dimana. Mejanya udah penuh sama mainan! Gila!
Narendra Wijaya
Narendra Wijaya
Emang masalah besar ya? Yang penting kan kinerjanya bagus, lagian biarin aja namanya juga cewe.
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
Kalau suka mainan gak usah di bawa kerja, harus profesional!
Narendra Wijaya
Narendra Wijaya
Duh Arga, itu cuma masalah kecil! Biarin aja…
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
Asal lo tau ya, itu menganggu pemandangan mata gue!
Arga Da Vincentz
Arga Da Vincentz
Udahlah, gue mau pergi dulu! //masuk ke dalam mobil//
Narendra Wijaya
Narendra Wijaya
Hati-hati! Jangan ngebut nanti lo masuk sungai lagi kek dulu
Mobil Arga pun melesat dengan cepat.
.
Narendra Wijaya
Narendra Wijaya
Arga… arga.. //menggelengkan kepala//
Narendra Wijaya
Narendra Wijaya
Sampai suatu saat lo tau kalau Nara itu sebenarnya calon istri yang dijodohkan sama lo sekaligus teman masa kecil lo dulu, pasti lo kaget…
Narendra Wijaya
Narendra Wijaya
(Kayaknya mereka sama-sama gak tau deh identitas masing-masing…)
Narendra Wijaya
Narendra Wijaya
(sudahlah biarin aja… toh itu urusan mereka, nanti juga pasti ketahuan)
Narendra Wijaya
Narendra Wijaya
(Biarin cinta mereka bersemi kembali… hampir 20 tahun Arga gak ketemu Nara…)
.
b e r s a m b u n g
Jangan lupa Like yaa ☺️
Terpopuler

Comments

Claraaaa

Claraaaa

Lama banget 20 tahun, jadi umur arga berapa dong sekarang?

2025-04-22

1

Claraaaa

Claraaaa

Wah arga, lanjut dong kak

2025-04-22

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!